spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1055

5G Baru Dimulai, Huawei Sudah Kembangkan Teknologi 6G

0

Telko.id, Jakarta – Sebagian besar operator saat ini masih berada dalam tahap awal pengembangan dan penyebaran teknologi 5G. Akan tetapi, Huawei malah telah memulai penelitian teknologi jaringan generasi keenam, 6G.

Dilaporkan, perusahaan asal China ini sedang melakukan penelitian teknologi 6G di Huawei Labs di Ottawa, Kanada.

Laboratorium tersebut merupakan pusat R&D yang punya teknologi canggih di dalamnya. Bahkan menurut pendiri Huawei, Ren Zhengfei, mereka telah berinvestasi setidaknya beberapa miliar dolar.

Dilansir Telko.id dari Gizchina, Kamis (15/08/2019), penelitian 6G oleh Huawei kemungkinan besar masih dalam tahap teoretis. Pasalnya, sampai sekarang belum ada standar untuk teknologi jaringan generasi keenam itu.

Dalam melakukan penelitian, Huawei melakukan kerja sama dengan lebih dari 13 universitas dan lembaga penelitian. Perusahaan pun secara tentatif menyatakan, teknologi ini tidak akan tersedia secara komersial sebelum 2030 mendatang.

Selain Huawei, beberapa perusahaan juga kabarnya sedang membuat langkah serupa. Samsung misalnya, mereka dilaporkan tengah melakukan penelitian 6G di laboratoriumnya di Seoul, Korea Selatan.

Nokia, Ericsson, dan SK Telecom pada Juni lalu turut mengumumkan kerja sama secara memorandum untuk pengembangan 6G. (FHP)

Cepatnya Ngecas Galaxy Note 10+ Meski Cuma Pakai Charger 25W

0

Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy Note 10+ mendukung fast charging tercepat di antara smartphone Samsung lainnya, yaitu Super Fast Charging 45W. Akan tetapi, smartphone ini cuma dibekali charger 25W bawaan dalam paket penjualan.

Meski demikian, sebuah tes membuktikan bahwa performa charger bawaan Note 10+ tetap cepat meski cuma 25W.

Channel YouTube Gadgets Portal melakukan tes charging yang melibatkan sejumlah smartphone flagship.

{Baca juga: Layar Samsung Galaxy Note 10+ Kualitasnya Terbaik, Ini Buktinya}

Samsung Galaxy Note 10+ (4,300 mAh, charger 25W), Galaxy Note 9 (4,000 mAh, charger 15W), (OnePlus 7 Pro (4,000 mAh, charger 30W), dan iPhone XS Max (3,174 mAh, charger 5W).

Dalam video pengujian, tampak bateraoi Note 10+ mampu terisi penuh (0% – 100%) dalam waktu 1 jam 5 menit. Durasinya lebih cepat 20 menit dari OnePlus 7 Pro, meski Note 10+ punya kapasitas baterai lebih besar.

Dilaporkan GSMArena, seperti dilansir Telko.id pada Kamis (15/08/2019), hal tersebut bisa terjadi karena charger pada dasarnya memberikan power maksimal pada baterai yang relatif kosong, dan melambat menjelang baterai penuh.

Itu terjadi pada Warp Charger 30W milik OnePlus 7 Pro yang terlihat cecpat di awal, namun turun ke 10W menjelang akhir. Sementara charger 25W Note 10+ tertinggal di awal, dan tetap tancap gas di angka 15W menjelang baterai penuh.

{Baca juga: Spesifikasi Lengkap dan Harga Samsung Galaxy Note 10}

Dalam video juga terlihat, kecepatan charging Note 10+ cenderung konstan sampai 60%, sedangkan charger OnePlus 7 Pro sedikit melambat di 20%, 40%, dan beberapa titik lain sebelum 100%.

Soal klaim Samsung tentang charging 30 menit sudah cukup membuat smartphone bisa digunakan seharian, dari tes menunjukkan bahwa dalam rentang waktu itu, Note 10+ terisi sekitar 60% apabila di-charge mulai dari 0%.

Kualitas charging phablet premium ini pun patut untuk diapresiasi. Apalagi, hanya menggunakan charger 25W saja. Bisa dibayangkan seberapa cepatnya apabila menggunakan charger 45W kan? (FHP)

Sumber: GSMArena

PBB Selidiki 35 Serangan Siber Korut ke 17 negara

0

Telko.id, Jakarta  – Para pakar PBB sedang menyelidiki setidaknya 35 serangan siber Korea Utara (Korut) ke 17 negara. Serangan tersebut bertujuan untuk mengumpulkan uang secara ilegal untuk program senjata pemusnah massal.

