spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 100

Wikimedia Akui Trafik Wikipedia Tergerus AI

Telko.id – Trafik Wikipedia kian merosot dalam beberapa bulan di 2025, yaitu sekitar 8 persen dari tahun ke tahun (year-on-year/ YoY), berdasarkan jumlah kunjungan orang (bukan bot).

Penurunan trafik Wikipedia ini diungkapkan oleh Direktur Senior Produk Wikimedia, Marshall Miller dalam sebuah posting di blog yang dilansir dari TechChrunch Kamis (23/10/2025).

Menurut Miller, menyusutnya lalu lintas Wikipedia disebabkan oleh maraknya chatbot AI dan ringkasan yang dihasilkan AI dalam hasil pencarian.

“Kami yakin bahwa penurunan ini mencerminkan dampak AI generatif dan media sosial terhdapat cara orang untuk mencari informasi, terutama dengan mesin pencari yang memberikan jawaban langsung ke pencarian, seringkali bersumber dari konten Wikipedia,” kata Miller.

Selain itu, generasi muda juga dinilai lebih senang mencari informasi di media sosial ketimbang situs web.

Baca juga:

Wikimedia selaku pemilik Wikipedia, berupaya memilah trafik dari manusia dan bot. Dalam praktiknya, Wikimedia meningkatkan sistem deteksi bot Wikipedia untuk mengidentifikasi sumber trafik.

“Sebagian besar trafik yang luar biasa tinggi selama periode Mei-Juni berasal dari bot yang dirancang untuk menghindari deteksi,” ujar Miller.

Disamping itu, Miller dan Wikimedia tak menampin adanya cara baru bagi orang-orang dalam mendapatkan pengetahuan termasuk dari yang ‘ditarik’ oleh AI generatif.

Sebab menurut Miller, praktik itu sejatinya tidak mengurangi pentingnya eksistensi Wikipedia. Orang-orang tetap dapat menjangkau informasi yang disusun di Wikipedia walaupun tidak mengunjungi situsnya secara langsung.

Hanya saja, tren baru ini membawa risiko termasuk kurangnya kesadaran orang tentang sumber informasi.

“Dengan lebih rendahnya trafik ke Wikipedia, lebih sedikit relawan yang dapat mengembangkan dan memperkakya konten, serta lebih sedikit donator yang dapat mendukung pekerjaan ini,” terang dia.

Karena itu, Miller menganjurkan perusahaan AI, mesin pencari, serta media sosial untuk mendorong pengguna ke situs sumber informasi.

Internal Wikipedia juga berbenah dengan mengembangkan kerangka kinerja baru yang mengontribusikan konten, menjangkau pembaca baru, hingga mencari sukarelawan untuk membantu mendongkrak pertumbuhan.

“Saat Anda mencari informasi secara online, carilah referensi dan klik sumber aslinya,” ujar Miller

Dia juga menganjurkan pengguna untuk mengingatkan pengguna lain akan pentingnya pengetahuan terpercaya yang dikurasi oleh manusia.

“Bantu mereka memahami bahwa kontek yang mendasari AI generatif, diciptakan oleh orang-orang asli yang layak mendapatkan dukungan,” lanjut Miller.

60 Juta Warga Indonesia Belum Terkoneksi Internet, Pemerintah Akselerasi Konektivitas Desa

0

Telko.id – Sekitar 60 juta warga Indonesia masih belum terkoneksi internet, mengungkap kesenjangan digital yang perlu segera diatasi. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan pemerintah mempercepat pembangunan konektivitas digital hingga ke desa-desa tertinggal melalui kolaborasi lintas kementerian.

Kolaborasi strategis ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Digital dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Penandatanganan MoU dilakukan di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025) oleh Menteri Meutya Hafid dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

“Dengan MoU ini, Kemkomdigi dan Kemendes PDT akan mencocokkan data desa yang belum terkoneksi untuk menentukan mana yang akan kita prioritaskan untuk dibangun koneksinya di tahun 2026,” ujar Meutya dalam Audiensi dengan Kemendes PDT.

Meutya menegaskan kerja sama ini merupakan upaya konkret memberikan akses informasi yang merata kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Sekitar 60 juta jiwa belum terkoneksi dengan internet sehingga kita perlu melakukan percepatan karena akses terhadap informasi merupakan hak asasi manusia sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945,” tandasnya.

Content image for article: 60 Juta Warga Indonesia Belum Terkoneksi Internet, Pemerintah Akselerasi Konektivitas Desa

Dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kemkomdigi telah melakukan berbagai langkah strategis memperluas konektivitas.

Langkah-langkah tersebut antara lain membangun BTS dan titik akses di Papua, menyelenggarakan lelang frekuensi, serta menjalin kerja sama dengan operator seluler untuk pemerataan akses di seluruh wilayah Indonesia.

Sinergi antara Kemkomdigi dan Kemendes PDT diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas sehingga masyarakat di pedesaan dapat turut merasakan transformasi digital selayaknya di perkotaan. “Transformasi digital harus bisa dirasakan di tingkat terkecil hingga ke desa-desa,” pungkas Meutya Hafid.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menekankan ketersediaan konektivitas menjadi faktor penting dalam kemajuan desa. “Salah satu yang sangat menentukan maju atau tidaknya suatu desa itu adalah masalah internet dan sinyal,” tuturnya.

