spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1015

ATSI Dukung Aturan IMEI Dengan 10 Syarat. Apa itu?

0

Telko.id – Persisnya tanggal 12 September 2019, ATSI atau Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia menyampaikan dukungannya terhadap aturan atau regulasi terkait pengendalian alat/perangkat telekomunikasi selular melalui identifikasi International Mobile Equipment (IMEI). Hanya saja, dukungan tersebut ada embel-embel 10 persyaratan atau masukan.

Menurut Ketua Umum ATSI, Ririek Adriansyah, 10 masukan atau persyaratan itu adalah demi kepentingan semua stake holder, mulai dari pemerintah sampai masyarakat. Bukan sekedar untuk kepentingan anggota ATSI semata.

“untuk itu, ATSI konsisten mengusulkan bahwa regulasi ini sebaiknya bersifat preventif dan bukan korektif, sehingga tidak menyebabkan kerugian kepada semua pihak yang terkait yaitu operator seluler, pelaku usaha dan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi termasuk hak terlindunginya data dan identitas pribadi pelanggan,” ungkap Ririek dalam pertemuan dengan media, (24/09) di Jakarta.

Pasalnya, dibalik itu semua ada aturan-aturan lain yang perlu diperhatikan agar tidak melanggar hukum. Ini juga yang menjadi fokus dari masukan ATSI ini. Terutama masalah hak terlindunginya data dan identitas pribadi pelanggan.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka ATSI menyampaikan 10 poin masukan sebagai berikut:

  1. Mengusulkan agar Regulasi terkait Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler melalui Identifikasi International Mobile Equipment (IMEI) hanya diberlakukan untuk perangkat seluler baru. Adapun terhadap alat dan/atau perangkat eksisting tidak diwajibkan untuk registrasi ke Sistem Pengendalian Alat Dan/Atau Perangkat Menggunakan IMEI dan tidak dilakukan pemblokiran.
  2. Mengingat bahwa inisiatif ini bukan merupakan kewajban dalam lisensi operator seluler, ATSI mengusulkan agar pengadaan investasi sistem EIR yang harganya cukup signifikan di setiap operator seluler untuk pengendalian alat dan/atau perangkat telekomunikasi yang tersambung ke jaringan bergerak seluler melalui IMEI dan tidak dibebankan seluruhnya ke operator seluler.

“Kami berharap, yang mendapatkan benefit terkait peraturan ini juga kena beban juga,”        ungkap Ririek menjelaskan.

Siapa saja yang mendapatkan benefit? Menurut Ririek, yang mendapatkan benefit yang utama adalah pemerintah, lalu pedagang handphone yang memang bermain dipenjualan barang legal. Karena dengan adanya aturan IMEI ini maka pedagang handphone legal akan mendapatkan benefitnya.

  1. Terkait dengan objektif pemerintah untuk pengendalian alat dan/atau perangkat seluler dan untuk proteksi data operator seluler, maka Operator seluler akan mendapatkan data IMEI Legal dari kominfo dan sistem pengendali alat dan/atau perangkat yang menggunakan IMEI.

Masalah ini ternyata masih menjadi perdebatan. Pasalnya, operator minta data IMEI legal itu dikeluarkan oleh Kominfo, bukan dari Kemenperin. Hal ini disampaikan oleh Sekjen ATSI, Marwan O. Baasir.

Terlihat bahwa ATSI sedikti kurang percaya dengan adanya data IMEI di Kemenperin. “Takut kejadian seperti Regstrasi prabayar terulang, data terindikasi bisa keluar dari sistem. Karena kami tidak yakin akan dikelola sendiri oleh Kemepnerin. Kalau sampai itu di serahkan ke pihak ketiga untuk pengelolaanya, apakah ada jaminan data tidak keluar? Ini yang kami antisipasi,” ungkap Marwan.

Apalagi, dibalik itu semua ada aturan-aturan lain terutama Undang-undang ITE dan keamanan data pribadi dibalik itu semua. Jadi alangkah baiknya jika data berada Kominfo.

  1. Mengusulkan agar Sistem Pengendalian Alat Dan/Atau Perangkat Menggunakan IMEI dibangun secara redundancy untuk sistem proteksi sehingga dapat mengatasi potensi Single Point Of Failure (SPOF).
  2. Mengusulkan agar Sistem Pengendalian Alat Dan/Atau Perangkat Menggunakan IMEI yang menjamin pelanggan utk dapat memilih operator pilihannya.

