spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1029

Ini 5 Keunggulan Huawei Mate 30 Pro, Minus Aplikasi Google

Telko.id – Huawei Mate 30 Pro Resmi Diluncurkan di Indonesia dengan 5 keunggulan yang dimiliki. Mengusung tagline “Rethink Possibilities”, Mate 30 Pro lahir dari inovasi teknologi yang akan mendorong batasan-batasan perkembangan teknologi mobile untuk membentuk ulang, mendesain ulang, dan memikirkan ulang kemungkinan yang dapat dilakukan oleh sebuah perangkat smartphone.

Ini adalah seri ponsel pertama dari Huawei yang tidak datang dengan Google Play Service. Aplikasi-aplikasi Google pun absen dari Mate 30 Pro. Sementara, aplikasi lain yang mengandalkan layanan Google tak bisa diakses dengan mudah seperti di ponsel Android lain.

Mungkin, itu menjadi satu-satunya kelemahan besar Mate 30 Pro. Sebab, jika dilihat dari sisi hardware dan teknologi yang ditanamkan, smartphone ini layak diadu dengan ponsel lain sekelasnya.

Kami senang sekali akhirnya bisa menghadirkan smartphone flagship kami di penghujung tahun 2019. Huawei Mate 30 Pro, seperti seri Mate sebelumnya, akan menentukan standar baru bagi smartphone seri flagship, mulai dari performanya, desain, hingga teknologi fotografi mobilenya yang sudah diakui keunggulannya oleh berbagai pihak,” ungkap Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group dalam peluncuran Huawei Mate 30 Pro. 

Foto : Muhammad Faisal – Telset

Rethink Design & Style

Dengan desain notch yang ultra-narrow dan bezel paling tipis, Huawei Mate 30 Pro menampilkan Huawei Horizon Display, yang melengkung di sudut 88 derajat untuk memaksimalkan area display dan menyediakan pengalaman menonton yang tidak tertandingi. Sisi ergonomis juga menjadi satu aspek yang dipikirkan, sehingga Huawei Mate 30 Pro dipersembahkan dengan berat sekitar 198 gram dan lebar 8.8mm yang membuatnya nyaman dalam genggaman.

 

Menghilangkan speaker fisik, Mate 30 Pro dilengkapi dengan Huawei Acoustic Sound Display di mana audio ditempatkan di dalam layar, sehingga pengguna dapat dengan mudah dan jernih mendengarkan suara ataupun menerima panggilan telepon. Dengan penempatan audio yang menyesuaikan dengan titik telinga pengguna, privasi pun dapat lebih terjaga karena audio yang dihasilkan lebih terarah.

 

Di bagian belakang, terdapat desain quad-camera system yang menonjol, dikelilingi oleh cincin ‘halo’. Bukan hanya sisi elegan yang diperhatikan, namun desain Mate 30 Pro juga

 

diciptakan untuk tahan air dan debu dengan IP68 Rating, sehingga pengguna yang menggemari fotografi tidak perlu khawatir jika menggunakan Mate 30 Pro untuk mengambil foto atau video dalam kondisi yang menantang.

 

Rethink Speed & Connection

Huawei Mate 30 Pro diperkuat oleh chipset Huawei Kirin 990, chipset smartphone paling canggih dari Huawei. Chipset ini dilengkapi dengan tiga tingkat arsitektur efisiensi daya untuk CPU, arsitektur Da Vinci NPU dari Huawei (large dual-NPU + tiny NPU core) serta supersize 16-core GPU untuk memberikan performa super cepat serta efisiensi daya yang tinggi. 

 

Diproduksi dengan proses 7nm yang canggih, Huawei Kirin 990 akan mendukung jaringan 2G/3G/4G, bersama dengan Dual SIM, Dual Standby, dan band FDD/TDD frekuensi penuh untuk memberikan konektivitas yang mulus. Huawei Mate 30 Pro juga dioptimalkan untuk performa sistem operasi yang terbaik. Mate 30 Pro juga dilengkapi dengan sistem pendingin multi-dimensi yang dapat meratakan sumber panas bahkan pada saat bermain game.

 

Dari segi penyimpanan, Mate 30 Pro hadir dengan ruang dan penyimpanan yang lebih, yaitu 8GB RAM dan 256GB ROM yang memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menyimpan foto, video, hingga berbagai aplikasi.

 

Rethink Touch & Control

Huawei Mate 30 Pro membenamkan sensor fingerprint di dalam layar sehingga pengguna dapat membuka kunci ponselnya hanya dalam waktu 0.3 detik dan hanya dengan satu sentuhan saja. Didukung oleh suspension-sensing, pengguna dapat dengan mudah menaruh jarinya di atas layar tanpa perlu menyentuh untuk membuk aperangkat dan menguncinya kembali dengan sangat cepat.

Untuk sistem keamanan lainya, Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan fitur 3D Face Unlock yang didukung oleh 3D Depth Sensing Camera, sehingga pengguna hanya menampilkan wajahnya di depan layar untuk dapat membuka perangkatnya. 

 

Huawei Mate 30 Pro memperkenalkan fitur Intuitive Side-touch Interaction untuk menggantikan tombol volume di suara di samping dengan virtual key yang tidak terlihat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengkostumisasi posisi tombol volume di kedua sisi dan menjadikan HUAWEI Mate 30 Pro sebagai smartphone dengan desain paling terintegrasi dan menyeluruh. 

