spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1015

Bertemu Pelaku Kejahatan Seksual, Bill Gates Mau Ngapain?

0

Telko.id, Jakarta  – Pendiri Microsoft, Bill Gates, menuai kontroversi setelah melakukan pertemuan dengan pemodal sekaligus terpidana pelaku kejahatan seksual, mendiang Jeffrey Epstein. Epstein memberi rekomendasi penerima donasi kepada Gates.

“Ya, saya bertemu dengannya. Saya tidak punya hubungan bisnis atau persahabatan dengannya. Orang-orang bilang, jika ingin mengumpulkan donasi dari para filantropi, Epstein adalah sosok yang paling paham,” demikian klarifikasi Gates.

{Baca juga: Bill Gates Lebih Rela Digigit Hiu daripada Nyamuk, Kok Bisa?}

Epstein meninggal pada Agustus 2019 karena bunuh diri di penjara saat menghadapi dakwaan perdagangan seks federal. Jaksa di New York menuduh Epstein melakukan pelecehan seksual dan mengeksploitasi puluhan gadis di bawah umur.

New Yorker, dikutip Telko.id dari CNET, Rabu (11/9/2019), melaporkan bahwa MIT Media Lab memiliki hubungan pendanaan yang lebih dalam dengan Epstein. Joi Ito, direktur Media Lab, mengundurkan diri dari jabatan pada Sabtu lalu.

Masih menurut laporan New Yorker, yang mengutip catatan internal MIT dan informasi dari fakultas dan staf Media Lab yang ada, mengungkap bahwa Epstein mendapatkan setidaknya donasi USD 7,5 juta, termasuk USD 2 juta dari Gates.

Gates mengatakan bahwa wanita tidak pernah hadir ketika diadakan pertemuan dengan Epstein. “Setiap pertemuan di tempat saya bersama Epstein, hanya ada laki-laki. Ia juga tidak menyumbangkan apapun,”  tambah Gates.

{Baca juga: Hebat! 15 Ramalan Bill Gates yang Jadi Kenyataan}

Gates bersama istri memutuskan untuk mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation pada 2000 guna meningkatkan perawatan kesehatan dan mengurangi kemiskinan di seluruh dunia. Yayasan tersebut memiliki dana abadi hampir USD 50 miliar. [SN/HBS]

Sumber: CNET

China Bangun Jaringan Seluler di Pangkalan Militer Filipina

0

Telko.id, Jakarta  – Filipina sepakat mengizinkan jaringan seluler baru buatan raksasa telekomunikasi China dipasang di pangkalan militer Filipina. Padahal, ada kekhawatiran beberapa anggota parlemen tentang kemungkinan spionase.

Filipina mengaku telah menandatangani perjanjian pendahuluan dengan Mislatel, konsorsium yang dikendalikan oleh taipan setempat bernama Dennis Uy, untuk memasang fasilitas komunikasi dan menara di kamp-kamp Militer.

{Baca juga: China Kalahkan Amerika untuk Infrastruktur Jaringan 5G

Uy, rekanan dekat Presiden Rodrigo Duterte, mengantongi lisensi telekomunikasi ketiga pada tahun lalu. Seperti dikutip Telko.id dari Reuters, Kamis (12/9/2019), ia berhasil mengalahkan para peserta lelang lain dalam proyek tersebut.

Dua perusahaan induk miliknya telah bermitra dengan China Telecom, yang sekarang memiliki 40 persen saham atau jumlah maksimum yang diizinkan oleh undang-undang Filipina guna amandemen demi mendukung investasi asing.

Kesepakatan datang meskip ada seruan untuk pengawasan lebih mendalam dari beberapa anggota parlemen Filipina. Mereka khawatir China Telecom bisa menjadi “Trojan horse reut.rs/2NXdg9g” dan mampu mengakses rahasia negara.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah peningkatan kekhawatiran keamanan siber yang melibatkan Huawei Technologies.  Pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia itu telah masuk daftar hitam perdagangan AS sejak Mei 2019.

