spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1068

Bethesda Hilangkan Syarat Login untuk DOOM dan DOOM II

0

Teslset.id, Jakarta  – Beberapa minggu lalu, Bethesda mengumumkan bahwa mereka segera merilis kembali beberapa game klasik masa depan dalam bentuk franchise Doom.

Namun, salah satu kelemahan dari game yang dirilis ulang tersebut adalah mengharuskan gamer untuk memiliki akun Bethesda.net untuk masuk dan memainkan game.

{Baca juga: PUBG Mobile & Resident Evil 2 Rilis Zombie: Survive Till Dawn}

Menurut laporan Ubergizmo, gamer tidak terlalu senang dengan persyaratan itu. Kemudian, Bethesda mengumumkan bahwa mereka akan menghapusnya.

Kabar baiknya adalah bahwa jika Anda bukan penggemar persyaratan login, Bethesda telah mengumumkan sesuatu lewat pembaruan terbaru untuk game.

Mereka telah menghapus persyaratan login. “Kami telah menerapkan tambalan untuk rilis ulang DOOM dan DOOM II dengan mengizinkan pemain melewati persyaratan login,” ujar Bethesda.

Tak hanya itu, Bethesda menghapus pemberitahuan pemutsan sambungan selama bermain game. Perusahaan juga sedang mengerjakan perbaikan yang lebih permanen.

{Baca juga: Cara Download Call of Duty Mobile di Smartphone Android}

“Kami inginlebih mengurangi visibilitas login opsional. Kami belum memiliki perkiraan rilis, tetapi kami akan memberi tahu Anda sesegera mungkin,” ujar Bethesda. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Bakal Ada Kontroler SNES untuk Nintendo Switch?

0

Teslset.id, Jakarta  – Nintendo Switch memiliki beberapa pengontrol. Ada Joy-Cons default, GameCube, dan ada juga controller Pro. Kabar baiknya, Nintendo sedang mengembangkan pengontrol mirip SNES untuk Switch.

Seperti diketahui  controller Pro untuk gamer yang menginginkan ergonomi yang lebih baik. Sedangkan pengendali GameCube biasanya menjadi cara terbaik untuk bermain Super Smash Bros, Ultimate.

{Baca juga: Perang Dagang Bakal Kerek Harga Konsol PlayStation}

Nintendo tampaknya ingin kita bisa mendapatkan pengontrol lain untuk Switch. Menurut dokumen FCC, Nintendo dapat bekerja di pengontrol mirip SNES untuk Switch.

Hal tersebut berkat diagram yang menyertai pengarsipan FCC yang sepertinya kurang lebih memberi kita gambaran tentang apa yang diharapkan.

Sayangnya, menurut laporan Ubergizmo, detail tentangnya belum tersedia. Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan pengontrol NES retro untuk Switch.

Kemungkinan besar, Nintendo bersiap untuk meluncurkan pengontrol SNES yang menawarkan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan pengontrol NES.

Juli 2019, Nintendo menambahkan Wrecking Crew dan Donkey Kong 3 ke daftar judul NES klasik yang bisa dimainkan oleh para pelanggan Nintendo Switch Online.

Menariknya, ada fitur Rewind yang bekerja di seluruh perpustakaan game. Fitur Rewind konsepnya mirip dengan fitur yang Nintendo letakkan di SNES Classic Edition tahun lalu.

{Baca juga: Nintendo Digugat Gara-gara Masalah di Joy-Cons}

Fitur ini mirip dengan Capcom yang terdapat dalam Mega Man Legacy Collection. Fitur tersebut memungkinkan pemain untuk berhenti sejenak, kemudian memainkannya lagi. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Twitter Akan Saring Konten DM yang Menyinggung

0

Telko.id, Jakarta – Selain mengawasi konten di timeline, Twitter juga berencana untuk menyaring konten yang tersebar di Direct Message atau DM Twitter. Dilaporkan, Twitter sedang melakukan uji coba fitur untuk menyaring DM yang menyinggung pengguna.