 

Bagi pengguna yang gemar bermain mobile game, desain layar Huawei Mate 30 Pro dapat digunakan selayaknya game controller dengan dua tombol virtual di tepi layar. Pengguna dapat mengatur tombol untuk bergerak, scope, aim, dan shoot di saat bersamaan dengan gerakan empat jari yang cepat dan mudah. 

 

Huawei Mate 30 Pro juga mendukung AI Gesture Control dengan sensor Swing Gesture yang tedapat di bagian depan perangkat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menggeser dan bahkan meng-capture tampilan di smartphonenya tanpa perlu menyentuh layar. Selain untuk gerakan tangan, sensor Swing Gesture ini juga dapat membaca biometrik pengguna, sehingga Mate 30 Pro dapat otomatis melakukan rotate tampilan mengikuti gerakan mata pengguna. 

 

Rethink Photography & Videography

Seperti pendahulunya, Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan empat kamera di belakang dengan spesifikasi yang ditingkatkan. Quad camera system ini terdiri dari 40 MP Cine Camera Ultra Wide Angle Lens (1/1.54” CMOS Sensor dan ISO 51,200) dan 40 MP SuperSensing Camera (1/1.7” RYYB Sensor dan ISO 409,600) sebagai dua kamera utama,  MP Telephoto Lens, dan 3D Time of Light Camera untuk memberikan efek bokeh. 

Foto: Muhammad Faisal – Telset

 

Cine Camera Ultra Wide sangatlah maksimal untuk menangkap video dengan dynamic range di 4K/60fps. Teknologi ini juga mendukung video 4K di berbagai kondisi, seperti cahaya redup, ultra-wide, ataupun dengan teknik time-lapse. 

 

Sementara itu, SuperSensing Camera dengan sensor 1/1.7 nci yang menarik 40% lebih banyak cahaya untuk memberikan hasil yang bagus walaupun di kondisi minim cahaya dengan sensitivitas cahaya ISO409600, menjadikannya perangkat dengan kemampuan low-light dan ultra-wide terbaik. 

 

Fitur yang paling diunggulkan dari segi kamera Mate 30 Pro adalah fitur slow-motion, di mana kamera Cine Camera ini dapat merekam hingga 7680fps sehingga setiap detail obyek dapat terlihat dalam format HD sekalipun. 

 

8MP Huawei Telephoto Camera menawarkan 3x optical zoom, 5x Hybrid Zoom, dan hingga 30x Digital Zoom. Optical Image Stabilization (OIS) + AI Stabilization (AIS) serta 3D Depth Sensing, melengkapi teknologi fotografi yang ada di Mate 30 Pro. Ditambah lagi untuk kamera depan terdapat 3D Depth Sensing Camera terpisah yang memberikan efek bokeh dengan kedalaman detail yang akurat untuk swafoto dan juga foto portrait.

 

Rethink Charging & Sharing

Huawei Mate 30 Pro dilengkapi dengan baterai 4500mAh yang cukup besar untuk bertahan selama dua hari dalam pemakaian normal. Terdapat juga fitur Huawei 40W SuperCharge Technology yang dapat mengisi baterai dari 0% hingga 70% hanya dalam waktu 30 menit. Untuk pengguna wireless charger, Mate 30 Pro dilengkapi dengan 27W Wireless SuperCharge Technology yang dapat mengisi baterai 2 kali lipat lebih cepat dibanding charger standar.

Sementara itu, fitur Wireless Reverse Charging memungkinkan Mate 30 Pro sebagai powerbank yang dapat mengisi baterai perangkat lain 3x lebih cepat. 

Huawei Mate 30 Pro dilengkapi berbagai fitur yang meningkatkan pengalaman pengguna, antara lain sistem operasi EMUI10 yang terinspirasi dari layout majalah dan teknologi Always-On-Display (AOD) di mana warna layar saat terkunci berubah sepanjang hari, Dark Mode yang membuat layar terlihat lebih lembut dan lebih nyaman di mata saat digunakan di kondisi gelap, serta Multi-Screen Collaboration yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan data serta mengatur banyak layar di antara perangkat Huawei.

 

Harga dan Ketersediaan 

Huawei Mate 30 Pro dijual di Indonesia mulai dari harga Rp 12,499,000 dan ini lebih murah dari negara lain yang ada di Asia Tenggara. Untuk masa pre-order mulai tanggal 15 November hingga 22 November 2019 di 15 toko yang terdaftar. Adapun tempatnya adalah di Huawei Experience Store (HES) Taman Anggrek Jakarta, HES Galaxy 3 Surabaya, HES Pakuwon, dan HES Tunjungan Plaza.

Kemudian di Megastore Cibinong City Mall, Megastore Bintaro X-Change, Erafone 1 Mal Ambasador, Erafone Grand Indonesia, Megastore Mal Kelapa Gading 2, Erafone PX Pavilion ST Morits, Megastores Summarecon Mall Serpong, Megastore Istana Bandung Electronic Center, Megastore Galaxy Mall, Megastore 2 Teuku Umar Bali, dan Megastore Gatot Subroto Solo. 

 

Konsumen yang dapat melakukan pre order adalah mereka yang terpilih dari masa pendaftaran. Pada pre order, konsumen akan mendapatkan sejumlah keuntungan. Mulai dari tambahan jaminan 12 bulan dan 3 bulan garansi layar, FreeLace dan casing ponsel, kupon Huawei senilai Rp 350 ribu untuk pembelian aplikasi di Huawei AppGallery dan subsidi hingga Rp 1 juta untuk program trade-in. Lalu untuk pengambilan Mate 30 Pro, akan dimulai pada 23 hingga 29 November.

