spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1105

Mengenal Teknologi 10x Hybrid Zoom di Reno 10x Zoom

0

Telko.id, Malang – Kamera menjadi salah satu fitur unggulan dari Oppo Reno 10x Zoom, terlepas dari spesifikasinya yang memang powerful. Smartphone ini punya kamera yang didukung dengan teknologi 10x Hybrid Zoom atau lensa diperbesar hingga 10x secara hybrid yang diklaim mampu menangkap foto dari jarak jauh dengan kualitas yang bagus.

Lantas, bagaimana bisa sebuah smartphone dengan body yang tipis dengan ketebalan hanya 9,3 mm bisa memiliki lensa kamera dengan zooming yang jauh? Secara konfigurasi lensa zoom biasanya membutuhkan ruang yang besar, mirip kamera DSLR.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo meidianto, ada beberapa tahap sebelum teknologi 10x Hybrid Zoom bisa direalisasikan pada Reno 10x Zoom. 

{Baca juga: Pivot Rising Camera, Kamera Motorik Paling Efisien dari Oppo}

Oppo menaruh lensa secara vertikal, dan sensor ditempatkan secara horizontal. Lewat posisi tersebut, cahaya yang masuk akan dibiaskan melalui sebuah prisma pada lensa periscope atau lensa telephoto dengan resolusi 13MP di Reno 10x Zoom, dan kemudian diteruskan ke sensor.

“Sebenarnya kamera smartphone ini punya kemampuan optical-zoom 1 sampai 6 kali, hybrid-zoom 6 sampai 10 kali, dan digital-zoom 10 sampai 60 kali,” katanya, saat ditemui tim Telko.id usai acara Coaching Clinic Oppo Reno 10x Zoom di Malang, Kamis (18/07/2019).

Ketika lensa di-zoom oleh pengguna, akan terasa getaran. Dikatakan Aryo, itu merupakan getaran yang disebabkan oleh pergerakan lensa yang sengaja dibuat agar pengguna tahu bahwa ada lensa yang sedang bekerja ketika mereka melakukan zooming.

“Sengaja dibuat seperti itu, gak dibuat silent agar pengguna tahu ada lensa yang bekerja maju mundur, maju mundur. Kalau tidak, mereka akan menilai kalau zoom di Reno itu digital,” ungkapnya.

{Baca juga: Review Oppo Reno: Versi Standar Juga Berkualitas}

Teknologi 10x Hybrid Zoom sendiri merupakan fitur yang mengkombinasikan hardware atau lensa dengan software. Seperti Optical Zoom, teknologi ini dibantu oleh Optical Image Stabilization (OIS) yang membantu pengambilan gambar tetap stabil meski telah diperbesar.

“OIS hanya berlaku sampai 10 kali saja. Di atasnya, OIS susah untuk berfungsi karena goyangannya terlalu besar. Solusinya, ya gunakan tripod,” pungkas Aryo. (FHP)

GOJEK Dapat Tambahan Modal Dari Visa Untuk Kembangkan GO-PAY

0

Telko.id – Kembali, startup bersatus decacorn nasional, GOJEK memperoleh tambahan modal dari perusahaan pembayaran asal Amerika Serikat (AS) yakni Visa. Tanpa merinci besaran investasi yang diperolehnya yang masuk dalam putaran pendanaan seri F tersebut, perusahaan Ride hailing Indonesia ini berencana akan menggunakan dana segar itu untuk mempercepat pertumbuhan layanan pembayaran GOPAY.

“Investasi Visa di GOJEKjek adalah dukungan dari model bisnis kami dan mencerminkan kepercayaan mereka pada kemampuan Gojek untuk meningkatkan kehidupan orang-orang di seluruh wilayah melalui ekosistem layanan dan pembayaran kami,” kata Presiden Gojek Andre Soelistyo dalam sebuah pernyataan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, dompet digital besutan GOJEK yakni GO-PAY akan bekerja sama dengan Visa untuk menyediakan lebih banyak opsi pembayaran di Asia Tenggara.

Kedua perusahaan menilai potensi pasar regional sangat potensial, karena ada banyak penduduk dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang tidak memiliki rekening bank atau belum terlayani.

