spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1003

Mengenal Pesawat N-250 Gatot Kaca Buatan BJ Habibie

0

Telko.id, Jakarta – Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta pada Rabu sore (11/09/2019) di usia 83 tahun. Semasa hidup, banyak hal telah dilakukan Habibie untuk bangsa ini. Salah satunya adalah membangun Indonesia, khususnya di bidang teknologi.

Seperti diketahui, BJ Habibie adalah putra bangsa yang berhasil membangun industri pesawat terbang di tanah air, dan mengembangkan pesawat pertama Indonesia yang bernama N-250 Gatot Kaca.

Dilansir Telko.id dari laman resmi PT Dirgantara Indonesia pada Kamis (12/09/2019), Pesawat N-250 Gatotkaca merupakan jenis pesawat baling-baling dengan rute penerbangan perintis yang memiliki kapasitas 50-70 penumpang.

{Baca juga: Pesawat Terbesar di Dunia Ciptaan Paul Allen Berhasil Mengudara}

Habibie bersama IPTN mengerjakan proyek Pesawat N250 Gatot Kaca selama lima tahun, sebelum akhirnya melakukan ujicoba dan sukses melakukan terbang perdana pada tahun 1995 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

N250 Gatot Kaca merupakan pesawat turbopup pertama di dunia yang menggunakan teknologi Fly by Wire. Teknologi Fly by Wire merupakan sistem kendali pesawat yang menggunakan sinyal elektronik.

Teknologi ini juga memiliki komputer untuk mengolah data yang didapat dari berbagai sensor di badan pesawat. Teknologi ini sangat membantu pilot saat terbang. Pasalnya ketika pilot ingin terbang lurus maka Fly by Wire akan mengoreksi semua gangguan yang bisa membuat pesawat berbelok.

{Baca juga: Pesawat Terbesar di Dunia Ciptaan Paul Allen Berhasil Mengudara}

Namun ketika pesawat ingin belok, teknologi fly by wire akan membantu mengarahkan pilot sehingga belokan yang dilakukan tidak membahayakan struktur pesawat. Hingga saat ini teknologi tersebut telah digunakan oleh banyak pesawat baik pesawat komersil ataupun pesawat tempur.

IPTN kembali melakukan ujicoba pada tahun 1996 dengan pesawat N250 Krincing Wesi 1 Pesawat tersebut memiliki spesifikasi penumpang lebih banyak dibandingkan Gatot Kaca. Pesawat N250 Gatot Kaca sendiri merupakan satu dari berbagai sumbangsih BJ Habibie terhadap dunia teknologi Indonesia.

BJ Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Dirinya merupakan anak keempat dari delapan bersaudara pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A Tuti Marini Puspowardojo. 

Habibie lebih banyak menghabiskan masa pendidikan di Kota Bandung, mulai dari SMP 5 Bandung, SMA Kristen Dago Bandung hingga melanjutkan kuliah Institute Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Mesin di tahun 1954.

Setahun kemudian, Habibie mendapatkan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan kuliah di Westfalen Aachen Technisce Hochschule (RWTH), Jerman. Disini Habibie mengambil jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi konstruksi pesawat terbang.

{Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Pesawat NASA Terbang Tanpa Pilot}

Habibie meneruskan pendidikan hingga doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachen, Jerman sebelum akhirnya lulus pada tahun 1965. Ia sempat bekerja di perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bölkow-Blohm yang berpusat di Hamburg, Jerman.

Tahun 1973, Habibie kembali ke Indonesia atas permintaan Presiden Soeharto, kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998. Saat menjabat sebagai Menristek tersebut, Habibie lalu mendirikan PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio  (IPTN) tahun 1976 yang sekarang berganti menjadi PT Dirgantara Indonesia. Di IPTN inilah putra terbaik bangsa itu mengembangkan N250 Gatot Kaca. Selamat jalan Pak Habibie. [NM/IF]

 

 

Erajaya Ikut Nantikan Kehadiran 5G di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta Erajaya Group boleh dibilang menjadi salah satu pihak yang ikut menanti kehadiran jaringan 5G di Indonesia. Sebagai distributor smartphone, mereka menilai kehadiran jaringan generasi kelima ini juga bisa memicu kehadiran smartphone berteknologi sama.