Yandri menambahkan banyak potensi desa yang dapat dimaksimalkan dengan ketersediaan konektivitas internet. Ia mencontohkan beberapa desa telah mampu memasarkan produk unggulan desanya ke luar negeri, seperti para pembudidaya Ikan Mas Koki di Desa Kertasana, Kabupaten Pandeglang yang telah berhasil mengekspor produknya ke berbagai negara.

Program akselerasi konektivitas desa ini sejalan dengan berbagai inisiatif teknologi yang sedang berkembang di Indonesia. XL SATU Lite hadir dengan solusi internet rumah plug and play yang dapat mendukung digitalisasi di daerah pedesaan.

Sementara Telkomsel meluncurkan IndiHome FTTR sebagai solusi internet stabil yang dapat diimplementasikan di berbagai wilayah.

Melalui kerja sama ini, pembangunan infrastruktur konektivitas di pedesaan diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran. “Kami akan menyusun prioritas desa mana yang harus diintervensi lebih dulu, lebih cepat, lebih tepat,” tandas Yandri Susanto.

Upaya pemerataan konektivitas digital juga didukung oleh event-event besar nasional. Seperti yang terjadi pada MotoGP Mandalika 2025 yang mendongkrak ekonomi lokal sekaligus memperkuat infrastruktur konektivitas di wilayah penyelenggaraan.

Dengan sinergi antar kementerian dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, percepatan konektivitas digital diharapkan dapat menjangkau 60 juta warga Indonesia yang selama ini belum terakses internet, membuka peluang ekonomi digital yang lebih merata di seluruh pelosok negeri. (Icha)

Axioo Targetkan Pertumbuhan Penjualan 20% dan Ekspor dalam 2 Tahun

0

Telko.id – Axioo menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 20% pada tahun ini, didorong oleh respons positif terhadap produk Hype R series dan strategi ekspansi jaringan after sales.

Vice President of Business Development & Strategic Partnership PT Tera Data Indonusa Tbk, Timmy Theopelus, mengungkapkan perusahaan sedang mempersiapkan dua hingga tiga produk baru yang akan diluncurkan akhir tahun ini atau awal tahun depan.

“Untuk target tahun ini secara angka kami belum bisa disclose saat ini, tapi yang jelas angkanya ini kurang lebih nggak beda jauh dengan Hype R versi 1, mungkin nambah sekitar 20%an,” ujar Timmy usai peluncuran laptop Axioo Hype R X8 OLED, Jakarta Rabu (22/10/2025).

Produk ini merupakan kelanjutan dari laptop premium Axioo Hype R versi 1 sendiri yang diklaim mendapatkan respons sangat luar biasa dari pasar.

Axioo juga mengonfirmasi sedang melakukan penjajakan untuk kembali melakukan ekspor ke luar negeri dalam waktu kurang dari dua tahun ke depan.

“Kami sudah mulai penjajakan ke arah sana. Less than 2 years lah ya, kurang dari 2 tahun ini,” tambah Timmy, meski belum bisa mengungkapkan negara tujuan ekspor secara spesifik.

Strategi Pertumbuhan dan Segmentasi Produk

Pertumbuhan 20% yang ditargetkan Axioo didukung oleh penguatan jaringan penjualan dan after sales service. Saat ini perusahaan telah memiliki 183 service center dan baru saja menjalin kemitraan dengan Indomaret untuk memperluas jangkauan.

Kerja sama dengan perusahaan asuransi dan lembaga keuangan juga terus dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas produk.

Content image for article: Axioo Targetkan Pertumbuhan Penjualan 20% dan Ekspor dalam 2 Tahun

Dalam hal segmentasi produk, Axioo fokus pada dua segmen utama: profesional dengan laptop tipis performa tinggi melalui seri Hype R, dan segmen gaming melalui seri Pongo. “Axioo itu starting price-nya mulai dari level 2 jutaan sampai 60 jutaan juga ada,” jelas Timmy.

Mayoritas penjualan saat ini masih didominasi oleh laptop dengan rentang harga Rp 3-8 juta. Namun, segmen premium yang mencakup produk seperti Hyper-R dengan layar OLED di harga Rp 10 juta berkontribusi sekitar 20% dari total penjualan.

Inovasi Produk dan Rencana Ke Depan

Axioo mengedepankan produk inovatif yet affordable sebagai nilai utama. Hyper-R menjadi contoh dengan menawarkan laptop layar OLED di harga Rp 10 juta, yang biasanya hanya tersedia di laptop berharga belasan hingga Rp 20 juta ke atas.

Untuk segmen gaming, Pongo menunjukkan performa kuat dengan berkontribusi sekitar 10-15% terhadap total penjualan.

“Market untuk gaming ini ternyata cukup bertumbuh hari ini,” ujar Timmy. Perusahaan menargetkan peningkatan 10-15% untuk penjualan Pongo tahun depan.

Produk Pongo Monster dengan harga hingga Rp 60 juta memang ditujukan untuk niche market, terutama content creator.

“Itu adalah laptop dengan layar 18 atau 20 inci, lebih berat daripada laptop gaming biasa, tapi sudah se-powerful desktop PC,” jelas Timmy.

Untuk teknologi AI, Axioo sudah mempersiapkan sampel produk Hype Air AI yang diprediksi akan diluncurkan tahun depan.

