Telko.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump angkat suara terkait insiden dua penembakan massal pada akhir pekan lalu di AS. Menurutnya, peristiwa yang menewaskan lebih dari 30 orang itu merupakan dampak buruk media sosial dan video game.
Dilansir Gamespot, seperti dikutip Telko.id, Rabu (07/08/2019), insiden berdarah tersebut juga merupakan sebuah representasi dari penyakit mental. Selain media sosial, video game juga turut memengaruhi pelaku dalam melakukan tindakan keji.
“Kita harus menghentikan kekerasan. Stop budaya bermain video game yang mengerikan. Hari ini, terlalu mudah bagi kaum muda yang bermasalah untuk masuk ke hal-hal berbau kekerasan. Kita harus menghentikan atau menguranginya,” tegas Trump.
Badan industri Asosiasi Perangkat Lunak Hiburan telah membantah klaim bahwa video game berkontribusi terhadap aksi kekerasan di dunia nyata. “Menurut studi ilmiah, tidak ada korelasi antara video game dan kekerasan,” kata sang juru bicara.
Organisasi itu melanjutkan, lebih dari 165 juta orang AS menikmati video game. Dan, miliaran orang bermain video game di seluruh dunia. Di negara lain, di mana videogame kerap dimainkan, tidak ada peristiwa kekerasan tragis seperti yang terjadi di AS.
Penembakan di El Paso, Texas, dan Dayton, Ohio, terjadi dalam kurun waktu tak sampai 24 jam pada akhir pekan lalu. Insiden menewaskan 31 orang. Sebelum serangan di toko Walmart, penembak di Texas bernama Patrick Crusius sempat menuliskan sesuatu.
Kasus tersebut menambah daftar panjang penembakan massal di AS. Kasus serupa berkali-kali terjadi di tempat umum. Ratusan warga sipil, termasuk anak-anak, tewas akibat kebrutalan para pelaku. (SN/FHP)
Telko.id, Jakarta – Applememang masih bungkam soal kapan peluncuran iPhone 11. Akan tetapi, jadwal peluncuran suksesor iPhone XS itu akhirnya terungkap, setelah Presiden Softbank Mobile, Ken Miyauchi keceplosan saat menyampaikan laporan pendapatan kuartal.
Ia tidak sengaja membeberkan rincian peluncuran iPhone 11 ketika ia menanggapi pertanyaan dari jurnalis tentang aturan telekomunikasi baru yang berlaku pada 1 Oktober mendatang.
Dalam penjelasannya, Miyauchi mengatakan bahwa aturan baru itu akan mewajibkan operator di Jepang untuk membagi biaya data dari harga perangkat dalam perjanjian dengan pelanggan.
Namun, ia belum bisa memastikan bagaimana pihaknya akan menangani peluncuran iPhone terbaru, mengingat smartphone itu akan rilis 10 hari sebelum aturan tersebut diberlakukan.
Jika dihitung, maka iPhone 11 akan dirilis pada tanggal 20 atau 21 September mendatang. Kisaran tanggal tersebut memang menjadi favorit Apple untuk memperkenalkan iPhone terbaru, seperti iPhone XS dan XS Max.
Dilansir dari GSMArena, Rabu (07/08/2019), rupanya ia langsung menyadari kalau dirinya telah keceplosan soal peluncuran iPhone 11. Miyauchi pun dengan cepat mencoba menutupinya dengan mengatakan tidak ada yang tahu kapan iPhone terbaru diperkenalkan.
“Tidak ada yang tahu kapan iPhone akan diluncurkan,” katanya.
Sebelumnya dikabarkan, Apple Apple tampaknya akan menghadirkan Apple Pencil untuk iPhone 2019. Rumor ini menjawab pertanyaan pengguna yang bertanya-tanya, apakah iPhone bakal mendukung aksesoris tersebut atau tidak.