Menurut Director Marketing and Communication Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo, dunia teknologi tidak dapat dipungkiri akan terus mengalami perkembangan. Dimana dahulu masyarakat mengenal 2G, 3G, 4G dan kini sudah mengenal 5G.

“Kami menyambut baik teknologi seperti itu. Kehadiran 5G ini adalah momentum baru,” kata Djatmiko di Jakarta, Rabu (11/09/2019).

{Baca juga: Smartfren Uji Coba Jaringan 5G Pakai Headset VR}

Saat ini Erajaya pun menunggu momen kehadiran jaringan penerus 4G ini di Indonesia. Meski begitu, Erajaya mengaku tidak bisa memprediksi atau mendorong kehadiran jaringan dan smartphone 5G karena itu adalah domain dari operator dan principal atau produsen smartphone itu sendiri.

“Tanpa ada jaringan dan device apa yang bisa kita lakukan. Jadi kita menunggu, iya kita tidak bisa mendorong. Kita gak bisa mendorong-dorong. Kita menunggu,” ujar Djatmiko.

Terakhir ketika ditanya bagaimana pangsa pasar smartphone 5G di Indonesia. Djatmiko menilai jika peminat smartphone 5G kemungkinan akan besar mengingat berbagai peningkatan kecepatan internet di jaringan tersebut.

“Ya semoga peminatnya tinggi, kalau secara kecepatan data jauh lebih bagus dan secara harga paket juga tidak terlalu mahal,” tutup Djatmiko.

{Baca juga: Oppo Yakin 5G Bisa Dongkrak Penjualan Smartphone}

Sebelumnya jaringan 5G sendiri diprediksi akan berdampak pada penjualan smartphone di Indonesia. Sebelumnya Oppo Indonesia menilai jaringan 5G dinilai dapat mendongkrak penjualan smartphone di Indonesia.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, konsumen di Tanah Air mulai penasaran dengan jaringan 5G. Bahkan dirinya sering ditanya kapan Oppo Reno 5G akan rilis di Indonesia. “Konsumen Indonesia tipikal konsumen yang suka beli sesuatu yang baru,” kata Aryo di Jakarta, pada Rabu (07/08/2019) lalu. [NM/IF]

Hutchison Dekati XL Axiata, Mau Konsolidasi?

0

Telko.id, Jakarta – Hutchison Holdings Ltd melakukan pendekatan dengan Axiata Group atau perusahaan induk dari XL Axiata. Ada kabar, jika hal ini terkait konsolidasi operator telekomunikasi di Indonesia.

Dilansir Telko.id dari Bloomberg pada Kamis (12/09/2019), Hutchison secara informal menyatakan minatnya untuk mengeksplorasi kombinasi bisnis di Indonesia, yaitu XL Axiata. Menurut keterangan dari seorang sumber kedua belah pihak belum melakukan negosiasi secara subtantif terkait rencana tersebut.

Namun saham XL Axiata naik 9,8% dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Selasa pagi (10/09/2019) di Jakarta atau yang tertinggi sejak 18 Februari lalu.  Tahun ini saham XL Axiata sudah naik sekitar 76%, sehingga valuasi perusahaan sudah mencapa USD$ 2,65 miliar atau Rp 35,9 triliun.

{Baca juga: Tri Dukung Konsolidasi Operator Demi Industri Telko yang Sehat}

Axiata Group sendiri pekan lalu telah mengakhiri pembicaraan dengan Telenor ASA Norwegia terkait merger jaringan di Asia.  Axiata Group mengakui jika sudah banyak pihak yang ingin bermitra dengan mereka. Walaupun pembicaraan dengan Telenor berakhir namun perusahaan lain seperti Sumitomo Corp Japan dan Mitsui & Co menaruh minat dengan Axiata Group.

