spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1049

Trump Makan Malam Bareng Tim Cook, Bahas Apa?

0

Telko.id, Jakarta  – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengaku makan malam bersama CEO Apple, Tim Cook, pada Jumat (16/8/2019) waktu setempat. Kira-kira, apa yang mereka bicarakan?

“Makan malam bersama Tim Cook dari Apple. Apple berjanji akan menghabiskan banyak uang di AS. Hebat!,” ujar Trump, yang sedang berlibur di Bedminster, New Jersey, lewat cuitan via akun Twitter pribadi.

{Baca juga: Batal Buka Pabrik di China, Mac Pro Tetap Rakitan AS}

Sayang, Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan mengenai agenda makan malam dengan Cook dan apa yang dimaksud Trump dengan mengatakan bahwa Apple akan menghabiskan banyak uang di AS.

Dikutip Telko.id dari Reuters, Minggu (18/8/2019), Apple pun tidak menanggapi permintaan komentar. Yang jelas, Trump pernah menyampaikan keinginan agar Apple memindahkan produksi dari China.

Trump mengemukakan pula keinginan serupa kepada manufaktur lain yang berpusat di Negeri Paman Sam. Trump mendorong mereka supaya memindahkan produksi perangkat di negara-negara lain ke AS.

Putaran lain mengenai tarif AS untuk impor China akan mulai berlaku pada 1 September 2019 mendatang. Namun, pada minggu ini, administrasi Trump menunda tarif beberapa produk hingga 15 Desember 2019.

Retribusi untuk MacBook dan iPhone bikinan Apple sudah ditunda hingga Desember 2019. Sementara tarif untuk AirPods, Apple Watch, dan HomePod akan berlaku sesuai jadwal, yakni bulan depan.

{Baca juga: Donald Trump Minta Apple Pindahkan Pabrik ke AS}

AS dan China terlibat perang dagang, bahkan kian memanas. AS menuntut Cina mengubah kebijakan tentang perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, subsidi industri, dan hambatan perdagangan. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Ada Sensor ToF Tambahan di Bawah Tripple Kamera Mate X?

0

Telko.id, Jakarta  – Peluncuran ponsel layar lipat Huawei Mate X mengalami penundaan guna menghindari masalah yang sama seperti dialami Samsung Galaxy Fold. Huawei harus mendesain ulang beberapa bagian ponsel tersebut, seperti penambahan sensor ToF di bawah triple kamera.

Gambar-gambar Huawei Mate X yang didesain ulang dan dipegang oleh seorang eksekutif Huawei sempat bocor pada Juli 2019. Sekarang, gambar-gambar resmi ponsel lipat tersebut dengan iterasi terbaru juga tersebar di internet.

{Baca juga: Lagi Diboikot, Huawei Mate X Dibanderol Rp 37 Juta, Ada yang Beli?}

Menurut PlayfulDroid, gambar-gambar itu baru-baru ini terdaftar di TENAA, agen sertifikasi China. Jadi, tidak ada alasan untuk meragukan keasliannya. Lantas, seperti apa wujud aslinya?

Dalam hal perubahan, seperti dikutip Telko.id dari Phone Arena, Minggu (18/8/2019), terdapat sensor ToF tambahan di bawah tripple kamera dan tombol power yang sedikit didesain ulang oleh Huawei.

Terkuak pula beberapa spesifikasi ponsel ini meski tak sepenuhnya merupakan informasi baru. Ponsel ini punya layar OLED 8 inci, layar AMOLED 6,6 inci sekunder, chipset Kirin 980, serta RAM 6GB/8GB/12GB.

Huawei juga memasang memori penyimpanan 128GB/256GB/512GB, quad- kamera beresolusi masing-masing 40MP, 16MP, 8MP, serta sensor ToF ke Mate X. Untuk baterai, kapasitasnya mencapai 4.400 mAh.

Belum lama ini ada informasi bahwa jadwal rilis ponsel lipat buatan Huawei tersebut mundur lagi menjadi November 2019. Kabarnya, Huawei kudu menambahkan kamera serta memperbaiki baterainya.

{Baca juga: Huawei Mate X Kemungkinan Baru Rilis November 2019?}

Ponsel mutakhir itu bakal menyambangi semua negara, kecuali Amerika Serikat. Jika benar, ponsel layar lipat Huawei ini akan diperkenalkan setelah Galaxy Fold, yang kabarnya akan dirilis pada September 2019. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Menebak Tanggal Peluncuran iPhone 11, 10 September?