“Kami berharap, konsumen denga adanya aturan ini masih tetap bisa memilih operator pilihannya, karena kalau IMEI sudah dipasangkan dengan handset atau handphone ada kemungkinan, konsumen kesulitan ketika akan berganti handphone,” ungkap Merza Fachys, Wakil Ketua Umum ATSI menjelaskan.

  1. Mengusulkan agar regulasi pengendalian alat dan/atau perangkat seluler melalui IMEI tidak diberlakukan bagi Inbound Roamer.
  2. Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, operator seluler akan memproses pelaporan perangkat seluler yang hilang atau dicuri sehingga tidak disalahgunakan oleh pengguna lain, dan data tersebut akan diteruskan ke sistem pengendali.
  3. Merekomendasikan kepada pemerintah untuk melakukan kesepakatan kerja sama dengan GSMA terkait dengan alokasi IMEI dengan Type Allocation Code (TAC) Indonesia atau yang merepresentasikan IMEI nasional sebagai identitas semua perangkat seluler baru yang membedakan dengan IMEI perangkat eksisting.
  4. Mengusulkan kepada Kementerian Kominfo agar pemerintah menunjuk kementerian terkait untuk membangun dan/atau menyediakan Call Centre dan Customer Service untuk melayanani pendaftaran IMEI pada perangkat milik pelanggan, karena hal tersebut bukan tugas pokok dan fungsi dari operator seluler.

“Ketika konsumen ada masalah tentang IMEI saat akan mengganti handphone, perlu ada saluran untuk menyampaikan keluhan atau masalahnya. Ini bukan berada dibawah tanggung jawab operator, jadi pemerintah perlu menyediakan call center agar masalah yang dihadapi konsumen juga bisa diatasi,” ungkap Ririek.

  1. Mengusulkan kepada pemerintah agar peraturan menteri segera ditandatangani dimana peraturan menteri tersebut hanya berupa payung hukum dan tidak mengatur hal tekhnis. pengaturan detail tekhnis terkait tata cara sistem dan pengendalian perangkat berbasis IMEI utk diatur lebih lanjut dalam peraturan dirjen.

Urgent atau important aturan IMEI ini? Menurut Merza, aturan IMEI ini bisa dikatakan urgent. Kenapa? Karena yang terkait dengan aturan IMEI ini bukan berada dalam satu naungan kementerian saja. Tetapi ada empat kementerian yakni Kemenperin, Kominfo, Kementerian perdagangan dan Kementerian Keuangan.

“Terbayangkan, berapa banyak yang harus disinkronisasi dan diselaraskan untuk sampai aturan IMEI ini dikeluarkan. Waktu yang dibutuhkan juga akan lama. Jadi, memang urgent dilakukan,” ujar Merza menjelaskan.

Jadi, Merza menambahkan, sebaiknya, aturan dari setiap Kementerian cepat ditandatangani. Untuk masalah teknis lainnya, bisa dibicarakan kemudian dan dilanjutkan dalam peraturan dirjen.

Untuk masalah waktu pengaplikasiannya, ATSI melihat bahwa waktu 6 bulan setelah penandatanganan ini bisa saja cukup. Nanti toh, dalam perjalanannya akan terus di evaluasi dan jika diperlukan masih bisa diperpanjang lagi.

Selanjutnya, Ririek berharap Kementerian Kominfo akan memberikan perhatian khusus atas semua masukan yang disampaikan tersebut sehingga regulasi terkait tata kelola IMEI akan mampu memberikan manfaat maksimal seperti yang diharapkan, baik bagi pemerintah, maupun bagi operator, dan para pemangku kepentingan yang terkait lainnya. (Icha)

XL Axiata HUT, Pelanggan Dapat Xtra Kuota 3GB

0

Telko.id – Tidak lama lagi, XL Axiata akan ulang tahun. Untuk merayakannya, operator ini ‘bagi-bagi’ kuota hingga 3GB. Cara ini diyakini oleh XL dapat mempertahankan pelanggannya, meningkatkan jumlah pelanggan dan terutama trafik penggunaan.

Untuk mendapatkannya, pelanggan harus memiliki paket “Xtra Kuota Zero”. Paket baru ini memungkinkan pelanggan XL Prabayar yang sudah berlangganan paket Xtra Combo mendapatkan tambahan kuota hingga 3GB, tanpa biaya tambahan melalui aplikasi New MyXL untuk mengakses aplikasi-aplikasi pilihannya.