“Axiata telah menciptakan peningkatan nilai dan daya tarik yang signifikan untuk operasinya dan seperti yang dibuktikan dalam satu tahun terakhir. Kami telah menarik banyak pelamar untuk bermitra dengan kami dan berusaha untuk mendapatkan aset kami termasuk Telenor, Mitsui, Sumitomo dan lain-lain” kata Axiata.

{Baca juga: Siap Konsolidasi, XL Tunggu Lampu Hijau dari Pemerintah}

Sayangnya Axiata dan Hutchison tidak mau berkomentar terkait isu konsolidasi tersebut. Hutchison memiliki bisnis telekomunikasi   di Indonesia, Vietnam dan Sri Lanka dengan total 45,7 juta pelanggan.

Layanan Hutchison 3 Indonesia (Tri) menyumbang USD$ 472 juta atau Rp 6,5 triliun atau 86% dari total pendapatan Hutchison dalam enam bulan pertama tahun 2019. Indonesia adalah satu-satunya pasar Hutch Asia yang membukukan laba positif sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi. [NM/IF]

Pakai LinkAja Bisa Bayar PBB DKI Jakarta Di Mana Saja

0

Telko.id – Malas keluar rumah? Tapi belum bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)? Sekarang bisa gunakan LinkAja.

Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) wajib dilakukan setiap tahunnya dan harus dilunasi paling lambat enam bulan sejak tanggal diterimanya Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) oleh wajib pajak. Salah satu kendala yang kerap muncul di kota besar seperti Jakarta adalah keterlambatan pembayaran PBB karena faktor kesibukan, yang menyebabkan optimalisasi penerimaan pajak menjadi terhambat.

Bekerja sama dengan Bank DKI, Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI (BPRD DKI), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dan PT Mitracomm Ekasarana, LinkAja memberikan kemudahan transaksi pembayaran pajak nontunai kepada para wajib pajak DKI Jakarta. Melalui menu layanan terbaru ini, para wajib pajak dapat dengan mudah melakukan pembayaran PBB tanpa harus mengantre di loket pembayaran.

Tujuan utama LinkAja adalah untuk menghadirkan layanan keuangan elektronik yang lebih baik dan lengkap, dengan memperkaya offering use case di seluruh sendi kehidupan masyarakat. Dengan hadirnya layanan pembayaran PBB DKI Jakarta, akan memudahkan wajib pajak DKI Jakarta dalam membayar pajak secara lebih praktis.

“Kami harap kemudahan ini dapat menjadi cara edukasi dan sosialisasi transaksi nontunai di tengah masyarakat, sehingga dapat meningkatkan indeks inklusi keuangan Indonesia,” ungkap Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja.

Adapun tahapan pembayaran PBB DKI Jakarta meliputi:
1. Buka aplikasi LinkAja dan pastikan aplikasi LinkAja sudah diupdate ke versi terbaru yaitu 3.5.0 untuk iOS dan 3.5.1 untuk android
2. Pilih “Lainnya”
3. Klik Icon “Pajak” dalam menu Pajak dan Retribusi
4. Pilih PBB DKI JAKARTA
5. Masukkan NOP (nomor objek pajak) dan Tahun pembayaran Pajak.
6. Konfirmasi data yang muncul pada aplikasi
7. Jika data sudah sesuai, klik konfirmasi dan masukkan PIN.

Asyiknya, untuk setiap pembayaran PBB melalui LinkAja, pengguna akan dikenakan biaya admin sebesar Rp. 5,000.
Sejak layanan ini beroperasi sampai dengan 30 September 2019, LinkAja juga menghadirkan promo untuk pembayaran PBB DKI JAKARTA dengan minimal nominal pembayaran Rp. 200,000 yang akan mendapatkan cashback sebesar Rp. 50,000. (Icha)

Telkomsel: Habibie Tokoh Teknologi GSM di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) turut mengucapkan belasungkawa atas kepergian Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie pada Rabu sore (11/09/2019). Menurut perusahaan pelat merah ini, BJ Habibie merupakan pejuang teknologi dan founding fathers dari Telkomsel.

Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini menjelaskan jika BJ Habibie merupakan tokoh penting dalam pengembangan teknologi selular Global System for Mobile Communication (GSM) di Indonesia.

