spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1105

80 Pelajar Ikut Program BootCamp Madrasah Aliyah 4.0

Telko.id – XL Axiata berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah di bidang pengembangan pendidikan. Bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag), XL Axiata telah meluncurkan program Madrasah Aliyah 4.0 pada akhir Mei 2019.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kedua belah pihak menggelar program Madrasah BootCamp yang diikuti 80 pelajar dari 40 Madrasah Aliyah (MA). Seluruh peserta dipilih secara langsung oleh Kemenag. Program ini dibuka secara langsung oleh M. Hira Kurnia – Group Head People Service XL Axiata bersama Dr. H. A. Umar, MA, Direktur Kurikulum Sarana dan Prasarana Kelembagaan & Kesiswaan, Kementerian Agama di Bogor, Kamis (18/7).

” Penyelenggaraan program ini dilengkapi dengan pelatihan pengembangan soft skilldengan kurikulum yang telah teruji,” ungkap Rudi Afandi, Chief Human Capital Officer XL Axiata.

Dalam program ini, XL  juga melibatkan sejumlah karyawan untuk turut serta berpartisipasi mendukung kegiatan ini secara langsung dengan memberikan pengetahuan dan pengalaman (knowledge & experience sharing)  yang diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan, wawasan dan motivasi kepada para peserta dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kehidupan sehari-hari. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal Pendidikan bagi para peserta.

H.A. Umar, Direktur Kurikulum Sarana dan Prasarana Kelembagaan & Kesiswaan, Kementerian Agama, mengatakan, “Sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mewujudkan Madrasah Goes to Digital, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh melalui beragam program yang dikemas untuk menumbuhkan semangat digitalisasi di tengah para pelajar.

Program awal dari Kemenag ini sudah didahului dengan pendistribusian fasilitas internet berkecepatan tinggi ke lebih dari 800 MA sepanjang 2018-2019.  Kini XL Axiata menghadirkan Madrasah BootCamp, sebuah camp yang mengusung konsep digital pertama dan melibatkan pelajar dari MA.

Saat ini pemerintah terus menyempurnakan kurikulum pendidikan yang peka terhadap perkembangan teknologi digital. Upaya ini diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari kepala sekolah dan guru-guru untuk mengubah metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. XL Axiata hadir menjadi pelopor dalam pengembangan serangkaian program pendidikan dan pengembangan karakter berbasis digital di tingkat MA.

MadrasahAliyah Leadership BootCamp ini khusus dirancang dengan seksama agar seluruh peserta dapat terlibat secara aktif dan intensif pada setiap sesi. Para peserta akan mendapatkan serangkaian pelatihan untuk mengenalkan dan mempersiapkan diri memasuki revolusi industri 4.0.

Program ini akan diisi dengan serangkaian materi mengenai bagaimana menjadi talent handal, pengenalan IoT, public speaking yang efektif dan aplikatif, efektifitas kerja, meningkatkan kemampuan kolaborasi, social media yang menginspirasi hingga kreatif dalam memecahkan masalah. Keseluruhan pelatihan tersebut akan dikolaborasikan dengan pemanfaatan solusi digital secara efektif.

Program ini akan dilaksanakan selama 3 hari dan 2 malam, 18-20 Juli 2019 di Bogor, Jawa Barat. Selama proses camp, seluruh peserta yang tergabung dalam program ini akan dibagi menjadi 10 kelompok dimana tiap kelompok akan didampingi oleh facilitator maupun mentor yang telah disiapkan.

Para pelajar kemudian akan dilatih dan diberi pembekalan secara dua arah untuk memastikan seluruh peserta dapat berpartisipasi secara aktif. Total lebih dari 30 karyawan XL Axiata dengan beragam keahlian terlibat secara langsung sebagai mentor pada program ini.

Selain program Boot Camp ini, XL Axiata Bersama Kemenag sebelumnya telah melatih 1200 siswa Madrasah Aliyah Sejabodetabek lewat program karyawan mengajar. Selanjutnya fasilitas internet gratis selama setahun melalui program Gerakan Donasi Kuota akan didistribusikan ke 579 Madrasah Aliyah seluruh Indonesia hingga akhir tahun ini. Kemenag menjamin fasilitas itu tepat guna dan sasaran, dengan membuka portal resmi registrasi online www.madrasah.kemenag.go.id/madrasahdigital/.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh APJII pada 2018, memperlihatkan bahwa usia 15-19 tahun dengan profesi pelajar adalah usia pengguna internet tertinggi mencapai 91%. Angka ini memperlihatkan bahwa penetrasi internet di kalangan pelajar seperti Madrasah Aliyah/SMA/SMK mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

XL Axiata berharap program ini dapat menelurkan generasi calon pemimpin berkualitas yang berasalah dari MA. Meningkatkan kemampuan komunikasi secara efektif, membentuk cara berpikir kritis dan kreatif, melatih kemampuan mencari solusi dengan cara yang lebih efektif serta tentunya lebih terbuka dan bersahabat dengan teknologi dalam pemecahan permasalahan sosial sehari-hari. (Icha)

 

 

 

Tips Foto Selfie Sempurna ala Fotografer Profesional

Telko.id – Foto selfie menjadi salah satu aktivitas wajib ketika berkunjung ke tempat-tempat bagus, menarik, dan juga instagramable. Namun terkadang kerap kita melihat postingan foto yang cenderung “ngasal” atau tidak memperhatikan komposisi antara objek utama atau wajah dengan background di belakangnya. 