 

Kemudian bagi konsumen yang tidak terpilih pada masa tersebut, Huawei membuka kesempatan kembali bagi mereka yang menginginkan Huawei Mate 30 Pro. Mulai 30 November hingga 31 Desember, konsumen yang membeli Mate 30 Pro tetap akan mendapatkan keuntungan dan hadiah. Seperti tambahan 12 jaminan dan 3 bulan garansi layar, 27W charger nirkabel dan casing ponsel, dan subsidi hingga Rp 500ribu untuk program trade-in. 

 

Selain Huawei Mate 30 Pro, bulan November akan diluncurkan pula berbagai perangkat lainnya untuk melengkapi ekosistem Huawei, antara lain FreeBuds 3, HUAWEI Watch GT 2 untuk seri perempuan, dan tablet Tab 5. (Icha)

Anda Punya Keluhan Terkait Kesehatan? #TanyaDokterAsli Dari Halodoc

0

Telko.id – Bertepatan dengan momentum Hari Kesehatan Nasional, Halodoc sebagai platform layanan kesehatan digital karya anak bangsa, meluncurkan kampanye #TanyaDokterAsli dengan menggandeng BCL (Bunga Citra Lestari), sosok pekerja seni sekaligus ibu dengan mobilitas tinggi namun tetap memprioritaskan kualitas kesehatan keluarga.

Kampanye ini diluncurkan guna mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya berkomunikasi langsung dengan dokter tepercaya untuk mendapatkan informasi dan saran seputar kesehatan.

Perputaran informasi yang begitu cepat dan mudah membuat masyarakat terpapar begitu banyak referensi yang belum tentu kredibel, termasuk seputar kesehatan. Merujuk pada data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sepanjang Agustus 2018-Februari 2019, hoaks terkait kesehatan menjadi salah satu hoaks tertinggi setelah hoaks politik.

Terlebih di tengah kondisi literasi tentang kesehatan masyarakat yang masih cenderung rendah, masyarakat dituntut semakin bijak untuk mengakses informasi dari profesional dan ahli kesehatan yang tepercaya.

Sejak didirikan pada 2016, Halodoc fokus untuk memperluas akses kesehatan berbasis teknologi bagi masyarakat yang tidak hanya mudah diakses namun juga aman dan tepercaya. Salah satu fitur terbaik dan menjadi yang terbanyak digunakan oleh pengguna adalah fitur ‘Bicara dengan Dokter’, karena melalui fitur ini pengguna dapat berkomunikasi dengan dokter asli dan tepercaya.

“Kini, melalui kampanye #TanyaDokterAsli, kami ingin mengajak lebih banyak masyarakat untuk bisa berkonsultasi dengan lebih dari 20.000 dokter terverifikasi yang telah tergabung dalam ekosistem Halodoc,” ujar Felicia Kawilarang, Vice President of Marketing Halodoc.

Lebih lanjut, komitmen Halodoc untuk memberikan akses kesehatan yang tepercaya dan aman semakin diperkuat dengan kredibilitas para dokter yang telah bermitra dengan Halodoc. Dalam proses kurasi dokter, Halodoc memiliki beberapa tahap mulai dari pemeriksaan lisensi yang harus dimiliki oleh para dokter, hingga proses pelatihan bagi dokter tentang bagaimana cara menjawab pasien dengan menggunakan teknologi dalam aplikasi Halodoc.

Selain itu, lebih dari 60% dokter yang telah tergabung dalam ekosistem Halodoc sudah memiliki pengalaman praktik lebih dari 5 tahun. Hal ini yang membuat Halodoc semakin dipercaya oleh masyarakat dengan peningkatan jumlah pengguna saat ini mencapai hampir 3 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Perwakilan Dokter – dr. Iman Teguh Badruzzaman mengatakan, “Saat ini, di tengah banyaknya berbagai informasi yang beredar, masyarakat juga dituntut semakin kritis dalam menyaring informasi kesehatan yang tepercaya. Hal ini lantas menjadi tantangan kita bersama dalam mewujudkan ekosistem di industri kesehatan Indonesia yang kondusif”.

Di kesempatan yang sama, public figuresekaligus pengguna setia Halodoc, Bunga Citra Lestari BCL menceritakan, “Sebagai seorang pekerja seni yang memiliki mobilitas tinggi, saya semakin sadar bahwa kebutuhan akses kesehatan yang mudah, aman, dan tepercaya menjadi hal yang sangat penting saat ini. Terlebih di tengah banyaknya informasi seputar kesehatan yang belum jelas kebenarannya”.

BCL juga menambahkan bahwa dia bersama Halodoc ingin mengajak masyarakat, terutama para orang tua yang memegang peran vital dalam mengupayakan kesehatan keluarganya untuk langsung berkomunikasi dengan dokter-dokter di Halodoc yang sudah terpercaya untuk memberikan informasi kesehatan yang sesuai dengan kondisi dan keluhan. Selain itu, aplikasi Halodoc juga memberikan layanan kesehatan yang terintegrasi seperti Layanan Apotik Antar dan pemeriksaan laboratorium.(Icha)

Mau Bayar BPJAMSOSTEK, Pakai LinkAja Lebih Mudah

0

Telko.id – Pembayaran tagihan secara elektronik kini semakin diminati masyarakat. Itu sebabnya LinkAja terus bekerjasama dengan lembaga maupun perusahaan lain agar tetap bisa turut meningkatkan indeks keuangan inklusif di Indonesia. Salah satu yang baru saja diresmikan adalah dengan BPJAMSOSTEK. LinkAja pun resmi menjadi satu-satunya uang elektronik yang memiliki layanan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Hal ini dapat dilakukan oleh LinkAja berkat kerjasama dengan Finnet sebagai biller aggregator, hingga mempermudah pembayaran BPJAMSOSTEK dengan manfaat program antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Perlindungan BPJAMSOSTEK pada dasarnya mencakup tiga jenis kepesertaan, yaitu Penerima Upah (PU), BPU, dan PMI. Namun untuk saat ini layanan yang dapat dilakukan melalui aplikasi LinkAja adalah pembayaran BPJAMSOSTEK bagi peserta BPU dan PMI.