“Bapak Habibie merupakan sosok yang penting bagi kami, beliau memiliki hubungan sejarah erat dalam proses beroperasinya teknologi selular  Global System for Mobile Communications (GSM) di Indonesia serta beroperasinya layanan Telkomsel pertama kali di Pulau Batam,” kata Emma lewat keterangan tertulis pada Kamis (12/09/2019)

{Baca juga: Kominfo: BJ Habibie Adalah Bapak Teknologi Indonesia}

Telkomsel merasa kehilangan dan turut berduka cita atas kepergian Presiden ketiga Republik Indonesia tersebut. “Keluarga besar Telkomsel turut berduka cita yang sedalam-dalamnya  dan merasakan kehilangan yang besar atas kepergian almarhum,” ucap Emma.

Kehadiran GSM dan berdirinya Telkomsel tidak dapat dipisahkan dari peran BJ Habibie. Pada tanggal 14 Juli 1993, sejumlah direksi PT Telkom bertemu dengannya yang saat itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut BJ Habibie menuliskan persetujuan dan penerapan GSM sebagai standar teknologi seluler Indonesia.  Pada tanggal 2 September 1994, BJ Habibie pun meresmikan pengoperasian Telkomsel GSM di Pulau Batam. Sebagai Menristek, Habibie melakukan percobaan teknologi GSM dengan melakukan hubungan telepon GSM Telkomsel Perdana, dari Batam ke Jakarta dan London.

{Baca juga: BJ Habibie Meninggal, Menkominfo: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik}

Pada saat itu Telkomsel GSM kemudian dikembangkan menjadi operator seluler dan pada tanggal 26 Mei 1996, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) lahir. Tahun 2016, atau pada perayaan 21 tahun Telkomsel, BJ Habibie mengakui jika Telkomsel adalah anak dan cucu ideologis-intelektual dirinya.

“Semangat Pak Habibie akan selalu melekat dalam perkembangan dan pertumbuhan Telkomsel.  Selamat jalan, Pak Habibie”, tutup Emma. [NM/IF]

BJ Habibie Berpulang, Netizen Gaungkan #RIPBapakTeknologiIndonesia

0

Telko.id, Jakarta – Kepergian putra terbaik bangsa, Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal sebagai BJ Habibie menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Berbondong-bondong, masyarakat pun membanjiri media sosial dengan ucapan bela sungkawa, lengkap dengan tagar #RIPBapakTeknologiIndonesia.

Berdasarkan pantuan Tim Telko.id dari Trends24 pada Kamis (12/09/2019) pukul 11.48 WIB, tagar #RIPBapakTeknologiIndonesia berada di urutan pertama. Tagar tersebut bersaing dengan berbagai topik pembicaraan yang turut dibicarakan netizen di media sosial Twitter.

Lewat tagar tersebut, netizen pun memberi ucapan selamat jalan dan terimakasih kepada BJ Habibie. Misalnya saja Amir Fawzi. Lewat akun twitternya, Amir mengucapkan bela sungkawa terhadap mantan orang nomor 1 di Indonesia itu.

“turut berduka cita atas meninggalnya BAPAK BJ HABIBIE semoga khusnul khotimah#RIPBapakTeknologiIndonesia,” cuit Amir.

{Baca juga: Kominfo: BJ Habibie Adalah Bapak Teknologi Indonesia}

Hal serupa juga dikatakan oleh Rozi Saputra Chan. Di Twitter, Rozi berdoa supaya BJ Habibie bisa mendapatkan tempat terbaik di Surga. “Selamat jalan bapak demokrasi dan bapak teknologi #RIPBapakTeknologiIndonesia semoga dilapangkan kuburnya dijadikan kuburnya dari taman syurga…Amin ya allah,” cuit Rozi.

Selain ucapan doa, netizen berharap jika Habibie akan bertemu dengan isterinya Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie yang telah terlebih dahulu meninggalkan dunia pada tahun 2010. “Kini beliau ke hadapan sang ilahi dan kini beliau berjumpa dengan sang pujaan hati, Ibu Ainun. Selamat jalan Pak #RIPBapakTeknologiIndonesia,” tulis Nindya.