“Tahun depan mungkin kalau market Indonesia sudah siap untuk menggunakan local AI secara hardware base dan local base, mungkin kita juga akan masuk ke arah sana,” kata Timmy.

Seperti yang dilakukan Lenovo dengan perangkat AI terbarunya, Axioo juga berfokus pada inovasi yang sesuai kebutuhan pasar.

Keunggulan Kompetitif dan Ekosistem Lokal

Keunggulan utama Axioo terletak pada jaringan R&D lokal di Indonesia dan China, serta komitmen terhadap after sales service.

“Kami satu-satunya produk Indonesia yang punya jaringan tim R&D di Indonesia dan juga di China,” tegas Timmy.

Melalui program Axioo Plus, perusahaan bekerja sama dengan sekitar 1.300 lembaga pendidikan vokasi di seluruh Indonesia selama 10 tahun terakhir.

Program ini bukan sekadar pengadaan produk, tetapi pembangunan SDM melalui transfer teknologi dari tim R&D, service center, hingga sales Axioo.

“Setiap tahunnya kami melatih kurang lebih 8-16 ribu siswa SMK dan juga dosen,” ungkap Timmy. Program ini juga membantu penyaluran tenaga kerja ke berbagai perusahaan mitra.

Dana untuk program CSR ini berasal dari hasil penjualan produk Axioo, dengan nilai melebihi ketentuan pemerintah yang mensyaratkan 4-5%.

“Inilah perbedaan dan keunggulan utama. Kalau pakai produk Axioo, keuntungannya ya dipakenya buat kita semua disini, orang Indonesia,” tegasnya.

Dengan berbagai strategi tersebut, Axioo bertekad untuk terus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand lokal dalam memenuhi kebutuhan teknologi mereka. Target masuk tiga besar di industri laptop Indonesia menjadi tujuan yang ingin dicapai tahun depan. (Icha)

Krisis Nexperia: Ketegangan AS-China Guncang Rantai Pasok Chip Global

0

Telko.id – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China kembali mengganggu stabilitas rantai pasok semikonduktor global.

Krisis terbaru melanda Nexperia, perusahaan chip asal Belanda yang sepenuhnya dimiliki Wingtech Technology asal China.

Otoritas Belanda baru-baru ini mengambil alih kendali manajemen Nexperia dan memberhentikan CEO-nya yang berkebangsaan China, Zhang Xuezheng, yang juga merupakan pendiri Wingtech Technology.

Langkah dramatis ini terjadi setelah Biro Industri dan Keamanan AS memperluas pembatasan kontrol ekspor kepada entitas yang setidaknya 50% dimiliki oleh perusahaan yang sudah masuk daftar hitam perdagangan Washington. Karena Nexperia sepenuhnya dimiliki Wingtech yang masuk daftar hitam, perusahaan otomatis terkena sanksi AS.

Menanggapi hal ini, Kementerian Perdagangan China pada 4 Oktober mengeluarkan pemberitahuan yang melarang Nexperia China dan subkontraktornya mengekspor komponen jadi yang diproduksi di China.

Nexperia, yang berkantor pusat di Nijmegen, Belanda, merupakan contoh perusahaan multinasional dengan model bisnis “dikembangkan di Eropa, dibuat di China”.

Perusahaan ini memiliki pabrik fabrikasi front-end di Hamburg, Jerman, dan Manchester, Inggris, serta fasilitas perakitan back-end di berbagai lokasi Asia termasuk Dongguan, China; Laguna, Filipina; dan Negeri Sembilan, Malaysia.

Didukung jaringan global kantor penjualan dan laboratorium penelitian, Nexperia mengirimkan lebih dari 110 miliar produk per tahun kepada basis pelanggan beragam yang mencakup Apple, Tesla, dan Samsung Electronics. Namun, rantai pasok yang mulus ini kini menghadapi ketidakpastian serius.

Content image for article: Krisis Nexperia: Ketegangan AS-China Guncang Rantai Pasok Chip Global

Zhou Chao, asisten peneliti di lembaga pemikir Anbound yang berbasis di Beijing, menyatakan bahwa perpecahan ini “secara superficial tampak berasal dari konflik di antara manajemen korporat, tetapi jauh lebih dari itu”.

Menurutnya, situasi ini mencerminkan evolusi berkelanjutan ketegangan geopolitik dan tren global menuju decoupling dalam industri teknologi dan rantai pasok.

Zhou menambahkan bahwa model bisnis “dikembangkan di Eropa, dibuat di China” milik Nexperia telah menjadi “tidak berkelanjutan di bawah regulasi baru”.

Pernyataan ini menguatkan kekhawatiran bahwa ketegangan geopolitik semakin mengganggu stabilitas industri semikonduktor global.

Tanda-tanda awal gangguan telah muncul di lapangan. Pabrik perakitan Nexperia di Dongguan, yang menyumbang 70% output perusahaan, menghadapi tantangan serius karena pasokan wafer dari fab Eropa menipis.

Menurut laporan National Business Daily pada Minggu, pabrik tersebut telah mengurangi output, membatasi pengiriman, dan meminta sebagian karyawan bekerja lebih sedikit jam minggu ini.

Seorang pekerja gudang yang dikutip dalam laporan tersebut menyatakan bahwa produksi terus berjalan, tetapi tingkat persediaan barang jadi terus meningkat.