BPU adalah setiap pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri, seperti Pedagang, Pengendara Ojek, Petani, dan lain sebagainya. Sedangkan PMI adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia.

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa pembayaran melalui aplikasi LinkAja hanya dapat dilakukan oleh peserta yang telah terdaftar. Jika belum mendaftarkan diri, peserta BPU cukup melakukan pendaftaran online mandiri di situs https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/bpu, sedangkan untuk PMI yang berada diluar negeri dapat mendaftar melaui https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/migran.

“Kami melihat salah satu solusi terbaik bagi peserta BPJAMSOSTEK agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah dengan memberikan kemudahan-kemudahan, khususnya terkait pendaftaran dan pembayaran iuran. Kemudahan pembayaran tagihan BPJAMSOSTEK ini diharapkan dapat menjadi insentif adopsi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah kebiasaan pembayaran tunai menjadi nontunai dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Krishna Syarif, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan.

Terlebih adanya promo-promo menarik seperti cashback yang diberikan LinkAja, Saya rasa bisa menjadi insentif tersendiri bagi peserta agar dapat beralih menjadi cash-less Society di tengah perkembangan teknologi yang sangat masif.  Harapan kami tentunya dengan melakukan pembayaran pada platform LinkAja, selain memudahkan peserta kami dalam melakukan pembayaran iuran, juga aspek keamanan dan kenyamanan transaksi finansial yang dimiliki LinkAja menjadi daya tarik tersendiri, selain promo-promo yang berlaku”, terang Krishna.

“Kehadiran menu pembayaran digital BPJAMSOSTEK pada aplikasi LinkAja merupakan salah satu komitmen kami untuk dapat menjawab tantangan utama di bidang pembayaran digital, yaitu kebiasaan masyarakat dalam menggunakan uang tunai dan akses terhadap layanan keuangan yang masih terbatas,” ujar Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja.

Dengan adanya layanan terbaru yang memudahkan pelanggan BPJAMSOSTEK dalam membayar tagihannya, diharapkan dapat menjadi bagian dari edukasi kami untuk mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang menggunakan uang tunai menjadi uang elektronik. Kami juga akan terus berupaya mengoptimalkan jangkauan ke seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan layanan keuangan yang aman, mudah, dan nyaman.

Pengguna dapat melakukan pembayaran BPJAMSOSTEK melalui aplikasi LinkAja dengan cara memilih menu lainnya dalam halaman utama, lalu pilih layanan Keuangan, kemudian pilih fitur BPJS dilanjutkan memilih layanan BPJS Ketenagakerjaan, selanjutnya masukkan 16 digit NIK bagi peserta BPU atau 16 digit ID Billing bagi PMI.

Khusus PMI, pembayaran dapat dilakukan di mana saja selama masih menggunakan nomor Indonesia. LinkAja pun menyediakan promo cashback sebesar 30% bagi para pengguna untuk pembayaran BPJS Kesehatan dan BPJAMSOSTEK hingga tanggal 30 November 2019.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Finnet Indonesia Paulus Djatmiko percaya layanan yang ditawarkan LinkAja ini mampu memberikan kemudahan bagi nasabah BPJAMSOSTEK. “Kita sadar betul masih banyak pekerja BPU yang tidak membayar iuran BPJAMSOSTEK karena ketidaktahuan cara membayar. “Dengan menggunakan LinkAja, cara pembayaran iuran jadi mudah, cukup dari handphone saja para pekerja tersebut telah tercover.” tutur Paulus.

“Finnet telah ditunjuk menjadi aggregator BPJAMSOSTEK sejak 31 Maret 2016. Sampai saat ini Finnet telah terhubung dengan mitra modern channel, perbankan, dan yang paling baru ini dengan LinkAja. Kerja sama ini mampu memberikan dampak positif kepada pekerja dan juga perekonomian Indonesia,” tutupnya. (Icha)

 

Telkomsel Gelar Siaga Sebar Hepi 2019 Berhadiah BMW 320i

0

Telko.id – Sambut Natal dan Tahun Baru 2020, Telkomsel  kembali memberikan apresiasi kepada seluruh pelanggan setianya. Kali ini melalui program undian Telkomsel Siaga Sebar Hepi 2019 dengan menyediakan hadiah utama berupa satu unit BMW 320i. P

Selain itu, masih terdapat beragam hadiah menarik lainnya yang bisa didapatkan oleh para pelanggan Telkomsel, yakni 4 unit Mitsubishi Xpander, 10 unit Vespa LX 125, 30 unit Samsung Galaxy S10+, 50 unit Samsung A70, hingga ribuan voucher pulsa dan belanja yang masing-masing senilai ratusan ribu rupiah.

“Melalui Telkomsel Siaga Sebar Hepi 2019, Telkomsel juga mengajak pelanggan untuk ‘Abis-abisan di Akhir Tahun’ agar mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik dari Telkomsel.  Hal ini juga menjadi bentuk nyata dari upaya Telkomsel untuk terus memberikan kebahagian dalam menggunakan produk dan layanan Telkomsel,” ungkap Adhi Putranto, Vice President Prime Segment Telkomsel.