Meski begitu, kedua perusahaan belum merinci skema kerja sama dalam waktu dekat. Presiden regional Visa untuk Asia Pasifik Chris Clark mengatakan bahwa perusahaan akan mencari cara untuk meningkatkan kekuatan jaringan Gojek dan Visa guna memperluas akses keuangan di Asia Tenggara.

Lewat kerja sama ini, GOJEK akan bersaing dengan Grab di bidang industri keuangan di Asia Tenggara. Pada bulan lalu, Grab mengumumkan kemitraan dengan Citigroup untuk meluncurkan kartu kredit Citi-Grab di Asia Tenggara, dimulai dengan Filipina. Grab juga bermitra dengan Mastercard untuk mengeluarkan kartu prabayar secara global.

Sejak berdiri pada 2010, GOJEK telah berevolusi dari layanan ride-hailing menjadi platform teknologi terdepan di Asia Tenggara. Keberhasilan GOJEK mengembangkan platform yang menghubungkan jutaan rakyat Indonesia telah menjadikan GOJEK salah satu akselerator utama pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Tidak hanya itu, sebagai Decacorn pertama di Indonesia yang artinya, valuasinya sudah lebih dari 10 miliar dollar AS, telah berkontribusi sebesar Rp 44,2 triliun kepada perekonomian nusantara. Dan, saat ini ada lebih dari 2 juta pengemudi, 300 ribu mitra merchant dan 60 ribu mitra talent.

Lalu, dari mana saja dana segar yang diterima oleh GOJEK? Pada 2019 ini saja, sebelum Visa, sudah ada beberapa perusahaan raksasa yang menyuntikkan dana ke Go-Jek di 2019. Siapa saja?

Google, JD, Tencent, Mitsubishi Corporation, dan Provident Capital.

Di awal tahun, Go-Jek merampungkan fase pertama dari putaran pendanaan seri F     yang dipimpin oleh Google, JD.com, Tencent, Mitsubishi Corporation dan Provident Capital. Meski begitu, tak disebutkan berapa modal yang disuntikkan dari pendanaan seri F ini.

Namun, sebuah laporan yang dipublikasikan TechCrunch mengatakan nilai investasi yang diterima Go-Jek mencapai 920 juta dollar AS.

Astra Internasional

Pada Maret 2019, Astra International menyuntikkan dana sebesar 100 juta dollar atau sekitar Rp 1,4 triliun untuk Go-Jek. Pendanaan tersebut merupakan kedua kalinya dilakukan Astra kepada Go-Jek.

Tahun lalu, Astra berinvestasi ke Go-Jek sebesar 100 juta dollar AS. Adapun total dana yang dihimpun Gojek dari Astra kini sudah mencapai 250 juta.

Mitsubishi

Mitsubishi Motors dan Mitsubishi Corporation kembali menyuntikkan dana ke Gojek pada Juli 2019. Namun, tidak disebutkan berapa dana yang ditanamkan Mitsubishi ke perusahaan transportasi online tersebut.

Dana investasi yang terkumpul akan digunakan untuk memperdalam penetrasi pasar di Indonesia serta memperkuat ekspansi Gojek di kawasan Asia Tenggara. Utamanya setelah peluncuran Gojek di Singapura, Go-Viet di Vietnam dan GET di Thailand.

Siam Commercial Bank

Di bulan yang sama, Go-Jek kembali mendapat dana segar. Kali ini dari bank besar di Thailand, Siam Commercial Bank (SCB). Namun, baik SCB maupun Gojek tak membeberkan secara rinci nilai investasi tersebut.

Investasi ini menandakan kerja sama SCB dengan afiliasi Go-Jek di Thailand, GET, untuk mengembangkan sistem pembayaran digital. Kerja sama ini akan memudahkan mitra pengemudi GET untuk membuka rekening SCB di Pusat Pelatihan Mitra Pengemudi GET, serta memberikan mereka akses ke beragam layanan keuangan, seperti pinjaman dana dan asuransi. (Icha)

GOFLEET Layanan Terbaru Dari Astra dan GOJEK Buat Mitra Driver

0

Telko.id – Mitra driver adalah ujung tombak dari bisnis GOJEK. Itu sebabnya, berbagai upaya dilakukan agar mitra driver lebih nyaman untuk bekerja. Dengan adanya perusahaan patungan antara Astra International dan GOJEK, yang mengawinkan antara otomotif dan teknologi, lahir lah layanan GOFLEET yang diresmikan hari ini (18/07) di Jakarta.