PBB juga menyerukan sanksi terhadap kapal yang menyediakan bensin dan solar untuk negara itu. Pekan lalu, para ahli yang mengatakan bahwa Korut secara ilegal memperoleh sebanyak USD 2 miliar dari kegiatan siber.

{Baca juga: Atasi Serangan Siber, Perancis & Microsoft Gagas Aturan Dunia Maya}

Serangan siber itu menyasar lembaga keuangan dan instansi penukaran mata uang kripto. Laporan lain mengungkapkan bahwa negara tetangga, Korea Selatan, mendapat 10 serangan dari Korut.

Demikian pula India yang mendapatkan tiga serangan, sedangkan Bangladesh dan Chile masing-masing terkena dua serangan. Belum lagi Kosta Rika, Gambia, Guatemala, Kuwait, Liberia, Malaysia, Malta, Nigeria, Polandia, dan Slovenia.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telko.id, Rabu (14/8/2019), para ahli mengaku sedang menyelidiki serangan siber yang dilaporkan sebagai upaya pelanggaran sanksi PBB. Mereka memantai via panel.

Informasi menyebut, peretas Korut menyerang lewat Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication atau SWIFT untuk mentransfer uang antarbank menggunakan perangkat komputer karyawan.

{Baca juga: Serangan Siber Bobol Data 9,4 Juta Penumpang Cathay Pacific}

Para peretas mengirim pesan penipuan dan menghancurkan bukti-bukti. Para ahli menekankan bahwa penerapan serangan yang semakin canggih tersebut berisiko rendah dan mampu mengusulkan hasil tinggi. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

Pemain Komplain Soal Kotak Jarahan Baru di Apex Legends  

0

Telko.id, Jakarta  – Apex Legends berdiri terpisah dari game battle royale lain karena hanya menawarkan satu mode. Para pemain harus bergabung dalam tiga kelompok dan bertarung sampai hanya satu kelompok yang tersisa.

Namun, semuanya telah berubah mulai Selasa (13/8). The Iron Crown Collection Event, acara terbatas untuk musim 2 Battle Charge, memperkenalkan pengalaman solo baru. Namun, beberapa pemain tidak senang dengan “kotak jarahan” baru tersebut.

{Baca juga: Unik! Respawn akan Pertemukan Pemain Curang di Apex Legends}

Mode solo untuk Apex Legends tersedia hanya selama acara, yang berlangsung dari 13-27 Agustus 2019. Pengembang Respawn Entertainment mengatakan dalam sebuah posting blog bahwa terlalu dini untuk mengetahui apakah mode ini akan permanen.

The Iron Crown Collection Event juga akan memiliki kota baru di Kings Canyon untuk para pemain untuk bertarung. Menurut laporan CNET, bagian baru ini diambil setelah salah satu Legenda, Octane. Ini fitur bantalan lompat mega dan cincin api.

Dijual selama acara tersebut, Paket Koleksi Crown Iron dengan mata uang dalam game dipatok sekitar USD 7. Setiap paket memiliki peluang 50 persen untuk mendapatkan item epik dan legendaris dari 24 yang tersedia hanya selama acara ini.

Pemain akan menerima dua paket gratis dan dapat menyelesaikan tantangan untuk menerima mata uang tambahan dalam game. Jika mereka menginginkan pakaian alternatif tertentu untuk karakter pemain, mereka harus membeli beberapa paket.

{Baca juga: Apex Legends Musim Terbaru Bakal Ada Wattson, Siapa Dia?}

Sekadar informasi, para pemain memposting keluhan di Twitter dan Reddit terhadap kotak jarahan baru di Apex Legends. Salah satu komentar teratas menjelaskan mengapa beberapa pemain tidak senang dengan paket tersebut. [BA/HBS]

Sumber: CNET

Ingin Kurangi Penggunaan Gadget pada Anak? Coba Cara Ini

0

Telko.id, Jakarta – Seorang ayah yang berasal dari Provinsi Henan di China memperoleh perhatian netizen di seluruh dunia untuk kreasinya yang luar biasa. Semua itu, ia lakukan untuk putrinya yang masih muda.

Dilansir dari South China Morning Post, sang ayah, yang memiliki lebih dari 2,3 juta pengikut di media sosial ini menjadi viral karena membuat versi 3D tetris, permainan labirin, dan teka-teki unik lainnya dari bahan kertas kardus.