0

Telko.id, Jakarta – Apple dikabarkan akan merilis iPhone 11 pada September mendatang. Pasalnya, September merupakan bulan favorit Apple untuk meluncurkan iPhone maupun Apple Watch generasi terbarunya, serta iOS versi baru yang biasanya dipamerkan di ajang Apple WWDC.

Hingga kini, memang belum ada konfirmasi langsung dari Apple soal tanggal peluncuran iPhone terbaru mereka. Akan tetapi, kami akan memberikan prediksi soal tanggal peluncuran iPhone 11 maupun produk Apple lain yang dirilis di acara yang sama, seperti Apple Watch Series 5.

Berdasarkan referensi 9to5Mac, seperti dikutip Telko.id pada Minggu (18/08/2019), Apple selalu mengadakan acara di minggu kedua bulan September, tepatnya pada Selasa atau Rabu.

{Baca juga: Layar iPhone 11 Mirip Banget dengan Galaxy Note 10?}

Apple juga selalu menghindari tanggal 11 September untuk membuat acara pada setiap tahunnya. Berikut rinciannya:

  • Rabu, 12 September 2018 (iPhone X)
  • Selasa, 12 September 2017 (iPhone 8)
  • Rabu, 7 September 2016 (iPhone 7)
  • Rabu, 9 September 2015 (iPhone 6s)

Apabila melihat kebiasaan Apple tersebut, kemungkinan besar Apple akan mengadakan acara peluncuran iPhone 11 di tanggal 10 September 2019 mendatang atau pada hari Selasa mendatang.

Prediksi ini diperkuat dengan bocoran yang diungkap oleh situs iHelp BR. Dikutip dari The Next Web, Minggu (18/08/2019), situs tersebut melihat “kode” yang disematkan Apple pada iOS Developer Beta 7 yang diluncurkan baru-baru ini.

Di layar utama, Apple mengatur ikon kalender hingga menampilkan hari Selasa tanggal 10, yang mungkin jatuh di bulan September. Dan, itu sesuai dengan prediksi yang kami beberkan tadi.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Sebelumnya diberitakan, Apple seolah tak mau kalah dengan kunalitas layar Samsung Galaxy Note 10+. Perusahaan asal Cupertino ini disebut-sebut berencana untuk meningkatkan kualitas layar iPhone 11 dengan menggunakan layar OLED yang samadengan Galaxy S10 dan Galaxy Note 10.

Tidak jelas kenapa Apple bisa menggunakan set layar dengan jenis yang sama seperti Samsung. Tapi bisa jadi, itu menjadi strategi Apple untuk memangkas biaya produksi iPhone 11. (FHP)

Sumber: 9to5Mac, The Next Web

Waduh! Elon Musk Mau Serang Mars Pakai Bom Nuklir

0

Telko.id, Jakarta – Elon Musk ingin membombardir permukaan planet Mars dengan senjata nuklir. Ia mengungkapkan keinginannya tersebut melalui kicauan di Twitter. Lantas, apa alasan pria yang dijuluki “Iron Man di dunia nyata” ini mau “menyerang” Mars dengan bom nuklir?

Dilaporkan The Next Web, seperti dilansir Telko.id pada Minggu (18/08/2019), bos Tesla, The Boring Company, dan SpaceX ini melakukannya untuk membuat Mars layak huni oleh umat manusia di masa mendatang.

Caranya, dengan melepaskan karbon dioksida yang terperangkap ke atmosfer menggunakan bom nuklir.

{Baca juga: Ada-ada Saja, SpaceX Kirim “Cairan Nickelodeon” ke ISS}

“Nuklir Mars!” katanya.

Keinginan Musk telah ia ungkapkan pada 2015 lalu. Ketika itu, ia memberi tahu kepada Stephen Colbert bahwa Mars adalah planet “fixer-upper“, dan satu-satunya cara untuk memperbaikinya adalah dengan nuklir.

Namun, teori Musk dibantah oleh para ilmuwan NASA. Menurut mereka, menjatuhkan bom nuklik ke Mars memang akan melepaskan beberapa kandungan karbon dioksida, tapi tidak cukup membuatnya mendekati kondisi Bumi.

{Baca juga: Buka Wisata ke Mars, NASA Minta Bantuan Elon Musk dkk}

Saat ini, Planet Merah tersebut memiliki kandungan karob dioksida atmosfer sekitar 0,6% dari bumi. Apabila membiarkan Musk “menyerang” planet tersebut, para ilmuwan percaya, itu hanya akan meningkatkannya menjadi 7% dari bumi.