Peluncuran GOFLEET yang dilakukan pada acara pembukaan pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, Presiden Direktur GOFLEET Meliza M. Rusli dan Direktur GOFLEET Pandu Adi Laras, didampingi oleh Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto, serta Pendiri dan CEO GOJEK Nadiem Makarim.

“GOFLEET merupakan wujud nyata dari kemitraan strategis antara Astra dan GOJEK yang dimulai sejak investasi kami di GOJEK pada Februari 2018. Kami mendukung penuh upaya kolaborasi otomotif dan teknologi agar dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa,” ungkap Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra.

Pendiri dan CEO GOJEK Nadiem Makarim, pada saat yang sama juga menyatakan bahwa, “Kerjasama ini sejalan dengan misi kami untuk terus berinovasi dan mencari cara memberikan kesempatan yang merata bagi masyarakat Indonesia. Peluncuran GOFLEET menjadi perwujudan kolaborasi dan perpaduan kekuatan dua karya anak bangsa terdepan untuk terus memajukan ekonomi digital Indonesia di mata dunia.”

GOFLEET ini merupakan penyelenggara layanan angkutan sewa khusus yang menyediakan solusi mobilitas berkualitas bagi mitra driver jasa transportasi online pintu ke pintu di Indonesia, dalam bentuk penyediaan kendaraan, perawatan, layanan perbaikan, perlindungan asuransi, dan monetisasi kendaraan melalui pemasangan iklan. 

Dua Perusahaan Nasional

GOFLEET menggabungkan kekuatan dua perusahaan nasional, yakni pengalaman Astra di industri otomotif dan GOJEK, pemain terdepan yang memiliki keahlian di industri teknologi. Kendaraan serta layanan perbaikan, perawatan, dan perlindungan asuransi yang disediakan oleh GOFLEET bagi mitra driver memiliki kualitas sesuai standar Astra. Sementara sistem kemitraan dan teknologi dibangun sesuai dengan standar kecanggihan teknologi GOJEK.

Presiden Direktur GOFLEET Meliza M. Rusli menambahkan bahwa kehadiran GOFLEET pada akhirnya akan memberikan benefit bagi mitra driver dan pelanggan jasa transportasi online pintu ke pintu di Indonesia.

“Kesadaran akan pentingnya customer service berkualitas semakin meningkat, termasuk di industri jasa transportasi online pintu ke pintu, baik dari sisi penyedia dan pengguna jasa.

Dengan bergabung bersama GOFLEET, mitra driver dapat fokus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, sementara perawatan dan perbaikan kendaraan akan dikelola oleh GOFLEET. Mereka juga berkesempatan mendapat penghasilan tambahan dari media iklan yang akan dipasangkan di kendaraan,” ujar Meliza.

Jumlah populasi dan ruang untuk perkembangan teknologi yang terbuka lebar untuk berbagai produk dan layanan menjadikan Indonesia pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital di

Asia Tenggara. Saat ini, penetrasi industri ride hailing dan layan-antar makanan online di Indonesia diperkirakan baru berada pada tingkat 2-3% dari populasi, sementara di Tiongkok telah mencapai 14%.

Secara bertahap GOFLEET direncanakan akan mulai mengoperasikan ribuan unit kendaraan untuk dipergunakan mitra driver di area Jabodetabek. Semua calon mitra driver dan mitra GO-CAR saat ini yang tertarik dapat mulai bergabung menggunakan layanan GOFLEET dengan melakukan pendaftaran, memenuhi persyaratan administratif, menjalakan pelatihan pengoperasian sistem dan pemanfaatan fasilitas serta pemenuhan persyaratan lainnya.

Setelah area Jabodetabek, layanan direncanakan akan mulai tersedia di kota-kota lain di Indonesia. (Icha)

Daya Tahan Baterai Nintendo Switch Kini Bisa 9 Jam  

Telko.id, Jakarta – Kabar soal upgrade Nintendo Switch ternyata benar. Nintendo diam-diam meluncurkan revisi baru dari Switch standar dengan peningkatan daya tahan baterai.