Tapi tenang, karena dalam tulisan kali ini tim Telko.id akan membuat Anda bisa mengambil foto selfie berkualitas. Kami membagikan tips mengambil foto selfie bagus, yang kami dapatkan dari fotografer profesional, Rio Motret. 

Dalam acara Coaching Clinic Oppo Reno 10x Zoom bersama Rio Motret, ia membagikan beberapa tips untuk foto selfie. Menurutnya, angle, komposisi background, dan cahaya wajib untuk diperhatikan saat selfie.

{Baca juga: Pivot Rising Camera, Kamera Motorik Paling Efisien dari Oppo}

“Kalau trik khusus sebenarnya tidak ada. Yang penting, cari angle yang bagus dan perhatikan background belakangnya,” katanya.

Angle terbaik untuk melakukan foto selfie disebut “Golden Angle” atau sudut 11 derajat. Angle foto ini punya sudut yang tepat dan tidak akan terjadi distorsi saat selfie. 

Smartphone dengan kamera yang menyediakan “Golden Angle” adalah Oppo Reno dan Oppo Reno 10x Zoom. Keduanya punya Pivot Rising Camera beresolusi 16MP yang bisa menghasilkan foto yang berkualitas dengan sudut yang baik. 

Rio Motret saat memberikan coaching clinic soal Oppo Reno 10x Zoom. (Foto: Faisal | Telko.id)

Setelah mengatur angle, Rio mengatakan bahwa saat selfie jangan hanya sekadar fokus ke wajah saja, tapi pastikan juga background foto bebas dari gangguan yang membuat view keseluruhan menjadi jelek. Seperti, orang-orang yang lewat, background yang terpotong, dan lainnya.

{Baca juga: Foto Suasana Kota Tua Menggunakan Kamera Oppo Reno}

Perhatikan juga arah cahaya matahari. Ia mengatakan, saat selfie, kita wajib untuk menghadap cahaya, bukan membelakanginya. Karena nantinya, foto akan menjadi backlight

“Kalau ikut cahaya matahari, biasanya nanti di background awan atau langit akan terlihat sekali warnanya, cahaya juga jadi lebih bagus ke kulit kita,” jelas Rio.

“Perhatikan juga komposisinya dengan baik, jangan fokus ke diri sendiri,” pungkasnya. (FHP)

Kolaborasi Inmarsat dan DT Membuat Terbang Lebih Menyenangkan

Telko.id – Saat ini, akses broadband dalam penerbangan sudah menjadi trend. Itu sebabnya, Inmarsat dan Deutsche Telekom (DT) bekerjasama untuk memberikan solusi konektivitas dalam penerbangan yang diberi nama European Aviation Network (EAN).

Dengan EAN ini, akan ada lebih dari 30.000 penumpang di seluruh benua setiap hari, yang dapat selalu menjelajahi internet, streaming video, dan uodate sosial media tanpa hambatan, nikmati permainan interaktif real-time, dan banyak lagi selama penerbangan.

Saat ini yang masih dalam fase ‘soft launch’, layanan broadband ini baru dapat diakses pada lebih dari 100 rute tujuan utama seperti London, Madrid, Barcelona, ​​Athena, Lisbon, Praha, Roma dan Wina. Dan yang menggunakan layanan tersebut mencapai dua juta penumpang.

EAN dibangun di atas infrastruktur Eropa yang unik, dan menjadi tanda perubahan paradigma dalam pengalaman penumpang maskapai di benua itu, dengan kecepatan yang tak tertandingi, jangkauan yang tidak terputus dan latensi yang jauh lebih rendah daripada jaringan broadband inflight lainnya di pasar.

“EAN telah menetapkan tolok ukur baru yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk broadband dalam penerbangan, tidak hanya di Eropa tetapi pada basis global. Ini menggabungkan keahlian dari perusahaan paling inovatif di Eropa untuk memberikan konektivitas terbaik di kelasnya yang tak tertandingi oleh solusi lain,” ujar Philip Balaam, Presiden Inmarsat Aviation.

Untuk memberikan layanan yang terbaik, Inmarsat mengaku sudah melakukan kerjasama dengan maskapai penerbangan sudah sejak beberapa waktu lalu. Terutama untuk memantau dan menyempurnakan layanan broadband yang akan diberikan sebelum akhirnya dapat digunakan para armada maskapai penerbangan dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

“Kami sangat senang dengan respons awal yang diberikan oleh  maskapai dan penumpangnya, yang merupakan bukti peran penting yang sudah dimainkan EAN dalam industri penerbangan Eropa. Visi ini dari jaringan konektivitas inflight berkecepatan tinggi pan-Eropa yang unik sedang digunakan dengan infrastruktur canggih di langit dan di darat,” ujar Philips menambahkan.

Dikembangkan oleh Inmarsat dan Deutsche Telekom (DT) dalam kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Eropa terkemuka seperti Thales, Nokia, Airbus, Cobham dan EAD Aerospace, EAN telah dirancang dari awal khusus untuk kebutuhan penerbangan Eropa. Ini memberikan layanan broadband dalam penerbangan yang konsisten di seluruh Eropa, salah satu wilayah udara paling padat di dunia, dengan lebih dari satu miliar penumpang dan 11 juta penerbangan per tahun.

Untuk pelanggan maskapai, EAN juga menawarkan waktu tercepat dalam memasang solusi konektivitas, hanya membutuhkan kurang dari sembilan jam per pesawat, yang berarti waktu henti yang jauh lebih sedikit. Dikombinasikan dengan bobot peralatan yang ringan,  sistem yang rendah, drag yang rendah, dan pemeliharaan mudah, membuat layanan ini ini menghasilkan biaya operasi keseluruhan yang lebih rendah.