{Baca juga: China Ungguli AS dan Eropa dalam ‘Pertempuran’ 5G}

Washington telah mendesak sekutunya, termasuk Manila, untuk tidak menggunakan peralatan buatan Huawei. Sebab, peralatan tersebut dapat digunakan oleh pemerintah Beijing untuk spionase, sebuah tuduhan yang dibantah Huawei. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Hebat! Suami-Istri Asal Singapura Ini Ciptakan Robot Pintar

0

Telko.id, Jakarta  – Pencipta robot asal Singapura, Wong Choon Yue, tampak mengangkat tangan kiri , kemudian menggeseknya ke sensor. Di seberang ruangan, sebuah robot bernama EDGAR meniru gerakan Wong.

Robot itu berwajah ekspresif, terbuat dari polietilen. Dua tangan dan tubuhnya ditopang troli beroda. Tak cuma meniru gerakan, ia juga mengayunkan ke tangan ke istri dan rekan Wong, Pang Wee Ching.

{Baca juga: Robot Mungil Ini Bisa Ajari Anak-anak Cara Coding}

Selama enam tahun, Wong dan sang istri telah mengembangkan EDGAR, Expressions Display and Gesturing Avatar Robot, yang memungkinkan orang-orang mengirimkan gerakan dan ekspresi wajah satu sama lain.

Mereka mengatakan, dikutip Telko.id dari Reuters, Kamis (12/9/2019), proyek tersebut adalah langkah maju di bidang komunikasi. Orang-orang bisa menambahkan suara dan video lewat aplikasi seperti Skype.

Robot otonom lain karya mereka, EDGAR-2, yang juga berbentuk humanoid, bahkan bisa menjawab pertanyaan dan melakukan percakapan secara panjang. “Sangat keren,” kata seorang mahasiswa, Edora Kwak.

Bagi Pang dan Wong, yang menjadi suami-istri setelah satu dekade lalu dipertemukan di tempat kerja, EDGAR dan EDGAR-2 sudah dianggap sebagai anak sendiri. “Ada kehidupan di dalamnya, “kata keduanya.

{Baca juga: Biar Gak Jatuh, Peneliti Ciptakan Ekor Robot untuk Lansia}

Pasangan tersebut punya bayi laki-laki bernama Gabriel pada bulan lalu. Pang, yang memprogram EDGAR dan EDGAR-2, kadang tertawa jika diminta untuk memilih, apakah membesarkan Gabriel atau robot. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Wah, Kolonel Sanders “Kencan” dengan Sim di Steam

0

Telko.id, Jakarta  –  Ketika memikirkan KFC, kemungkinan besar otak kita langsung tertuju kepada maskot rantai makanan cepat saji. Karakter Kolonel Sanders selalu digambarkan sebagai pria yang baik hati. Tapi KFC ingin memelintir sang maskot untuk “kencan” dengan sim di Steam.

Namun, apakah Anda pernah bertanya-tanya, seperti apa rupa Kolonel Sanders jika lebih muda dan digambarkan dalam karakter anime? Kabar terbaru, KFC ingin memelintir sang maskot untuk “berkencan” dengan sim.

{Baca juga: Unik! Beli Paket Ayam di KFC Bisa Pakai Bitcoin}

Menurut laporan Ubergizmo, game tersebut dijuluki “I Love You, Colonel Sanders! A Finger Lickin’ Good Dating Simulator” dan terlihat di Steam. Perusahaan pun mengonfirmasi bahwa game itu akan hadir di tengah pengguna.

Game tersebut dikembangkan oleh pengembang Psyop. Sesuai dengan deskripsi permainan, “I Love You, Colonel Sanders! A Finger Lickin’ Good Dating Simulator” mempersembahkan seorang siswa kuliner yang menjanjikan.

Sepanjang perjalanan, Anda akan dihadapkan dengan keputusan yang mengubah hidup yang akan memengaruhi peluang persahabatan dan cinta Anda. Tetapi berhati-hatilah, pilihan Anda memiliki konsekuensi nyata.

{Baca juga: Keren! Kotak KFC Bisa Diubah Jadi Drone}

Apalagi, ada karakter animasi di dalamnya. Informasi menyatakan bahwa “I Love You, Colonel Sanders! A Finger Lickin’ Good Dating Simulator” akan tersedia secara gratis melalui Steam pada 24 September 2019 mendatang. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Lebih Mudah, Pembayaran PBB DKI Jakarta Bisa Lewat LinkAja

0

Telko.id, Jakarta – LinkAja memberikan kemudahan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga Jakarta. Hal ini bisa terjadi menyusul kerjasama Bank DKI dan pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan aplikasi dompet digital tersebut.