Menurut publikasi, mengutip laporan Citi Research, analis perusahaan menyatakan bahwa dukungan stylus segera tiba untuk iPhone. Jika benar, keputusan Apple menghadirkannya ke iPhone cukup tepat. (FHP)
Telko.id, Jakarta – Realmedilaporkan segera merilis smartphone dengan kamera 64MP pertama di dunia dalam waktu dekat. Akan tetapi, nama dari smartphone dengan resolusi kamera besar itu masih misterius, sampai ketika bos Realme, Madhav Sheth memberikan kode dengan mengubah nama Twitter-nya menjadi “Madhav ‘5’ Quad”.
Kode “5 Quad” yang disematkan Sheth pada nama Twitter-nya seolah mengkonfirmasikan bahwa smartphone dengan kamera 64MP yang bakal dirilis akan bernama Realme 5.
Ini bukan pertama kalinya Sheth mempromosikan smartphone Realme yang akan datang melalui “kode” di Twitter.
Sebelumnya, ia juga sempat mengubah nama Twitter-nya menjadi “Madhav X” untuk mempromosikan Realme X sebelum smartphone tersebut melenggang secara resmi.
Realme 5 sendiri akan diperkenalkan pada 8 Agustus di India, dan 15 Agustus mendatang di China. Seperti dilansir Telko.id dari Gizchina, Rabu (07/08/2019), itu dipastikan lewat teaser yang diunggah Realme baru-baru ini.
Dalam teaser-nya juga, Realme memastikan bahwa smartphone barunya punya empat kamera belakang, dengan lensa utama beresolusi 64MP dengan sensor Samsung ISOCELL Bright GW1.
Sensor ini punya ukuran piksel 1/1.72, dan berkemampuan untuk menangkap foto jernih di kondisi low-light. Sensor tersebut juga mengadopsi teknologi Tetracell, yang artinya hasil kamera akan dimampatkan atau dipadatkan menjadi 16MP. Nantinya, setiap foto yang ditangkap bisa disertakan watermark khas, yaitu “64MP AI Quad Camera”. (FHP)
Telko.id, Jakarta – Oppohari ini (07/08) akan merilis smartphone menengah terbarunya, yaitu Oppo K3. Sebelum smartphone ini melenggang secara resmi, tim Telko.id berkesempatan untuk mencoba seri perdana dari lini K Series di Indonesia itu.
Maka dari itu, kami sekarang akan memberikan ulasan singkat smartphone ini lewat hands-on Oppo K3. Dalam tulisan ini, kami akan sedikit membahas soal desain, spesifikasi, dan juga kameranya. Yuk simak!
Desain
Oppo K3 bisa dibilang mengusung desain yang premium, layaknya Reno Series. Bagian depan misalnya, smartphone ini dikemas dengan desain memanjang, dan memiliki layar berukuran 6,5 inci berjenis OLED dengan resolusi Full HD+.
Karena layarnya berjenis OLED, Oppo K3 pun disematkan teknologi keamanan berbasis biometrik pada layarnya. Ya, smartphone ini punya teknologi in-display fingerprint dengan respon yang cepat.
K3 mengadopsi desain full screen, yang disebut Oppo sebagai Panoramic OLED Screen. Desain tersebut membebaskan layar smartphone dari notch alias poni atau punch hole yang “cukup mengganggu” tampilan layar.
Smartphone ini punya kamera pop-up mekanis. Tapi, kamera itu tidak mirip dengan Pivot Rising Camera milik Reno Series, melainkan mirip dengan Oppo F11 Pro. Meski begitu, sentuhan kamera pop-up di smartphone tersebut tampak lebih premium dan berbeda.
Ke bagian belakang, K3 menganut desain simetris ala Reno Series. Posisi kamera ganda, LED Flash, sampai logo Oppo ditempatkan di bagian tengah body. Warnanya juga cenderung premium dengan dua pilihan warna, yaitu Jade Black dan Pearl White yang melapisi body-nya yang berbahan dasar kaca.
Spesifikasi
Oppo K3 ditopang oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710, RAM 6GB, ROM 64GB, baterai berkapasitas 3,765 mAh, dan sistem operasai ColorOS 6 berbasis Android Pie. Seperti Reno Series, baterai smartphone ini telah mendapatkan dukungan fast charging VOOC Flash Charge 3.0.