Lewat fitur tersebut, media sosial ini akan memisahkan pesan yang berisi kata kasar, menyinggung, dan sejenisnya.

Dilansir Telko.id dari Engagdet pada Jumat (16/08/2019), lewat fitur ini, Twitter akan memisahkan pesan-pesan tadi dalam folder bertanda “Additional Messages”.

{Baca juga: Jumlah Pengguna Aktif Harian Twitter Naik 14% di Q2}

Di fitur tersebut, pesan yang dicurigai akan disembunyikan dan diganti dengan pemberitahuan jika pesan ini telah difilter karena mungkin mengandung konten yang ofensif. Pengguna kemudian dapat memilih untuk melihatnya secara khusus atau menghapusnya.

Tidak itu saja. Jika akun pengguna diatur untuk menerima pesan langsung (DM) dari siapa pun, Twitter akan menempatkan pesan dari pengguna yang tidak di-follow di folder yang disebut “Message Request”.

Twitter pun akan menghadirkan fitur “Quality Filter” yang akan menghilangkan pesan dari folder “Message Request”. Sayangnya, belum diketahui fitur-fitur ini akan dirilis.

{Baca juga: Twitter Uji Coba Fitur Baru Agar Warganet Makin Betah}

Sebelumnya, Twitter sedang mencoba membuat pengguna untuk makin betah melihat timeline. Pasalnya, media sosial ini akan merilis fitur yang memungkinkan pengguna untuk memilih topik favorit yang akan hadir di timeline Twitter mereka.

Misalnya saja ketika pengguna mengikuti topik seperti klub olahraga, selebriti, dan acara televisi tertentu, maka Twitter bakal menghadirkan kicauan atau tweet pilihan yang berkaitan dengan topik yang dipilih.

Twitter juga meluncurkan pembaruan tampilan desktop pada Juli lalu. Twitter menambahkan lebih banyak opsi penyesuaian dan pengalaman navigasi yang sepenuhnya ditata ulang. Perubahan yang paling mencolok adalah perpindahan pada posisi bilah navigasi bagian atas. (NM/FHP)

Sumber: Engadget

Samsung Galaxy Note10, Layar Besar Enak Buat Kerja

0

Telko.id – Samsung Galaxy Note10 kali pertama diperkenalkan pada 2019, August. Perangkat bermesin Exynos 9825 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10.0; One UI 2.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy Note10. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Note10 Plus).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Aura Glow, Aura White, Aura Black, Aura Pink, Aura Red) dan memiliki body berdimensi 151 x 71.8 x 7.9 mm (5.94 x 2.83 x 0.31 in) dengan berat 168 g (5.93 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 6), aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Samsung Galaxy Note10

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy Note10 :

  • 12 MP, f/1.5-2.4, 27mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
    12 MP, f/2.1, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, PDAF, OIS, 2x optical zoom
    16 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1/3.1″, 1.0µm, Super Steady video.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 10 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/3″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Dual video call, Auto-HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p@30fps, 1080p@30fps.

Spesifikasi Samsung Galaxy Note10

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Exynos 9825 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M4 & 2×2.4 GHz Cortex-A75 & 4×1.9 GHz Cortex-A55) – EMEA/LATAMOcta-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485) – USA/China dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP12 – EMEA/LATAMAdreno 640 – USA/China. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.3″ Inch dengan jenis Dynamic AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2280 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 6,HDR10+, Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy Note10 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (7CA) Cat20 2000/150 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, Samsung DeX (desktop experience support), ANT+, Bixby natural language commands and dictation.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Note10 :