Menurut Direktur Utama LinkAja, Danu Wicaksana, tujuan utama LinkAja ada adalah untuk menghadirkan layanan keuangan elektronik yang lebih baik dan lengkap, dengan memperkaya offering use case di seluruh sendi kehidupan masyarakat. 

{Baca juga: LinkAja Anggap Go-Pay dan OVO Bukan Saingan, Kenapa?}

“Dengan hadirnya layanan pembayaran PBB DKI Jakarta, akan memudahkan wajib pajak DKI Jakarta dalam membayar pajak secara lebih praktis. Kami harap kemudahan ini dapat menjadi cara edukasi dan sosialisasi transaksi nontunai di tengah masyarakat, sehingga dapat meningkatkan indeks inklusi keuangan Indonesia,” kata Danu lewat keterangan tertulis pada Rabu (11/09/2019).

LinkAja telah bekerjasama dengan Bank DKI, Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI (BPRD DKI), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dan PT Mitracomm Ekasarana untuk menghadirkan menu layanan terbaru ini. 

Cara menggunakan fiturnya cukup mudah. Pertama buka aplikasi LinkAja dan pastikan aplikasi sudah diupdate ke versi terbaru yaitu 3.5.0 untuk iOS dan 3.5.1 untuk Android. Kemudian pilih lainnya dan klik icon Pajak dalam menu Pajak dan Retribusi.

{Baca juga: Jadi Dompet Digital, LinkAja Bisa untuk Bayar Apa Saja?}

Selanjutnya, pilih PBB DKI JAKARTA dan masukkan Nomor Objek Pajak (NOP) serta Tahun pembayaran Pajak. Konfirmasi data yang muncul pada aplikasi dan jika data sudah sesuai, klik konfirmasi dan masukkan PIN. 

Untuk setiap pembayaran PBB melalui LinkAja, pengguna akan dikenakan biaya admin sebesar Rp. 5 ribu. Mulai hari ini sampai 30 September 2019, LinkAja menghadirkan promo untuk pembayaran PBB DKI JAKARTA. Bagi yang membayar dengan minimal nominal Rp 200 ribu akan mendapatkan cashback sebesar Rp 50 ribu. [NM/IF]

Mengenal Pesawat N-250 Gatot Kaca Buatan BJ Habibie

0

Telko.id, Jakarta – Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta pada Rabu sore (11/09/2019) di usia 83 tahun. Semasa hidup, banyak hal telah dilakukan Habibie untuk bangsa ini. Salah satunya adalah membangun Indonesia, khususnya di bidang teknologi.

Seperti diketahui, BJ Habibie adalah putra bangsa yang berhasil membangun industri pesawat terbang di tanah air, dan mengembangkan pesawat pertama Indonesia yang bernama N-250 Gatot Kaca.

Dilansir Telko.id dari laman resmi PT Dirgantara Indonesia pada Kamis (12/09/2019), Pesawat N-250 Gatotkaca merupakan jenis pesawat baling-baling dengan rute penerbangan perintis yang memiliki kapasitas 50-70 penumpang.

{Baca juga: Pesawat Terbesar di Dunia Ciptaan Paul Allen Berhasil Mengudara}

Habibie bersama IPTN mengerjakan proyek Pesawat N250 Gatot Kaca selama lima tahun, sebelum akhirnya melakukan ujicoba dan sukses melakukan terbang perdana pada tahun 1995 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

N250 Gatot Kaca merupakan pesawat turbopup pertama di dunia yang menggunakan teknologi Fly by Wire. Teknologi Fly by Wire merupakan sistem kendali pesawat yang menggunakan sinyal elektronik.

Teknologi ini juga memiliki komputer untuk mengolah data yang didapat dari berbagai sensor di badan pesawat. Teknologi ini sangat membantu pilot saat terbang. Pasalnya ketika pilot ingin terbang lurus maka Fly by Wire akan mengoreksi semua gangguan yang bisa membuat pesawat berbelok.