Paket Xtra Kuota Zero diharapkan dapat memberikan layanan yang lengkap untuk pelanggan khususnya dalam mendukung aktifitas digital dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu produk layanan inovatif XL Axiata melalui XL Prabayar yang paling baru adalah paket “Xtra Kuota Zero”. Paket baru ini memungkinkan pelanggan XL Prabayar yang sudah berlangganan paket Xtra Combo mendapatkan tambahan kuota hingga 3GB, tanpa biaya tambahan melalui aplikasi New MyXL untuk mengakses aplikasi-aplikasi pilihannya.

Paket Xtra Kuota Zero diharapkan dapat memberikan layanan yang lengkap untuk pelanggan khususnya dalam mendukung aktifitas digital dalam kehidupan sehari-hari.

“Tantangan saat ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berjumlah lebih dari 56 juta yang kemungkinan satu sama lain mengharapkan layanan yang berbeda dari XL. Akhirnya kami berinovasi dan meluncurkan Paket Xtra Kuota Zero,” ungkap Chief Marketing Officer XL Axiata, David Arcelus Oses, saat meluncurkan Paket Xtra Kuota Zero (23/09) di Jakarta.

David Arcelus menambahkan, pengguna layanan data XL Axiata terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada semester pertama 2019 total pengguna layanan data XL Axiata mencapai 88% dari total pelanggan.

Kebutuhan setiap pelanggan sangat beragam. Ada yang membutuhkan akses ke layanan hiburan, video, musik, games, atau berbagai layanan lainnya. Paket Xtra Kuota Zero ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang berbeda-beda sesuai dengan minat mereka masing-masing.

Paket Xtra Kuota Zero dari XL Prabayar memberikan tambahan kuota hingga 3GB/bulan tanpa biaya tambahan yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi pilihan. Kuota tambahan ini bisa dinikmati oleh pelanggan yang sudah berlangganan paket Xtra Combo VIP, Xtra Combo Baru, dan varian paket Xtra Combo lainnya.

Paket inovatif terbaru ini tersedia dalam dua pilihan. Pertama, paket Xtra Kuota Zero Harian yang berisi aplikasi untuk mendukung kebutuhan sehari-hari, seperti WhatsApp, Line, Twitter, Google Duo, Tokopedia, Gojek dan segera menyusul aplikasi portal news seperti Detik.com, Kompas.com, dan Liputan6.com.

Kedua, paket Xtra Kuota Zero aplikasi pilihan seperti Netflix, YouTube, iflix, Smule, Joox, Instagram, Facebook, Free Fire, AOV dan PUBG Mobiledengan masa berlaku paket 10 hari.

Untuk mendapatkan Xtra Kuota Zero harian maupun yang 10 hari, pelanggan cukup berlangganan paket Xtra Combo apapun, dan mengakses ke NEW myXL untuk mengaktifkan paketnya. Paket Xtra Kuota Zero bisa didapatkan mulai tgl 19 September 2019.

Di sisi lain, XL juga memperkuat jaringan data nya. Pasalnya, XL menyakini bahwa kualitas jaringan data yang semakin baik dan merata telah mendorong pelanggan untuk lebih intens mengakses berbagai layanan data dari lokasi yang juga semakin luas.

Berdasarkan data terakhir mengenai distribusi penggunaan layanan data oleh pelanggan, layanan streaming memang menjadi layanan yang paling dominan, yaitu sekitar 68%. Pada layanan streaming ini, akses ke layanan video (via Youtube, Facebook, dan Intagram) sangat mendominasi, yaitu mencapai 64%. Streaming lain yang cukup banyak diakses adalah games sekitar 25%. Selanjutnya, instant messaging 17%, dan media sosial 15%.

Saat ini pelanggan data telah mencapai sekitar 88% dari total pelanggan XL Axiata sebanyak 56,6 juta pelanggan. XL Axiata juga terus melakukan perluasan dan peningkatan kapasitas jaringan di berbagai wilayah di Indonesia. Saat ini jaringan XL Axiata telah diperkuat dengan lebih dari 127.000 BTS termasuk lebih dari 53.000 BTS 3G dan lebih dari 37.000 BTS 4G.

Jaringan 4G LTE XL Axiata terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 408 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia. XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (Icha)

XL Perkuat Jaringan Data Di Daerah Wisata Danau Toba

0

Telko.id – Daerah wisata memang menjadi incaran para operator untuk bangun dan memperkuat jaringan, termasuk juga Danau Toba. Tak heran, XL Axiata pun perkuat jaringannya di daerah tersebut mendukung upaya pemerintah untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

“Kami mendukung baik upaya pemerintah dalam mengembangkan Danau Toba sebagai destinasi wisata andalan di masa mendatang. Karena itu, dengan antusias, kami menyertainya dengan memperkuat jaringan data berkualitas yang meng-cover sekitar Danau Toba, termasuk Pulau Samosir, juga di sepanjang jalur menuju ke sana. Tidak ketinggalan, kami juga memperkuat jaringan di Bandara Silangit dan juga sepanjang jalur darat dari Medan ke Danau Toba,” ungkap Francky Rinaldo Pakpahan, Group Head XL Axiata West Region menjelaskan.