Belum selesai dengan kontroversi yang dibuatnya, Elon Musk membuat para followers-nya tertawa geli. Bagaimana tidak, ia juga berencana untuk menjual kaos atau T-shirt dengan tulisan tentang “bom Mars”. Duh, ada-ada saja ya Elon Musk ini. (FHP)

Sumber: The Next Web

Bocoran Spesifikasi Realme 5 Pro, Masih Pakai Snapdragon 710?

0

Telko.id, Jakarta – Realme 5 sudah dipastikan segera melenggang secara resmi pada 20 Agustus mendatang di India. Seperti seri sebelumnya, Realme diprediksi akan menghadirkan dua model untuk lini seri ini, yaitu Realme 5 standar dan Realme 5 Pro.

Menjelang peluncuran resminya, baru-baru ini muncul bocoran spesifikasi dari Realme 5 Pro. Spesifikasi itu muncul di situs benchmarking, Geekbench.

Disebutkan, smartphone dengan kode RMX1971 tersebut bakal ditenagai oleh prosesor octa-core Snapdragon 710 dan RAM 8GB.

{Baca juga: Siap-siap! Realme 5 Segera Meluncur Pada 20 Agustus}

Prosesornya punya base frequency 1.71 GHz dan telah berjalan di sistem operasi ColorOS 6 berbasis Android Pie.

Spesifikasi itu sendiri mirip dengan Realme 3 Pro, dan sedikit berbeda dengan bocoran yang sebelumnya beredar. Ya, sebelumnya Realme 5 Pro disebut-sebut akan ditopang oleh prosesor octa-core Snapdragon 712.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Realme Terbaru}

Realme sendiri telah mengkonfirmasi konfigurasi kamera yang akan disematkan di smartphone terbarunya. Bos Realme India, Madhav Sheth mengatakan, smartphone baru Realme ini punya empat kamera dengan lensa utama 48MP dengan sensor Sony IMX586.

Konfigurasi lainnya berupa lensa ultra-wide angle dengan jangkauan 119°, lensa makro, dan lensa depth atau bokeh. Sayang, Realme tidak mengungkapkan spesifikasi lain dari jagoan barunya tersebut. (FHP)

Penampakan Huawei Mate 30 Pro dengan “Layar Air Terjun”

0

Telko.id, Jakarta – Wujud smartphone flagship teranyar Huawei, yaitu Huawei Mate 30 Pro terungkap. Meski dilindungi casing khusus untuk menutupi desain keseluruhannya, namun sudah cukup untuk mengetahui gambaran tampang depan dan belakang dari suksesor Huawei Mate 20 Pro itu.

Dilaporkan GSMArena, seperti dilansir Telko.id pada Minggu (18/08/2019), Mate 30 Pro punya layar dengan tepi kiri dan kanan melengung hampir 90°.

Layar tersebut punya konsep yang sama dengan layar “Waterfall Screen” kepunyaan Oppo yang diperlihatkan beberapa waktu lalu oleh VP Oppo, Brian Shen.

{Baca juga: Oppo Pamer Smartphone Bergaya “Waterfall Screen”, Ini Penampakannya}

Sekadar informasi, lengkungan Waterfall Screen membentuk sudut vertikal hingga 88°. Desain itu membuat rasio layar terhadap body pada smartphone nyaris mencapai 100 persen atau tepatnya 96,3%.

Tidak banyak yang bisa dilihat dari bagian belakang yang ditutupi case yang punya jendela dengan engsel untuk menyembunyikan konfigurasi dan bentuk frame kameranya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Akan tetapi, tampak terlihat adanya LED Flash bergaya ala LED Xenon. Kemudian, ada bagian oval hitam untuk “mengecoh” ataupun menutupi desain Huawei Mate 30 Pro dari para leakster.

Berdasarkan bocoran sebelumnya, Mate 30 Pro kemungkinan besar akan memiliki frame kamera berbentuk lingkaran, bukan lagi persegi seperti model sebelumnya. Belum diketahui konfigurasi kameranya, namun Huawei dipastikan tetap memberikan lensa beresolusi besar yang dikombinasikan dengan lensa ToF. (FHP)

Sumber: GSMArena

Xiaomi Bikin “Kapsul Luar Angkasa” untuk Hewan Peliharaan

0

Telko.id, Jakarta – Selain meluncurkan produk ekosistem atau smart home untuk manusia, Xiaomi juga merilis produk untuk hewan peliharaan. Perusahaan asal China ini baru saja memperkenalkan Moestar Spaceship, sebuah “kapsul luar angkasa” untuk hewan peliharaan kecil.