 

BJ Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 atau 83 tahun yang lalu.  Habibie merupakan lulusan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat dan pernah bekerja di perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bölkow-Blohm di Hamburg, Jerman.

{Baca juga: BJ Habibie Meninggal, Menkominfo: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik}

Tahun 1973, Habibie kembali ke Indonesia atas permintaan Presiden Soeharto, kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi dan Presiden ketiga Republik Indonesia. Semasa hidup Habibie pun menjadi pionir dalam pengembangkan teknologi pesawat terbang di Indonesia. [NM/IF]

Ini Dia 3 Fitur Utama Yang Diunggulkan Oleh Samsung Galaxy A50s

0

Telko.id – Samsung Galaxy A50s, diluncurkan dengan berbagai fitur yang sudah di upgrade dari ‘kakaknya’ Samsung Galaxy A50. Yang jadi pertimbangan adalah masukan dari para pengguna.

“Kami ada Fokus Discussion Group (FGD) dan banyak masukan dari pengguna Galaxy A50. Kami tampung dan kami sesuai kan di Galaxy A50s ini,” ungkap Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia saat unboxing Samsung Galaxy A50s di Jakarta (11/09).

Irfan juga menambahkan bahwa Galaxy A50 memang sudah dihentikan produksinya sejak Samsung memutuskan untuk menjual Galaxy A50s, September ini.

Dari FGD tersebut, akhirnya ada tiga fitur yang diupgrade. Apa saja?

Yang pertama adalah dari sisi kamera. Pada Galaxy A50s ini sudah membenamkan teknologi baru yakni triple camera 48MP dilengkapi dengan kemampuan video Super Steady. Fitur ini dapat menghasilkan kualitas yang prima, terutama untuk merekam objek yang bergerak.

Selain itu ada fitur lensa Ultra Wide yang akan merekam foto dan video seperti yang ditangkap oleh mata kita dan menjadikan konten video live kini semakin luas tanpa batas. Tentu ini akan sangat dibutuhkan ketika akan mendapatkan kualitas video yang lebih optimal.

Ada juga Depth Lens pada Galaxy A50s dapat menghasilkan efek video bokeh secara optimal melalui fitur Live Focus, dimana pengguna dapat mengatur kedalaman bokeh bahkan memiliki berbagai opsi seperti efek blur yang berputar (spin), zoom, color pop, mono, side, serta efek warna vintage agar menghasilkan konten yang lebih kreatif dan dramatis.

Fitur ketiga yang ditingkatkan kemampuannya adalah game. Dimana, bermain game online kini menjadi salah satu aktivitas favorit bagi konsumen Indonesia, terutama bagi generasi live yang senang memainkannya pada smartphone mereka.

Menurut riset dari Google, 77% dari generasi live di Indonesia rata-rata menghabiskan waktu bermain game selama 2 jam 11 menit perharinya dimana 44% dari mereka gemar bereksperimen melalui game mereka yang tentunya membutuhkan performa smartphone yang baik.

Didukung dengan AI Gaming Booster, Galaxy A50s memiliki kemampuan performa yang prima. Fitur AI Gaming Booster dapat mengenali tipe game yang sedang dimainkan dan secara otomatis mengoptimalkan performa sehingga memberikan tampilan yang detail serta meminimalisir terjadinya lag pada saat proses bermain game online.

Disamping itu, untuk meningkatkan pengalaman bermain game pada produk ini, ada layar Super-AMOLED Infinity-U yang luas berukuran 6,4 inci FHD+, kualitas suara terbaik Dolby Atmos, serta kapasitas baterai 4.000 mAh dengan kemampuan fast charging. Semua itu akan semakin memperkaya pengalaman bermain game yang lebih epik dan menyenangkan.