Pekerja lain yang bertanggung jawab atas efisiensi produksi melaporkan bahwa meski buku pesanan penuh, kekurangan bahan baku masih berlanjut.

Seorang pedagang dari Shenzhen yang mengunjungi Dongguan memperkirakan bahwa pabrik telah menghentikan pengiriman selama lebih dari seminggu.

Dengan tingkat produktivitas yang ada, bahan baku saat ini diperkirakan hanya akan bertahan hingga akhir Desember.

Pemisahan antara pabrik China dan sisa rantai pasok Nexperia bisa menjadi rumit dan mungkin membutuhkan setidaknya beberapa bulan, cukup untuk membahayakan hubungan dengan klien.

Nexperia China telah menginstruksikan karyawan lokal untuk mengabaikan perintah dari kantor pusat Belanda dan mengikuti arahan dari manajemen lokal.

Jeffrey Towson, strategis digital dan mantan profesor di China Europe International Business School, mengkritik langkah Belanda dengan menyatakan, “Belanda bodoh untuk secara sukarela terjun ke masalah geopolitik ini. Nexperia China sudah mengabaikan (Icha)

Axioo Hype R X8 OLED, Ringan Kurang Dari 1 Kg dengan AMD Ryzen

0

Telko.id – PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO), perusahaan teknologi nasional di balik merek Axioo, secara resmi meluncurkan Axioo Hype R X8 OLED.

Laptop terbaru ini merupakan hasil kolaborasi dengan AMD dan Agres.ID, menghadirkan perangkat tipis dan ringan dengan performa tinggi di kisaran harga 8 jutaan.

Peluncuran ini menandai langkah Axioo dalam memperkuat portofolio lini Hype R dengan pilihan prosesor yang beragam.

Axioo Hype R X8 OLED mengusung tagline “Go Far, Stay Light”, menekankan keseimbangan antara portabilitas dan kemampuan komputasi.

Dengan bobot di bawah 1 kilogram dan konstruksi berbahan magnesium alloy, laptop ini dirancang untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, termasuk profesional, kreator, dan pelajar.

Timmy Theopelus, Vice President of Business Development & Strategic Partnership PT Tera Data Indonusa Tbk, menyatakan komitmen brand nasional ini.

“Melalui Axioo Hype R X8 OLED, kami ingin menunjukkan kemampuan brand nasional dalam menghadirkan produk berkelas global dengan performa serius dan desain yang menawan.

Kolaborasi bersama AMD dan Agres.ID adalah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem teknologi lokal yang mampu menjawab kebutuhan pasar modern,” ujarnya.

Kekuatan utama laptop ini terletak pada prosesor AMD Ryzen™ 7 6850U yang berbasis arsitektur Zen 3+ dengan teknologi fabrikasi 6 nm. Prosesor dengan 8 core dan 16 thread ini dirancang untuk memberikan kinerja andal dalam multitasking, produktivitas, dan pengolahan konten.

Dukungan grafis terintegrasi AMD Radeon™ 680M memastikan pengalaman visual yang lancar, baik untuk streaming video berkualitas tinggi, editing ringan, maupun gaming esports.

Content image for article: Axioo Hype R X8 OLED Resmi Meluncur, Laptop Tipis 1 Kg dengan AMD Ryzen

Armawati Cen, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, menegaskan dukungan AMD dalam kolaborasi ini.

“Kami bangga dapat menghadirkan prosesor AMD Ryzen™ 7 6850U yang efisien dan bertenaga di Axioo Hype R X8 OLED. Dengan teknologi grafis Radeon™ 680M, pengguna dapat menikmati performa luar biasa untuk produktivitas maupun hiburan, tanpa kompromi terhadap daya dan desain.”

Sebagai mitra distribusi nasional, Agres.ID memegang peran kunci dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Benny Susanto, President Director Agres.ID, menjelaskan strategi distribusi perusahaan.

“Kami percaya Axioo Hype R X8 OLED akan menjadi salah satu produk unggulan di pasar konsumer. Agres.ID akan terus mengembangkan sayap lewat upaya menambah toko offline yang sekarang berjumlah sekitar 180 toko di lebih dari 23 kota, dengan channel distribusi yang tersebar sampai semua kota di Indonesia.”

Laptop Axioo Hype R X8 OLED dibanderol dengan harga Rp 8.999.000. Pembeli akan langsung mendapatkan Axioo Accidental Damage Protection Extra yang memberikan perlindungan menyeluruh dari kerusakan tak terduga hingga kehilangan. Program perlindungan ini dapat diklaim lebih dari sekali selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Kehadiran varian berbasis AMD dalam lini Hype R menunjukkan fleksibilitas Axioo dalam menghadirkan pilihan performa yang beragam. Perpaduan antara desain ringan, tampilan visual OLED, dan kekuatan prosesor Ryzen terbaru menjadikan Axioo Hype R X8 OLED sebagai laptop lokal yang siap bersaing di level global.

Kolaborasi strategis semacam ini bukan hal baru bagi Axioo, yang sebelumnya juga telah berkolaborasi dengan Somethinc untuk menghadirkan paket bundling laptop dan skincare.

Axioo Hype R X8 OLED akan mulai tersedia di pasar Indonesia pada Oktober 2025 melalui jaringan resmi Agres.ID dan kanal online di www.axiooworld.com.