Untuk dapat mengikuti Telkomsel Siaga Sebar Hepi 2019, pelanggan cukup melakukan pembelian paket atau menukarkan Telkomsel POIN melalui *123# dan aplikasi MyTelkomsel agar mendapatkan kupon undian. Semakin besar transaksi atau penukaran Telkomsel POIN yang dilakukan, maka semakin besar pula kesempatan pelanggan untuk mendapatkan hadiah utama dari Telkomsel Siaga Sebar Hepi 2019.

Program ini sendiri akan berlangsung dalam dua periode. Telkomsel Siaga Sebar Hepi 2019 periode pertama akan berjalan sepanjang November 2019, dengan pengundian pemenang dilakukan pada 17 Desember 2019.

Sedangkan periode kedua dari program tersebut akan berlangsung sepanjang Desember 2019 dan pemenangnya akan diundi pada 28 Januari 2020. Keterangan lebih lanjut mengenai Telkomsel Siaga Sebar Hepi 2019 serta pengumuman pemenangnya dapat di cek di www.telkomsel.com/sebarhepi.

“Melalui Telkomsel Siaga Sebar Hepi 2019, Telkomsel berupaya untuk menjadikan momen Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 sebagai momen hangat untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga dan kerabat menjadi lebih lengkap dengan berbagai manfaat yang Telkomsel berikan. Ke depan, Telkomsel berkomitmen untuk terus menjaga semangat yang sama dalam menghadirkan layanan dan solusi terdepan bagi pengguna Telkomsel di seluruh Indonesia,” tutup Adhi. (Icha)

 

 

Negeri Di atas Awan pun Kini Sudah Ada Jaringan 4G LTE Telkomsel

0

Telko.id – Apa sih yang pengen dilakukan saat berkunjung ke daerah wisata? Selain mengagumi keindahannya, pasti ingin foto-foto dan upload ke medsos. Sayang, tidak semua wilayah wisata, Anda dapat melakukannya. Tapi saat berada di kawasan Negeri Di Atas Awan, semua bisa dilakukan. Soalnya, Telkomsel sudah memancangkan BTS 4G LTE di kawasan ini. Asyik kan?

BTS 4G LTE Telkomsel ini ditempatkan di Balai desa Citorek lebak VP Network Operation and Quality Management Area Jabotabek Jabar Awal Rachman Chalik bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lebak meresmikan secara simbolis hadirnya layanan 4G LTE di kawasan desa Citorek disaksikan masyarakat (11/6).

“Kawasan desa Citorek merupakan wilayah yang memiliki potensi wisata yang tinggi, untuk itu Telkomsel hadir untuk memberikan produk dan layanan terbaiknya sesuai komitmen Telkomsel untuk menberikan jaringan berkualitas menjangkau hingga pelosok negeri,” ungkap Awal menjelaskan.

Selain meresmikan layanan 4G LTE Telkomsel dikawasan wisata desa Citorek, Telkomsel juga menghadirkan produk dan berbagai paket promo menarik melalui MOGI (Mobile GraPARI) di kawasan wisata tersebut.

Pengunjung bisa mendapatkan kartu perdana Telkomsel di saung penginapan dan area kuliner disekitar tempat wisata negeri diatas awan. Selama dua hari BTS (Base Transceiver Station) 4G LTE Telkomsel hadir memenuhi kebutuhan masyarakat desa Citorek sudah mencapai lebih dari 130 pelanggan yang menggunakan layanan internet Telkomsel dan lebih dari seribu kartu perdana khusus warga lebak yang sudah terjual dan di distribusikan kepada pelanggan.

Hadirnya layanan data dan jaringan Telkomsel ini juga berkat sinergi dengan Telkom group Wilayah Telekomunikasi Serang Banten yang telah menyediakan akses kabel fiber optik lebih dari 35 km menuju wilayah desa Citorek.

Upaya ini juga bagian penetrasi digital Telkomsel untuk membangun ekosistem digital di desa Citorek khususnya di kawasan wisata negeri diatas awan. Dengan hadirnya Infrastruktur telekomunikasi Telkomsel memberikan cakupan jaringan yang luas dimana kawasan Lebak sendiri sudah didukung lebih dari 120 site 4G LTE yang menjangkau wilayah populasi masyarakat Lebak.

“Kita berharap dengan hadirnya layanan 4G LTE di kawasan ini bisa dimanfaatkan dengan optimal baik dari sisi informasi dan edukasi bagi warga, hingga memberikan dampak pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan pertanian sekaligus mengakselerasikan kemudahan dan kemajuan bagi warga desa Citorek.” tutup Awal. (Icha)

 

 

Telkomsel Sepakat Bantu Anggota Kadin Untuk Transformasi Digital

0

Telko.id – Telkomsel dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) berkolaborasi dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada acara “Dialog Nasional Ekonomi Kreatif” yang diadakan oleh Kadin pada Kamis, 7 November 2019.

Pada kolaborasi ini, Telkomsel dan Kadin sepakat untuk melakukan pengembangan dan pemanfaatan solusi mobility, Internet of Things (IoT), dan digitalisasi dari Telkomsel untuk anggota Kadin. Selain itu, Telkomsel dan Kadin juga akan bersama-sama mengembangkan dan memasarkan solusi-solusi tersebut bagi kepentingan pelaku usaha di luar anggota Kadin.