Sebelumnya, Switch standar hanya punya daya tahan baterai 2,5 jam sampai 6,5 jam. Namun, model baru Switch punya daya baterai lebih kuat, yakni antara 4,5 jam hingga 9 jam.

{Baca juga: Ada Fitur Rewind di Nintendo Switch Online}

Peningkatan Switch bisa untuk memainkan game Legend of Zelda: Breath of the Wild selama sekitar 5,5 jam. Pengguna pun seharusnya tidak akan lagi memiliki masalah dalam bermain.

Namun, menurut Engadget, Switch baru tidak ada perubahan mencolok pada desain atau kinerja. Berdasarkan pengajuan FCC, Switch baru mempunyai prosesor dan penyimpanan baru.

Akan tetapi, Nintendo tetap lebih terfokus pada peningkatan efisiensi, bukan frame rate atau resolusi. Jika Anda penasaram, carilah nomor model HAC-001 (-01) dan nomor seri berawalan XKW.

Nintendo of America belum mengatakan kapan Switch baru akan hadir di pasaran. Di Jepang, Switch baru bakal hadir pada Agustus 2019. Harganya sama dengan Switch sebelumnya.

{Baca juga: Nintendo Switch Lite Dijual Murah, Ini Spesifikasinya}

Nintendo menawarkannya dalam warna baru Blue / Neon Yellow dan Neon-Ungu / Neon Orange Joy-Cons. Ketersediannya mungkin pada 4 Oktober 2019 dengan harga USD 80. [BA/HBS]

Sumber: Engadget

Mantap! UMKM Bisa Dapat Modal Usaha Dari Ralali.com dan Partner Fintech

0

Telko.id – Apa sih yang dibutuhkan oleh UMKM di Indonesia? Ya modal usaha. Pasalnya, berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, tahun 2018 lalu, hanya 20% saja dari total alokasi pendanaan lembaga keuangan yang telah disalurkan kepada pelaku UMKM. Itu sebabnya, Ralali.com bersama partner fintech nya berkolaborasi untuk menghadirkan solusi berupa bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM.

Persentase pendanaan UMKM yang masih rendah tersebut tidak sebanding dengan dampak yang diberikan UMKM terhadap total PDB Indonesia sebanyak 60.34% (data : Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia) dan juga terhadap berbagai sektor lainnya.

Saat ini Ralali.com telah membantu pendanaan untuk pemenuhan kebutuhan bisnis lebih dari  200 UMKM yang tersebar di seluruh Jabodetabek dengan nilai setara Rp 3,2 miliar hanya dalam waktu sekitar 2 bulan. Kolaborasi akses pendanaan bagi UMKM ini dimulai oleh penyediaan pinjaman modal bagi Sahabat Ralali.com (sebutan untuk buyer) di kategori usaha bangunan dan konstruksi, melalui kolaborasi antara Ralali.com sebagai platform, Pratama Supermarket sebagai supplier, Invoila dan Gradana sebagai fintech partner.

“Ralali.com menjalin kerjasama dengan berbagai partner di sektor fintech agar dapat mempermudah pelaku UMKM mendapatkan akses pendanaan untuk mengembangkan usaha mereka,” ujar Alvin Aulia Akbar, VP of Partnership & Monetizing Ralali.com dalam pernyataan resminya.

Alvin menambahkan juga bahwa “Akses pendanaan ini dimulai untuk pelaku usaha kategori bangunan dan akan terus dikembangkan untuk kategori segmen yang ada di platform Ralali.com yaitu  industri jasa makanan, usaha perkantoran, usaha otomotif, kebutuhan FMCG dan untuk general merchandises”. 

Pratama Supermarket Bahan Bangunan sebagai supplier sejak 2016 dan juga merupakan mitra pertama Ralali.com untuk proyek pendanaan kebutuhan usaha material ini telah mendapatkan 11 leads untuk UMKM dari segmen konstruksi dan bahan bangunan sejak Mei 2019.