XL menyakini bahwa ketersediaan layanan telekomunikasi dan data berkualitas akan menjadi kebutuhan para wisatawan dan pelaku industri wisata pendukungnya. Di sisi lain, pemerintah pusat, pemerintah daerah, warga sekitar, dan semua pemangku kepentingan di sana juga membutuhkan layanan telekomunikasi dan data yang baik untuk meningkatkan produktivitas di sektor ekonomi dan sosial lainnya.

Francky menambahkan dalam beberapa waktu terakhir, trafik layanan data XL Axiata juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di area-area sekitar Danau Toba. Hal ini menunjukkan semakin banyaknya pelanggan XL Axiata yang nyaman dengan layanan data yang telah tersedia.

Bagi wisatawan, eloknya pemandangan alam dan atraksi budaya di sana merupakan pengalaman yang layak diunggah di media sosial berbagai platform, baik dalam format foto maupun video. Karena itu, kualitas jaringan data menjadi perhatian utama XL Axiata dalam penyediaan layanan di Kawasan Danau Toba.

Infrastruktur jaringan XL Axiata di Kawasan Danau Toba, termasuk Pulau Samosir, didukung lebih dari 750 BTS, termasuk hampir 550 BTS data (3G dan 4G). Sementara itu di sekitar Bandara  Silangit, yang telah menjadi akses baru menuju Danau Toba melalui jalur udara, XL Axiata juga telah menempatkan sekitar 40 BTS 4G dan 3G.

Begitu juga di sepanjang jalur darat dari Medan menuju Danau Toba sejauh kurang lebih 90 km, hampir seluruhnya telah terlayani jaringan data berkualitas 4G dan 3G.

Danau Toba yang seluas 1.130 km persegi merupakan danau vulkanik terbesar di dunia, dan masuk di tujuh kabupaten di Sumatera Utara. Selain wisata, kawasan danau juga memiliki potensi ekonomi di sektor perikanan, pertanian, perkebunan, dan kehutanan.

Adat istiadat masyarakat Batak di Samosir dan sekitar danau sangat atraktif dan selama ini telah mampu merebut perhatian wisatawan lokal dan dunia. Dengan pengembangan wisata yang saat ini dilakukan, pemerintah berharap Danau Toba akan menjadi salah andalan industri wisata terdepan setelah Bali. (Icha)

Permata Bank, Kawinkan Online-Offline Service Yang Paperless

0

Telko.id – Walaupun sudah dalam era digital, masih saja ada nasabah yang datang ke cabang. Untuk mengantisipasi kerumitan operasional bank, PermataBank pun ‘membangun’ Model Branch. Apa itu? Sebenarnya, yang dilayani tidak berbeda dengan cabang bank biasa, hanya saja di dalamnya sudah mengawinkan online-offline service yang paperless.

Hal ini memberikan konsistensi baik dalam hal penawaran produk dan layanan, look-and-feel (tampilan), desain, maupun teknologi yang keseluruhannya memberikan pengalaman yang memuaskan dan terintegrasi bagi nasabah.

PermataBank pun melakukan konfigurasi ulang, mendesain dan membayangkan kembali konsep cabang yang tepat dan memadai sehingga dapat beradaptasi dengan perubahan perilaku dan gaya hidup nasabah.

Konsep Model Branch PermataBank dibangun bergaya kekinian dengan area yang nyaman bagi nasabah. Dari pemilihan warna pada gambar yang berani dan memukau, tata letak ruangan yang optimal, Model Branch ini menciptakan lingkungan yang imersif sesuai dengan aspirasi untuk menjadi Bank yang simple, fast & reliable.

Model Branch PermataBank didesain sedemikian rupa agar dapat melayani nasabah dengan konsep paperless dan semua aktivitas dapat dilaksanakan secara digital, sehingga staf Bank berfokus membantu nasabah dalam hal konsultasi dan transaksi yang kompleks.

Inilah yang membedakan Model Branch PermataBank dari cabang digital Bank pada umumnya. Disini nasabah dapat merasakan kecepatan inovasi digital tanpa menghilangkan kenyamanan berinteraksi dengan staf Customer Service.