NETWORK
Technology GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 13(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 25(1900), 26(850), 28(700), 32(1500), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500), 66(1700/2100) – Global, LATAM
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (7CA) Cat20 2000/150 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, August
Status Available. Released 2019, August
BODY
Dimensions 151 x 71.8 x 7.9 mm (5.94 x 2.83 x 0.31 in)
Weight 168 g (5.93 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 6), glass back (Gorilla Glass 6), aluminum frame
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Aura Glow, Aura White, Aura Black, Aura Pink, Aura Red
Samsung Pay (Visa, MasterCard certified)
IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 mins)
Stylus (Bluetooth integration, accelerometer, gyro)
DISPLAY
Type Dynamic AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.3 inches, 98.6 cm2 (~90.9% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2280 pixels, 19:9 ratio (~401 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 6
HDR10+
Always-on display
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10.0; One UI 2.1
Chipset Exynos 9825 (7 nm) – EMEA/LATAMQualcomm SM8150 Snapdragon 855 (7 nm) – USA/China
CPU Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M4 & 2×2.4 GHz Cortex-A75 & 4×1.9 GHz Cortex-A55) – EMEA/LATAMOcta-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485) – USA/China
GPU Mali-G76 MP12 – EMEA/LATAMAdreno 640 – USA/China
MEMORY
Card slot No
RAM 8 GB
Internal 256GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.5-2.4, 27mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
12 MP, f/2.1, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, PDAF, OIS, 2x optical zoom
16 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1/3.1″, 1.0µm, Super Steady video
Features LED flash, auto-HDR, panorama
Video 2160p@30/60fps, 1080p@30/60/240fps, 720p@960fps, HDR10+, dual-video rec., stereo sound rec., gyro-EIS & OIS
SELFIE CAMERA
Sensors 10 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/3″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF
Features Dual video call, Auto-HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SOUND
SOUND 32-bit/384kHz audio
Tuned by AKG
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
NFC Yes
Radio FM radio (USA & Canada only)
USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
Other Samsung DeX (desktop experience support)
ANT+
Bixby natural language commands and dictation
BATTERY
Type Li-Ion
Size 3500 mAh
Non-removable Li-Ion 3500 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 344442 (v7), 452400 (v8)
GeekBench: 10353 (v4.4), 2241 (v5.1)
GFXBench: 28fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

Biar Gak Jatuh, Peneliti Ciptakan Ekor Robot untuk Lansia

0

Telko.id, Jakarta – Peneliti dari Jepang menciptakan ekor robot untuk membantu lansia ketika berjalan. Tujuannya agar mereka bisa tetap menjaga keseimbangan saat berjalan maupun berdiri.

Dilansir Telko.id dari Asia One pada Jumat (16/08/2019), tim peneliti dari Universitas Keio Jepang mengembangkan ekor robot yang dijuluki Arque. Robot ini berwarna abu-abu dengan panjang 1 meter.

Selama proses pengembangannya, tim peneliti terinspirasi dari cheetah yang menggunakan ekor untuk menjaga keseimbangan saat berlari dan memanjat.

“Ekor menjaga keseimbangan seperti pendulum. Ketika manusia memiringkan tubuh mereka ke satu arah, ekor bergerak ke arah yang berlawanan,” kata salah seorang peneliti, Junichi Nabeshima.

{Baca juga: Unik! Peneliti Jepang Ciptakan Robot dari Ranting Pohon}

Ekor robot ini menggunakan empat otot mekanik dan udara terkompresi untuk bergerak dalam delapan arah.  Selain membantu lansia berkeliling, para peneliti juga mengembangkan teknologi ini untuk membantu keseimbangan para pekerja gudang yang membawa beban berat.

Sayangnya, ekor robot ini masih dalam tahap pengembangan, dan belum tahu kapan akan dirilis di pasaran.

“Saya pikir akan lebih baik untuk memasukkan ekor prostetik yang dikembangkan lebih lanjut ini ke dalam kehidupan sehari-hari, ketika seseorang mencari bantuan yang lebih banyak,” jelas Nabeshima.