Produk ini didukung oleh layanan purna jual Axioo yang luas di 183 jaringan service center di seluruh Indonesia.

Dengan lebih dari 30 tahun pengalaman dalam industri teknologi informasi, PT Tera Data Indonusa terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan teknologi nasional.

Perseroan mengoperasikan 31 kantor perwakilan dan penjualan di kota-kota besar Indonesia, dengan kapasitas produksi mencapai 200.000 unit per bulan melalui 12 jalur perakitan. (Icha)

SURGE Gelar Internet 100 Mbps Rp 100 Ribu di Jawa hingga Papua

0

Telko.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) akan menghadirkan layanan internet berkecepatan tinggi 100 Mbps dengan harga terjangkau Rp 100.000 per bulan.

Layanan unlimited ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan memperluas akses broadband inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Presiden Direktur SURGE Yune Marketatmo menjelaskan, Region 1 yang mencakup lebih dari 60% populasi Indonesia menjadi basis strategis pengembangan layanan ini.

“Dengan backbone fiber yang sudah ada di Jawa, biaya investasi per pelanggan bisa ditekan signifikan. Ini langkah strategis untuk memperluas konektivitas digital berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau – dari Jawa hingga Papua dan Maluku – dengan efisiensi maksimal,” ujar Yune dalam pernyataan resminya.

Infrastruktur jaringan terintegrasi memungkinkan distribusi bandwidth yang efisien antara wilayah perkotaan dan pedesaan di seluruh Jawa. Konektivitas juga akan diperluas hingga ke wilayah Papua dan Maluku, menjangkau daerah yang selama ini masih mengalami kesenjangan digital.

SURGE telah memulai fase perencanaan teknis dan implementasi awal untuk optimalisasi cakupan dan kualitas layanan melalui frekuensi 1.4 GHz. Fokus utama pengembangan mencakup layanan fixed wireless broadband dan konektivitas residensial berkecepatan tinggi.

Dengan efisiensi biaya dan skala pasar Region 1, SURGE diproyeksikan menjadi penggerak utama dalam mewujudkan akses digital berkecepatan tinggi yang terjangkau secara nasional.

Perusahaan juga mengundang ISP lokal untuk berkolaborasi dalam memperluas jangkauan layanan internet terjangkau dan akan mengumumkan skema kemitraan komersial terbuka dalam waktu dekat.

Pencapaian ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap nilai perusahaan SURGE melalui optimalisasi aset spektrum strategis dan monetisasi infrastruktur fiber optik yang sudah ada.

Cakupan lebih dari 60% populasi Indonesia dan pengelolaan efisien spektrum 1.4 GHz diproyeksikan meningkatkan margin EBITDA Grup secara berkelanjutan.

Biaya per pelanggan yang lebih rendah dan arus kas positif yang lebih cepat akan memberikan fondasi keuangan yang kuat untuk fase ekspansi nasional berikutnya.

SURGE memandang inisiatif ini sebagai investasi jangka panjang berisiko rendah dengan pengembalian tinggi, sejalan dengan visi perusahaan menjadi penyedia broadband terintegrasi berbasis infrastruktur terkemuka di Indonesia.

Pengembangan layanan internet terjangkau ini sejalan dengan upaya pemerintah melalui kebijakan frekuensi yang dibuka Menkomdigi untuk memperluas akses internet di Indonesia.

Inisiatif serupa juga telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah, seperti pengalaman masyarakatakat Jailolo yang menikmati layanan internet BAKTI Komdigi.

Kehadiran layanan internet rumah yang praktis semakin berkembang di Indonesia, seperti yang ditawarkan melalui XL SATU Lite dengan konsep plug and play untuk keluarga digital.

Berbagai paket internet menarik juga tersedia, termasuk XL SATU Spesial yang memberikan internet kencang dengan bonus berlimpah.

Dukungan perangkat terjangkau juga semakin melengkapi ekosistem digital Indonesia. Kombinasi antara infrastruktur, layanan, dan perangkat yang terjangkau diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di seluruh wilayah Indonesia. (Icha)

Surge Siap Guncang Pasar Broadband Indonesia dengan 5G FWA

0

Telko.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) siap memimpin revolusi penetrasi fixed broadband di Indonesia.

Kesiapian ini menyusul keberhasilan anak perusahaannya, PT Telemedia, memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz di Regional 1.

Pencapaian ini, ditambah dengan ekosistem yang matang dan fokus pada layanan terjangkau, diproyeksikan menjadi game changer yang mempercepat pertumbuhan signifikan di sektor ini.

Shannedy Ong, Direktur Surge, menegaskan potensi pasar yang sangat besar. “Penetrasi fixed broadband di Indonesia termasuk yang terendah di Asia Tenggara.

Ke depan, kami mengharapkan pertumbuhan yang signifikan dalam lima tahun ke depan. Pemicunya adalah FWA dengan tingkat pertumbuhan 57% (2025–2030), sementara FTTH akan tumbuh sekitar 10%.

Pasar target kami, Regional 1 — yang mencakup Jawa, Papua, dan Maluku — adalah ‘zona emas’ dengan potensi sangat besar,” ujarnya dalam paparan rencana eksekusi 5G FWA, Selasa (21/10/2025).