Sebagai bagian penting dari peta perjalanan digital, PermataBank juga telah memperbarui website resmi, PermataBank.com, dengan desain dan tampilan baru. Desain terbaru ini dibuat kekinian, konsisten dengan PermataMobile X dan Model Branch.

Rancangan ini melengkapi konsistensi Bank dalam penawaran produk dan layanannya, sesuai komitmen perusahaan agar nasabah dapat menikmati pengalaman yang sama di semua saluran onlinedan offline.

“Pembukaan Model Branch ini merupakan salah satu wujud dari digital roadmap PermataBank. Model Branch ini merupakan yang pertama di perbankan Indonesia yang secara berkelanjutan akan menempatkan teknologi digital yang tepat dan sesuai bagi nasabah untuk mewujudkan aspirasi kami menjadi Bank yang simple, fast dan reliable,” ungkap Ridha Wirakusumah, Direktur Utama PermataBank saat peresmian Model Branch.

“Peran Cabang menjadi semakin penting yang melengkapi semua layanan online kami. Kita perlu menciptakan dan mendefinisikan kembali serta mendesain dan mengkonfigurasi ulang cabang PermataBank untuk mengadopsi perubahan perilaku dan gaya hidup nasabah,” ujar Abdy Salimin selaku Direktur Teknologi dan Operasional PermataBank di kesempatan yang sama.

Kami perlu memastikan channel online dan offline dapat bekerja sama secara efektif untuk memberikan pengalaman yang konsisten bagi nasabah. Model Branch ini memiliki semua tampilan dan desain yang canggih seperti PermataMobile X, dimana platform yang digunakan adalah platform yang sama dengan layanan digital yaitu PermataMobile X, API Banking, PermataNet, Permata e-bisnis, Digital Value Chain, Voice ID Call Center, ATM dan tentunya media sosial PermataBank.

Dilaporkan, volume transaksi Bank Permata naik dari 157 juta (2016) menjadi 288 juta (2019), sekitar 95 persen dari volume transaksi sepanjang 2018. Sementara tahun lalu, volume transaksi Bank Permata tercatat sebesar 210 juta.

Produktivitas staf di bank dilaporkan naik sebesar 87 persen. Selain itu, jumlah rekening baru naik hingga 375 persen, dari 1,6 juta (2016) menjadi 7,6 juta (2019). Begitu pula dengan jumlah pengguna aktif aplikasi perbankan Bank Permata yang terus meningkat hingga 58 persen dari total unduh.

 

Oppo Reno A Baru Meluncur, Seperti Apa Kemampuannya?

0

Telko.id – Oppo Reno A kali pertama diperkenalkan pada 2019, September. Perangkat bermesin Snapdragon 710 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); ColorOS 6 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo Reno A. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Oppo Reno Z).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Blue, Black) dan memiliki body berdimensi 158.4 x 75.4 x 7.8 mm (6.24 x 2.97 x 0.31 in) dengan berat 169.5 g (6.00 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Oppo Reno A

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo Reno A :

  • 16 MP, f/1.8, 1/2.8″, 1.12µm, PDAF
    2 MP, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 25 MP, f/2.4, 1/2.8″, 0.9µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Oppo Reno A

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 710 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.2 GHz Kryo 360 Gold & 6×1.7 GHz Kryo 360 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 616. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3600 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.4″ Inch dengan jenis AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo Reno A sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 а/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Oppo Reno A :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 800 / 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 18(800), 19(800), 26(850), 28(700), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, September
Status Available. Released 2019, October
BODY
Dimensions 158.4 x 75.4 x 7.8 mm (6.24 x 2.97 x 0.31 in)
Weight 169.5 g (6.00 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), plastic back, plastic frame
SIM Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Blue, Black
IP67 dust/water resistant (up to 1m for 30 mins)
DISPLAY
Type AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.4 inches, 100.5 cm2 (~84.2% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~403 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); ColorOS 6
Chipset Qualcomm SDM710 Snapdragon 710 (10 nm)
CPU Octa-core (2×2.2 GHz Kryo 360 Gold & 6×1.7 GHz Kryo 360 Silver)
GPU Adreno 616
MEMORY
Card slot microSDXC (uses shared SIM slot)
RAM 6 GB
Internal 128GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 16 MP, f/1.8, 1/2.8″, 1.12µm, PDAF
2 MP, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 25 MP, f/2.4, 1/2.8″, 0.9µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 а/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes
Radio No
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 3600 mAh
Non-removable Li-Po 3600 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Oppo A5 (2020) Hadir Buat Kelas Menengah Tapi Fitur Premium