Keuntungan yang diperoleh Sahabat Ralali.com adalah dapat memperoleh pinjaman pendanaan maksimal hingga Rp 2 miliar  selama satu tahun untuk pembelian produk-produk kebutuhan material di Pratama Bangunan Supermarket di Ralali.com. Dengan kehadiran dan kemudahaan segala aspek yang ditawarkan Ralali.com melalui fitur bisnis BIG Home, Ralali.com mampu meyakinkan UMKM yang bergerak di segmen konstruksi bangunan guna memajukan bisnis mereka dengan mudah dan transparan.

Adanya pinjaman modal dari lembaga fintech yang baru bergabung dengan Ralali.com ini menunjukan komitmen bersama perusahaan-perusahaan terkini untuk memajukan UMKM di Indonesia. Kolaborasi dengan Ralali.com akan menjadi semakin kuat dan berdampak bagi kemajuan UMKM dengan dukungan beberapa fintech partner lainnya seperti BFI, Koinworks dan Investree.

Solusi yang diberikan Ralali.com untuk pelaku UMKM akan semakin holistik melalui kemudahan bagi para pelaku usaha, baik dari akses pendanaan maupun akses logistik dan akses pemenuhan kebutuhan usaha lainnya. Ralali.com menargetkan dapat membantu lebih banyak UMKM dari berbagai sektor kategori usaha, demi terwujudnya pemberdayaan satu juta UMKM Indonesia di tahun 2019. (Icha)

Huawei-Kemenaker Gelar Pelatihan Instalasi BTS

Telko.id, Jakarta – Huawei Indonesia merilis melakukan kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker). Bentuk kerjasama tersebut adalah menggelar program pelatihan instalasi perangkat Base Transceiver Station (BTS) dan Microwave bagi pencari kerja.

Rencanan dari pelatihan tersebut akan menghasilkan 1000 sertifikasi yang bisa digunakan pencari kerja untuk meningkatkan karir mereka. Menurut CEO Huawei CNBG Indonesia Andy Ma Hui, target peserta adalah pencari kerja mulai dari lulusan SD, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga S1 yang berada di bawah binaan Balai Besar Latihan Kerja (BBLK) Kemenaker.

{Baca juga: Klarifikasi Trump, Gedung Putih: Huawei Tetap Masuk Daftar Hitam}

Selain itu program ini merupakan tindak lanjut atas MoU yang disepakati pada 2018 lalu. “Ini merupakan komitmen Huawei dalam mengembangkan SDM terampil Indonesia guna meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka dalam menghadapi ketatnya persaingan pasar tenaga kerja di industri TIK,” kata Andy di Jakarta, Kamis (18/07/2019)

Andy menambahkan jika sejak 2009 Huawei telah melakukan program pelatihan di sektor TIK secara swadaya. Hingga 2018, sejumlah program Huawei telah menyentuh puluhan ribu insiyur dan mahasiswa. “Sedikitnya 12 ribu insiyur dan 5 ribu siswa/mahasiswa di bidang TIK,” tambah Andy.

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (BINALATTAS) Kemenaker Bambang Satrio Lelono menyambut baik kerja sama ini. “Kemitraan dengan pelaku industri seperti Huawei merupakan solusi dalam menjembatani kompetisi para pencari kerja dengan kebutuhan industri,” kata Satrio.

{Baca juga: Waduh, Perusahaan AS Cueki Titah Trump untuk Embargo Huawei}

Bambang berharap kemitraan ini bisa menjadi wadah untuk proses penciptaan lapangan kerja yang lebih luas khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Pada kesempatan yang sama, Huawei juga menerima Penghargaan Kecelakaan Nihil Zero Accident Award 2019 dari Kemenaker.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemenaker, Sugeng Priyanto kepada Andy Ma Hui. [NM/HBS]

Google Hapus Aplikasi “Kepo” di Play Store

Telko.id, Jakarta – Zaman sekarang, pada era media sosial, mencari informasi tentang seseorang secara online cukup mudah, karena banyak aplikasi pelacak lokasi di Google Play Store. Semua orang tampaknya tak keberatan untuk berbagi kehidupan pribadi dengan orang asing di internet.

Namun, pada gilirannya, “budaya” tersebut akan memicu masalah lantaran memancing oknum untuk menelisik, kepoin seseorang sehingga mengganggu kenyamanan pribadi. Nah, Google sedang berupaya mengatasi persoalan itu.