“Ini adalah pencapaian yang sangat penting, tidak hanya untuk Deutsche Telekom dan Inmarsat, tetapi untuk semua mitra Eropa yang terlibat dalam mendapatkan solusi yang sangat inovatif ini,” ungkap Rolf Nafziger, Wakil Presiden Senior Deutsche Telekom Global Carrier.

Rolf juga menyatakan bahwa EAN ini memiliki masa depan yang cerah karena akan terus menambah jumlah maskapai penerbangan dan pelanggan dalam beberapa bulan mendatang. Selain itu, peralatan yang kecil dan ringan, perawatannya yang rendah, membuat bisnis ini yang sangat menarik bagi operator Eropa lainnya. (Icha)

Canggihnya Reno 10x Zoom Menurut Fotografer Profesional, Rio Motret

0

Telko.id, Malang – Konfigurasi tiga kamera Oppo Reno 10x Zoom dinilai membuat para penggunanya dapat dengan mudah memilih berbagai lensa dalam satu device. Hal ini diungkapkan oleh fotografer profesional, Rio Motret, yang mengatakan bahwa smartphone ini punya kamera dengan pilihan lensa ultra-wide hingga lensa tele dengan 10x zoom

“Dengan adanya Reno, sudah ada pilihan lensa dari range 16mm hingga 160mm. Dari mulai lensa wide sampai lensa tele,” katanya, di acara Coaching Clinic Oppo Reno 10x Zoom, di Malang, Kamis (18/07/2019).

Lensa utama misalnya, terdapat beberapa mode pengambilan gambar sesuai kebutuhan. Salah satunya adalah mode portrait yang sering digunakan Rio untuk menangkap foto “Candid Beauty” dengan blur yang artistik. 

{Baca juga: Kualitas Reno 10x Zoom, Kata Fotografer Profesional Darwis Triadi}

Menurutnya, mode portrait di kamera Oppo Reno 10x Zoom memberikan hasil yang bagus dan halus. Kamera bisa memisahkan objek depan dan belakang dengan rapi tanpa adanya blur yang bocor ke objek utama.

“Saya suka foto-foto blur yang artistik, karena saya tidak hanya fokus ke wajah (saat pengambilan foto), tapi ke rambut, baju, dan lainnya. Ini sudah bagus, karena hasilnya sangat halus,” klaim Rio.

Kemudian lensa tele, ia sering menggunakan pengaturan 6x optical-zoom dan 10x hybrid-zoom pada Reno 10x Zoom. Menurutnya, lensa tersebut sangat cocok digunakan untuk foto candid atau momen yang menarik dengan jarak yang jauh. 

“Kita gak usah mendekat ke objeknya, karena kalau mendekat terlebih dahulu, momen menarik yang ingin kita tangkap akan hilang. Jadi, lensa ini sangat berguna,” jelasnya.

Lensa ultra wide-angle Reno 10x Zoom juga diapresiasi olehnya. Rio mengungkapkan bahwa lensa tersebut sangat bisa membantu ketika dirinya melakukan pemotretan di outdoor dengan objek yang tinggi, seperti tebing sampai gedung-gedung. 

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}

Untuk menangkap foto landscape hingga cityscape, lensa ini menurutnya sudah mumpuni, apalagi dengan jangkauannya yang mencapai 120 derajat. 

“Kamera standar tidak akan menjangkau objek yang lebar atau tinggi. Nah, wide-angle di Reno yang sudutnya 120 derajat itu bisa dapat,” ucapnya. 

Sebelumnya, kamera Reno 10x Zoom pun mendapatkan apresiasi dari fotografer profesional, Darwis Triadi. Smartphone itu dinilai memiliki kualitas kamera terbaik yang dikombinasikan dengan sejumlah fitur yang mumpuni. (FHP)

Review Nokia 2: Tidak Serba Bisa Tapi Istimewa

Telko.id – Mengawali tahun 2018, HMD Global meluncurkan smartphone barunya untuk pasar indonesia. Bukan smartphone mid-end apalagi flagship, HMD “memilih” smartphone entry level dengan nama Nokia 2. Meski low-end, HMD Global  membanderol Nokia 2 dengan harga yang tidak murah untuk ukuran smartphone kelas entry level.

Bagaimana tidak, Nokia 2 dibanderol dengan mahar mencapai Rp 1,4 jutaan. Sedikit lebih mahal jika dibandingkan smartphone kelas menengah ke bawah asal China yang sedang booming saat ini yakni Xiaomi Redmi 5A.

Karena masuk ke kelas menengah ke bawah, tentu saja apa yang ditawarkan Nokia 2 bisa dibilang biasa-biasa saja. Meski sebenarnya, ada sesuatu yang spesial pada smartphone ini. Lantas apa sih yang tak biasa pada Nokia 2? Nah untuk menjawabnya, kami akan berbagi cerita kepada Anda tentang pengalaman kami menggunakan Nokia 2. Check this out!

Desain

Ada dua kesan yang kami dapatkan saat pertama kali menggunakan Nokia 2 selama beberapa minggu yakni kokoh dan juga sederhana. Kesan kokoh kami dapatkan berkat body Nokia 2 yang dibuat dari bahan dasar solid block aluminium.

Itu artinya frame Nokia 2 bukanlah terbuat dari lempengan aluminium standar atau bahkan hanya lapisan aluminium saja, melainkan sebuah potongan aluminium berukuran cukup besar yang dibentuk menjadi frame atau rangka dari smartphone ini.