0

Telko.id – Oppo A5 (2020) kali pertama diperkenalkan pada 2019, September. Perangkat bermesin Snapdragon 665 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); ColorOS 6.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 3/4 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo A5 (2020). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Oppo A5s).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Mirror Black, Dazzling White) dan memiliki body berdimensi 163.6 x 75.4 x 9.1 mm (6.44 x 2.97 x 0.36 in) dengan berat 195 g (6.88 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Oppo A5 (2020)

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo A5 (2020) :

  • 12 MP, f/1.8, (wide), 1/2.8″, 1.25µm, PDAF
    8 MP, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    2 MP, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Oppo A5 (2020)

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 665 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 610. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3/4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3,480 nits max brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo A5 (2020) sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 400/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Oppo A5 (2020) :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 20(800), 28(700), 38(2600), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 400/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, September
Status Available. Released 2019, October
BODY
Dimensions 163.6 x 75.4 x 9.1 mm (6.44 x 2.97 x 0.36 in)
Weight 195 g (6.88 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Mirror Black, Dazzling White
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.5 inches, 102.0 cm2 (~82.7% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 3
480 nits max brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); ColorOS 6.1
Chipset Qualcomm SDM665 Snapdragon 665 (11 nm)
CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver)
GPU Adreno 610
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 3/4 GB
Internal 64GB 3GB RAM, 64GB 4GB RAM, 128GB 4GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.8, (wide), 1/2.8″, 1.25µm, PDAF
8 MP, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
2 MP, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps, gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP, f/2.0
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND 24-bit/192kHz audio
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes (market dependent)
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5000 mAh
Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Oppo A9 (2020) Ingin Beli Smartphone Baru? Lihat Dulu Yang ini!

0

Telko.id – Oppo A9 (2020) kali pertama diperkenalkan pada 2019, September. Perangkat bermesin Snapdragon 665 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); ColorOS 6.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 4/8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Oppo memang belum secara resmi merilis harga Oppo A9 (2020). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Oppo A9).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Oppo Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Marine Green, Space Purple, Vanilla Mint) dan memiliki body berdimensi 163.6 x 75.6 x 9.1 mm (6.44 x 2.98 x 0.36 in) dengan berat 195 g (6.88 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Oppo A9 (2020)

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Oppo A9 (2020) :

  • 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.25″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.3, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm, AF
    2 MP, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 16 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Oppo A9 (2020)

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 665 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 610. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3,480 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Oppo A9 (2020) sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Oppo A9 (2020) :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 8(900), 38(2600), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA, LTE-A
LAUNCH
Announced 2019, September
Status Available. Released 2019, September
BODY
Dimensions 163.6 x 75.6 x 9.1 mm (6.44 x 2.98 x 0.36 in)
Weight 195 g (6.88 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Marine Green, Space Purple, Vanilla Mint
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.5 inches, 102.0 cm2 (~82.5% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 3
480 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); ColorOS 6.1
Chipset Qualcomm SDM665 Snapdragon 665 (11 nm)
CPU Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver)
GPU Adreno 610
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 4/8 GB
Internal 128GB 4GB RAM, 128GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.25″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.3, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm, AF
2 MP, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm
2 MP, f/2.4, (depth)
Features Dual-LED dual-tone flash, panorama, HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps, gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 16 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND 24-bit/192kHz audio
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5000 mAh
Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Telkomsel Kembangkan Digitalisasi Sekolah Di Tasikmalaya Lewat DIGI X

0

Telko.id – Transformasi digitalisasi bukan hanya untuk dunia usaha saja. Sekolah pun bisa melakukannya. Telkomsel pun berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem digital di bidang pendidikan. Salah satu yang dilakukan adalah menghadirkan aplikasi absensi digital berbasis mobile yang disebut DIGI X yang mengintegrasikan kebutuhan pencatatan kehadiran siswa, sekaligus berbagi informasi terkini terkait kegiatan di sekolah.

Kali ini yang disambangi adalah SMKN 2 Tasikmalaya menjadi sekolah pertama, yang menggunakan aplikasi DIGI X Telkomsel. Kolaborasi antara Telkomsel dengan SMKN 2 Tasikmalaya ditandai dengan pendatangan Perjanjian Kerjasama pada 19 September 2019, di SMKN 2 Tasikmalaya.

“Melalui aplikasi ini Telkomsel berupaya menghadirkan solusi digital, yang mampu menunjang kegiatan dan aktfitas belajar serta mengajar di sekolah sekaligus memberikan kemudahan untuk menikmati layanan dan produk Telkomsel,”ungkap Mulya Budiman, GM Consumer Sales Regional Jabar Telkomsel menjelaskan.