Jepang memang terus mengembangkan robot untuk mempermudah kehidupan manusia. Pada maret lalu Negara Sakura itu memperkenalkan robot relawan yang akan membantu panitia dan atlet Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

{Baca juga: Jepang Perkenalkan Robot Relawan di Olimpiade Tokyo 2020}

Dilansir Telko.id dari The Verge pada Sabtu (16/03/2019), ada dua jenis robot buatan perusahaan otomotif Toyota yang diperkenalkan sebagai relawan Olimpiade Tokyo. Layaknya relawan manusia, tugas robot relawan tersebut akan memberikan informasi, mengarahkan penonton ke kursi serta membawa makanan dan minuman.

Robot pertama adalah Human Support Robot (HSR) yang memiliki lengan untuk membawa baki dan keranjang. Selain itu ada juga Delivery Support Robot (DSR) yang mampu mengangkut barang-barang dengan mudah. (NM/FHP)

Sumber: Asia One

Sambut HUT RI Ke-74, Indosat Hadirkan Program Minggu Merdeka

0

Telko.id, Jakarta Indosat Ooredoo meluncurkan program baru untuk menyambut HUT Republik Indonesia Ke-74. Mereka meluncurkan Program Minggu Merdeka IM3 Ooredoo dengan aneka promo dan bonus paket data Indosat.

Program Minggu Merdeka adalah komitmen Indosat untuk terus mendukung koneksi internet yang kuat, sesuai dengan semangat hari kemerdekaan Indonesia.

“Program Minggu Merdeka IM3 Ooredoo ini memberikan kebebasan bagi pelanggan kami dalam kegiatan digital mereka,” kata Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha.

Promonya mulai dari paket Sensa51 dengan kuota internet 51GB hingga paket New Freedom 60GB dengan harga spesial dan diskon hingga Rp 50 ribu. Program ini berlaku untuk pelanggan IM3 Ooredoo di seluruh penjuru negeri, dan sudah tersedia mulai 12 hingga 18 Agustus 2019.

{Baca juga: Paket Internet Indosat Ooredoo, Daftar Harga dan Rekomendasi}

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Jumat (16/08/2019, pelanggan IM3 Ooredoo juga dapat menikmati berbagai paket internet seru dan panggilan tak terbatas, dengan menekan *123*51# atau melalui aplikasi MyIM3.

Selain itu, Indosat juga meluncurkan Augmented Reality (AR) filter yang bisa digunakan di aplikasi Instagram. Dengan AR filter, pengguna dapat bermain permainan panjat pinang digital hanya dengan menggunakan gerakan wajah.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Tunjuk Ahmad Al-Neama Sebagai Dirut Baru}

Caranya pengguna dapat mengunjungi akun Instagram @im3ooredoo lalu klik link yang ada di bio dan ikuti petunjuk disana. Dengan diluncurkannya fitur ini, IM3 Ooredoo menjadi brand pertama di Indonesia yang menggunakan Instagram AR Gamification.

“Sesuai dengan semangat itu, Kami sangat senang bisa memberikan promo paket data terbaik dan bebas khawatir karena didukung dengan jaringan 4G Plus Kuat Indosat Ooredoo,” ujar Vikram. (NM/FHP)

Instagram Uji Pembaruan Fitur di Boomerang dan Stories

0

Telko.id,Jakarta Instagram melakukan uji pembaruan fitur untuk Boomerang dan Aplikasi Layout From Instagram. Menurut peneliti, Jane Manchun Wong, fitur tersebut di uji coba kepada beberapa pengguna Instagram.

Menurut Wong, seperti dilansir Telko.id dari Ubergizmo, Jumat (16/08/2019), beberapa perubahan dilakukan pada fitur Boomerang. Misalnya fitur Hold yang berhenti di akhir Video Loop, lalu  Dynamic yang memberi efek goyang di akhir Video Loop dan fitur Slowmo yang mampu memberikan efek gerak yang lebih lambat dibanding Boomerang saat ini.

{Baca juga: Fitur Baru Instagram Bisa Cekal Postingan Menganggu}

Fitur-fitur tersebut akan membuat klip Boomerang lebih lambat dan lebih cepat dari versi biasa. Selain perubahan yang dilakukan pada Boomerang, Wong juga menemukan bahwa mereka membuat perubahan pada Layout from Instagram.