Tidak ketinggalan, kolaborasi tersebut juga menjadi pendorong terhadap penggunaan internet oleh para pelaku usaha sebagai strategi pemasaran dan branding produk.  Telkomsel sendiri menghadirkan solusi tersebut melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise yang menyediakan berbagai solusi bisnis untuk segmen perusahaan besar, pemerintahan, hingga UMKM.

“Dalam kolaborasi ini, Telkomsel diberi kepercayaan oleh Kadin untuk menjadi penyedia solusi mobility dan digital di industri ekonomi kreatif. Dengan kolaborasi ini Telkomsel berkesempatan untuk terus bergerak maju mengakselerasikan negeri khususnya dalam  mendorong kemajuan industri ekonomi kreatif di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi tepat guna,” ungkap Emma Sri Martini, Direktur Utama Telkomsel usai penandatanganan.

Selain melakukan penandatanganan MoU tersebut, Telkomsel juga turut berpartisipasi dalam  “Dialog Nasional Ekonomi Kreatif Dalam Rangka Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia Bidang Industri Kreatif” sebagai bagian dari partisipasi aktif Telkomsel dalam mengakselerasikan negeri dengan membantu pemerintah memajukan industri ekonomi kreatif di Tanah Air.

Pada acara tersebut, Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini berkesempatan untuk menjadi pembicara pada diskusi yang bertemakan “Mendorong SDM Unggul & Penerapan Teknologi untuk Menjadikan Ekonomi Kreatif sebagai Tulang Punggung Ekonomi Indonesia”. Sedangkan Senior Vice President Enterprise Account Management Telkomsel, Dharma Simorangkir hadir menjadi pembicara pada diskusi tentang “Sukses Memanfaatkan Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha”.

Di samping itu, Telkomsel juga menghadirkan experience booth yang menawarkan beragam solusi untuk segmen perusahaan dan pemerintahan. Sejumlah solusi yang Telkomsel hadirkan melalui Telkomsel Enterprise di “Dialog Nasional Ekonomi Kreatif Dalam Rangka Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia Bidang Industri Kreatif” meliputi CloudX, Office 365, Kasir Digital, Marketing Digital, Field Force Management, HumanCloudz, dan 99% Usahaku.

“Kami berharap kolaborasi dengan Kadin ini dapat meningkatkan kesadaran dari berbagai lintas industri akan pentingnya peran teknologi untuk meningkatkan kinerja bisnis  dan industri ekonomi kreatif di Indonesia pada umumnya secara berkesinambungan dari hulu hingga ke hilir. Ke depan, Telkomsel berkomitmen senantiasa berpartisipasi aktif untuk membantu mendorong industri ekonomi kreatif di Indonesia agar manfaatnya juga dapat dirasakan  oleh seluruh masyarakat di Tanah Air,” tutup Emma. (Icha)

Lintasarta Raih Dua Penghargaan Best IT & Data Tech Governance

Telko.id – Dalam ajang Data Technology Governance, AI and Analytics Summit & Awards 2019 yang diselenggarakan pada 6 November 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Lintasarta kembali meraih prestasi dengan mendapatkan dua penghargaan “Best IT & Data Tech Governance” untuk layanan Cloud dan Data Center.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Corporate Secretary General Manager Lintasarta, Ade Kurniawan, dan Marketing General Manager Lintasarta, Bayu Adi Pramono.

“Data Center Lintasarta dibangun berdasarkan standar dan sertifikasi internasional, begitu juga untuk sistem keamanan Cloud Services yang terus diperkuat. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Lintasarta dalam mengembangkan bisnis dan layanan sebagai ICT solution company” ungkap Bayu, sesuai menerima penghargaan.

Menurutnya, dengan keberhasilan meraih dua penghargaan ini, menjadi bukti keandalan Lintasarta sebagai total ICT Solution, khususnya layanan Data Center dan Cloud services yang memliki standar kualitas layanan yang prima. “Penghargaan dalam kategori Best IT, Data Tech & AI Governance ini diraih didasarkan atas keberhasilan Lintasarta sebagai penyedia beragam produk solusi yang menerapkan teknologi perlindungan data pengguna untuk layanan Data Center dan Cloud,” ungkapnya.

Layanan Data Center Lintasarta memberikan kenyamanan dan keamanan dengan fitur Data Recovery Center (DRC) bagi perusahaan menjalankan kegiatan bisnisnya serta memudahkan dalam menentukan strategi deployment yang paling optimal. Solusi end to end juga diberikan mulai dari colocation, design & build data center, dan managed operation data center yang didukung oleh tenaga ahli tersertifikasi.

Lintasarta sebagai provider local Cloud di Indonesia turut mendukung industri nasional bertransformasi digital dengan layanan Lintasarta Cloud Total Solution mulai dari Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), dan Software as a Service (SaaS). Layanan Lintasarta Cloud tersertifikasi Cisco Advanced Cloud & Managed Services Certified Partner juga memiliki tingkat keamanan yang tinggi dengan memiliki fitur seperti load balancer, next generation firewall, web application firewall, dan fitur keamanan lainnya.

Ade Kurniawan menambahkan, Lintasarta telah memiliki pengalaman melayani pelanggan korporat selama lebih dari 31 tahun yang didukung oleh infrastruktur dan tenaga IT professional handal kepada para pelaku bisnis nasional. “Dengan adanya ajang penghargaan ini, memacu Lintasarta untuk terus melakukan inovasi dan melayani pelanggan dari berbagai sektor industry,” ujarnya.

Acara penghargaan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI) ini merupakan yang kedua kali diadakan, bekerjasama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga survey, acara ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Turut hadir pula Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Bambang Brodjonegoro. (Icha)

Blibli Gaet Pelanggan Buat Belanja via Gamification, Apa Alasannya?