{Baca juga: Lebih Relevan, Google Uji Coba Filter Tanggal Terbaru}

Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Kamis (18/7/2019), Google telah menghapus banyak aplikasi di Play Store. Aplikasi yang dihapus memungkinkan pengguna untuk menguntit orang lain. Tentu, hal tersebut melanggar privasi.

Google merujuk kepada laporan Avast. Avast menemukan fakta bahwa tujuh aplikasi di Play Store memiliki kemampuan untuk melacak dan mengirim data lokasi, kontak pribadi, daftar panggilan, bahkan pesan teks pengguna.

Aplikasi jahat di Play Store itu sering menyamar sebagai solusi digital untuk menjaga anak-anak tetap aman. Menurut Nikolaos Chrysaidos, kepala intelijen dan keamanan Avast, beberapa aplikasi ditawarkan sebagai kontrol orangtua.

Namun, apa yang dideskripsikan di aplikasi ternyata menggambarkan hal berbeda. Berdasarkan penelitian Avast, aplikasi kontrol orangtua kepada anak tersebut memungkinkan pengguna untuk mengawasi manuver para penipu.

{Baca juga: Google Hapus 200 Aplikasi Terinfeksi Malware di Play Store}

Karena itu, Google telah menghapusnya meski kemungkinan masih ada aplikasi serupa lain. Google belum mengonfirmasi kabar ini. Yang jelas, pengguna sebaiknya lebih teliti sebelum memutuskan untuk mengunduh aplikasi di Play Store. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Trailer Pertama untuk Game PUBG Corp Resmi Dirilis

Telko.id, Jakarta –  Game royale battle populer karena memungkinkan pemain untuk saling bertarung hingga menjadi orang terakhir. Namun demikian, PlayerUnknown’s Battlegrounds (game PUBG) berencana ingin menambahkan elemen cerita ke dalam game. Itu dibuktikan dalam trailer PUBG Corp.

Trailer pertama yang dirilis hadir untuk memberikan cerita untuk game tersebut. PUBG Corp telah merilis trailer cerita ini untuk ke permainan di tengah persiapan untuk meluncurkan PUBG musim keempat. Hal tersebut merupakan elemen cerita pertama untuk game PUBG.

{Baca juga: Bocoran Lengkap PUBG Mobile Season 8, Temanya Lautan!}

Trailer tersebut menampilkan anak kecil di Erangel yang merupakan peta pertama game itu. Anak tersebut adalah satu-satunya yang selamat setelah pertempuran mengerikan di sebuah pulau.

Trailer kemudian melompat cukup maju di masa depan di mana anak itu telah tumbuh menjadi seorang pria kaya raya dan menyelenggarakan turnamen pertempuran royale di Erangel.

Narasi di sini jauh lebih gelap dibandingkan dengan Fortnite, pesaing terbesar PUBG, yang memiliki tampilan dan rasa kartun yang lebih bergantung pada peristiwa dan penceritaan lingkungan.

Dilansir Ubergizmo, PUBG Corp sedang membuat dasar untuk “pengalaman naratif asli” yang sedang dibangun untuk permainan oleh Glen Schofield dari ketenaran Call of Duty.

Sebelumnya, bocoran PUBG Mobile Season 8 terungkap lewat informasi dari channel YouTube Mr Ghost Gaming. Channel yang fokus pada konten game ini mengklaim tahu rahasia tentang detail game PUBG Mobile Season 8.

{Baca juga: Begini Cara Main PUBG Mobile di PC Pakai Tencent Gaming Buddy}

Channel YouTube ini sebelumnya kerap memberikan informasi akurat soal pengembangan game PUBG Mobile. Menurutnya, musim kedelapan gametersebut bakal hadir dengan mengangkat tema lautan.

Mr Ghost Gaming menjelaskan bahwa game tersebut akan mengalami sejumlah perubahan. Perubahan di PUBG Mobile Season 8 meliputi skin dan senjata baru, seperti skin biru untuk DP8 dan tema laut untuk SCAR-L bernama Scarlet Horror. Sedangkan untuk senjata, ada senjata baru bernama PP Bison. [BA/HBS]

Sumber : Ubergizmo

Lagi, Google Mengaku Sudah Setop Project Dragonfly

Telko.id, Jakarta – Beberapa bulan lalu terungkap bahwa Google sedang mengerjakan proyek rahasia bernama Project Dragonfly, yakni mesin pencari yang sudah disensor untuk pasar China. Keputusan tersebut pun jadi kontroversi.