Bagi mereka yang tidak terbiasa, Layout adalah aplikasi mandiri yang dirilis oleh Instagram yang memungkinkan pengguna untuk menyusun kolase foto. Menurut Wong, Instagram sedang menguji pembaruan aplikasi sehingga Layout bisa terintegrasi dengan Instagram Stories.

Sayangnya tidak tahu kapan perubahan ini akan dirilis, tetapi jika Anda seorang Instagrammer sepertinya fitur ini patut ditunggu. Sebelumnya  Instagram juga menguji fitur pemulihan akun yang lebih mudah. Dengan memberikan kode rahasia kepada Anda, fitur tersebut akan menyulitkan peretas dan Anda bisa mengambil akun kembali.

{Baca juga: Gunakan Kode Rahasia, Instagram Uji Fitur Pulihkan Akun}

Dilansir Telko.id dari Engadget, Senin (17/06/2019), Instagram sedang menguji proses pemulihan akun dalam yang bisa Anda lakukan hanya melalui aplikasi.  Saat Anda harus menunggu email atau mengisi formulir dukungan, Instagram akan menanyakan berbagai jenis info seperti alamat email atau nomor telepon asli Anda.

Anda akan mendapatkan kode rahasia sebanyak enam digit yang dikirim ke info kontak pilihan Anda. Dari sana Instagram akan mencegah peretas menggunakan kode email atau nomor telepon untuk mengambil alih akun Anda dari perangkat lain. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Aturan IMEI Urung Diterbitkan Pada 17 Agustus, Kenapa?

0

Telko.id, Jakarta – Rencana untuk menerbitkan aturan IMEI pada tanggal 17 Agustus 2019 besok urung dilakukan. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai salah satu pihak yang meneken peraturan tersebut. Apa sebabnya?

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kominfo, Ismail, tanggal 17 Agustus 2019 merupakan hari libur kerja atau tepatnya hari Sabtu.

“Kalau besok tidak (tanda tangan). Karena tanda tangan Peraturan Menteri (Permen) harusnya hari kerja,” kata Ismail saat dihubungi tim Telko.id pada Jumat (16/08/2019).

Ismail juga belum bisa memastikan kapan aturan IMEI diresmikan atau diterbitkan. Pihaknya masih menunggu kesiapan dari Menkominfo Rudiantara, Menperin Airlangga Hartanto dan Mendag Enggartiasto Lukita, selaku menteri-menteri yang menandatangani peraturan tersebut.

{Baca juga: Kominfo: Regulasi IMEI Baru Aktif Tahun Depan}

“Waktu pas-nya belum bisa dipastikan karena masih menunggu kesiapan bapak-bapak menteri yang akan tanda tangan,” tutup Ismail.

Sebelumnya, regulasi tentang aturan IMEI oleh pemerintah mulai menemukan titik terang. Jika tidak ada halangan, aturan tersebut akan ditetapkan pada bulan Agustus 2019 ini. Salah satu tujuan dari aturan ini adalah untuk menekan peredaran ponsel BM (Black Market).

“Kisaran 17 Agustus. Itu penandatanganan payung hukum. Momentum 17 Agustus kita buat sebagai momentum kebijakan, kebijakan itu dalam peraturan menteri yang ditandatangani oleh tiga menteri,” kata Ismail di Kantor Kominfo Jakarta pada Jumat (02/08/2019).

{Baca juga: Pemerintah akan Gunakan “Sibina” untuk Kendalikan IMEI}

Sebagai informasi, IMEI atau International Mobile Equipment Identity adalah nomor identitas yang unik untuk masing-masing perangkat ponsel. Nomor IMEI ponsel biasanya terdiri dari 15 hingga 16 angka. Dalam peraturan nanti, IMEI akan menjadi cara pemerintah untuk mengidentifikasi apakah ponsel tersebut berstatus resmi atau ilegal, sehingga bisa membatasi peredaran ponsel Black Market (BM). (NM/FHP)

Harganya Rp 12 Jutaan, Huawei Mate 10 X (5G) Laku Keras

0

Telko.id, Jakarta Huawei mengumumkan Huawei Mate 20 X (5G) untuk pasar China pada 26 Juli 2019 lalu. Pada saat bersamaan, Huawei membuka pemesanan smartphone 5G itu melalui toko online, Vmall.