Penggunaan bahan dasar tersebut pun bisa dirasakan oleh kami ketika menggenggamnya dengan satu tangan. Cukup berat dan solid menjadi kesan pertama kami ketika menggunakannya pertama kali. Dan kesan tersebut jarang kami temui ketika menggunakan smartphone low-end, karena rata-rata dua kesan tadi biasanya kami temukan ketika menggunakan smartphone flagship.

Karenanya, pantas rasanya jika menganggap hal spesial pertama pada Nokia 2 terdapat pada build quality dari body smartphone ini yang memang patut untuk diacungi jempol.

http://telset.id/

Sementara itu, kesan sederhana terdapat dari desain Nokia 2. Namun kesan ini kami nilai wajar, karena sebenarnya smartphone Nokia yang diluncurkan saat ini seperti Nokia 3, Nokia 5, Nokia 6, dan Nokia 8 pun memiliki bahasa desain yang sama, yakni sederhana.

Tapi sayangnya, ada yang kami tak suka dari Nokia 2, khususnya di bagian depan yakni tidak adanya tiga tombol navigasi di bagian bawah seperti Nokia 6, padahal bezel bawah smartphone ini cukup besar.

Sedangkan di bagian belakangnya, disaat smartphone lain menonjolkan kesan mewah di bagian ini, Nokia 2 malah memunculkan kesan elegan namun solid untuk para penggunanya. Itu terlihat dari penggunaan bahan plastik berwarna hitam doff yang lekat dengan kesan elegan.

Terlepas dari itu, bahasa desain sederhana  masih ditemukan di bagian belakang Nokia 2. Karena hanya ditemukan frame kamera berbentuk lonjong di bagian atas, logo Nokia yang terlihat elegan, serta lubang speaker di kanan bawah body.

Well, secara rata-rata Nokia 2 memang terlihat sederhana di bagian luarnya. Namun untuk bagian dalamnya, sebenarnya Nokia 2 dikemas dengan body kuat dan solid layaknya smartphone flagship dengan harga berkali-kali lipat darinya. Sehingga kata pepatah yang sebutkan “jangan menilai dari sisi luarnya saja” berlaku untuk Nokia 2. Good job!

Layar

http://telset.id/

Nokia 2 dibekali layar berjenis LTPS TFT berukuran 5 inch dan beresolusi HD (1280 x 720 piksel). Tak seperti smartphone low-end lainnya, layar Nokia 2 sudah dilapisi Corning Gorilla Glass 3, sehingga mampu bertahan dari goresan ketika dikantongi bersama koin, kunci, dan barang sejenis lainnya.

Hal menarik lainnya adalah, layar Nokia 2 cukup berani “menantang” terpaan sinar matahari. Berbagai konten mampu ditampilkannya dengan cukup baik meski kita sedang menggunakannya di bawah matahari yang cukup terik. Hal tersebut bisa terjadi karena pada Nokia 2 terdapat fitur Sunlight mode yang jika diaktifkan, layar dimungkinkan untuk menampilkan konten dengan jelas meski diterpa sinar yang terang.

Begitupun ketika kami menggunakannya di dalam ruangan dengan berbagai kondisi pencahayaan, layar Nokia 2 berhasil memanjakan mata kami meski tak sesempurna kualitas smartphone mid-end apalagi high-end.

Dengan kualitas tadi, kami rasa untuk layar, tidak memiliki keluhan yang berarti. Sehingga wajar rasanya sektor layar menjadi hal spesial kedua yang dimiliki Nokia 2.

Kamera

http://telset.id/

Kita bahas spesifikasinya terlebih dahulu. Nokia 2 memiliki kamera utama beresolusi 8MP focal length 2,83 yang hanya disematkan beberapa fitur standar untuk kamera sebuah smartphone low-end. Untungnya, HMD Global tak lupa menyertakan LED Flash untuk membantu pencahayaan dari kamera belakang Nokia 2.

Jika menerka-nerka dari spesifikasi tadi, tentu Anda mengira kamera utama Nokia 2 biasa saja. Jawabannya? D luar ekspektasi! Kami tak menyangka bahwa kamera Nokia 2 terbilang cukup keren untuk sebuah smartphone di kelas menengah ke bawah. Yang kami suka dari kamera Nokia 2 adalah kemampuannya untuk menangkap gambar dengan cukup baik meski kondisi pencahayaan yang kurang memadai.

Misalnya foto low-light di bawah ini. Nuansa malam yang disinari lampu-lampu dari gedung pencakar langit begitu terasa pada foto ini. Kamera Nokia 2 berhasil menangkap gambar dengan kualitas warna dan detil yang cukup bagus, meski perlu diakui, banyak noise yang cukup mengganggu pada foto.

http://telset.id/

Bukti jika kamera Nokia 2 cukup mumpuni untuk mengambil gambar di kondisi low-light adalah foto di bawah ini. Terlihat pada foto, detil dan warna hitam dari cover tablet yang sedang digunakan terlihat begitu baik. Bahkan ketika foto diperbesar, hasilnya pun masih dapat kita nikmati dengan baik. Selain itu, coba deh Anda lihat tombol keyboard pada foto, terlihat jelas meskipun pencahayaan pada ruangan tersebut terbilang kurang.

http://telset.id/

Sementara ketika mengambil gambar di kondisi pencahayaan yang mendukung, sebenarnya hasil kamera Nokia 2 biasa saja. Malah, beberapa foto yang berhasil diambil cenderung memiliki intensitas cahaya yang terlalu berlebihan, sehingga membuat warna dari objek pun terlihat lebih terang dari aslinya.