Baru-baru ini, Google bahkan dituding sengaja bekerja sama dengan pemerintah China. Pendiri PayPal berani menuduh Google telah disusupi intelijen China gara-gara berani menggarap Project Dragonfly itu.

Kini, dilaporkan Ubergizmo, raksasa mesin pencarian itu menyatakan telah menutup proyek tersebut. Wakil presiden Google untuk kebijakan publik, Karan Bhatia, mengatakannya pada dengar pendapat dengan Komite Kehakiman.

{Baca juga: Google Lanjutkan Pengembangan Project Dragonfly untuk China}

Juru bicara perusahaan menambahkan bahwa proyek rahasia itu sudah resmi dihentikan. Ia menyebut, mereka kini tidak lagi punya rencana untuk meluncurkan mesin pencari yang telah disensor khusus pasar China.

Namun demikian, dikutip Telko.id, Kamis (18/7/2019), perusahaan tampaknya tidak benar-benar terbuka dengan semua detail tentang proyek tersebut. Pernyataan serupa pernah dilontarkan tetapi hanya bualan.

Oktober 2018 lalu, perusahaan teknologi asal Amerika ini diam-diam melanjutkan rencana untuk mengembangkan mesin pencari di China meski mengaku telah menyetopnya. Informasi tersebut terungkap setelah transkrip Project Dragonfly bocor .

Ketua Mesin Pencari Google, Ben Gomes, mengadakan pertemuan untuk membahas perkembangan Project Dragonfly. Platform itu akan memblokir kata-kata dan ungkapan terlarang di China, seperti “hak asasi manusia”.

{Baca juga : CEO Google Masih Bungkam Soal Proyek Dragonfly ke Senat AS}

Pendiri PayPal dan Palantir, Peter Thiel, mendesak CIA dan FBI mengusut keputusan Google menggarap Project Dragonfly. Ia menganggap perusahaan pembuat Android itu telah berkhianat. Ia curiga mereka disusupi oleh intelijen China. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Kreativitas Berasal dari Tangan, Ini Alasannya

Telko.id – Koreksi kami jika salah, saat ini smartphone telah menjadi sesuatu yang sangat biasa di dalam kehidupan. Jangankan orang tua, bahkan anak kecil di bawah umur lima tahun saja pernah merasakan yang namanya dibuat kecanduan oleh ponsel pintar. Kemanapun kita pergi, dimana pun kita berada, yang namanya smartphone tidak pernah ketinggalan. Bahkan, sebagian orang malah merasa lebih tenang saat meninggalkan dompet di rumah, ketimbang meninggalkan smartphone.

Tapi, apakah smartphone yang kita sayangi ini pada akhirnya membantu kita, atau sebaliknya?

Sebagai produk teknologi, adalah hal yang tidak bisa dihindari jika smartphone juga memiliki kelemahan. Katakanlah membawa efek negatif bagi penggunanya. Smartphone dapat menghancurkan kreativitas – terutama ketika ia membuat kita mengalihkan perhatian dari hal-hal penting yang harusnya kita lakukan. Sebagai contoh, bukannya kerja malah main media sosial, bukannya tidur malah main game, dan sebagainya.

Tapi, tentu saja smartphone juga tidak sepenuhnya buruk. Faktanya, dengan smartphone kita bisa menumbuhkan rasa ingin tahu, meningkatkan kreativitas, bahkan menantang diri sendiri untuk menghasilkan sesuatu. Nah, membuat vlog dalam hal ini adalah salah satunya.

So, daripada menghabiskan waktu berjam-jam dengan smartphone hanya untuk “menyakiti” diri sendiri dan menjauhkan diri dari orang lain, mending berkreasi dengan menghasilkan video yang keren dan bisa dinikmati banyak orang.

Untuk membantu Anda menjadi layaknya seorang vlogger profesional, kami telah menyusun beberapa tips dan trik yang perlu diketahui oleh vlogger pemula. Check this out!