Sektor kameranya, smartphone tersebut punya dua kamera di bagian belakang dengan resolusi 16MP aperture f/1.7 dan 2MP lensa depthaperture f/2.4. Kedua kamera itu sudah disematkan fitur-fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama Ultra Night Mode 2.0 sampai Artistic Portrait Mode.
Sedangkan kamera depannya, 16MP aperture f/2.0 yang didukung dengan fitur Portrait Mode 2.0 dan juga AI Beauty. Kami sempat mencoba kameranya, dan berikut beberapa hasilnya:
Telko.id, Jakarta – Terbukanya pasar global membuat manufaktur-manufaktur asing dan lokal berkompetisi untuk bisa menarik hati para penikmat teknologi dengan inovasi-inovasi terbaru di Indonesia, salah satunya adalah realme. Brand Tiongkok itu telah memperkenalkan smartphone barunya yang bernama realme X. Ponsel kasta tertinggi mereka saat ini yang dilengkapi dengan desain, spesifikasi, dan fitur terkini.
Dijual mulai harga Rp3,499 juta hingga Rp3,999 juta, realme X memiliki pesaing dalam jumlah besar. Rentang harga yang menjadi arena tempur sengit, sebab menjadi ajang para manufaktur untuk bisa menyeimbangkan apa saja yang bisa diberikan ke pasar. Tentunya dengan catatan banderolan harga kompetitif.
Oleh karena itu realme menawarkan desain inovatif sebagai langkah awal pemikat agar pengguna gadget di Indonesia beralih ke realme X. Desain ponsel ini bersih baik dari sisi layar dan bodi. Bukan hanya karena pilihan warna Polar White sebagai alternatif dari warna Space Blue. Namun realme X berdesain bersih di bagian depan karena hilangnya kamera depan dan untuk bagian belakang hilangnya sensor sidik jari. Bukannya tidak ada, melainkan realme secara pintar menyembunyikan keduanya.
Kamera depan realme X tersimpan di balik layar alias mengusung desain pop-up, sebuah desain yang belum banyak diadopsi kompetitornya saat ini. Modul kamera akan muncul ke atas dari bagian tengah ponsel ketika digunakan dan disembunyikan kembali setelah selesai digunakan. Pergerakannya cepat, di bawah satu detik saja, dan daya tahannya bahkan diklaim bisa tetap berfungsi normal hingga 10 tahun penggunaan.
Sensor sidik jari kini turut bersembunyi di dalam layar atau canggihnya disebut in-display fingerprint, kaidah yang mulai diterapkan produk kelas atas. Karena menggunakan panel Super AMOLED, maka layar realme X bisa mengizinkan sensor membaca sidik jari pengguna yang terdaftar. Tidak perlu ragu akan performanya, sensor in-display fingerprint realme X mampu membaca sidik jari secara cepat dan akurat, sehingga waktu pengguna tidak akan terbuang hanya untuk membuka kunci layar.
Berbicara spesifikasi, realme dikenal bukan perusahaan yang pelit memberikan pengalaman berponsel. Dibuktikan kembali di realme X dengan jenis chipset bertenaga dan kapasitas memori besar. Menjamin kegiatan apapun bisa dilakukan dengan maksimal bebas kendala atau lag. Belum lagi kamera belakang 48MP yang bisa diajak mengabadikan momen kapan saja di mana saja. Mau diajak berfoto terang atau gelap, sensor kelas flagship yang digunakannya bisa menghasilkan foto dengan kualitas maksimal.
Belum lengkap jika keunggulan di atas tidak dibarengi dengan kekayaan fitur yang dimiliki. Berjalan di Android Pie berbalut Color OS, maka bisa diduga tersedia beragam fitur yang bisa membantu para pengguna mendapatkan pengalaman terbaik dalam sebuah smartphone. Salah satunya bagi pecinta gaming, ada mode khusus bagi mereka untuk memudahkan membagi pencapaian dalam game ke media sosial atau menonaktifkan notifikasi yang masuk secara sementara agar permainan tetap berjalan bebas gangguan.