Laporan Deloitte Research 2025 memproyeksikan pasar fixed broadband Indonesia akan mengalami pertumbuhan eksponensial dalam lima tahun ke depan.

Ini berbeda dengan CAGR yang stagnan di angka 7% pada periode 2020–2024. Proyeksi ini didorong oleh dua faktor utama: 5G Fixed Wireless Access (FWA) dan Proyek Broadband Terjangkau.

5G FWA diperkirakan tumbuh pesat dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) 57% hingga 2030. Sementara itu, Fiber-to-the-Home (FTTH) diprediksi tumbuh sekitar 10%. Total basis pelanggan fixed broadband potensial bisa mencapai hampir 40 juta rumah tangga pada 2030.

Strategi Eksekusi 5G FWA di Regional 1

Regional 1 (Jawa, Papua, Maluku) menjadi target utama Surge. Wilayah ini mencakup 61% dari 73,9 juta rumah tangga di Indonesia, atau sekitar 45 juta pelanggan potensial. Strategi eksekusi 5G FWA ini dibangun di atas tiga pilar utama.

Pertama, Surge membangun ekosistem end-to-end pertama di dunia untuk spektrum 1,4 GHz. Mengingat spektrum 1,4 GHz masih baru secara global, Surge telah berkolaborasi selama dua tahun dengan mitra teknologi global untuk mengembangkan ekosistem yang lengkap.

Kolaborasi ini mencakup Customer Premise Equipment (CPE/Chipset) dengan Qualcomm dan ASR, serta Radio Infrastructure (RAN) dengan vendor global seperti OREX SAI, Nokia, Huawei, Baicells, dan Fiberhome.

Perangkat radio komersial telah dikembangkan, dan roll out awal dijadwalkan dimulai pada November atau akhir tahun ini. Peluncuran perdana 5G FWA 1,4 di dunia diharapkan dapat terealisasi pada awal tahun depan.

Kedua, kecepatan pembangunan infrastruktur. Deployment FWA akan memanfaatkan lebih dari 50.000 menara yang sudah ada dari mitra perusahaan menara seperti PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENTRATAMA. Hal ini akan mempercepat kecepatan roll out secara drastis.

Sifat nirkabel dari FWA menghilangkan kebutuhan instalasi kabel dan perizinan lingkungan (RT/RW), sehingga memungkinkan pencapaian target Home Connect yang lebih cepat.

Akselerasi infrastruktur semacam ini sejalan dengan upaya akselerasi IPv6 Enhanced Net5.5G untuk mendukung ekosistem IoT di Indonesia.

Ketiga, proposisi nilai dan target pasar. Surge memposisikan layanan FWA-nya sebagai solusi bernilai tinggi yang terdiferensiasi dengan fokus pada harga terjangkau.

Perusahaan menawarkan paket FWA 100 Mbps seharga Rp100.000 per bulan, dengan data unlimited dan sewa modem gratis. Paket ini menargetkan 54 juta rumah tangga yang mampu berlangganan.

Layanan ini juga ditargetkan untuk menjangkau daerah underserved/unserved yang belum tercakup oleh fixed broadband berbasis fiber.

Selain FWA, Surge terus memperkuat operasi FTTH-nya. Hingga September, Surge mencapai 1,51 juta Home Passes dan 831.000 Home Connects, dengan Take-Up Rate 55%.

“Target kami akhir tahun 2025 adalah 2,5 juta Home Passes dan 1,5 juta Home Connects dengan Take-Up Rate 60% — ini merepresentasikan pertumbuhan 11,3x dalam Home Pass dan 8,2x dalam Home Connect dibandingkan Desember tahun lalu,” jelas Shannedy.

Kualitas, Inovasi, dan Target Jangka Panjang

Deployment dilakukan sesuai standar global NTT East, didukung oleh pusat pelatihan bersama di lima kota di Jawa. Inovasi juga menjadi perhatian utama, ditandai dengan peluncuran teknologi Wi-Fi 7 dan XGS-PON pertama di Indonesia yang mampu memberikan kecepatan hingga 2 Gbps.

Shannedy menutup dengan menyampaikan tujuan jangka panjang perusahaan. “Tujuan jangka panjang kami adalah mencapai 5 juta Home Connects per tahun mulai 2026, didukung oleh kolaborasi strategis dengan mitra teknologi dan infrastruktur kami.”

Langkah strategis Surge ini menunjukkan bagaimana sinergi lintas industri menjadi kunci digitalisasi Indonesia. Kolaborasi dengan berbagai pemain global dan lokal, mulai dari vendor perangkat hingga penyedia infrastruktur menara, menciptakan ekosistem yang kuat untuk mendorong penetrasi broadband. Perkembangan ini juga terjadi di tengah dinamika global yang mempengaruhi transformasi digital.

Dengan strategi yang komprehensif dan ekosistem yang telah disiapkan, langkah Surge di pasar fixed broadband Indonesia diprediksi akan menciptakan persaingan yang lebih sehat dan memperluas akses internet berkualitas bagi masyarakat.