Moestar Spaceship Smart Pet Nest merupakan tempat bagi hewan peliharaan seperti kucing dengan bobot maksimum 8kg ataupun anjing kecil dengan berat di bawah 4kg.

Dilaporkan Gizmochina, pada Minggu 918/08/2019), Moestar dikemas dengan desain yang menyerupai kapsul luar angkasa dengan kapasitas maksimal 33L.

{Baca juga: Insinyur Amazon Ciptakan Pintu Kucing dengan AI, Gunanya?}

Ada dua pintu masuk yang disematkan oleh Xiaomi dengan diameter masing-masing 19cm. Gunanya, agar hewan peliharaan tidak perlu berbalik arah untuk keluar dari tempatnya.

Tidak hanya menjadi tempat berlindung atau istirahat, Moestar Spaceship juga dilengkapi sejumlah teknologi canggih. Seperti, pengontrol suhu cerdas yang didukung sensor lingkungan yang presisi.

Pengontrol ini menggunakan teknologi pompa panas semikonduktor untuk memastikan tidak ada kondensasi di daerah lembab. Kemudian, Whistler Bridge yang bisa memantau kesehatan dari peliharaan.

Teknologi ini disisipkan di bagian bawahnya yang bisa secara akurat memantau dan merekam aktivitas hewan peliharaan dan data tidur mereka secara real-time.

{Baca juga: Apes! Pamer Lima Istri di Medsos, Pria Ini Diciduk Polisi}

Seluruh teknologi itu bisa dilihat informasinya via aplikasi. Dari aplikasi juga, pengguna mampu mengubah warna pencahayaan Moestar, dan bisa memberi tahu ketika peliharaan meninggalkan kotoran di dalamnya.

Xiaomi melepas harga Moestar Spaceship Smart Pet Nest di angka USD 56 atau Rp 796 ribuan. Tempat canggih ini akan dijual perdana dan dikirimkan pada 29 September mendatang. Menarik kan? (FHP)

Sumber: Gizmochina

Peringati HUT RI, Extramarks Bangun Gapura “Raksasa” dari Kacang

0

Telko.id, Jakarta – Sebuah gapura setinggi 17 Meter dan terbuat dari kacang dibangun Extramarks Education Indonesia di pelataran Taman Mini Indonesia Indah. Dipanggil Garuda Pancasila, gapura yang dibangun bersamaan dengan perayaan HUT RI yang ke-74 ini sekali lagi menandakan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Seperti diketahui, tahun ini peringatan hari kemerdekaan Indonesia mengusung tema ‘Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia Maju’. Sebuah semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang diyakini menjadi dasar untuk membuat Indonesia Maju dan mampu bersaing secara global.

Diungkapkan Country Manager Extramarks Indonesia, Fernando Uffie, dengan semangat yang sama perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan cara memberikan kemudahan akses terhadap literatur dan materi pendidikan yang menjadi kebutuhan para siswa dan stake holder pendidikan lainnya, sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan SDM Unggul.

“Dalam pembangunan gapura in, Extramarks melibatkan Drs. Suprayogi yang merupakan Guru Kindegarden, Pembina Pramuka, Artis Teater dan Praktisi Sastra,” tambah Uffie.

Drs Suprayogi sendiri telah mendapat pengakuan dari MURI pada tahu 2004 dengan menciptakan Replika Burung Garuda setinggi 8 meter. Prestasi tersebut melengkapi 5 pengakuan MURI (Museum Rekor Indonesia) lain yang diperoleh melalui beragam karyanya.

Kini, dengan menggaungkan semangat membangun negeri, gapura berbentuk replika lambang negara republik Indonesia Garuda Pancasila ini dibangun menjulang setinggi 17 meter. Uniknya, gapura tersebut terbuat dari kacang dan dikembangkan dalam 8 hari oleh 45 seniman dengan berbagai latar belakang budaya. Angka-angka ini terhubung dengan 17 Agustus 1945 (17 – 8 – 1945), Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gapura persembahan Extramarks ini dibangun di area Tugu Api Pancasila yang merupakan salah satu land mark Taman Mini Indonesia, yang memikat pengunjung. Dimana Tugu Api Pancasila ini merupakan Monumen Pemersatu Budaya Bangsa yang juga menggunakan filosofi 17-8-1945. Sehingga, lokasi menjadi strategis juga untuk menyebarkan semangat Kemerdekaan Indonesia.

Gapura ini akan berdiri selama 1 bulan (hingga 17 September 2019).