Dari beberapa keunggulannya di atas, terlihat bahwa realme X membuktikan diri sebagai kandidat juara dalam pasar smartphone. Hal ini karena realme berani membawa beragam inovasi dari pengadaptasian desain mutakhir, sensor keamanan canggih sekaligus nyaman digunakan, dan banyak tambahan fitur tambahan tanpa mengorbankan performa. Realme X patut dipertimbangkan bagi konsumen yang sedang mencari smartphone terkini dalam balutan harga pantas.
Realme X sudah bisa dipesan saat ini di platform e-commerce Shopee dalam perhelatan Shopee Brand Day. Dalan kesempatan itu realme X disediakan dalam dua varian kapasitas memori yaitu 4GB+128GB dan 8GB+128GB. Performa kelas atas dengan harga terjangkau sudah menjadi ramuan ampuh untuk membuat pengguna gadget di Tanah Air berpaling ke realme X. Jadi segera miliki realme X ponsel juara di kelas menengah sekarang sebelum kehabisan. [ADV]
Telko.id, Jakarta – Huion Animation Technology bekerja sama dengan Ciayo merilis Tablet HS64 Special Edition dengan karakter bernama Chips & Co. Kerjasama tersebut menghasilkan tablet kreatif yang diklaim cocok bagi pengguna yang ingin membuat konten visual lewat smartphone.
Menurut Sales and Marketing PT Bintang Indah Cemerlang selaku distributor Huion, Bara Adhyaksa Huion HS64 merupakan tablet kreatif pertama yang bisa disambung melalui kabel data ke smartphone yang mengusung sistem operasi Android.
“Lewat tablet ini pengguna awam dapat memulai menggambar digital tanpa perlu komputer dan laptop,” kata Bara di Jakarta Selasa (06/08/2019)
Tampilannya pun sangat unik. Dengan adanya karakter Chips & Co merupakan sosok animasi asli Indonesia membuat tablet ini bisa mendukung kreatifitas penggunanya.
Untuk spesifikasinya, Huion HS64 memiliki luas sekitar 6.3 x 4 inci dan pen pressure levels mencapai 8192 poin. Tablet ini bisa terhubung dengan sistem komputer dan smartphone minimal OS Windows 7, macOS 10.12 dan Android 6.0.
Dengan adanya karakter Chips & Co merupakan sosok animasi asli Indonesia Menurut Bara tablet ini juga bisa digunakan untuk kalangan profesional yang ingin bekerja lewat smartphone.
“Begitupun untuk profesional yang terbiasa menggunakan komputer. Tablet ini menjadi pilihan yang sangat berguna karena mereka dapat bekerja dimana saja hanya dengan menggunakan Huion HS64 dan telepon genggam mereka,” tambah Bara.
Pada kesempatan tersebut Huion juga memperkenalkan Huion Kamvas Pro 16 inci dan Huion Kamvas Pro 22 Inci. Produk tersebut memiliki tingkat kecerahan warna 120% SGRB dengan pen pressure level sebesar 8192. Berbeda dengan HS64, Kamvas Pro 16 inci dan 22 inci memiliki tombol pintas sebanyak 6 tombol dan 10 tombol.
“Dua tablet ini cocok digunakan bagi pekerja studio karena bisa dikoneksikan lewat laptop,” kata Bara.
Ciayo sendiri merupakan perusahaan kreatif berbasis teknologo dalam bidang pembuatan konten dan manajemen Intellectual Property (IP) dan salah satu karyanya adalah komik Chips & Co. [NM/HBS]
Telko.id, Jakarta – Huion Animation Technology dan Ciayo resmi merilis Huion HS64 Special Edition. Tablet dengan karakter Chips & Co ini dibandrol dengan harga yang terjangkau. Berapa harganya?
Menurut Sales and Marketing PT. Bintang Indah Cemerlang, Bara Adhyaksa Huion HS64 Special Edition menyasar pengguna smartphone yang ingin membuat konten visual di ponsel mereka.
“Jadi dengan harga Rp 799.000, targetnya itu adalah pemula yang memiliki smartphone mobile,” kata Bara di Jakarta, Selasa (06/08/2019).