{Baca juga: Anak-Anak Hanya Tahan 7 Menit Tanpa Ponsel}

Dia sengaja membuat mainan ini agar anaknya sedikit mengurangi ketergantungan terhadap ponsel dan gadget untuk hiburan dan lebih menghargai masa kecil mereka.

“Saya membuat mainan sehingga anak-anak lebih sedikit menggunakan ponsel dan memberi mereka masa kecil yang istimewa. Saya senang menciptakan berbagai hal sejak saya masih kecil, dan bukan hanya mainan,” katanya.

Sisi positif lainnya, dia tidak pernah membeli mainan untuk putrinya, dan mainan DIY-nya benar-benar membantu meningkatkan konsentrasi putrinya. Bahkan, putrinya menyarankan dirinya agar membuat rekomendasi untuk permainan apa yang harus ia bangun selanjutnya.

“Setelah saya menyelesaikan banyak permainan ini, dia (putrinya) mulai menyarankan ide ketika dia melihat botol, tutup botol, atau kardus untuk melihat apakah kami dapat melakukan sesuatu dengan bahan-bahan itu,” jelasnya.

Ia membutuhkan waktu hingga setengah bulan untuk membuat permainan tersebut, tergantung pada seberapa rumit ciptaannya.

Video permainan uniknya mulai beredar di media sosial Cina, dan sekarang dia telah memulai bisnis online. Ia menjual kreasinya sebagai paket DIY bagi pelanggan untuk merakit mainan itu sendiri.

{Baca juga: Baca juga: Resmi! ‘Kecanduan Game’ Masuk Daftar Penyakit Baru WHO}

“Tujuan saya adalah mengubah ini menjadi karier saya dan meningkatkannya. Semakin banyak orang tua, mereka yang mencintai DIY, atau mereka yang tidak punya waktu untuk bersama anak-anak mereka, dapat dipengaruhi oleh mainan dalam beberapa hal, untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak mereka, tidak hanya ketika mereka sedang membuat atau bermain dengan mainan, tetapi juga selama kehidupan sehari-hari mereka,” katanya.

Lihat video lengkap di bawah ini:

 

Sumber: World of Buzz

 

Xbox Terbaru akan Fokus ke Frame Rate dan Loading Times

0

Telko.id, Jakarta  – Pada E3 2019 awal tahun ini, Microsoft mengkonfirmasi sedang mengerjakan konsol Xbox generasi berikutnya. Sayang, tidak banyak yang diketahui tentang konsol tersebut.

Namun, menurut laporan Ubergizmo, terbaru ada kabar bahwa Xbox generasi berikutnya akan ditenagai prosesor AMD khusus, menggunakan RAM GDDR6, dan SSD generasi terbaru.

Dengan spesifikasi itu, Xbox generasi berikutnya bakal empat kali lebih kuat daripada Xbox One X. Kepala Xbox, Phil Spencer, mengungkapkan beberapa detail tambahan tentang konsol tersebut.

{Baca juga: Microsoft akan Tutup Akun Xbox Live yang Tidak Aktif}

Ia mengungkapkan bahwa beberapa area Microsoft akan mencari untuk fokus pada frame rate Xbox generasi berikutnya serta waktu pemuatannya. “Ya, frame rate dan playability dari game,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa Xbox generasi berikutnya akan memuat permaianan dengan sangat cepat. Game di Xbox generasi berikutnya, masih menurut Spencer, akan berjalan pada frame rate tertinggi.

“Kami juga menggarap Windows. Jadi, kami melihat pekerjaan yang berlangsung untuk PC dan pekerjaan yang dilakukan pengembang. Orang-orang menyukai game 60 frame per detik,” ucapnya.

Spencer melanjutkan, Xbox generasi berikutnya bakal menjalankan game pada 4K 60 [FPS]. Frame rate dan resolusi adalah salah satu fitur yang diperdebatkan ketika Xbox One diluncurkan.

{Baca juga: 3 Game Gameloft Ini Dapat Dukungan Xbox Live}

Saat itu, banyak yang membandingkan game yang berjalan di PS4 versus Xbox One. Sayang, belum ada kata kapan Xbox next-gen akan dirilis. Spencer berjanji akan memberi informasi lebih lanjut. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Rudiantara Minta Facebook Tingkatan Literasi Digital Masyarakat

0

Telko.id, Jakarta – Menkominfo Rudiantara mengajak Facebook untuk turut andil dalam meningkatkan literasi digital kepada masyarakat. Menurutnya, Facebook memiliki kekuatan dari segi sosial ekonomi di Indonesia.