Inisiatif ini sejalan dengan tren industri yang semakin mengedepankan solusi nirkabel berkecepatan tinggi. (Icha)

Meta Larang Chatbot AI Umum di WhatsApp, Fokus ke Meta AI

Telko.id – Meta, induk perusahaan WhatsApp, baru saja memperbarui kebijakan penggunaan aplikasinya dengan melarang chatbot AI yang bersifat general-purpose di WhatsApp. Pembaruan ini diumumkan lewat terms of service terbaru pada 18 Oktober 2025 dan akan mulai berlaku pada awal tahun depan.

Langkah ini berarti platform seperti ChatGPT (OpenAI), Perplexity AI, dan berbagai layanan chatbot pihak ketiga lainnya tidak lagi diizinkan menggunakan API bisnis WhatsApp untuk menjalankan chatbot mandiri.

Meta menegaskan bahwa hanya chatbot resmi buatan mereka sendiri, “Meta AI,” yang akan tetap beroperasi di dalam aplikasi WhatsApp.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari TechCrunch, Meta mengatakan perubahan kebijakan ini dilakukan untuk “memastikan pengalaman pengguna yang konsisten, aman, dan terpercaya di seluruh ekosistem WhatsApp.”

“Kami ingin memastikan interaksi berbasis AI di WhatsApp memberikan nilai nyata bagi pengguna dan bisnis, dengan standar keamanan serta privasi yang sama seperti produk Meta lainnya,” ujar juru bicara Meta kepada TechCrunch.

Baca juga:

Dengan kebijakan baru ini, Meta membatasi akses API bagi pengembang yang mengoperasikan chatbot general-purpose, yaitu chatbot yang dirancang untuk percakapan luas dan bukan untuk layanan spesifik, seperti customer service atau sistem informasi bisnis.

Langkah ini secara efektif menutup pintu bagi chatbot besar seperti ChatGPT atau Anthropic’s Claude untuk beroperasi langsung di WhatsApp, kecuali melalui integrasi yang disetujui dan dikontrol oleh Meta.

Laporan 9to5Mac menyebutkan kebijakan ini akan mulai diberlakukan pada Januari 2026. Semua pengembang yang sebelumnya menggunakan WhatsApp Business API untuk chatbot AI umum akan menerima pemberitahuan resmi agar menghentikan operasional sebelum batas waktu tersebut.

Meta disebut tengah memperluas kehadiran Meta AI, chatbot internal yang sudah terintegrasi di Messenger, Instagram, dan WhatsApp. Chatbot ini dilaporkan telah mulai diuji di beberapa negara termasuk India, Meksiko, dan Amerika Serikat.

“Kami akan terus mengembangkan Meta AI agar menjadi asisten terbaik untuk pengguna WhatsApp dan ekosistem Meta lainnya,” kata perwakilan perusahaan.

Kebijakan ini memicu reaksi beragam di komunitas teknologi. Beberapa pengembang menilai keputusan tersebut sebagai langkah protektif Meta untuk menjaga keamanan dan privasi pengguna di tengah meningkatnya risiko kebocoran data dari chatbot pihak ketiga.

Namun, sebagian pihak menilai langkah ini juga bisa mempersempit ruang inovasi karena membatasi integrasi AI dari luar ekosistem Meta. Sejumlah analis meyakini keputusan ini selaras dengan strategi jangka panjang Meta untuk mengendalikan pengalaman AI end-to-end di platformnya.
 
Dengan menutup akses bagi chatbot eksternal, Meta bisa mengintegrasikan Meta AI secara lebih mendalam, mulai dari percakapan personal, rekomendasi bisnis, hingga dukungan pelanggan berbasis AI.
 
Bagi pengguna umum, dampaknya mungkin tidak langsung terasa. Namun, untuk pelaku bisnis yang memanfaatkan chatbot otomatis di WhatsApp, seperti customer service, marketing, dan sistem pemesanan, kebijakan ini berpotensi mengubah cara mereka mengintegrasikan AI.

OpenAI Luncurkan ChatGPT Atlas, Browser AI Penantang Chrome

Telko.id – OpenAI telah meluncurkan peramban atau browser berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang dinamai ChatGPT Atlas pada Selasa (21/10).

Mengutip dari TechCrunch, OpenAI menyampaikan bahwa peramban baru itu akan tersedia gratis bagi seluruh pengguna pada tahap awal peluncuran.Menurut perusahaan, ChatGPT Atlas pertama akan dihadirkan di sistem operasi macOS dan selanjutnya akan disediakan untuk Windows, iOS dan Android.

Pemimpin Teknik ChatGPT Atlas, Ben Goodger mengatakan bahwa ChatGPT adalah inti dari peramban baru tersebut.Di ChatGPT Atlas, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan hasil pencarian mereka seperti kalau menggunakan Perplexity atau mode AI Google.

Dengan adanya fitur ini, pengguna tidak perlu menyalin teks atau memindahkan berkas dan tautan ke ChatGPT secara manual untuk memberikan konteks.

Baca juga:

Salah satu fitur utama ChatGPT Atlas adalah chatbot bawaan yang berada di panel samping dan dapat secara otomatis menampilkan konteks tentang halaman yang sedang dibuka oleh pengguna.

Selain itu, Atlas juga dilengkapi dengan fitur riwayat peramban yang memungkinkan ChatGPT untuk mempelajari situs yang telah dikunjungi oleh pengguna untuk memberikan jawaban yang lebih personal dan relevan.

Open AI juga memiliki fitur ‘Agent mode’, yang memungkinkan pengguna untuk meminta ChatGPT melakukan tugas-tugas sederhana di peramban atas perintah pengguna.