“Secara simbolis, maknanya adalah untuk mengingatkan kita semua, khususnya para siswa untuk tidak seperti kacang yang lupa kulit. Tugas kami membangun SDM unggul lewat pendidikan dan harapan kami kepada para siswa nantinya akan berpartisipasi aktif dalam membangun Indonesia berbekal prestasi pendidikan yang didapatnya,” tambah Fernando Uffie.

Lebih lanjut Uffie menjelaskan bahwa Pancasila yang terdapat dibagian dada Garuda menjadi semangat, komitmen dan kecintaan Extramarks untuk menciptakan SDM unggul melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

“Kami percaya bahwa teknologi adalah solusi untuk memastikan setiap anak Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan akses literasi yang mudah,” pungkas Uffie.

 

Niantic Tendang 500 Ribu Cheater Pokemon GO dan Harry Potter

0

Teslset.id, Jakarta – Developer Pokemon GO dan Harry Potter: Wizard Unite, Niantic mengumumkan beberapa kebijakan baru nan penting. Salah satunya adalah menindak ratusan ribu akun cheater yang menggunakan aplikasi mod atau game yang telah dimodifikasi.

Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kedua game agar dapat dimainkan senyaman dan sesehat mungkin.

Niantic memastikan, lewat kebijakan ini, para “gamers jujur” dapat merasakan manfaat dari pengalaman bermain yang menyenangkan dan adil.

{Baca juga: Buset! Sopir Ini Pakai 8 Ponsel untuk Main Pokemon Go}

Niantic menyebut kebijakannya itu sebagai perluasan dari kebijakan “Three Strikes Discipline Policy”, dan berlaku untuk Pokemon GO maupun Harry Potter: Wizard Unite.

Menurut laporan phoneArena, seperti dilansir Telko.id pada Sabtu (17/08/2019), dari kebijakan ini, membuat Niantic berhasil mengidentifikasi dan menindak lebih dari setengah juta akun cheater yang menggunakan aplikasi mod.

{Baca juga: Kumpulan Cheat GTA San Andreas PC dan PS2 Lengkap}

Developer ini pun dengan tegas menyatakan, mereka telah meningkatkan sistem deteksi bagi perangkat yang telah di-root maupun di-jailbreak untuk mencegah gamers cheater yang menggunakan aplikasi mod dari kedua game-nya.

Sehingga nantinya, game tidak akan berfungsi pada perangkat yang telah di-rootjailbreak ataupun dimodifikasi untuk mendapatkan keuntungan ketika bermain Pokemon GO dan Harry Potter: Wizards Unite. (BA/FHP)

Sumber: phoneArena

Redmi Note 8 dan Redmi 8 Mau Diluncurkan, Xiaomi?

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi dilaporkan sedang mempersiapkan dua smartphone menengah yang disinyalir bernama Redmi Note 8 dan Redmi 8. Keduanya muncul dalam database regulator China, 3C

Smartphone yang muncul memiliki kode M1906G7E and M1906G7T. Diprediksi sebagai Redmi Note 8, smartphone ini dibekali spesifikasi mumpuni.

Dilansir dari Playfuldroid, Sabtu (17/08/2019), dalam sertifikat terlihat kalau Xiaomi membekalinya dengan teknologi fast charging 18W berkode MDY-10-EC dan prosesor terbaru MediaTek Helio G90T.

{Baca juga: Sah! Xiaomi jadi Merek Pertama yang Pakai Kamera 108MP}

Sekadar informasi, MediaTek Helio G90T merupakan SoC khusus smartphone gaming yang dibangun di atas proses fabrikasi 12nm FinFET.

Prosesor ini memiliki total delapan inti dengan kombinasi dua core Cortex-A76 dan enam core Cortex-A55s dengan clock-speed maksimum 2.05 GHz, dan mendukung RAM hingga 10GB LPDDR4X.

Terdapat GPU Mali-G76 yang memungkinkan smartphone yang menggunakannya bisa memiliki layar dengan dukungan HDR10 10-bit Color Depth, Tak lupa, hadir pula teknologi HyperEngine di dalamnya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Kemudian smartphone lainnya yang muncul berkode M1908C3IE dan M1908C3IC yang disinyalir sebagai Redmi 8. Smartphone ini bisa jadi masuk ke segmen menengah ke bawah dan disematkan teknologi fast charging 10W berkode MDY-09-EK.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada komentar dari Xiaomi atau bocoran informasi lainnya soal kedua smartphone itu. So, kita nantikan saja bocoran selanjutnya. (FHP)

Sumber: Playfuldroid