Sebagai contoh pada dua gambar di bawah ini. Objek daun memang terlihat detil bintik-bintiknya. Namun untuk kualitas warnanya yang ditampilkan terlihat biasa saja dan terlihat lebih terang. Begitupun dengan foto sambal dan warna-warna terang di sekitarnya. Detil objek memang terlihat dengan cukup baik, namun sayangnya terlihat lebih terang dari aslinya.

So menurut kami, sektor kamera belakang bisa menjadi hal spesial lainnya yang terdapat pada Nokia 2. Itu karena kualitasnya yang meski terbilang biasa saja, namun jika dibandingkan kamera smartphone low-end lain, kamera belakang Nokia 2 masih bisa dibilang lebih baik.

Sementara untuk kamera depan, Nokia 2 dibekali kamera beresolusi 5MP saja tanpa adanya LED Flash. Hasilnya? Menurut kami biasa saja layaknya smartphone low-end lainnya. Sehingga menurut kami, lebih baik manfaatkan kamera depan Nokia 2 sebagai sarana pendukung Anda untuk berkomunikasi lewat video call.

Berikut hasil foto yang dambil menggunakan kamera Nokia 2:

Kinerja

http://telset.id/

Nokia 2 ditenagai spesifikasi yang tak spesial. Sebut saja prosesor quad-core 1,3GHz Snapdragon 212, RAM 1GB, ROM 8GB, dan telah berjalan di atas Android 7.1.1 Nougat yang dimungkinkan untuk upgrade ke Android 8.0 Oreo.

Dari spesifikasi tersebut, kami langsung menurunkan ekspektasi ke level penggunaan smartphone low end. Tidak untuk bermain game FIFA 18, ataupun menguji adrenalin dengan game balapan ber-grafis 3D. But hey, kami tetap “mengajak” Nokia 2 untuk bermain game favorit kami tersebut. Dan hasilnya sesuai perkiraan. Nokia 2 bukan perangkat ideal untuk memainkan game-game dengan kualitas grafis yang memanjakan mata.

 

Dari situ, kami langsung membuka pengaturan dan melihat kapasitas RAM yang tersisa ketika kami tidak membuka aplikasi apapun. Hasilnya, dari 1GB hanya tinggal 300MB-an saja memori yang tersisa, dengan konsumsi terbanyak diambil alih oleh sistem Android itu sendiri sebesar 319MB.

Karenanya kami pun bisa ambil kesimpulan jika sebenarnya RAM 1GB yang dijejali sistem Android Nougat yang murni, belum bisa membuat Nokia 2 sanggup untuk diajak melakukan kerja “berat”. But hey, ini smartphone entry level. Dan kami yakin, Nokia 2 memang tidak diciptakan untuk memanjakan pengguna yang hobi melakukan multitasking ataupun melakukan “kerja” berlebihan.

Pun demikian, kami tetap penasaran untuk mengujinya menggunakan aplikasi benchmark Antutu untuk melihat kemampuan Nokia 2 lewat angka. Hasilnya, Nokia 2 berhasil mencetak skor 24.710 poin.

http://telset.id/

Hasil tersebut tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan Evercoss Winner Y Star (24.961) yang dihargai Rp 1,2 jutaan dan gunakan prosesor Mediatek MT6737. Atau bahkan jika dibandingkan dengan Moto C Plus (27.795) yang harganya  Rp 1,7 jutaan.

Masih penasaran, kami juga mencoba bermain game yang memang sedang digandrungi saat ini yakni Arena of Valor (AoV). Yang cukup mengejutkan, ketika memainkan game ini, rasa berat dan lambat hampir tidak kami rasakan.

http://telset.id/

Well, dibalik kinerjanya yang biasa saja, sebenarnya ada hal spesial yang tersimpan di sektor ini yakni daya tahan baterainya. Nokia 2 dibekali baterai berkapasitas 4,100 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 2 hari pemakaian biasa.

Saat kami menggunakan Nokia 2, memang smartphone ini memiliki baterai yang bisa dibilang “gak habis-habis”. Itu dibuktikan dengan screenshot di bawah ini yang perlihatkan Nokia 2 mampu bertahan hingga 21 jam dengan screen on-time mencapai 11 jam 10 menit. Itupun baterai masih tersisa 20% dengan perkiraan 5 jam waktu tersisa sampai habis.

Kesimpulan

http://telset.id/

Kami rasa dengan harga mencapai Rp 1.499.000, Nokia 2 masih terbilang mahal jika harus dibandingkan dengan smartphone low-end lainnya. Apalagi jika spesifikasi yang menjadi ukuran. Nokia 2 bukanlah lawan untuk Xiaomi Radmi 5A. Sampai pada titik dimana Nokia 2 ditempatkan pada satu meja yang sama, kemudian digenggam atau bahkan dibengkokan dengan sekuat tenaga. Disinilah Nokia 2 akan terasa jauh lebih mahal dari harganya. Dan Kami berani bilang bahwa interm of build quality, Nokia 2 ada dikelas yang berbeda dengan para pesaingnya.

So, untuk Anda yang membutuhkan ponsel low end dengan spesifikasi tinggi, Nokia 2 bukanlah pilihan. Tapi jika Anda ingin ponsel yang bisa diandalkan untuk jangka waktu yang lama, termasuk dalam urusan baterai, Nokia 2 adalah pilihan yang tepat. (FHP/HZ)

Edan! Samsung Galaxy Note 10 Punya RAM 12GB DDR5

0

Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy Note 10 dipastikan akan menjadi salah satu smartphone paling bertenaga saat diluncurkan nanti. Bagaimana tidak, smartphone ini kemungkinan akan hadir dengan dukungan teknologi 5G, RAM 12GB, dan ROM minimum 512GB.