“Dampak sosial ekonomi yang dihadirkan Facebook ini sangat besar dalam konteks digital, tentu masing-masing platform angkanya pasti berbeda beda, tapi secara umum sudah pasti sangat besar,” kata Rudiantara pada dialog Minister Live Series Facebook Indonesia di Gedung Capital Place, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Rudiantara kemudian menyontohkan Gojek. Menurutnya sejak tahun 2018, Gojek memberi kontribusi kepada ekonomi Indonesia lebih dari Rp 44 triliun dari segi platform saja.

“Itu baru platform, belum lagi yang lain. Begitupun Facebook, karena banyak yang menggunakan Facebook kurang lebih untuk berdagang,” ujarnya.

{Baca juga: Luncurkan Buku Literasi Digital 2.0, Ini Pesan Menkominfo}

Rudiantara melihat jika dunia media sosial seperti Facebook seperti pedang bermata dua. Mereja bisa bisa memberikan dampak positif dan negatif kepada masyarakat.

“Jadi, gampang sendiri orang Indonesia terpengaruh dari konten-konten yang di media sosial. Mengapa? Karena tingkat literasinya belum tinggi, lain dengan orang Amerika misalnya yang tingkat literasinya sudah tinggi,” jelas Rudiantara. 

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Rabu (14/08/2019) pria yang akrab dipanggil Chief RA tersebut menilai jika Facebook memiliki peluang untuk memberikan nilai positif seperti literasi digital kepada masyarakat Indonesia.

“Ini salah satu kesempatan buat Facebook, untuk senantiasa meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia, literasi tentang media sosial masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

{Baca juga: Terkait Blokir Hoaks, Menkominfo: Facebook Sulit Diajak Kerjasama}

Di kesempatan lain, Rudiantara bercerita tentang sulitnya bekerja sama dengan Facebook dalam memblokir konten hoaks. Menurutnya, Facebook menjadi platform yang paling rendah dalam pemenuhan permintaan pemerintah untuk melakukan blokir konten hoaks.

Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Kominfo pada Senin (13/05/2019), anggota Komisi I DPR RI, Evita Nursanty mengatakan bahwa Facebook akan menuruti pemblokiran konten hoaks, yang dibantah oleh Rudiantara. [NM/HBS]

Game Skateboard “Session” Rilis 17 September 2019

0

Telko.id, Jakarta  – Jika Anda merindukan seri Skate atau Tony Hawk, game Session mungkin tidak persis seperti yang Anda cari. Pasalnya, pengembang game tersebut sudah meminta untuk meupakan fitur memegang tangan magnet atau timer turbo di game ini.

Dilansir PC Gamer, Session pertama kali muncul sebagai Project: Session di Steam Greenlight yang tidak aktif pada tahun 2015. Pada tahun 2017, sim skateboard didanai di Kickstarter. Studio Crea-ture menempatkannya sebagai ode untuk skateboard 90-an dan 2000-an.

{Baca juga: 3 Game Klasik Resident Evil akan Hadir di Nintendo Switch}

Skema kontrol adalah pengait yang paling menarik. Stik analog mewakili berat dan gerakan setiap kaki. “Pikirkan saja menggerakkan kaki atau memindahkan berat badan Anda saat bermain skateboard dan menerapkannya di stik,” kata Kickstarter.

Game Session kabarnya bakal dirilis di Steam Early Access pada 17 September 2019.  Game skateboard tersebut dikembangkan untuk Microsoft Windows dan Xbox One. Proyek itu didanai melalui Kickstarter pada November 2017.

Sebelumnya, game serupa ada Skateboard Party yang hadir sampai seri ketiga.  Game itu menghadirkan tantangan di setiap lokasi. Pemain bisa mengkostum papan skate dan karakter sendiri. Di game ini, pemain dituntut jeli menerapkan taktik.

Ada pula game True Skate. Pemain bermain layaknya skater sungguhan. Semua trik dan gaya benar-benar akurat dengan yang ada di dunia nyata. Namun, untuk memainkan game ini, Anda harus membayar melalui Google Play Store.

{Baca juga: PUBG Mobile & Resident Evil 2 Rilis Zombie: Survive Till Dawn}

Kemudian, ada Touchgrind Skate, game skateboard realistis yang bisa dikendalikan dengan jari. Butuh waktu setidaknya 10 menit untuk mempelajarinya. Touchgrind Skate punya grafis 3D yang realistis serta kamera yang bisa diatur secara angle. [BA/HBS]

Sumber: PC Gamer

 

Nekat, Bikers Ini Ngebut di Jalanan Sambil Main Ponsel

0

Telko.id, Jakarta – Adegan berbahaya sering dilakukan para stuntman profesional di film action. Seperti adegan aksi kejar-kejaran dalam kecepatan tinggi. Tapi yang dilakukan bikers ini benar-benar nekat, karena bukan dalam film. Sebaiknya aksi sang bikers ini jangan ditiru, karena sangat berbahaya.