Maksimalkan Apa yang Anda Punya

Jika Anda adalah seseorang yang baru mau memulai, membeli kamera canggih atau smartphone mahal hanya untuk nge-vlog sama sekali bukan keharusan, dan kami tidak menyarankan itu. Sebagai gantinya, gunakan saja smartphone apa pun yang ada punya. Kuncinya fokus pada konten video. Karena pada akhirnya ini adalah tentang apa yang bisa Anda lakukan dengan smartphone Anda.

Saat ini, banyak smartphone yang telah mengusung standar 1080p. Samsung Galaxy A30 misalnya, dibekali kamera depan 16MP dan kamera ganda dengan kombinasi 16 MP lensa utama dan 5 MP lensa Ultra wide di bagian belakang, Samsung Galaxy A30 bukan saja mahir dalam urusan fotografi, ini juga bisa digunakan untuk mengambil video dengan sudut pandang yang lebih lebar. Samsung mengklaim bisa mencapai 123 derajat.

Horizontal is a Must

Kesalahan paling umum yang dilakukan seorang pemula saat merekam video adalah mengambilnya secara vertikal. So, jangan lakukan!

Video yang diambil dengan mode landscape atau horizontal bagaimanapun selalu lebih menarik untuk ditonton. Buktinya adalah film-film yang selama ini kita tonton. So, jika Anda ingin agar video yang Anda hasilkan bisa dikonsumsi dengan baik oleh orang banyak, ambillah dalam bentuk layar landscape.

smartphone

Samsung Galaxy A30 smartphone dibekali layar jernih dengan panel berteknologi Super AMOLED yang menghasilkan reproduksi warna yang baik. Layarnya juga cukup besar, yakni 6.4 inci dengan resolusi full HD+ 1080 x 2340 piksel. Dan dengan rasio layar 19:5:9 yang dibawanya, video yang Anda ambil akan terasa lebih penuh.

Pastikan Cahaya Sudah Cukup

Ya, memilih waktu yang tepat untuk pengambilan gambar adalah salah satu syarat penting jika Anda ingin menghasilkan video yang keren. Cahaya matahari dalam hal ini adalah sumber cahaya terbaik, jadi cobalah memanfaatkan itu sebisa mungkin. Jika tidak memungkinkan, atau katakanlah Anda ingin merekam video di malam hari, sedikit berinvestasi pada alat penerangan mungkin bisa dilakukan.

Jangan Lupa Tes Kamera

Vlogger pemula umumnya akan merekam sendiri video-nya, ketimbang mencari asisten untuk membantunya. Jika Anda salah satunya, biasakanlah untuk memeriksa atau mengecek terlebih dahulu hasil rekaman Anda, sebelum benar-benar memulai.

Rekam video sekitar 5-10 detik, lalu periksa hasilnya untuk memastikan tampilannya sudah sesuai keinginan. Setelah puas dengan bidikan itu, Anda bisa mulai merekam sesuka Anda. Mau ngoceh selama satu jam, atau dua jam, tidak masalah. Apalagi Galaxy A30 juga dibekali kapasitas baterai 4000 mAh. Di atas kertas, ini bisa bertahan seharian.

Sementara fitur fast charging yang berdaya 15 watt selalu memberi Anda kemungkinan untuk mengisi daya dalam waktu yang cepat. Siapa tahu tiba-tiba baterai sekarat ditengah vlogging? Fitur USB Type-C juga akan sangat mendukung upaya ini, disamping juga dapat melakukan transfer data dengan lebih cepat.

Tambahkan Musik Biar Lebih Dramatis

Menambahkan suara atau lagu sebagai latar bisa membuat video Anda menjadi lebih baik dan enak ditonton. Namun demikian, perlu diingat bahwa salah-salah pilih lagu bisa berdampak buruk pada karir Anda.

Program contentID YouTube akan secara otomatis memeriksa apakah Anda menggunakan lagu yang dilindungi hak cipta dan akan langsung beraksi jika Anda menggunakannya. Bukan cuma memonetisasi video yang akan susah, pahit-pahitnya akun Anda juga bisa dibanned. Untuk mencegah ini, gunakan musik bebas royalti ya.

Nah, buat Anda yang tertarik, silahkan beli Samsung Galaxy A30 dari situs web resmi Samsung Indonesia. [adv]