Hal tersebut dipastikan setelah Samsung mengumumkan telah memulai produksi massal chip mobile DRAM 12 Gb (Gigabit) LPDDR5 pertama yang sudah dioptimalkan untuk mengaktifkan teknologi 5G dan AI di smartphone.

Dilansir Telko.id dari Android Authority, Jumat (19/07/2019), apabila dibandingkan kecepatannya, 12Gb LPDDR5 lebih kencang 30% (5500 Mb/s dibandingkan 12Gb LPDDR4X (4266 Mb/s).

{Baca juga: Samsung Pamer Kemampuan Galaxy Note 10, Bisa Gantikan PC?}

Nah, 8 modul DRAM generasi terbaru ini akan dikemas ke dalam satu “tumpukan” RAM 12GB DDR5 yang ditujukan bagi smartphone flagship.

Mengingat timeline peluncuran smartphone Samsung, bisa jadi RAM tersebut bakal disematkan Samsung pada Galaxy Note 10 yang bakal diluncurkan tak lama lagi.

Smartphone dengan RAM 12GB memang bukan Note 10 saja. Sebelumnya, sudah ada OnePlus 7 Pro, Samsung Galaxy S10+, dan Xiaomi Black Shark 2. Akan tetapi, ketiga smartphone ini hanya punya RAM LPDDR4X, bukan LPDDR5.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Samsung Galaxy Note 10 dijadwalkan bakal dirilis resmi pada 7 Agustus mendatang. Smartphone ini bakal ditenagai oleh prosesor Exynos 9825 yang dibangun berdasarkan fabrikasi proses EUV 7nm generasi kedua.

Ketika prosesor ini dikombinasikan dengan RAM 12GB DDR5 terbaru, maka performa Note 10 akan jauh lebih kencang dan mungkin benar-benar mampu “menggantikan” beberapa perangkat sekaligus, seperti PC, flashdisk, hingga laptop. (FHP)

Sumber: Android Authority

Bocoran Spek Sangar Asus ROG Phone 2

0

Telko.id, Jakarta – Asus ROG Phone 2 dipastikan akan segera melenggang resmi tak lama lagi. Menjelang peluncurannya, terungkap bocoran spesifikasi Asus ROG Phone 2 dari situs sertifikasi China, TENAA.

Dikutip Telko.id dari GSMArena, Jumat (19/07/2019), TENAA menampilkan empat model ROG Phone 2 dengan nomor masing-masing ASUS_I001DA, I001DB, I001DC, dan I00DD.

Keempatnya memiliki ukuran dimensi body yang sama, tepatnya 170,99 x 77,6 x 9,78 mm. Seluruh smartphone gaming ini juga dikemas dengan desain yang sedikit disempurnakan dibandingkan dengan model sebelumnya yang dirilis tahun lalu.

{Baca juga: Asus ROG Phone 2, Smartphone Pertama Bermesin Snapdragon 855 Plus}

Smartphone ini bakal mengusung layar berukuran 6,59 inci berjenis AMOLED dengan aspek rasio 18 : 9. Layarnya mendukung refresh-rate hingga 120 Hz, yang menjadikannya sebagai smartphone gaming ketiga setelah Razer Phone dan Razer Phone 2 dengan teknologi serupa.

Layar tersebut sudah mengadopsi teknologi keamanan berbasis biometrik, yakni sensor sidik jari di dalamnya. Seperti model sebelumnya, bezel bagian atas dan bawah tampil cukup tebal karena menampung dua speaker stereo.

{Baca juga: Qualcomm Luncurkan Prosesor Terkencang, Snapdragon 855 Plus}

Untuk dapur pacunya, selain ditenagai oleh prosesor terbaru dan terkencang Qualcomm Snapdragon 855 Plus, smartphone ini ditopang oleh baterai berkapasitas 5,800 mAh dengan dukugan fast charging 30W. Tampak juga, kalau ROG Phone 2 pun tetap setia dengan konfigurasi kamera ganda di bagian belakangnya.

Asus ROG Phone 2 rencananya akan melenggang secara resmi pada 23 Juli mendatang. Karena menggunakan Snapdragon 855 Plus, bisa jadi smartphone gaming tersebut mendukung game berbasis Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), serta ditingkatkan kemampuan AI-nya. (FHP)

Sumber: GSMArena

Mengenal Teknologi 10x Hybrid Zoom di Reno 10x Zoom

0

Telko.id, Malang – Kamera menjadi salah satu fitur unggulan dari Oppo Reno 10x Zoom, terlepas dari spesifikasinya yang memang powerful. Smartphone ini punya kamera yang didukung dengan teknologi 10x Hybrid Zoom atau lensa diperbesar hingga 10x secara hybrid yang diklaim mampu menangkap foto dari jarak jauh dengan kualitas yang bagus.

Lantas, bagaimana bisa sebuah smartphone dengan body yang tipis dengan ketebalan hanya 9,3 mm bisa memiliki lensa kamera dengan zooming yang jauh? Secara konfigurasi lensa zoom biasanya membutuhkan ruang yang besar, mirip kamera DSLR.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo meidianto, ada beberapa tahap sebelum teknologi 10x Hybrid Zoom bisa direalisasikan pada Reno 10x Zoom. 

{Baca juga: Pivot Rising Camera, Kamera Motorik Paling Efisien dari Oppo}

Oppo menaruh lensa secara vertikal, dan sensor ditempatkan secara horizontal. Lewat posisi tersebut, cahaya yang masuk akan dibiaskan melalui sebuah prisma pada lensa periscope atau lensa telephoto dengan resolusi 13MP di Reno 10x Zoom, dan kemudian diteruskan ke sensor.