Fasilitas ketiga adalah fitur pembayaran. Kenapa? Karena, berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Bank Indonesia, pertumbuhan pembayaran digital di Indonesia telah bertumbuh sebesar 77,9% dimana hal tersebut menandakan tingginya kebutuhan akan proses pembayaran yang mudah untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Untuk itu, Galaxy A50s telah didukung dengan NFC dan Samsung Pay yang memudahkan generasi live untuk melakukan transaksi pembelian tanpa uang tunai maupun kartu kredit.

Samsung Pay siap diaktifkan menjadi e-wallet pengguna Galaxy A50s. Hanya dengan menggunakan aplikasi kamera pada Galaxy A50s, atau dengan swipe up layar saat di home screen maupun ketika layar terkunci, pengguna dapat memilih e-wallet untuk pembayaran.

Saat ini, Samsung Pay telah bekerja sama dengan partner terpercaya seperti DANA yang senantiasa menjaga privasi dari pengguna agar dapat melakukan transaksi dengan nyaman dan aman.

“Ke depan, kami akan eksplorasi lagi untuk kerjasama dengan fintech lain karena pada dasarnya, kami terbuka untuk semua,” ujar Irfan menjelaskan.

Penyimpanan data rahasia juga semakin terjaga karena Galaxy A50s telah didukung oleh Samsung Knox yang memastikan informasi keuangan, kesehatan, dan pribadi pengguna selalu aman karena memiliki keamanan berlapis dan dapat mendeteksi tindakan yang mencurigakan pada aktivitas smartphone.

Untuk yang berminat, Pre-order Galaxy A50s sudah dimulai sejak tanggal 9 September dan masih berlangsung hingga 15 September 2019. Konsumen bisa memiliki Galaxy A50s dengan harga Rp 4.099.000,- untuk A50s dengan RAM 4GB, dan Rp 4.899.000,- untuk A50s dengan RAM 6GB. Tersedia tiga pilihan warna yaitu Prism Crush Black, Prism Crush White, dan Prism Crush Green. (Icha)

Kominfo Buka Seluruh Layanan Internet di Papua Barat

0

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah membuka seluruh layanan internet di Papua Barat. Hal ini dilakukan setelah pemerintah merasa bahwa kondisi di provinsi tersebut telah kondusif.

Menurut Plt. Kabiro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, pemerintah telah membuka layanan internet di 13 kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat pada Rabu (11/06/2019) pukul 16.00 WIT. Adapun kota terakhir yang dibuka adalah Manokwari dan Sorong, Papua Barat.

“Akhirnya dibuka layanan data internetnya setelah mendapatkan kepastian mengenai kondusivitas kedua wilayah pada Rabu siang,” kata Ferdinandus lewat keterangan tertulis pada Rabu (11/09/2019).

{Baca juga: Kominfo Mulai Buka Blokir Internet di Papua}

Sayangnya, pembatasan layanan data internet masih dilakukan di Papua khususnya Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Dari 29 Kabupaten/kota di wilayah Papua, baru ada 27 Kabupaten yang sudah dibuka kembali layanan data internet secara bertahap. Pemerintah akan membuka layanan jika kondisi disana sudah benar-benar kondusif.

“Pemerintah akan terus memantau situasi dan kondisi keamanan di kedua wilayah tersebut dalam 1-2 hari ke depan,” tambah Ferdinandus.

Ferdinandus juga menyampaikan jika sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua terus menunjukkan tren menurun sejak 31 Agustus 2019.

{Baca juga: Duh! 419 Juta Data Pengguna Facebook Beredar Bebas di Internet}

Puncak sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua terjadi pada 30 Agustus 2019 dengan jumlah url mencapai 72,5 ribu url. Jumlah ini terus menurun, menjadi 42 ribu url di tanggal 31 Agustus 2019, 19 ribu url di tanggal 1 September 2019, lalu menurun menjadi 6.060 url hoaks dan hasutan di tanggal 6 September 2019.

“Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali secara total seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung,” tutup Ferdinandus. [NM/IF]

Desain Praktis, Harga DJI Osmo Mobile 3 di Bawah Rp 2 Juta

0

Telko.id, Jakarta – Gimbal smartphone, DJI Osmo Mobile 3 resmi diluncurkan di Indonesia. Di sini, DJI melepas gimbal tersebut dengan harga yang cukup terjangkau. Pasalnya, harga DJI Osmo Mobile 3 Combo hanya sekitar Rp 1,75 jutaan, dan DJI Osmo Mobile 3 Basic sekitar Rp 1,5 jutaan.