Walaupun begitu Huion HS64 Special Edition juga bisa diperuntukan bagi ahli desain professional yang ingin melakukan aktifitas kerja di smartphone. “HS64 menjadi pilihan yang sangat berguna dimana mereka kini bisa bekerja dimana saja hanya dengan menggunakan Huion HS64 dan telepon genggam mereka,” tambah Bara.
Sedangkan Huion Kamvas Pro 16 dan Huion Kamvas Pro 22 memiliki harga yang jauh berbeda dengan Huion HS64 Special Edition. Tablet tersebut dibandrol dengan harga Rp 6.999.000 dan Rp 16.250.000 dan ditujukan untuk kalangan profesional.
“Segmennya adalah middle dan profesional karena bisa digunakan di meja studio,” kata Bara.
Ketiga tipe ini sudah bisa didapatkan di seluruh jaringan penjual resmi Huion seluruh Indonesia. Selain itu Bara berharap jika konsumen membeli produk Huion di toko resmi bisa mendapatkan garansi 1 tahun dari PT. Bintang Indah Cemerlang selaku distributor.
Sebelumnya Huion dan Ciayo merilis Tablet HS64 Special Edition dengan karakter bernama Chips & Co. Kerjasama tersebut menghasilkan tablet yang membantu masyarakat yang ingin membuat konten visual lewat smartphone.
Tampilannya pun sangat unik. Dengan adanya karakter Chips & Co merupakan sosok animasi asli Indonesia membuat tablet ini bisa mendukung kreatifitas penggunanya.
Untuk spesifikasinya, Huion HS64 memiliki luas sekitar 6.3 x 4 inci dan pen pressure levels mencapai 8192 poin. Tablet ini bisa terhubung dengan sistem komputer dan smartphone minimal OS Windows 7, macOS 10.12 dan Android 6.0. [NM/HBS]
Telko.id, Jakarta- Perusahaan elektronik Jepang, NEC Corp pada hari Senin (5/8/2019) memamerkan “flying car” atau mobil terbang, sebuah mesin berukuran besar menyerupai drone dengan empat baling-baling yang melayang, selama sekitar satu menit.
Penerbangan uji coba yang mencapai ketinggian 3 meter (10 kaki) dilakukan di sebuah ‘kurungan raksasa’, sebagai tindakan pencegahan keamanan, di fasilitas NEC di pinggiran Tokyo.
Sebelum dilakukan uji coba, para teknisi melakukan persiapan seperti pemeriksaan berulang pada mesin. Sejumlah wartawan juga diminita mengenakan helm pada saat demonstrasi singkat.
{Baca juga: Jepang Gandeng 21 Perusahaan Garap Mobil Terbang}
Pemerintah Jepang berada di belakang proyek mobil terbang ini, dengan tujuan agar manusia mulai dapat terbang di sekitar Jepang pada 2030.
Salah satu bentuk dukung pemerintah Jepang dalam proyek ini adalah membangun tempat uji coba yang dibangun di daerah yang hancur akibat tsunami 2011, gempa bumi dan bencana nuklir di Fukushima di timur laut Jepang.
Mie, sebuah prefektur di Jepang yang sering digunakan sebagai area peristirahatan para selebriti Hollywood, juga berharap dapat menggunakan mobil terbang ini kelak untuk menghubungkan berbagai pulau.
Proyek serupa bermunculan di seluruh dunia, seperti Uber Air dari AS.
Sebelumnya, mobil terbang milik startup Jepang Cartivator jatuh pada saat demonstrasi tahun 2017. Kepala eksekutif kartivator Tomohiro Fukuzawa, yang menghadiri demonstrasi pada Senin (5/8/2019), mengatakan mesin mereka kini juga dapat terbang lebih lama.
NEC adalah satu di antara sekitar 80 perusahaan sponsor untuk mobil terbang Cartivator, yang juga termasuk perusahaan grup Toyota Motor Corp dan perusahaan video game Bandai Namco Holdings.
Tujuannya proyek ini adalah untuk menghasilkan penerbangan yang mulus seperti dalam film Back To The Future, meskipun rintangan besar tetap ada seperti usia baterai, kebutuhan akan peraturan dan masalah keamanan.