“Sebenarnya kamera smartphone ini punya kemampuan optical-zoom 1 sampai 6 kali, hybrid-zoom 6 sampai 10 kali, dan digital-zoom 10 sampai 60 kali,” katanya, saat ditemui tim Telko.id usai acara Coaching Clinic Oppo Reno 10x Zoom di Malang, Kamis (18/07/2019).

Ketika lensa di-zoom oleh pengguna, akan terasa getaran. Dikatakan Aryo, itu merupakan getaran yang disebabkan oleh pergerakan lensa yang sengaja dibuat agar pengguna tahu bahwa ada lensa yang sedang bekerja ketika mereka melakukan zooming.

“Sengaja dibuat seperti itu, gak dibuat silent agar pengguna tahu ada lensa yang bekerja maju mundur, maju mundur. Kalau tidak, mereka akan menilai kalau zoom di Reno itu digital,” ungkapnya.

{Baca juga: Review Oppo Reno: Versi Standar Juga Berkualitas}

Teknologi 10x Hybrid Zoom sendiri merupakan fitur yang mengkombinasikan hardware atau lensa dengan software. Seperti Optical Zoom, teknologi ini dibantu oleh Optical Image Stabilization (OIS) yang membantu pengambilan gambar tetap stabil meski telah diperbesar.

“OIS hanya berlaku sampai 10 kali saja. Di atasnya, OIS susah untuk berfungsi karena goyangannya terlalu besar. Solusinya, ya gunakan tripod,” pungkas Aryo. (FHP)

GOJEK Dapat Tambahan Modal Dari Visa Untuk Kembangkan GO-PAY

0

Telko.id – Kembali, startup bersatus decacorn nasional, GOJEK memperoleh tambahan modal dari perusahaan pembayaran asal Amerika Serikat (AS) yakni Visa. Tanpa merinci besaran investasi yang diperolehnya yang masuk dalam putaran pendanaan seri F tersebut, perusahaan Ride hailing Indonesia ini berencana akan menggunakan dana segar itu untuk mempercepat pertumbuhan layanan pembayaran GOPAY.

“Investasi Visa di GOJEKjek adalah dukungan dari model bisnis kami dan mencerminkan kepercayaan mereka pada kemampuan Gojek untuk meningkatkan kehidupan orang-orang di seluruh wilayah melalui ekosistem layanan dan pembayaran kami,” kata Presiden Gojek Andre Soelistyo dalam sebuah pernyataan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, dompet digital besutan GOJEK yakni GO-PAY akan bekerja sama dengan Visa untuk menyediakan lebih banyak opsi pembayaran di Asia Tenggara.

Kedua perusahaan menilai potensi pasar regional sangat potensial, karena ada banyak penduduk dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang tidak memiliki rekening bank atau belum terlayani.

Meski begitu, kedua perusahaan belum merinci skema kerja sama dalam waktu dekat. Presiden regional Visa untuk Asia Pasifik Chris Clark mengatakan bahwa perusahaan akan mencari cara untuk meningkatkan kekuatan jaringan Gojek dan Visa guna memperluas akses keuangan di Asia Tenggara.

Lewat kerja sama ini, GOJEK akan bersaing dengan Grab di bidang industri keuangan di Asia Tenggara. Pada bulan lalu, Grab mengumumkan kemitraan dengan Citigroup untuk meluncurkan kartu kredit Citi-Grab di Asia Tenggara, dimulai dengan Filipina. Grab juga bermitra dengan Mastercard untuk mengeluarkan kartu prabayar secara global.

Sejak berdiri pada 2010, GOJEK telah berevolusi dari layanan ride-hailing menjadi platform teknologi terdepan di Asia Tenggara. Keberhasilan GOJEK mengembangkan platform yang menghubungkan jutaan rakyat Indonesia telah menjadikan GOJEK salah satu akselerator utama pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Tidak hanya itu, sebagai Decacorn pertama di Indonesia yang artinya, valuasinya sudah lebih dari 10 miliar dollar AS, telah berkontribusi sebesar Rp 44,2 triliun kepada perekonomian nusantara. Dan, saat ini ada lebih dari 2 juta pengemudi, 300 ribu mitra merchant dan 60 ribu mitra talent.

Lalu, dari mana saja dana segar yang diterima oleh GOJEK? Pada 2019 ini saja, sebelum Visa, sudah ada beberapa perusahaan raksasa yang menyuntikkan dana ke Go-Jek di 2019. Siapa saja?

Google, JD, Tencent, Mitsubishi Corporation, dan Provident Capital.

Di awal tahun, Go-Jek merampungkan fase pertama dari putaran pendanaan seri F     yang dipimpin oleh Google, JD.com, Tencent, Mitsubishi Corporation dan Provident Capital. Meski begitu, tak disebutkan berapa modal yang disuntikkan dari pendanaan seri F ini.

Namun, sebuah laporan yang dipublikasikan TechCrunch mengatakan nilai investasi yang diterima Go-Jek mencapai 920 juta dollar AS.

Astra Internasional

Pada Maret 2019, Astra International menyuntikkan dana sebesar 100 juta dollar atau sekitar Rp 1,4 triliun untuk Go-Jek. Pendanaan tersebut merupakan kedua kalinya dilakukan Astra kepada Go-Jek.

Tahun lalu, Astra berinvestasi ke Go-Jek sebesar 100 juta dollar AS. Adapun total dana yang dihimpun Gojek dari Astra kini sudah mencapai 250 juta.