{Baca juga: Pesawat Terbesar di Dunia Ciptaan Paul Allen Berhasil Mengudara}

Namun ketika pesawat ingin belok, teknologi fly by wire akan membantu mengarahkan pilot sehingga belokan yang dilakukan tidak membahayakan struktur pesawat. Hingga saat ini teknologi tersebut telah digunakan oleh banyak pesawat baik pesawat komersil ataupun pesawat tempur.

IPTN kembali melakukan ujicoba pada tahun 1996 dengan pesawat N250 Krincing Wesi 1 Pesawat tersebut memiliki spesifikasi penumpang lebih banyak dibandingkan Gatot Kaca. Pesawat N250 Gatot Kaca sendiri merupakan satu dari berbagai sumbangsih BJ Habibie terhadap dunia teknologi Indonesia.

BJ Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Dirinya merupakan anak keempat dari delapan bersaudara pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A Tuti Marini Puspowardojo. 

Habibie lebih banyak menghabiskan masa pendidikan di Kota Bandung, mulai dari SMP 5 Bandung, SMA Kristen Dago Bandung hingga melanjutkan kuliah Institute Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Mesin di tahun 1954.

Setahun kemudian, Habibie mendapatkan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan kuliah di Westfalen Aachen Technisce Hochschule (RWTH), Jerman. Disini Habibie mengambil jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi konstruksi pesawat terbang.

{Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Pesawat NASA Terbang Tanpa Pilot}

Habibie meneruskan pendidikan hingga doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachen, Jerman sebelum akhirnya lulus pada tahun 1965. Ia sempat bekerja di perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bölkow-Blohm yang berpusat di Hamburg, Jerman.

Tahun 1973, Habibie kembali ke Indonesia atas permintaan Presiden Soeharto, kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998. Saat menjabat sebagai Menristek tersebut, Habibie lalu mendirikan PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio  (IPTN) tahun 1976 yang sekarang berganti menjadi PT Dirgantara Indonesia. Di IPTN inilah putra terbaik bangsa itu mengembangkan N250 Gatot Kaca. Selamat jalan Pak Habibie. [NM/IF]

 

 

Erajaya Ikut Nantikan Kehadiran 5G di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta Erajaya Group boleh dibilang menjadi salah satu pihak yang ikut menanti kehadiran jaringan 5G di Indonesia. Sebagai distributor smartphone, mereka menilai kehadiran jaringan generasi kelima ini juga bisa memicu kehadiran smartphone berteknologi sama.

Menurut Director Marketing and Communication Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo, dunia teknologi tidak dapat dipungkiri akan terus mengalami perkembangan. Dimana dahulu masyarakat mengenal 2G, 3G, 4G dan kini sudah mengenal 5G.

“Kami menyambut baik teknologi seperti itu. Kehadiran 5G ini adalah momentum baru,” kata Djatmiko di Jakarta, Rabu (11/09/2019).

{Baca juga: Smartfren Uji Coba Jaringan 5G Pakai Headset VR}

Saat ini Erajaya pun menunggu momen kehadiran jaringan penerus 4G ini di Indonesia. Meski begitu, Erajaya mengaku tidak bisa memprediksi atau mendorong kehadiran jaringan dan smartphone 5G karena itu adalah domain dari operator dan principal atau produsen smartphone itu sendiri.

“Tanpa ada jaringan dan device apa yang bisa kita lakukan. Jadi kita menunggu, iya kita tidak bisa mendorong. Kita gak bisa mendorong-dorong. Kita menunggu,” ujar Djatmiko.

Terakhir ketika ditanya bagaimana pangsa pasar smartphone 5G di Indonesia. Djatmiko menilai jika peminat smartphone 5G kemungkinan akan besar mengingat berbagai peningkatan kecepatan internet di jaringan tersebut.

“Ya semoga peminatnya tinggi, kalau secara kecepatan data jauh lebih bagus dan secara harga paket juga tidak terlalu mahal,” tutup Djatmiko.