Pejabat NEC mengatakan, mobil terbang mereka dirancang untuk penerbangan tak berawak, perjalanan ruang angkasa dan keamanan siber.
Mobik terbang ini biasa disebut “electric vertical takeoff and landing” atau EVtol. Mobil terbang yang didefinisikan sebagai pesawat listrik, atau listrik hibrida, dengan kemampuan mengemudi tanpa awak, serta dapat mendarat dan lepas landas secara vertikal.
Selama ini semua konsep mobil terbang, menyerupai drone berukuran cukup besar untuk menampung manusia, dan diharapkan lebih baik daripada helikopter.
Helikopter mahal untuk dirawat, berisik untuk terbang dan membutuhkan pilot terlatih. Mobil terbang juga disebut-sebut sebagai alat yang sangat dibutuhkan pada saat terjadi bencana.
{Baca juga: Penampakan Mobil Terbang Uber di Ajang CES 2018}
Perusahaan trabsportasi AS, Uber, merencanakan penerbangan demonstrasi pada tahun 2020 dan mulai melakukan operasi komersial pada 2023. Mereka telah memilih Dallas, Los Angeles, dan Melbourne sebagai kota pertama yang akan melayani Uber Air.
Selain Amerika, Dubai kini juga agresif dalam mengejar mobil terbang. Para pejabat Jepang mengatakan Jepang memiliki peluang bagus untuk muncul sebagai pelopor dunia karena di Jepang, pemerintah dan sektor swasta bekerja sama secara erat. [BA/HBS]
Telko.id, Jakarta – Game bertahan hidup Vigor akan bebas dimainkan di Xbox One pada akhir pekan 8 Agustus 2019. Bohemia Interactive telah mengumumkan kabar gembira itu, belum lama ini.
Akhir pekan nanti akan memungkinkan Anda mencicipi game eksklusif berjangka waktu di Xbox. Menurut laporan Game Spot, periode gratis akan berlangsung hingga 11 Agustus 2019 mendatang.
{Baca juga:3 Game Gameloft Ini Dapat Dukungan Xbox Live}
Promo tersebut hadir tepat setelah 0.9 Update, baru-baru ini. Pembaruan itu dijuluki “AIS,” membuat perubahan besar pada mekanisme penembakan dan memperkenalkan fitur-fitur baru.
Di sana terdapat kulit senjata, tantangan harian, penyesuaian, mode penonton, gerakan, dan banyak lagi. Sejauh ini, informasi menyebut lebih dari setengah juta pemain telah mencoba game Vigor.
Bohemia mengatakan, akhir pekan gratis bertujuan untuk memperluas basis pemain dan menguji fitur-fitur baru menjelang rilis permainan gratis yang akan datang pada akhir musim panas ini.
Jika Anda menikmati waktu luang dan ingin terus bermain, Anda dapat membeli Founder’s Packseharga $ 20/20 Euro. Nantinya, Anda akan mendapatkan beberapa jarahan tambahan.
{Baca juga: 3 Game Klasik Resident Evil akan Hadir di Nintendo Switch}
Sekadar informasi, Bohemia adalah pengembang dan penerbit video game Ceko yang berbasis di Praha. Perusahaan ini berfokus pada pembuatan game simulasi militer seperti Operation Flashpoint: Cold War Crisis. [BA/HBS]
Telko.id, Jakarta – Layanan situs pengecekan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang dibuat khusus oleh Kementerian Perindustrian sudah dapat diakses. Melalui situs cek IMEI tersebut, Anda bisa mengecek status IMEI ponsel yang digunakan, apakah resmi atau ponsel BM (black market).
Aktifnya situs tersebut dikonfirmasi langsung oleh Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, Janu Suryanto kepada Tim Telko.id pada Selasa pagi (06/08/2019).
“Iya, sudah jalan kembali,” kata Janu.
Cara menggunakan situs cek nomor IMRI tersebut cukup mudah. Tim Telko.id telah mencoba mengakses situs tersebut untuk mengecek status ponsel.