Menurut Mulya, DIGI X Telkomsel menjadi langkah awal bagi Telkomsel untuk mendukung pengembangan ekosistem digital di setiap sekolah khususnya wilayah Tasikmalaya.

Melalui aplikasi ini guru dan murid bisa mengakses berbagai fitur yang ditawarkan seperti Laman Berita yang berisi informasi terkini kegiatan di sekolah, Jadwal pelajaran yang juga bisa diakses setiap siswa dimanapun berada, ada pula Permohonan Ijin sakit bagi siswa yang berhalangan hadir untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Sementara itu para guru juga bisa memonitor langsung setiap siswa yang hadir melalui dashboard guru, dimana absensi dan aktiftas siswa terpantau secara real time. Akses ini bisa digunakan berdasarkan geolocation dari masing-masing murid, yang melakukan absensi secara digital menggunakan gawainya.

Selain itu para siswa dan guru juga bisa berinteraksi langsung menggunakan fitur chat room yang tersedia untuk mendiskusikan pelajaran ataupun menginformasikan kegiatan di sekolah.

Selain  menghadirkan lebih dari 1400 BTS 4G LTE, saat ini Telkomsel juga telah meluncurkan Kartunya Anak Sekolah 3.25 GB dengan harga yang terjangkau. Hal ini sebagai wujud kesungguhan Telkomsel dalam membangun ekosistem digital bagi generasi millenial khususnya di Tasikmalaya. (Icha)

 

 

Kemenperin: SIBINA Sudah Siap Bekerja, Sudah On

0

Telko.id – Saat ini, sistem SIBINA atau Sistem Informasi Basis Database IMEI Nasional yang berada di Kementerian Perindustrian sudah siap digunakan. Hanya saja, dalam pengoperasian masih menunggu kesepakatan peraturan dari tiga kementerian yakni Kementerian Komunikasi dan informatika, Kementerian perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

“Sistem SIBINA sudah on dan sudah siap digunakan. Tinggal menunggu teknis regulasi,” ungkap R.Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian.

Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan SIBINA ini. Pasalnya, menurut Janu, Sistem SIBINA ini sama sekali tidak bisa memiliki data individu, hanya data ponsel, selain data IMEI yang masuk melalui TPP atau Tanda Pendaftaran Produk, baik IMEI ponsel, computer, tablet dan handheld. Untuk data pemilik ponsel itu semua ada di Operator.

Nantinya, data yang dimiliki oleh Kemenperin akan di pair atau dipasangkan dengan data dari operator. Baru setelah itu akan keluar, daftar IMEI yang perlu diberi notifikasi.  Apakah itu black list atau white list.

Itupun semuanya dilakukan, antara sistem SIBINA dan sistem di operator secara online. Artinya, tidak mungkin adanya kebocoran data. Jalurnya sendiri sudah disiapkan untuk engine to engine ke operator ke kemenperin.

“Intinya, kami tidak mau menyulitkan masyarakat dengan adanya aturan IMEI ini dan tentu saja demi kepentingan negara,” ungkap janu.

Bagaimana dengan duplikat IMEI? Sistem SIBINA ini sendiri nantinya akan mampu mendeteksi adanya duplikasi IMEI. Nanti, kelanjutannya akan di blokir atau tidak, aka nada tahap verifikasi dulu. Jadi tidak akan langsung blokir. Akan ada sistem verifikasi.

Jadi saat ini, terus menerus dilakukan uji coba terhadap sistem SIBINA ini supaya meminimalisasi kejadian yang tidak diinginkan. Sambil menunggu aturannya dari ketiga Kementerian ditandatangani.

Karena, setelah ditandatangani, maka perlu memasukan variable-varible dari putusan tersebut ke dalam sistem SIBINA. Lalu, setelah itu dilakukan uji coba lagi, jika sudah tidak ada masalah baru akan dipergunakan secara nasional.

Saat ini, data IMEI yang ada di Kemenperin berdasarkan TPP sejak 2012 ada sekitar 1,65 miliar IMEI ponsel dan tablet.

Untuk cek IMEI, masyarakat bisa akses ke https://imei.kemenperin.go.id dan masukan IMEI. Nanti akan terlihat, IMEI Anda apakah sudah ada dalam sistem SIBINA atau tidak. (Icha)

 

 

Waduh! Kok Data Konsumen Lion Air Group Bisa Bocor?