{Baca juga: Oppo Yakin 5G Bisa Dongkrak Penjualan Smartphone}

Sebelumnya jaringan 5G sendiri diprediksi akan berdampak pada penjualan smartphone di Indonesia. Sebelumnya Oppo Indonesia menilai jaringan 5G dinilai dapat mendongkrak penjualan smartphone di Indonesia.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, konsumen di Tanah Air mulai penasaran dengan jaringan 5G. Bahkan dirinya sering ditanya kapan Oppo Reno 5G akan rilis di Indonesia. “Konsumen Indonesia tipikal konsumen yang suka beli sesuatu yang baru,” kata Aryo di Jakarta, pada Rabu (07/08/2019) lalu. [NM/IF]

Hutchison Dekati XL Axiata, Mau Konsolidasi?

0

Telko.id, Jakarta – Hutchison Holdings Ltd melakukan pendekatan dengan Axiata Group atau perusahaan induk dari XL Axiata. Ada kabar, jika hal ini terkait konsolidasi operator telekomunikasi di Indonesia.

Dilansir Telko.id dari Bloomberg pada Kamis (12/09/2019), Hutchison secara informal menyatakan minatnya untuk mengeksplorasi kombinasi bisnis di Indonesia, yaitu XL Axiata. Menurut keterangan dari seorang sumber kedua belah pihak belum melakukan negosiasi secara subtantif terkait rencana tersebut.

Namun saham XL Axiata naik 9,8% dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Selasa pagi (10/09/2019) di Jakarta atau yang tertinggi sejak 18 Februari lalu.  Tahun ini saham XL Axiata sudah naik sekitar 76%, sehingga valuasi perusahaan sudah mencapa USD$ 2,65 miliar atau Rp 35,9 triliun.

{Baca juga: Tri Dukung Konsolidasi Operator Demi Industri Telko yang Sehat}

Axiata Group sendiri pekan lalu telah mengakhiri pembicaraan dengan Telenor ASA Norwegia terkait merger jaringan di Asia.  Axiata Group mengakui jika sudah banyak pihak yang ingin bermitra dengan mereka. Walaupun pembicaraan dengan Telenor berakhir namun perusahaan lain seperti Sumitomo Corp Japan dan Mitsui & Co menaruh minat dengan Axiata Group.

“Axiata telah menciptakan peningkatan nilai dan daya tarik yang signifikan untuk operasinya dan seperti yang dibuktikan dalam satu tahun terakhir. Kami telah menarik banyak pelamar untuk bermitra dengan kami dan berusaha untuk mendapatkan aset kami termasuk Telenor, Mitsui, Sumitomo dan lain-lain” kata Axiata.

{Baca juga: Siap Konsolidasi, XL Tunggu Lampu Hijau dari Pemerintah}

Sayangnya Axiata dan Hutchison tidak mau berkomentar terkait isu konsolidasi tersebut. Hutchison memiliki bisnis telekomunikasi   di Indonesia, Vietnam dan Sri Lanka dengan total 45,7 juta pelanggan.

Layanan Hutchison 3 Indonesia (Tri) menyumbang USD$ 472 juta atau Rp 6,5 triliun atau 86% dari total pendapatan Hutchison dalam enam bulan pertama tahun 2019. Indonesia adalah satu-satunya pasar Hutch Asia yang membukukan laba positif sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi. [NM/IF]

Pakai LinkAja Bisa Bayar PBB DKI Jakarta Di Mana Saja

0

Telko.id – Malas keluar rumah? Tapi belum bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)? Sekarang bisa gunakan LinkAja.

Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) wajib dilakukan setiap tahunnya dan harus dilunasi paling lambat enam bulan sejak tanggal diterimanya Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) oleh wajib pajak. Salah satu kendala yang kerap muncul di kota besar seperti Jakarta adalah keterlambatan pembayaran PBB karena faktor kesibukan, yang menyebabkan optimalisasi penerimaan pajak menjadi terhambat.

Bekerja sama dengan Bank DKI, Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI (BPRD DKI), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dan PT Mitracomm Ekasarana, LinkAja memberikan kemudahan transaksi pembayaran pajak nontunai kepada para wajib pajak DKI Jakarta. Melalui menu layanan terbaru ini, para wajib pajak dapat dengan mudah melakukan pembayaran PBB tanpa harus mengantre di loket pembayaran.