0

Telko.id – Untuk menarik pelanggan atau masyarakat supaya menggunakan Blibli memang perlu cara unik. Maklum saja, karena godaan belanja datang dari banyak e-commerce. Jadi perlu cara yang memang sesuai dengan trend atau kesenangan konsumen. Dan Blibli melihat bahwa games menjadi cara jitu.

“Itu sebabnya, Blibli menggunakan teknik gamification atau games yakni Histeria Syok! Pada moment 10.10 lalu, moment 11.11 kali ini dan moment Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 sampai 31 Desember 2019 nanti,” ungkap Andri Adrian Deputy CMO blibli.com di Jakarta.

Yang melatarbelakangi program tersebut adalah 4 tren yang disebut oleh Andri Adrian, Deputy CMO Blibli.com sebutkan pada peluncuran Histeria Asyik ini.

Trend pertama adalah Retail gamification. Di mana menurut Adrian, 2 tahun belakangan ini semakin terlihat kesenangan masyarakat untuk bermain game. Dari masyarakat yang berinternet, 83% bermain games. Ada 4 unsur games yang dipilih. Pertama adalah yang story nya sederhana, kedua Quest (pencarian) tidak rumit. Ketiga, effort nya tidak banyak dan keempat memperoleh reward.

Unsur ke empat ini yang paling kuat mengarahkan konsumen untuk belanja dan menjadikan dasar bagi Blibli dalam membuat game untuk menarik pelanggan nya agar berbelanja. Akhirnya yang dihasilkan adalah game CAPIT – Cara Belanja Paling Irit.

Trend ke dua adalah 76% dari pengguna internet menggunakan transaksi online  di smartphone nya. Hal ini juga yang menjadi acuan Blibli untuk menyesuaikan agar konsumen yang belanja menjadi mudah dan nyaman. Apalagi, saat ini sudah tergelar jaringan 3G dan 4G yang semakin merata di seluruh Indonesia.

Trend ketiga adalah dalam transaksi groceries di Blibli terjadi peningkatan. Growth nya sampai 30% YoY.  Secara industry pada tahun ini, grocesier ini transaksinya mencapai US$ 1.45 billion. Yang melakuka transaksi ini sebanyak 107 juta konsumen.

Trend keempat adalah penggunaan e-walet meningkat pada tahun ini. Sekitar 86% dari pengguna internet di Indonesia bertransaksi mengunakan ewalet. Kenapa? “Karena sekarang sudah banyak ragam dari e-walet yang ada, kedua karena memang mereka sudah nyaman. Tidak lagi perlu bawa uang banyak, asal tidak ketinggalan smartphone nya sudah bisa melakukan banyak transaksi,” ungkap Andri.

Harapannya, dengan adanya program Histeria Syok! Di 11.11 ini, blibli akan dapat tambahan pelanggan baru 2 kali lipat dari moment 10.10 lalu. “Kami optimis akan dapat tercapai angka yang diharapkan tersebut karena dibandingkan tahun lalu saja, ada peningkatan jumlah konsumen yang melakukan transaksi sebesar 116% dibandingkan tahun 2018,” ungkap Geoffrey L. Dermawan, Project Lead Blibli Histeria Syok menjelaskan.

CAPIT diluncurkan pada 1 Oktober 2019 seiring dimulainya pesta belanja, yaitu Blibli.com Histeria Syok! dan akan hadir hingga 31 Desember 2019.

CAPIT memberi kesempatan bagi para pelanggan untuk menebus jutaan produk dengan “Harga Syok” yaitu diskon hingga 90% dan tambahan cashback hingga 100%.

Para pelanggan dapat memainkan CAPIT dengan mengumpulkan lima Token Histeria, di mana setiap token didapatkan setelah berbelanja minimal Rp100.000.

Hingga kini,  CAPIT sudah dimainkan setidaknya 470.000 kali oleh para pelanggan Blibli.com.

Saat penyelenggaraan Blibli.com Histeria Syok! di periode 10.10, dua pelanggan Blibli.com berhasil menebus Honda All New CR-V 1.5 L Turbo dengan diskon sebesar 50% dan Yamaha NMAX dengan diskon hingga 90%.

Blibli.com juga masih menyediakan 11 unit mobil, 90 unit motor Yamaha NMAX, logam mulia, LED TV, laptop dan beragam produk lainnya yang dapat ditebus dengan harga khusus.

Pesta belanja pun akan berlanjut selama Histeria Syok 11.11 di November dan Histeria Syok 12.12 di Desember, di mana Blibli.com akan menghadirkan penawaran istimewa bersama merchant partner, selain melanjutkan cashback dan flash sale Banyaknya program belanja yang dihadirkan mendorong trafik ke Blibli.com.

Saat Histeria Syok 10.10, trafik optimum bertahan selama 11 jam, mulai dari 05:00 WIB hingga 16:00 WIB. Jauh meningkat dibandingkan dengan periode 10.10 di 2018, di mana trafik optimum bertahan selama dua jam dari 09:00 WIB hingga 11:00 WIB.

“Mengingat besarnya trafik saat Harbolnas, Blibli.com juga meningkatkan performa mobile website dengan mempercepat proses loading laman sebanyak 70%. Loading laman yang cepat sangat penting dalam meningkatkan kepuasan berbelanja para pelanggan,” tutup Geoffrey. (Icha)

Facebook Ganti Logo, Apa Alasannya?