Fitur ini tersedia khusus bagi pengguna layanan ChatGPT berbayar yang berlangganan paket Plus, Pro, dan Business selama periode peluncuran.

Kepala ChatGPT, Nick Turley mengatakan bahwa dia terinspirasi oleh evolusi peramban web mendefinisikan ulang tampilan satu sistem operasi.

Dia menilai peramban telah merevolusi cara orang bekerja daring dan menyebut ChatGPT sebagai fenomena serupa.

Peluncuran ChatGPT Atlas akan menandai sebuah babak baru persaingan dalam industri peramban web, yang kini beralih menggunakan dukungan AI.

Google Chrome masih mendominasi pasar dengan jumlah pengguna melampaui tiga miliar di seluruh dunia, tetapi kehadiran chatbot dan agen AI dinilai telah mulai mengubah cara orang bekerja dan mencari informasi di dunia maya.

Sejumlah perusahaan rintisan berusaha memanfaatkannya dengan meluncurkan peramban berbasis AI. Perplexity menghadirkan Comet dan The Browser Company menawarkan Dia.

Google dan Microsoft juga telah memperbarui Chrome dan Edge dengan fitur AI agar produk lama mereka lebih menonjol.

iQOO 15 Ultra, Fokus pada Gaming dan Produktivitas

0

Telko.id – iQOO sedang mengembangkan varian flagship baru yang lebih tinggi dari iQOO 15, yang dikonfirmasi akan menjadi perangkat paling kuat dalam sejarah brand tersebut.

Perangkat yang untuk sementara disebut iQOO 15 Ultra ini secara resmi dikonfirman sedang dalam pengembangan oleh Wakil Presiden Produk iQOO, Luo Feng.

Eksistensi perangkat ini diungkapkan setelah peluncuran iQOO 15 di China kemarin. Meskipun nama resminya belum dipastikan, yang jelas perangkat ini akan memiliki sufiks, diduga berada di antara varian Pro dan Ultra.

iQOO 15 Ultra dirancang sebagai “alat produktivitas gaming”, sebuah konsep yang menggabungkan performa tinggi untuk gaming dengan utilitas untuk pekerjaan.

Luo Feng secara langsung yang mengonfirmasi bahwa perangkat ini sedang dikembangkan. Fokus utamanya adalah menciptakan perangkat gaming yang juga mendukung produktivitas. Untuk mendukung fungsi tersebut, perangkat ini akan dilengkapi dengan layar besar berkualitas tinggi, yang merupakan keharusan baik untuk pengalaman gaming imersif maupun untuk multitasking produktivitas.

Dari sisi spesifikasi teknis, iQOO 15 Ultra akan mengusung layar QHD+ dan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Perangkat ini juga akan dilengkapi dengan sistem kamera yang mencakup kamera telefoto periskop, serta dukungan pengisian daya nirkabel. Spesifikasi ini sejalan dengan yang dimiliki iQOO 13 yang telah diluncurkan sebelumnya, menunjukkan konsistensi brand dalam menyajikan performa puncak.

Namun, yang membedakan iQOO 15 Ultra adalah fokus gaming-nya yang lebih mendalam. Perangkat ini akan datang dengan fitur khusus untuk gamer, termasuk trigger gaming khusus dan sistem pendingin aktif untuk menjaga performa selama sesi gaming panjang.

Selain itu, perangkat ini juga akan memiliki sertifikasi ketahanan IP68 terhadap debu dan air, menambah daya tahan perangkat flagship ini.

Kombinasi antara fitur gaming khusus dan produktivitas ini menjadi pembeda utama iQOO 15 Ultra dibandingkan varian standarnya. Meskipun iQOO 15 sudah memiliki spesifikasi yang tangguh, varian Ultra ini akan mengambil langkah lebih jauh dengan elemen-elemen yang secara khusus ditujukan untuk para gamer mobile yang juga membutuhkan perangkat untuk bekerja.

Strategi iQOO dalam menghadirkan perangkat hybrid gaming-produktivitas ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, iQOO 13 juga telah mencoba menggabungkan kedua elemen ini, meskipun dengan pendekatan yang berbeda. Varian Ultra ini tampaknya akan menjadi evolusi dari konsep tersebut dengan fokus yang lebih spesifik.

Sayangnya, waktu peluncuran resmi iQOO 15 Ultra masih belum jelas. Berdasarkan informasi yang beredar, perangkat ini tidak akan segera diluncuran dalam waktu dekat. iQOO 15 sendiri dijadwalkan akan memasuki pasar global bulan depan, sementara varian Ultra masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut.

Kehadiran iQOO 15 Ultra ini semakin mengukuhkan posisi iQOO dalam pasar smartphone gaming premium. Brand yang merupakan bagian dari vivo ini konsisten menghadirkan inovasi, seperti yang terlihat pada iQOO 9T dan seri Z seperti iQOO Z7 5G yang mengisi segmen mid-range.

Dengan konfirmasi pengembangan iQOO 15 Ultra, pasar smartphone gaming semakin panas. Perangkat ini dijanjikan akan menjadi yang paling powerful dalam sejarah iQOO, menawarkan kombinasi unik antara performa gaming ekstrem dan kemampuan produktivitas dalam satu paket. (Icha)