0

Telko.id – Manajemen Lion Air Group menyatakan ada dugaan penyalahgunaan data maskapai Malindo Air yang telah bocor ke publik. Malindo Air menyadari beberapa data pribadi penumpang yang disimpan di lingkungan berbasis cloud, telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Tim internal Malindo Air bersama penyedia layanan data eksternal, Amazon Web Services (AWS) dan GoQuo sebagai mitra saat ini sedang menyelidiki atas hal tersebut,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala dalam keterangannya yang dikutip Kompas.com, Kamis (19/9/2019).

Atas kasus ini, Kominfo minta Lion Air Grup amankan data konsumen. Hal ini dikemukakan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika  Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan usai bertemu dengan Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi.

Yang dibahas adalah tentang kondisi yang terjadi serta tindak lanjut untuk penanganan dan pengamanan data penumpang.

“Kami sudah bertemu dan berkoordinasi untuk mendapatkan klarifikasi dari Lion Grup,” kata Dirjen Semuel usai pertemuan di Jakarta, Kamis (19/09/2019).

Menurut Dirjen Aptika pihak Lion Air Grup telah membenarkan adanya kejadian kebocoran data penumpang dari dua maskapai, yakni Malindo Air dan Thai Lion Air yang beroperasi dari Malaysia. Saat ini, Lion Air telah melaporkan ke otoritas di Malaysia atas kejadian hacking dan tengah melakukan penyidikan.

Kementerian Kominfo, kata Semuel, juga belum mengetahui secara pasti berapa jumlah kebocoran data penumpang tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil investigasi. Namun, data penumpang tersebut saat ini sudah diamankan.

“Berapa jumlahnya kita belum tahu, lagi di investigasi. Tapi saat ini posisi daripada data-data konsumer dari lion sudah diamankan. Hal ini juga sudah dilaporkan kepada otoritas di Malaysia untuk dilakukan investigasi, karena lokus kejadiannya disana. jadi kita harus menunggu dari hasil investigasi,” tutur Semuel.

Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, pihak Lion Air Group dalam hal ini juga menjadi korban atas kebocoran data pribadi penumpang.  “Memang kami dalam hal ini menjadi korban, dan begitu informasi ini menjadi viral dalam bentuk screenshot, kami langsung menindaklanjuti dengan semua administrator kami. Kami juga langsung mengamankan pada hari itu juga seluruh data,” kata Putut.

Saat ini, langkah yang diambil oleh Lion Air adalah mengambil aksi pelaporan dan tuntutan hukum bagi pelaku pencurian dan pembocoran data penumpang. “Kami bisa pastikan sampai dengan saat ini data penumpang itu sudah tidak bocor lagi pada yang lain-lainnya. Dan begitu berita ini viral langsung kami melakukan legal action kepada pihak berwenang di Malaysia dan sedang dalam proses investigasi,” tambahnya.

Berkaitan dengan data-data warga negara Indonesia atas kejadian tersebut, Putut mengatakan bahwa pihak Lion Air juga belum mengetahui berapa jumlah data yang bocor. Kalaupun data yang beredar Lion Air juga memastikan data-data tersebut aman.

“Jadi data-data orang Indonesia pun kita belum tau jumlahnya berapa, karena seperti yang kita semua ketahui bahwa nama-nama itu masih ditutup jadi kita sedang menginvestigasi. Kedepan kami pastikan data penumpang itu aman,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Aptika juga menegaskan bahwa mekanisme penanganan breach dan perlindungan data pribadi di Malaysia dengan di Indonesia tidak jauh berbeda.  Menurut Dirjen Aptika, di Indonesia penerapan perlindungan data yang sudah tersebar di 32 aturan itu akan disatukan dalam RUU Perlindungan Data Pribadi.

Meskipun demikian, Indonesia menunggu hasil investigasi pada tahap awal yang dilakukan oleh otoritas di Malaysia setelah itu akan menentukan langkah tindak lanjut.

“Breach itu dimanapun terjadi, akan ada pengaruhnya. Kalau ada yang mendapatkan data dari hasil curian itu melanggar hukum. Dia menggunakan data masyarakat secara tidak sah dan bisa diancam hukuman,” ungkapnya.

Secara khusus, Dirjen Aptika menegaskan penerapan perlindungan data pribadi dilakukan dengan prinsip keseimbangan, “Kita membuat keseimbangan, di satu sisi semua penyelenggara memastikan sistemnya handal, dan siapa yang punya keinginan jahat akan berhadapan dengan hukum.  Yang perlu dilakukan oleh pengelola data semua harus diperkuat, SOPnya dan pengamanan datanya,” ungkapnya. (Icha)