Mitsubishi

Mitsubishi Motors dan Mitsubishi Corporation kembali menyuntikkan dana ke Gojek pada Juli 2019. Namun, tidak disebutkan berapa dana yang ditanamkan Mitsubishi ke perusahaan transportasi online tersebut.

Dana investasi yang terkumpul akan digunakan untuk memperdalam penetrasi pasar di Indonesia serta memperkuat ekspansi Gojek di kawasan Asia Tenggara. Utamanya setelah peluncuran Gojek di Singapura, Go-Viet di Vietnam dan GET di Thailand.

Siam Commercial Bank

Di bulan yang sama, Go-Jek kembali mendapat dana segar. Kali ini dari bank besar di Thailand, Siam Commercial Bank (SCB). Namun, baik SCB maupun Gojek tak membeberkan secara rinci nilai investasi tersebut.

Investasi ini menandakan kerja sama SCB dengan afiliasi Go-Jek di Thailand, GET, untuk mengembangkan sistem pembayaran digital. Kerja sama ini akan memudahkan mitra pengemudi GET untuk membuka rekening SCB di Pusat Pelatihan Mitra Pengemudi GET, serta memberikan mereka akses ke beragam layanan keuangan, seperti pinjaman dana dan asuransi. (Icha)

GOFLEET Layanan Terbaru Dari Astra dan GOJEK Buat Mitra Driver

0

Telko.id – Mitra driver adalah ujung tombak dari bisnis GOJEK. Itu sebabnya, berbagai upaya dilakukan agar mitra driver lebih nyaman untuk bekerja. Dengan adanya perusahaan patungan antara Astra International dan GOJEK, yang mengawinkan antara otomotif dan teknologi, lahir lah layanan GOFLEET yang diresmikan hari ini (18/07) di Jakarta.

Peluncuran GOFLEET yang dilakukan pada acara pembukaan pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, Presiden Direktur GOFLEET Meliza M. Rusli dan Direktur GOFLEET Pandu Adi Laras, didampingi oleh Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto, serta Pendiri dan CEO GOJEK Nadiem Makarim.

“GOFLEET merupakan wujud nyata dari kemitraan strategis antara Astra dan GOJEK yang dimulai sejak investasi kami di GOJEK pada Februari 2018. Kami mendukung penuh upaya kolaborasi otomotif dan teknologi agar dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa,” ungkap Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra.

Pendiri dan CEO GOJEK Nadiem Makarim, pada saat yang sama juga menyatakan bahwa, “Kerjasama ini sejalan dengan misi kami untuk terus berinovasi dan mencari cara memberikan kesempatan yang merata bagi masyarakat Indonesia. Peluncuran GOFLEET menjadi perwujudan kolaborasi dan perpaduan kekuatan dua karya anak bangsa terdepan untuk terus memajukan ekonomi digital Indonesia di mata dunia.”

GOFLEET ini merupakan penyelenggara layanan angkutan sewa khusus yang menyediakan solusi mobilitas berkualitas bagi mitra driver jasa transportasi online pintu ke pintu di Indonesia, dalam bentuk penyediaan kendaraan, perawatan, layanan perbaikan, perlindungan asuransi, dan monetisasi kendaraan melalui pemasangan iklan. 

Dua Perusahaan Nasional

GOFLEET menggabungkan kekuatan dua perusahaan nasional, yakni pengalaman Astra di industri otomotif dan GOJEK, pemain terdepan yang memiliki keahlian di industri teknologi. Kendaraan serta layanan perbaikan, perawatan, dan perlindungan asuransi yang disediakan oleh GOFLEET bagi mitra driver memiliki kualitas sesuai standar Astra. Sementara sistem kemitraan dan teknologi dibangun sesuai dengan standar kecanggihan teknologi GOJEK.

Presiden Direktur GOFLEET Meliza M. Rusli menambahkan bahwa kehadiran GOFLEET pada akhirnya akan memberikan benefit bagi mitra driver dan pelanggan jasa transportasi online pintu ke pintu di Indonesia.

“Kesadaran akan pentingnya customer service berkualitas semakin meningkat, termasuk di industri jasa transportasi online pintu ke pintu, baik dari sisi penyedia dan pengguna jasa.

Dengan bergabung bersama GOFLEET, mitra driver dapat fokus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, sementara perawatan dan perbaikan kendaraan akan dikelola oleh GOFLEET. Mereka juga berkesempatan mendapat penghasilan tambahan dari media iklan yang akan dipasangkan di kendaraan,” ujar Meliza.

Jumlah populasi dan ruang untuk perkembangan teknologi yang terbuka lebar untuk berbagai produk dan layanan menjadikan Indonesia pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital di

Asia Tenggara. Saat ini, penetrasi industri ride hailing dan layan-antar makanan online di Indonesia diperkirakan baru berada pada tingkat 2-3% dari populasi, sementara di Tiongkok telah mencapai 14%.

Secara bertahap GOFLEET direncanakan akan mulai mengoperasikan ribuan unit kendaraan untuk dipergunakan mitra driver di area Jabodetabek. Semua calon mitra driver dan mitra GO-CAR saat ini yang tertarik dapat mulai bergabung menggunakan layanan GOFLEET dengan melakukan pendaftaran, memenuhi persyaratan administratif, menjalakan pelatihan pengoperasian sistem dan pemanfaatan fasilitas serta pemenuhan persyaratan lainnya.

Setelah area Jabodetabek, layanan direncanakan akan mulai tersedia di kota-kota lain di Indonesia. (Icha)