Menurut Director Marketing and Communication Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo, gimbal versi Combo lebih mahal karena terdapat beberapa bonus didalamnya.

“Untuk yang DJI Osmo Mobile 3 Combo terdapat bonus carrying case dan tripod,” katanya di Jakarta, Rabu (11/09/2019).

{Baca juga: DJI Rilis Osmo Mobile 3, Gimbal yang Bisa Dilipat}

Djatmiko menambahkan, gimbal smartphone tersebut sudah dapat dipesan secara pre-order pada 11 sampai 22 September 2019 di Urban Republic, Erafone.com dan Blibli.com.

Selama masa pre-order, pelanggan akan mendapatkan cashback hingga Rp 250 ribu dengan kartu kredit bank BRI CIMB, Mandiri dan OCBC.

Pangsa pasar yang ditargetkan Erajaya selaku distributor cukup beragam. Selain kalangan fotografer atau videografer profesional, mereka juga menyasar masyarakat umum yang ingin membuat konten foto atau video untuk diposting di sosial media mereka.

{Baca juga: Harganya Rp 1,6 Jutaan, DJI Osmo Mobile 3 Bawa Banyak Keunggulan}

“Pertama adalah pencinta fotografi dan videografi. Kedua adalah masyarakat umum yang ingin mempunyai kualitas rekaman video yang bagus, dalam arti bisa digunakan profesional maupun orang awam,” tutup Koko.

Gimbal ini sendiri tampil dengan desain yang lebih ringkas dan praktis. Selain dapat dilipat, gimbal ini juga memiliki tombol yang nyaman dengan fitur Quick Roll. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk memutar orientasi dari vertikal ke horizontal dengan menekankan tombol Mode 2 kali tanpa melepas smartphone. (NM/FHP)

BJ Habibie Adalah Bapak Teknologi Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie. Kominfo menyebut, Habibie merupakan sosok yang menginspirasi dan layak disebut sebagai Bapak Teknologi Indonesia.

Menurut Plt. Kabiro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, sosok Habibie telah mengembangkan industri pesawat lewat PT Dirgantara Indonesia, dimana saat itu dirinya masih menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek).

“Beliau adalah Bapak Teknologi Indonesia. Tahun 1980an, Menristek BJ Habibie memimpin PT Dirgantara Indonesia yang memiliki divisi perancangan dan pengembangan satelit buatan Indonesia,” kata Ferdinandus Setu lewat keterangan tertulisnya pada Rabu (11/09/2019) malam.

{Baca juga: Kominfo Gandeng BNPT Lawan Terorisme di Internet}

Selain itu, mendiang Habibie juga membangun fasilitas pengembangan satelit hingga menyekolahkan puluhan putra-putri terbaik Indonesia ke luar negeri untuk belajar teknologi satelit.

Hal ini yang menjadi pondasi bagi Kominfo untuk terus mengembangkan satelit seperti Satelit Multifungsi Satria yang masih dalam tahap pengembangan.

“Sebuah semangat yang kami pelajari dari Bapak Habibie untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik bagi bumi pertiwi,” tambah Ferdinandus.

Di bidang media massa, Habibie juga menginisiasi kebebasan pers di Tanah Air lewat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Menurutnya, presiden ke-3 RI itu juga menghapus Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) yang menjadi momok bagi insan pers di Orde Baru.

{Baca juga: 3 Tips Internetan Aman ala Kominfo}

“SIUPP yang menjadi momok bagi pers di era orde baru ditiadakan. Pers yang bebas menjadi ciri penting sebuah negara demokrasi. Terima kasih Prof Habibie atas semua langkah-langkah Bapak untuk negari tercinta Indonesia,” tutup Ferdinandus.

Sebelumnya, Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/09/2019) pukul 18:05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Tokoh kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 meninggal di usia 83 tahun. (NM/FHP)