{Baca juga: Kominfo: Regulasi IMEI Baru Aktif Tahun Depan}
Caranya dengan memberikan nomor IMEI di kolom yang tersedia dan situs akan memberikan informasi apakah IMEI terdaftar atau tidak. Jika terdaftar maka ponsel berstatus resmi sedangkan jika tidak maka statusnya adalah ilegal atau Black Market.
Janu mengatakan bahwa situs dengan nama alamat https://imei.kemenperin.go.id ini memiliki sekitar 1,7 miliar database nomor IMEI. Adapun dari data tersebut merupakan data IMEI ponsel dari kalangan importir.
“Database nomor IMEI yang ada di kita sekitar 1,7 miliar, yang berasal dari importir terdaftar dan manufaktur,” ungkap Janu.
Pemerintah sendiri saat ini sedang menyusun regulasi IMEI untuk memberantas peredaran ponsel BM. Salah satu upayanya dengan mengembangkan Sistem Informasi Basis Data IMEI Nasional (SIBINA) dalam mengendalikan peredaran ponsel di tanah air.
{Baca juga: Pemerintah akan Gunakan “Sibina” untuk Kendalikan IMEI}
Sibina akan menghimpun data IMEI Ponsel dari TPP Impor dan Produksi, Data Dump Operator Seluler, dan Stok Pedagang. Sayangnya Janu mengatakan jika situs Cek IMEI masih menggunakan Sistem Informasi IMEI Nasional (SIINAS) karena Sibina masih dalam tahap pengembangan.
“Ini masih dari SIINAS, SIBINA belum di aktifkan mengingat status hukum barang BM yang belum di putuskan. Saya harus dapat kepastian hukum dulu terkait barang BM, karena melanggar aturan perundangan kita,” tutur Janu.
“Kan masih ada masa 6 bulan setelah penandatanganan. Kalau saya kerjakan sekarang tanpa ada kejelasan hukum, saya dan tim masuk penjara,” tambahnya.
Warganet Bingung
Kembalinya Cek IMEI Kemenperin membuat warganet antusias untuk mengecek status ponsel mereka. Tetapi tidak sedikit pula yang kecewa karena sulit untuk mengakses situs tersebut. Selain itu ada juga yang kebingungan karena ketika dicek ternyata IMEI ponsel mereka tidak terdaftar oleh Kemenperin.
Misalnya saja akun @MyNameIsVuska yang bertanya mengapa ponselnya tidak terdaftar di situs Cek IMEI Kemenperin. Dirinya pun mengkritik terkait database IMEI dari Kemenperin yang dirasa kurang lengkap.
Hal serupa juga dialami oleh pemilik akun Twitter @Elliseoei. Dirinya juga bingung mengenai terkait nasib ponselnya yang IMEI-nya tidak terdaftar di Kemenperin.
@Kemenperin_RI , kenapa Hp saya yg sudah beli berbulan2 masih dibilang tidak terdaftar ? Katanya yg sebelum 17 agustus terdaftar oleh operator.. Gimana sih ? kok ga beres gini databasenya ?#cekimeipic.twitter.com/ta8DDCZFhm
Janu pun angkat suara. Terkait masalah sulitnya mengakses situs Cek IMEI Kemenperin, Janu menilai karena besarnya pengunjung membuat situs tersebut sedikit lambat untuk diakses. “Banyak yang akses, bersabar dulu ya, tenang saja, kita fikirkan yang terbaik buat kita semua,” kata Janu.
Sedangkan terkait nasib ponsel yang IMEI-nya tidak terdaftar Janu berdalih jika mereka sedang menunggu tanggapan dari Dirjen Pajak Kemenkeu RI. “Sedang menunggu tanggapan Ditjen Pajak mas,” ujar Janu.
{Baca juga: Seberapa Ampuh Aturan IMEI Bisa Berantas Ponsel BM?}
Janu menilai jika besar kemungkinan ponsel tersebut berstatus BM sehingga mereka masih menunggu keputusan dari Dirjen Pajak terkait ponsel-ponsel yang IMEI-nya tidak terdaftar di Kemenperin.
“BM yang dilanggar banyak, UU Perlindungan konsumen, UU perpajakan, Tataniaga misal sertifikasi Postel, TPP dan lain-lain,” tutupnya. [NM/HBS]