Telko.id – Baru saja, Facebook mengganti logo nya. Apa alasannya? Menurut Facebook, mereka memulai dari dimulai sebagai aplikasi tunggal. Sekarang, setelah 15 tahun kemudian, ada perusahaan ini menawarkan serangkaian produk yang membantu orang terhubung dengan teman dan keluarga mereka, menemukan komunitas dan menumbuhkan bisnis. Perubahan logo pun dianggap perlu untuk memperjelas produk-produk yang berasal dari Facebook.

“Hari ini, kami memperbarui branding perusahaan kami untuk menjadi lebih jelas tentang produk-produk yang berasal dari Facebook. Kami memperkenalkan logo perusahaan baru dan lebih membedakan perusahaan Facebook dari aplikasi Facebook, yang akan mempertahankan brandingnya sendiri,” demikian keterangan resmi dari Facebook.

Logo baru nya tersebut menjadi sebuah branding baru yang dirancang untuk kejelasan, dan menggunakan tipografi khusus dan huruf besar untuk membuat perbedaan visual antara perusahaan dan aplikasi.

“Orang harus tahu perusahaan mana yang membuat produk yang mereka gunakan. Layanan utama kami meliputi aplikasi Facebook, Messenger, Instagram, WhatsApp, Oculus, Workplace, Portal, dan Calibra. Aplikasi dan teknologi ini telah berbagi infrastruktur selama bertahun-tahun dan tim di belakangnya sering bekerja bersama,”.

Facebook ingin mulai lebih jelas tentang posisi produk dan layanan yang merupakan bagian dari Facebook tahun lalu, sekaligus juga untuk menambahkan dukungan perusahaan untuk produk-produk seperti Oculus, Workplace dan Portal.

Dan pada bulan Juni lalu, Facebook sudah mulai memasukkan “dari Facebook” di semua aplikasi kami. Selama beberapa minggu mendatang, kami akan mulai menggunakan merek baru dalam produk dan materi pemasaran kami, termasuk situs web perusahaan baru.

Perubahan merek ini adalah cara untuk mengomunikasikan struktur kepemilikan Facebook dengan lebih baik kepada orang-orang dan bisnis yang menggunakan layanan kami untuk menghubungkan, berbagi, membangun komunitas, dan menumbuhkan audiensi mereka. (Icha)

Triwulan III 2019, Pendapatan Indosat Ooredoo Tumbuh 12.4%

0

Telko.id – Sepanjang 9 Bulan 2019, Indosat Ooredoo membukukan pendapatan selular sebesar Rp15,1 triliun atau tumbuh sebesar 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan data yang sangat baik akibat dari pertumbuhan trafik data sebesar 71,7% YoY.

Indosat pun memperoleh total pendapatan pada 9 Bulan 2019 mencapai Rp.18,9 triliun, atau bertumbuh sebesar 12,4% dibanding 9 Bulan 2018, sehingga menghasilkan pertumbuhan EBITDA sebesar 40,7% YoY yaitu sebesar Rp7,2 triliun pada 9 Bulan 2019, margin EBITDA dicatat sebesar 38,4%.

Indosat Ooredoo mencatatkan total belanja modal sebesar Rp8,6 triliun untuk periode 9 Bulan 2019, meningkat sebesar 76,7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menegaskan kembali penggelaran jaringan 4G Perusahaan yang intensif. Total pelanggan Perusahaan tercatat sebanyak 58,8 juta, jumlah ini bertambah sebesar 2,1 juta pelanggan atau meningkat sebesar 3,6% dibandingkan kuartal 2 2019.

“Laporan Kinerja Perusahaan yang kami sampaikan hari ini menunjukkan bahwa kami secara konsisten melaksanakan rencana tiga tahun Perusahaan pun terus memperluas jaringan 4G dan meningkatkan pengalaman pelanggan,” ungkap Ahmad Abdulaziz A. A. Al-Neama, Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo dalam pernyataan tertulisnya.

Indosat Ooredoo juga terus berupaya membangun pertumbuhan basis pelanggan melalui peningkatan pengalaman jaringan. Saat ini, Perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 29 ribu BTS 4G dengan cakupan populasi mencapai 83,5%.

Ke depan, perusahaan ini pun terus berkomitmen untuk terus fokus dan memberikan pengalaman data, penggelaran jaringan, dan meningkatkan kualitas layanan nya, bahkan lebih baik.

Layanan Selular, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi sebesar 80%, 17%, dan 3% terhadap pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada tanggal 30 September 2019.

Rata-rata pendapatan bulanan per pelanggan (ARPU) untuk pelanggan selular pada 9 Bulan 2019 adalah sebesar Rp27,8 ribu, atau naik sebesar Rp11,0 ribu dibanding 9 Bulan 2018. Rata-rata menit pemakaian (MOU) per pelanggan turun menjadi 33,7 menit atau turun 3,5% dibandingkan 9 Bulan 2018, seiring dengan tren industri atas penurunan layanan suara.

Sebagai informasi, Indosat Ooredoo telah menandatangani perjanjian jual beli dengan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), yang telah ditetapkan sebagai pemenang proses tender penjualan 3.100 tower.

Mitratel dan Protelindo masing-masing berhasil memenangkan 2.100 dan 1.000 tower, dengan total transaksi mencapai Rp. 6.39 triliun. Keseluruhan transaksi ini dilakukan secara tunai dan akan dibayar penuh pada saat penyelesaian, yang diperkirakan selesai sebelum akhir tahun, bergantung kepada syarat penyelesaian umum transaksi serta persetujuan dari pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perusahaan yang akan dilakukan pada tanggal 21 November 2019. (Icha)