Anda harus tahu bahwa adegan berbahaya dalam film action dilakukan stuntmen profesional yang terlatih, atau adegannya sudah diedit menggunakan Computer-Generated Imagery (CGI). Itu sebabnya, adegan berbahaya di film tidak boleh dicoba di rumah, kalau Anda bukan orang yang terlatih.

{Baca juga: Viral! “Tangga ke Surga” di Kafe Ini jadi Destinasi Wisata}

Seorang pria asal Malaysia berpikir akan “keren” untuk mencoba aksi kebut-kebutan sepeda motor yang sering terlihat di film action. Tetapi ia sepertinya lupa bahwa dia sedang tidak beradegan dalam film.

Sebuah video yang diposting di Twitter menunjukkan seorang pria merekam video sambil mengendarai sepeda motor. Dia tampak mengendarai motor dengan kecepatan sekitar 55 km/jam dan mendekati sebuah truk trailer yang sangat panjang dengan celah besar antara ban depan dan belakangnya.

Pengendara motor ini kemudian mempercepat kecepatan dan berbelok di bawah trailer dari kanan dan keluar di sisi lain dengan lancar.

Pada titik ini, dapat didengar sopit truk membunyikan klakson secara agresif kepada pengendara saat ia tanpa takut melakukan ‘aksi akrobatnya’.

Setelah muncul dari bawah trailer dan tidak terluka, dapat didengar pengendara motor tertawa sendiri karena melakukan hal yang menurutnya ‘menyenangkan’ untuk dilakukan.

{Baca juga: Bikin Canggung, Pose Dinosaurus di Legoland Malaysia Viral}

Dia juga mengarahkan kamera ke wajahnya, yang berarti dia memegang ponselnya selama mengendarai motor! Ia juga berarti, pria ini lewat di bawah trailer dengan hanya satu tangan di kemudi sepeda motor dan tangan lainnya memegang ponselnya.

 

Sumber: World of Buzz

Apes! Pamer Lima Istri di Medsos, Pria Ini Diciduk Polisi

0

Telko.id, Jakarta – Pria asal China terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian karena pamer lima istri di media sosial. Pria asal Jiangxi ini merekam dirinya sedang mengendarai mobil saat dalam perjalanan bersama istri dan empat teman wanitanya yang ia klaim sebagai istri-istrinya.

Dilaporkan Sin Chew Daily, seperti dilansir dari World of Buzz, Rabu (14/08/2019), pria bermarga Mao ini lantas mengunggah video tersebut di media sosial dengan judul atau caption “Lima istri dengan kecepatan tinggi!”.

Tak ayal, video tersebut langsung menarik perhatian banyak warganet dunia. Beberapa dari mereka berkomentar bahwa mereka sangat iri dengan hidupnya.

{Baca juga: 10 Situs Download Drama Korea Subtitle Indonesia Terlengkap 2019}

“Sangat bahagia!,” tulis seseorang warganet.

“Hidupmu adalah mimpiku,” kata yang lain.

Tapi, ada juga beberapa warganet yang fokus ke hal lainnya. Mereka memperhatikan bahwa mobil itu membawa total enam orang di dalamnya, dan itu dianggap melanggar aturan, karena mobil telah kelebihan muatan.

Mereka segera memberi tahu polisi agar segera mengambil tindakan. Warganet menggunakan video tersebut sebagai bukti untuk menegur pria tukang pamer itu.

{Baca juga: YouTube “Diserang” Godzilla dan Monster Menggemaskan}

Mereka juga menggunakan rekaman dari kamera CCTV di jalan pada hari kejadian untuk membuktikan bahwa mobil pria itu memang kelebihan muatan. Laporan para warganet yang jeli ini mengharuskan pria itu melapor ke kantor polisi, dan membayar denda sekitar 200 yuan atau setara Rp 400 ribuan.

Lucunya, setelah kejadian tersebut, banyak warganet yang akhirnya mengejek pria itu. “Ini yang anda dapatkan karena pamer”, dan yang lain mengatakan, “Kecemburuan memicu polisi lalu lintas”. Duh, ada-ada saja ya! (BA/FHP)

Sumber: World of Buzz