Tujuan utama LinkAja adalah untuk menghadirkan layanan keuangan elektronik yang lebih baik dan lengkap, dengan memperkaya offering use case di seluruh sendi kehidupan masyarakat. Dengan hadirnya layanan pembayaran PBB DKI Jakarta, akan memudahkan wajib pajak DKI Jakarta dalam membayar pajak secara lebih praktis.

“Kami harap kemudahan ini dapat menjadi cara edukasi dan sosialisasi transaksi nontunai di tengah masyarakat, sehingga dapat meningkatkan indeks inklusi keuangan Indonesia,” ungkap Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja.

Adapun tahapan pembayaran PBB DKI Jakarta meliputi:
1. Buka aplikasi LinkAja dan pastikan aplikasi LinkAja sudah diupdate ke versi terbaru yaitu 3.5.0 untuk iOS dan 3.5.1 untuk android
2. Pilih “Lainnya”
3. Klik Icon “Pajak” dalam menu Pajak dan Retribusi
4. Pilih PBB DKI JAKARTA
5. Masukkan NOP (nomor objek pajak) dan Tahun pembayaran Pajak.
6. Konfirmasi data yang muncul pada aplikasi
7. Jika data sudah sesuai, klik konfirmasi dan masukkan PIN.

Asyiknya, untuk setiap pembayaran PBB melalui LinkAja, pengguna akan dikenakan biaya admin sebesar Rp. 5,000.
Sejak layanan ini beroperasi sampai dengan 30 September 2019, LinkAja juga menghadirkan promo untuk pembayaran PBB DKI JAKARTA dengan minimal nominal pembayaran Rp. 200,000 yang akan mendapatkan cashback sebesar Rp. 50,000. (Icha)

Telkomsel: Habibie Tokoh Teknologi GSM di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) turut mengucapkan belasungkawa atas kepergian Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie pada Rabu sore (11/09/2019). Menurut perusahaan pelat merah ini, BJ Habibie merupakan pejuang teknologi dan founding fathers dari Telkomsel.

Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini menjelaskan jika BJ Habibie merupakan tokoh penting dalam pengembangan teknologi selular Global System for Mobile Communication (GSM) di Indonesia.

“Bapak Habibie merupakan sosok yang penting bagi kami, beliau memiliki hubungan sejarah erat dalam proses beroperasinya teknologi selular  Global System for Mobile Communications (GSM) di Indonesia serta beroperasinya layanan Telkomsel pertama kali di Pulau Batam,” kata Emma lewat keterangan tertulis pada Kamis (12/09/2019)

{Baca juga: Kominfo: BJ Habibie Adalah Bapak Teknologi Indonesia}

Telkomsel merasa kehilangan dan turut berduka cita atas kepergian Presiden ketiga Republik Indonesia tersebut. “Keluarga besar Telkomsel turut berduka cita yang sedalam-dalamnya  dan merasakan kehilangan yang besar atas kepergian almarhum,” ucap Emma.

Kehadiran GSM dan berdirinya Telkomsel tidak dapat dipisahkan dari peran BJ Habibie. Pada tanggal 14 Juli 1993, sejumlah direksi PT Telkom bertemu dengannya yang saat itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut BJ Habibie menuliskan persetujuan dan penerapan GSM sebagai standar teknologi seluler Indonesia.  Pada tanggal 2 September 1994, BJ Habibie pun meresmikan pengoperasian Telkomsel GSM di Pulau Batam. Sebagai Menristek, Habibie melakukan percobaan teknologi GSM dengan melakukan hubungan telepon GSM Telkomsel Perdana, dari Batam ke Jakarta dan London.

{Baca juga: BJ Habibie Meninggal, Menkominfo: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik}

Pada saat itu Telkomsel GSM kemudian dikembangkan menjadi operator seluler dan pada tanggal 26 Mei 1996, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) lahir. Tahun 2016, atau pada perayaan 21 tahun Telkomsel, BJ Habibie mengakui jika Telkomsel adalah anak dan cucu ideologis-intelektual dirinya.

“Semangat Pak Habibie akan selalu melekat dalam perkembangan dan pertumbuhan Telkomsel.  Selamat jalan, Pak Habibie”, tutup Emma. [NM/IF]