Menurut laporan GSMArena, Mate 20 X (5G) dijadwalkan mulai dijual pada Jumat (16/08) waktu setempat. Dikutip Telko.id, Vmall mencatat ada lebih dari satu juta pemesanan untuk smartphone 5G tersebut.

Dengan kata lain, banyak orang tertarik untuk membeli Mate 20 X (5G). Apalagi, pemesanannya tak perlu membayar secara lunas sejak awal. Sayang, Huawei belum memberi komentar soal stok smartphone-nya.

{Baca juga: Huawei Mate X Kemungkinan Baru Rilis November 2019?}

Smartphone ini mendukung NSA dan SA 5G. Mate 20 X (5G) pun menjadi smartphone pertama yang mengadopsi teknologi itu. Huawei mematoknya seharga USD ​​881 atau lebih kurang Rp12,5 juta per unit.

Ia mengusung layar berjenis OLED berukuran 7,2 inci dengan resolusi Full HD+, baterai 4.200 mAh, chipset Kirin 980, 8GB RAM, memori penyimpanan 256GB, sistem operasi Android 9 Pie dengan EMUI 9.1,  tiga kamera belakang beresolusi tinggi.

{Baca juga: Galaxy Note 10, “Senjata” Samsung Melawan Huawei}

Asal tahu saja, kehadiran Huawei Mate 20 X (5G) menandai keberadaan jaringan 5G di China. Jaringan generasi terbaru itu akan tersedia di kota besar China, seperti Shanghai, Beijing, dan Shenzhen.

Sebelumnya, smartphone itu terlebih dahulu diumumkan di Inggris dan dipasarkan seharga GBP 999 atau sekitar Rp 17,4 juta. Namun, untuk pasar China dan pasar internasional lain, harganya jauh lebih murah. (SN/FHP)

Sumber: GSMArena

Huawei Mau Rilis Pengganti Google Maps, Namanya Map Kit

0

Telko.id, Jakarta Huawei dilaporkan berencana untuk menghadirkan sejumlah aplikasi dan layanan pada musim gugur tahun ini. Satu di antaranya adalah aplikasi peta bernama Map Kit untuk menyaingi Google Maps.

Huawei memutuskan untuk memperkaya aplikasi dan layanan buatan sendiri untuk mengurangi ketergantungan kepada Google. Menurut phoneArena, Map Kit akan menjadi jawaban Huawei untuk Google Maps.

Namun demikian, ada selentingan, Huawei tidak akan semudah dan secepat itu meninggalkan Google Maps untuk beralih ke Map Kit.

Dikutip Telko.id, Jumat (16/08/2019), Huawei akan memaksimalkan pemanfaatan jaringan peralatan telekomunikasi guna meningkatkan inti teknologi Map Kit dengan memosisikan data dari sekitar 160 negara.

Dalam jangka panjang, aplikasi ini akan menawarkan informasi lalu lintas secara real-time dan menghadirkan sistem navigasi sangat canggih yang mampu mendeteksi ketika sebuah mobil berganti jalur.

Huawei juga mempertimbangkan dukungan lanjutan untuk pemetaan augmented reality atau AR. Untuk merealisasikannya, Huawei tentu akan membutuhkan pengembang pihak ketiga untuk mengadopsi.

Menariknya, Huawei sudah memiliki dua mitra besar guna mendukung inisiatif aplikasi peta miliknya. Informasi menyebut, Google Yandex dan Booking Holdings yang berbasis di Rusia siap menyokong aplikasi Map Kit. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena