spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 10

Acer Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya

Telko.id – Acer resmi meluncurkan dua laptop Swift terbaru, yakni Acer Swift Air 14 dan Acer Swift Spin 14 AI, di ajang Computex 2026 di Taiwan.

Kedua perangkat ini membawa peningkatan signifikan pada sektor performa berkat dukungan prosesor Intel generasi terbaru yang dibekali Neural Processing Unit (NPU) khusus.

Laptop berbasis Windows 11 ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman kecerdasan buatan (AI) secara langsung di perangkat. Baik Swift Air 14 maupun Swift Spin 14 AI mengusung desain tipis dan ringan yang menjadi ciri khas keluarga Swift, namun dengan daya komputasi yang lebih mumpuni untuk menangani tugas-tugas AI modern.

James Lin, General Manager Notebooks Acer Inc., mengatakan bahwa pihaknya bangga meluncurkan Swift Air 14 yang tipis dan ringan dengan prosesor Intel Core Seri 3 terbaru.

Menurutnya, laptop ini siap memenuhi kebutuhan pelanggan dengan menghadirkan kemampuan canggih dan fitur AI dalam paket yang terjangkau namun tetap elegan dan bertenaga.

“Swift Air 14 mempertegas komitmen Acer untuk membuat teknologi mutakhir tersedia secara lebih luas, dan dikemas dalam sasis elegan yang menjadi ciri khas keluarga Swift,” ujar James Lin (2/6/2026).

Josh Newman, General Manager and Vice President of Consumer PC di Intel, menambahkan bahwa prosesor Intel Core Series 3 menawarkan keseimbangan antara performa, daya tahan baterai, dan kemampuan AI ready.

Ia mencontohkan Acer Swift Air 14 sebagai bukti bagaimana kolaborasi dengan mitra dapat menghadirkan perangkat yang meningkatkan pengalaman komputasi bagi pelajar, keluarga, dan usaha kecil.

Acer Swift Air 14: Ultra-tipis dengan Bodi Full Metal

Acer Swift Air 14 (SFA14-I31) dirancang untuk mendukung gaya hidup dinamis. Laptop ini hanya memiliki ketebalan 12,9 mm dengan bobot 1,25 kg, menjadikannya salah satu laptop paling portabel di kelasnya.

Content image for article: Acer Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
Acer Swift Air 14

Sasis full aluminium yang tersedia dalam warna sage green atau frost blue memastikan durabilitas tinggi tanpa mengorbankan estetika.

Performa ditenagai oleh prosesor Intel Core Seri 3 terbaru yang menawarkan hingga 40 TOPS (trillion operations per second) secara keseluruhan, dengan NPU khusus yang menghasilkan hingga 17 TOPS.

Angka ini cukup untuk menangani akselerasi AI pada aplikasi sehari-hari seperti efek latar belakang video dan pengeditan foto ringan.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama. Acer mengklaim Swift Air 14 mampu bertahan hingga 19 jam untuk pemutaran video. Teknologi pengisian cepat juga disematkan, memungkinkan baterai terisi hingga 50 persen hanya dalam 30 menit.

Layar WUXGA 14 inci dengan refresh rate 120 Hz dan reproduksi warna sRGB 100 persen menjadi andalan untuk konsumsi konten visual. Pengalaman multimedia semakin imersif berkat konfigurasi empat speaker yang mendukung audio spasial 3D DTS X:Ultra.

Untuk urusan konektivitas, Swift Air 14 dibekali Intel Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3. Port yang tersedia meliputi dual Thunderbolt 4 Type-C, satu USB Type-A, dan HDMI 2.1.

Kamera IR 1080p dengan privacy shutter dan dukungan Windows Hello memastikan keamanan dan kualitas panggilan video tetap optimal, diperkuat oleh teknologi PurifiedVoice dan PurifiedView dari Acer.

Acer Swift Spin 14 AI: Performa Maksimal dalam Desain Konvertibel

Bagi pengguna yang menginginkan performa AI lebih tinggi, Acer Swift Spin 14 AI (SFSP14-I51T) hadir sebagai solusi.

Laptop konvertibel ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 386H dengan NPU yang mampu menghasilkan hingga 50 TOPS, dan total platform TOPS mencapai 100. Angka ini memungkinkan laptop menangani tugas berat seperti editing video, multitasking intensif, hingga gaming ringan dengan lebih lancar.

Desain convertible dengan engsel 360 derajat memungkinkan empat mode penggunaan: laptop, presentasi, display, dan tablet. Sasis aluminium berwarna platinum silver telah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H untuk ketahanan standar militer.

Layar sentuh anti-silau 14 inci juga mendukung Acer Active Stylus berbasis Wacom AES 2.0 dengan 4.096 tingkat tekanan.

Daya tahan baterai mencapai 26 jam untuk pemutaran video, lebih unggul dari saudaranya. Konektivitas yang ditawarkan juga lebih modern dengan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4, serta port Thunderbolt 4, USB Type-A, dan HDMI 2.1.

Kamera IR 5 megapiksel dengan sensor kehadiran pengguna (Acer User Sensing) dan pembaca sidik jari biometrik melengkapi fitur keamanan.

Fitur AI Eksklusif dan Ketersediaan

Kedua laptop ini dibekali rangkaian fitur AI eksklusif dari Acer melalui AcerSense dan Acer Intelligence Space. Fitur-fitur seperti Acer QR Capture, Acer AI Image Generator, dan Acer Video Speed Controller dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Melalui tombol khusus Copilot, pengguna dapat mengakses berbagai tools AI dengan cepat.

Swift Spin 14 AI juga hadir sebagai Windows 11 Copilot+ PC, menawarkan integrasi AI yang lebih canggih. Sebelumnya, Acer telah menghadirkan inovasi serupa lewat seri Swift AI lainnya yang mengubah cara kerja dan kreativitas pengguna.

Kedua produk ini diperkenalkan di ajang Computex 2026. Spesifikasi, harga, dan ketersediaan akan bervariasi di masing-masing kawasan.

Peluncuran ini menandai langkah Acer untuk menjadikan teknologi AI lebih mudah diakses. Dengan dua pilihan yang berbeda—Swift Air 14 untuk pengguna umum yang mencari keseimbangan harga dan performa, serta Swift Spin 14 AI untuk profesional dan kreator yang membutuhkan daya komputasi maksimal—Acer memberikan opsi yang jelas bagi konsumen. (Icha)

Google Search Kini Makin Mirip ChatGPT

Telko.id – Google terus mengubah cara kerja mesin pencarinya dengan menghadirkan pengalaman yang semakin mirip chatbot AI seperti ChatGPT.

Melalui fitur terbaru berbasis kecerdasan buatan, Google Search kini lebih fokus memberikan jawaban langsung kepada pengguna, sehingga daftar tautan website yang selama ini menjadi ciri khas mesin pencari mulai bergeser ke posisi yang kurang dominan.

Perubahan besar ini diumumkan dalam ajang Google I/O 2026 yang berlangsung Selasa (20/5/2026) di markas Google, dan disebut sebagai salah satu transformasi terbesar sejak mesin pencari ini pertama kali hadir pada akhir 1990-an.

Kotak pencarian yang selama ini dikenal dengan desain sederhana kini dibuat lebih panjang dan lebih canggih untuk mendukung pencarian berbasis AI. Google menyebut desain barunya ini sebagai “Intelligent Search Box”.

Perubahan ini terlihat melalui pengembangan fitur AI Mode dan AI Overviews, yang memungkinkan Google merangkum informasi dari berbagai sumber dan menyajikannya dalam bentuk jawaban percakapan.

Alih-alih menampilkan deretan link sebagai hasil utama, pengguna kini dapat memperoleh ringkasan informasi secara instan tanpa harus membuka banyak halaman web terlebih dahulu.

Baca Juga:

Sistem ini ditenagai model AI Gemini yang mampu memahami pertanyaan lebih kompleks dan menampilkan jawaban yang lebih kontekstual.

Google juga mulai mendukung pencarian multimodal, sehingga pengguna dapat mencari informasi menggunakan kombinasi teks, gambar, suara, maupun video.

Pendekatan ini membuat pengalaman pencarian terasa lebih natural dan menyerupai percakapan dengan asisten AI.

Pengguna kini bisa mengunggah foto dan meminta Google menjelaskan isinya, mencari lokasi, membandingkan produk, hingga meringkas dokumen, semua tanpa perlu mengetik kata kunci secara manual. Google juga mengintegrasikan kotak pencarian baru ini dengan model AI Gemini 3.5 Flash.

VP Search Google, Elizabeth Reid, menyebut pembaruan ini sebagai evolusi besar yang menyesuaikan diri dengan cara pengguna modern mencari informasi. “Ini adalah peningkatan terbesar pada search box ikonik kami sejak debutnya lebih dari 25 tahun lalu,” kata Reid.

Perubahan ini menandai transformasi besar dalam evolusi mesin pencari. Jika dulu Google berperan sebagai gerbang menuju berbagai website di internet, kini platform tersebut mulai beralih menjadi penyedia jawaban langsung berbasis AI.

TechCrunch menilai perubahan ini sebagai tanda bahwa “Google Search seperti yang dikenal selama ini telah berakhir”, karena pengalaman pencariannya kini semakin menyerupai chatbot AI dan asisten digital.

Bagi pengguna, pengalaman pencarian menjadi lebih praktis. Namun bagi industri web dan media digital, perubahan ini berpotensi mengubah cara konten ditemukan dan dikonsumsi di internet.

China Perketat Perjalanan Peneliti AI ke Luar Negeri

Telko.id – Pemerintah China dikabarkan mulai membatasi perjalanan ke luar negeri bagi sejumlah peneliti yang bekerja di perusahaan AI terkemuka seperti DeepSeek dan Alibaba.

Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya persaingan global dalam pengembangan kecerdasan buatan, yang kini dipandang sebagai teknologi strategis dengan nilai ekonomi dan keamanan nasional yang tinggi.

Melansir dari Bloomberg, badan pemerintahan China mulai memberlakukan pembatasan bepergian untuk individu yang terlibat dalam industri AI dan dianggap penting bagi negara.

Artinya, orang-orang yang dianggap penting dan strategis harus mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang sebelum bepergian ke luar negeri, kata sumber Bloomberg yang tidak ingin namanya disebut.

Otoritas China khawatir pengetahuan, riset, dan teknologi yang dikembangkan perusahaan AI domestik dapat bocor ke pihak asing.

Karena itu, sejumlah peneliti yang dianggap memiliki akses ke teknologi penting disebut harus melalui proses persetujuan khusus sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri, terutama untuk menghadiri konferensi, pertemuan bisnis, atau kegiatan akademik internasional.

Baca Juga:

Langkah tersebut mencerminkan semakin pentingnya AI dalam persaingan teknologi global.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan China seperti DeepSeek berhasil menarik perhatian dunia melalui model AI yang mampu bersaing dengan produk dari perusahaan Amerika Serikat.

Di saat yang sama, pemerintah China juga terus mendorong pengembangan teknologi domestik untuk mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing, terutama setelah berbagai pembatasan ekspor chip dan teknologi canggih dari AS.

Negara-negara besar semakin berupaya menjaga talenta, data, dan inovasi teknologi yang dianggap krusial bagi daya saing di masa depan.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa pengembangan AI kini tidak lagi sekadar urusan bisnis atau penelitian, tetapi juga telah menjadi bagian dari strategi nasional.

Akibatnya, mobilitas peneliti dan pertukaran pengetahuan internasional yang selama ini menjadi bagian penting dunia teknologi mulai menghadapi tantangan baru.

Pembatasan ini berisiko melemahkan kemampuan perusahaan AI di China untuk merekrut dan mempertahankan talenta. Hal ini juga dapat menambah kekhawatiran tentang sejauh mana intervensi pemerintah di industri AI.

Namun disisi lain, kondisi ini berpotensi memperkuat tren fragmentasi ekosistem teknologi global, di mana pengembangan AI semakin terpusat pada blok atau wilayah tertentu.

Acer Rilis 5 Monitor Gaming Baru, Ada yang 3D dan 500 Hz

Telko.id – Acer memperkenalkan jajaran monitor gaming terbaru dari lini Predator dan Nitro di ajang Computex 2026, Taiwan.

Lima model baru ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gamer enthusiast maupun casual gamer dengan performa visual generasi terbaru, tanpa mengorbankan kecepatan, kejernihan, maupun responsivitas kompetitif.

Jajaran ini menghadirkan teknologi display terkini yang mencakup pengalaman visual 3D, refresh rate ultra tinggi, hingga kualitas gambar tinggi. Seluruh model mendukung teknologi tear-free melalui AMD FreeSync Premium Pro, dengan beberapa model yang juga kompatibel dengan NVIDIA G-SYNC.

“Kami terus mendorong batasan inovasi display untuk memberikan pengalaman gaming yang lebih imersif dan kompetitif,” ujar perwakilan Acer dalam siaran resmi.

“Dari visual 3D tanpa kacamata hingga refresh rate 500 Hz, jajaran monitor baru ini menjawab kebutuhan beragam segmen gamer.”

Predator XB273K 3D: Gaming Tanpa Kacamata 3D

Predator XB273K 3D berukuran 27 inci hadir bagi gamer yang ingin merasakan pengalaman gaming 3D imersif, tanpa memerlukan konten native 3D. Dibekali teknologi 3D eye-tracking, refresh rate hingga 180 Hz, dan model AI lokal yang memanfaatkan kemampuan pemrosesan grafis perangkat yang terhubung, monitor ini mampu mengubah konten 2D standar menjadi visual 3D yang lebih hidup, realistis, dan presisi.

Content image for article: Acer Rilis 5 Monitor Gaming Baru, Ada yang 3D dan 500 Hz
Predator XB273K 3D

Monitor ini juga memperkenalkan aplikasi terbaru SpatialLabs 3D Hub yang memungkinkan pengguna melakukan pengaturan mode 3D, sinkronisasi perangkat, hingga mengakses game populer yang mendukung native 3D.

Pada game yang kompatibel, pengguna dapat menikmati visual lingkungan, karakter, dan adegan aksi dengan dimensi yang lebih realistis. Dipadukan dengan resolusi 4K UHD, monitor ini juga mendukung AMD FreeSync Premium serta NVIDIA G-SYNC Compatible untuk pengalaman gaming yang lebih mulus dan bebas tearing.

Predator X34 F1: Monitor Esports dengan QD-OLED

Predator X34 F1 hadir sebagai monitor masa depan bagi pemain esports kompetitif. Monitor curved 34 inci ini menggunakan panel WQHD (3440×1440) QD-OLED yang menawarkan kontras tinggi dan reproduksi warna sinematik, dipadukan refresh rate ultra cepat 360 Hz dan response time 0,03 ms (GTG).

Jajaran monitor gaming Acer Predator dan Nitro terbaru di Computex 2026
Predator X34 F1

Untuk pengalaman gaming yang lebih imersif, Predator X34 F1 menghadirkan desain curved 1800R dengan aspect ratio 21:9 yang memberikan tampilan lebih luas dan menyeluruh. Monitor ini juga dilengkapi berbagai fitur perlindungan mata seperti BlueLightShield Pro, Flickerless, Low-dimming, dan ComfyView untuk penggunaan dalam sesi gaming yang panjang.

Nitro XV345CKR P: 5K dengan Mini LED

Acer Nitro XV345CKR P curved monitor 34 inci menghadirkan visual bertenaga bagi casual gamer melalui resolusi 5K WUHD (5120×2160) yang tajam. Panel IPS pada monitor ini menghadirkan detail dan depth yang lebih luas, diperkuat Mini LED backlighting dengan 1152 zona. Monitor ini menawarkan refresh rate 180 Hz dan dukungan DFR hingga 360 Hz pada mode WFHD, sehingga pengguna dapat menyesuaikan performa visual sesuai kebutuhan.

Acer Nitro XV345CKR P juga telah mengantongi sertifikasi VESA DisplayHDR 1000, Delta E<2, serta cakupan warna 95% DCI-P3 untuk menghasilkan warna yang lebih hidup. Monitor ini turut mendukung AMD FreeSync Premium Pro dan kompatibel dengan NVIDIA G-SYNC Compatible.

Nitro XV320QX: Resolusi 5K untuk Gaming dan Kreasi

Bagi gamer dan kreator konten yang membutuhkan resolusi ultra tinggi, Acer Nitro XV320QX hadir dengan layar 5K (5120×2880) berukuran 32 inci dan refresh rate 165 Hz untuk detail visual yang tajam dan mulus. Melalui teknologi DFR, monitor ini juga mampu menghadirkan refresh rate hingga 330 Hz pada resolusi QHD, memungkinkan pengguna beralih antara mode refresh rate ekstrem untuk gaming kompetitif dan visual resolusi tinggi untuk workflow kreatif.

Dipadukan dengan AMD FreeSync Premium, fast liquid crystal IPS, dan response time hingga 0,5 ms (GTG), monitor ini menghadirkan keseimbangan antara visual ultra tajam dan pengalaman gaming bebas tearing. Monitor ini juga mendukung cakupan warna DCI-P3 95% serta Acer HDR400 untuk warna yang lebih vibrant. Pengaturan monitor semakin mudah melalui Acer Smart Dial dan infrared remote yang memudahkan pengaturan brightness, contrast, dan input.

Sebelumnya, Acer juga telah memperbarui lini gaming Nitro dengan monitor tangguh yang bisa Anda simak di artikel terkait.

Nitro XV273U F5: Refresh Rate 500 Hz Terjangkau

Acer Nitro XV273U F5 27 inci menghadirkan performa gaming kelas kompetitif yang lebih mudah diakses oleh lebih banyak gamer. Monitor ini menawarkan resolusi QHD (2560×1440), refresh rate ultra cepat 500 Hz dengan overclock hingga 540 Hz, serta dukungan DFR hingga 1000 Hz pada resolusi HD. Kemampuan tersebut memungkinkan frame rate yang sangat tinggi untuk menghadirkan pergerakan visual 2D yang ultra smooth dan responsif untuk gaming kompetitif tingkat tinggi.

Untuk kualitas warna, monitor ini mendukung cakupan warna 95% DCI-P3, akurasi warna Delta E<2, serta sertifikasi VESA DisplayHDR 600. Monitor ini juga mendukung AMD FreeSync Premium dan kompatibel dengan NVIDIA G-SYNC Compatible agar visual tetap mulus. Teknologi fast liquid crystal IPS, dual light bars, dan VRB Pro turut meningkatkan pengalaman visual, sementara desain bezel hitam dipadukan dengan bagian belakang dan dasar berwarna putih memberikan tampilan modern yang berbeda.

Bagi Anda yang penasaran dengan performa monitor Acer Nitro seri sebelumnya, Anda bisa membaca review lengkapnya di Telko.id.

Harga dan Ketersediaan

Semua produk Acer terbaru ini diperkenalkan di ajang Computex 2026 yang berlangsung di Taiwan. Spesifikasi produk, harga dan ketersediaan akan bervariasi di masing-masing kawasan. Kunjungi laman www.acerid.com untuk mendapatkan informasi ketersediaan produk Acer terbaru di Indonesia.

Bagi Anda yang mencari monitor gaming dengan budget lebih terjangkau, Acer juga memiliki opsi seperti Acer ED270U yang telah kami ulas sebelumnya.

Dengan hadirnya lima model baru ini, Acer semakin memperkuat posisinya di pasar monitor gaming Indonesia. Dari teknologi 3D tanpa kacamata hingga refresh rate 500 Hz yang lebih terjangkau, jajaran ini menawarkan sesuatu untuk setiap tipe gamer. Ke depannya, persaingan di segmen monitor gaming diprediksi akan semakin ketat, terutama dengan hadirnya teknologi seperti QD-OLED dan Mini LED yang kini mulai merambah ke kelas harga menengah.

ASUS TUF Gaming F16 dan A16: Laptop Gaming Paling Worth It 2026

Telko.id – ASUS TUF Gaming F16 (FX608) dan TUF Gaming A16 (FA608) resmi menjadi rekomendasi laptop gaming paling worth it di 2026. Kedua laptop ini menawarkan kombinasi performa tinggi, ketangguhan berstandar US Military Grade MIL-STD-810H, dan fitur lengkap yang sulit ditandingi di kelasnya.

Ditenagai oleh prosesor Intel dan AMD generasi terkini serta GPU NVIDIA GeForce RTX 50-Series, seri TUF Gaming ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gamer yang tidak ingin berkompromi.

Performa gaming tanpa hambatan menjadi nilai jual utama, didukung oleh RAM DDR5-5600 yang dapat di-upgrade hingga 64 GB dan penyimpanan PCIe 4.0 NVMe M.2 SSD hingga 2 TB.

ASUS TUF Gaming F16 (FX608)

Performa Tanpa Kompromi

Kedua laptop ini ditenagai oleh GPU NVIDIA GeForce RTX 50-Series, dengan opsi hingga RTX 5070 yang memiliki VRAM 8 GB GDDR7 dan TGP hingga 115W.

GPU ini memastikan gamer dapat menikmati game AAA terbaru dengan kualitas visual tinggi dan frame rate stabil. Fitur MUX Switch dan Advanced Optimus juga hadir untuk mengoptimalkan performa gaming dan daya tahan baterai secara otomatis.

Dua Platform, Satu Standar Kualitas

TUF Gaming F16 (FX608) hadir dengan prosesor Intel Core i7-14650HX (16 core, 24 thread, boost hingga 5,2 GHz) dan port USB 3.2 Gen 2 Type-C yang mendukung DisplayPort dan power delivery.

Sementara itu, TUF Gaming A16 (FA608) dibekali prosesor AMD Ryzen 7 260 (8 core, 16 thread, boost hingga 5,1 GHz) dengan NPU AMD XDNA yang mampu menghadirkan performa AI hingga 16 TOPS. Keduanya berbagi DNA yang sama, termasuk layar 16 inci dengan rasio aspek 16:10 dan bodi tangguh.

Dukungan AI untuk Gaming dan Kreativitas

Berkat 5th Gen Tensor Cores dari GPU NVIDIA RTX 50-Series, pemrosesan AI menjadi lebih cepat. Teknologi DLSS 4 meningkatkan FPS game berat, sementara AI Tensor Accelerated SDK mempercepat rendering video 4K/8K.

Laptop ini juga mendukung pengembangan AI lokal seperti Stable Diffusion dan Ollama, memproses miliaran parameter langsung di perangkat.

Ketangguhan Kelas Militer

Kedua laptop telah lulus uji standar militer AS MIL-STD-810H, mencakup ketahanan terhadap benturan, getaran, suhu ekstrem, dan kelembaban tinggi. Konstruksi metal lid dan chassis durable plastic dengan finishing tahan sidik jari membuatnya ideal untuk dibawa ke kampus, kantor, atau perjalanan jauh.

ASUS TUF Gaming A16 (FA608)

Sistem Pendingin Canggih

Sistem pendingin TUF Cooling mengandalkan Arc Flow Fans generasi kedua dengan 84 bilah per kipas dan ujung setebal 0,1 mm. Desain ini memungkinkan aliran udara lebih besar dengan tingkat kebisingan lebih rendah, menjaga performa tetap optimal saat sesi gaming panjang.

Layar dan Fitur Lengkap

Layar 16 inci WUXGA (1920 x 1200) dengan refresh rate 165Hz dan rasio aspek 16:10 memberikan area pandang lebih luas. Fitur audio Dolby Atmos dengan sertifikasi Hi-Res dan AI Noise-Canceling memastikan suara imersif. Keyboard backlit 1-Zone RGB dan Copilot Key menunjang produktivitas, sementara kamera 1080P FHD dengan IR Camera mendukung Windows Hello.

Konektivitas dan Daya Tahan

Port lengkap meliputi HDMI 2.1, RJ45 LAN, Wi-Fi 6E triple-band, dan Bluetooth 5.4. Baterai berkapasitas 70 WHrs (F16) dan 90 WHrs (A16) memastikan daya tahan mumpuni. Bobot hanya 2,20 kg membuatnya ringkas untuk dibawa bepergian. ASUS juga menyertakan paket perlindungan 2 Tahun Garansi Internasional dan 2 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty.

Dengan semua keunggulan ini, TUF Gaming F16 (FX608) dan TUF Gaming A16 (FA608) menjadi investasi jangka panjang yang paling worthit bagi gamer.

Kedua laptop ini sudah tersedia di ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, ROG Exclusive Store, dan partner resmi ASUS di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi ASUS.

ASUS Zenbook A14 OLED, Laptop Snapdragon X2 Elite Pertama

Telko.id – ASUS resmi memperkenalkan ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) di Indonesia, menandai kehadiran laptop pertama di Tanah Air yang menggunakan prosesor Snapdragon X2 Elite dari Qualcomm. Perangkat ini membawa lompatan generasi pada platform ARM untuk komputasi mobile.

Dengan bobot hanya 0,99 kg dan ketebalan 1,59 cm, Zenbook A14 OLED menjadi salah satu laptop paling ringan di kelasnya. Perangkat ini dirancang untuk profesional modern yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan performa.

“Kami bangga menjadi yang pertama membawa Snapdragon X2 Series ke Indonesia. ASUS Zenbook A14 OLED bukan sekadar laptop tipis dan ringan — ini adalah pernyataan bahwa masa depan komputasi mobile yang cepat, efisien, dan cerdas kini akan segera bisa dirasakan pengguna Indonesia,” ujar Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia.

Content image for article: ASUS Zenbook A14 OLED Resmi di Indonesia, Laptop Snapdragon X2 Elite Pertama

Material Ceraluminum™ menjadi salah satu keunggulan utama laptop ini. Teknologi eksklusif ASUS tersebut menggabungkan estetika keramik dengan ketangguhan logam, menjadikannya 3x lebih kuat dari aluminium biasa.

Bodi ini juga tahan goresan hingga lebih dari 18.000 kali gesekan serta telah mengantongi sertifikasi militer US MIL-STD 810H.

Dari sisi daya tahan, Zenbook A14 OLED dibekali baterai 70Wh yang mampu bertahan hingga 24 jam untuk pemutaran video lokal.

Teknologi fast charging 100W memungkinkan pengisian daya 50% hanya dalam 30 menit. Ini menjadikannya laptop rekomendasi bagi pengguna yang sering bepergian.

Performa Snapdragon X2 Elite dan Kemampuan AI

Sektor performa menjadi daya tarik utama Zenbook A14 OLED. Prosesor Snapdragon X2 Elite dengan konfigurasi 18 core dan 18 thread mampu mencapai kecepatan boost hingga 4,7 GHz. Performa CPU meningkat 41% dibandingkan generasi sebelumnya.

Memori 32GB LPDDR5X onboard dengan kecepatan 9523 MT/s dan bandwidth 152 GB/s menjamin multitasking yang sangat lancar. Dari sisi kecerdasan buatan, Qualcomm Hexagon NPU di dalam chip ini mampu memuntahkan performa AI hingga 80 TOPS.

Kapasitas ini memungkinkan berbagai fungsi AI seperti transkripsi otomatis dan real-time image enhancement dijalankan secara lokal tanpa membebani baterai.

Sektor grafis ditopang oleh Qualcomm Adreno GPU yang 130% lebih kencang dari pendahulunya. Sistem pendingin ASUS Lightweight Thermal Solution mampu meningkatkan tekanan udara kipas hingga 15% lebih besar, menjaga stabilitas performa dengan kebisingan di bawah 25 dB. Kompatibilitas aplikasi juga semakin matang dengan lebih dari 6.200 aplikasi tervalidasi pada ekosistem Windows on ARM.

Layar ASUS Lumina OLED 14 inci WUXGA (1920×1200) dengan rasio 16:10 menyajikan reproduksi warna akurat berkat color gamut 100% DCI-P3 dan rasio kontras 1.000.000:1. Dengan kecerahan puncak 600 nits pada mode HDR serta sertifikasi VESA Display HDR True Black 600, laptop ini mampu menampilkan warna hitam pekat dan detail bayangan tajam. Bezel tipis NanoEdge menghasilkan rasio layar-ke-bodi 90%.

ASUS juga telah menghadirkan banyak inovasi sepanjang tahun lalu, termasuk inovasi AI di CES 2026 yang berfokus pada tiga skenario utama komputasi.

Harga dan Ketersediaan

ASUS Zenbook A14 OLED (UX3407NA) dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp40.999.000. Paket penjualan sudah mencakup lisensi penuh Microsoft Office Home 2024 serta layanan Microsoft 365 Basic dengan cloud storage 100 GB.

Sebagai jaminan kualitas premium, ASUS memberikan proteksi berupa Garansi Internasional 3 Tahun serta 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty yang melindungi perangkat dari kerusakan akibat kelalaian pengguna.

Pengguna juga mendapatkan akses ke ASUS Premium Services, termasuk layanan Laptop Spa, Free Round-Trip Shipping, serta Fastlane Priority Service. Produk ini tersedia melalui ASUS Online eStore dan jaringan retail resmi ASUS di seluruh Indonesia.

Dengan dominasi ASUS di pasar laptop AI, perusahaan tercatat menguasai 60% pasar Copilot+ PC di Indonesia. Zenbook A14 OLED menjadi bukti komitmen ASUS dalam menghadirkan perangkat dengan kecerdasan buatan terdepan. (Icha)

Xiaomi Resmi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 dan REDMI Headphone Neo

Telko.id – Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan dua produk anyar, yakni REDMI Pad 2 9.7 dan REDMI Headphone Neo, pada Senin (1/6/2026).

Kedua perangkat ini dirancang untuk memperkuat ekosistem REDMI dan menjawab kebutuhan generasi muda yang menginginkan gadget pendukung aktivitas sehari-hari.

Peluncuran ini dilakukan di tengah tren peningkatan konsumsi digital. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa 76% konsumen kini memiliki setidaknya empat perangkat terhubung.

Menjawab hal tersebut, Xiaomi Indonesia menghadirkan solusi berupa tablet dan headphone yang terintegrasi secara seamless.

“Gaya hidup digital membuat konsumen semakin membutuhkan gadget yang terintegrasi dan saling melengkapi. Maka dari itu, kami memperkaya ekosistem produk REDMI yang terhubung secara seamless dengan merilis REDMI Pad 2 9.7 dan REDMI Headphone Neo,” ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.

Keduanya disebut dirancang untuk mendukung mobilitas tinggi, memungkinkan pengguna tetap aktif dan produktif; bekerja, belajar, dan menikmati hiburan di mana saja tanpa batas.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Xiaomi untuk terus memimpin pasar, seperti yang terlihat pada dominasi mereka di segmen smartphone dan tablet di Indonesia.

REDMI Pad 2 9.7: Tablet Compact Andal untuk Produktivitas

REDMI Pad 2 9.7 hadir dengan konsep “Simply Smart, Simply Fun”. Tablet ini mengusung layar 9,7 inci beresolusi 2K yang super jernih.

Tampilan luas ini memungkinkan pengguna leluasa saat mengedit dokumen, sementara ketajaman warna siap memanjakan mata saat streaming konten.

Layar tersebut juga responsif berkat refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 600 nits. Dengan spesifikasi ini, pengguna bisa browsing dengan nyaman di berbagai kondisi pencahayaan, termasuk di bawah terik matahari.

Tablet ini juga telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland untuk Low Blue Light, Flicker Free, dan Circadian Friendly, sehingga mata tetap nyaman meski digunakan dalam waktu lama.

Performa REDMI Pad 2 9.7 ditenagai oleh Snapdragon® 6s 4G Gen 2 Mobile Platform. Prosesor octa-core 6 nm ini memiliki skor AnTuTu lebih dari 400.000 dan clock speed hingga 2,9 GHz, membuatnya mampu menjalankan berbagai aplikasi produktivitas maupun game dengan lancar.

Tablet ini juga mendukung memori eksternal hingga 2 TB, memberikan ruang penyimpanan yang lega untuk berbagai file.

Dari segi daya tahan, REDMI Pad 2 9.7 dibekali baterai 7.600 mAh yang mampu bertahan lebih dari sehari dalam satu kali pengisian daya.

Tablet ini sudah menjalankan Xiaomi HyperOS 3 dan Android 16, yang menawarkan user interface intuitif serta fitur Circle to Search by Google. Desain unibody metal yang ramping hanya 7,4 mm membuatnya kokoh namun tetap stylish.

REDMI Headphone Neo: Over-Ear Perdana dengan ANC Unggulan

REDMI Headphone Neo menjadi over-ear headphone pertama dari REDMI yang hadir di Indonesia. Perangkat ini dibekali powerful dynamic driver 40 mm dengan titanium diaphragm yang mampu menghasilkan bass powerful dan treble detail. Pengguna juga bisa mengatur equalizer sesuai preferensi melalui aplikasi Xiaomi Earbuds.

Fitur unggulan lainnya adalah Active Noise Cancellation (ANC) yang mampu meredam kebisingan hingga 42dB dengan tiga mode yang bisa disesuaikan.

Headphone ini juga dilengkapi triple-mic AI noise reduction untuk memastikan suara pengguna tetap jernih saat menelepon, bahkan di lingkungan bising.

Dari segi daya tahan, REDMI Headphone Neo menawarkan baterai hingga 72 jam (ANC mati). Fitur fast charging juga tersedia, di mana pengisian daya selama 10 menit dapat digunakan untuk mendengar musik hingga 5 jam.

Headphone ini juga mendukung koneksi kabel via port USB-C dengan dukungan Hi-Res Audio untuk pengalaman lossless listening.

Harga dan Ketersediaan

REDMI Pad 2 9.7 (4GB/64GB) tersedia dalam warna Graphite Gray dan Silver dengan harga Rp2.399.000. Konsumen sudah bisa membelinya mulai 6 Juni 2026.

Sementara itu, REDMI Headphone Neo hadir dalam pilihan warna Obsidian Black dan Sand White. Perangkat ini dibanderol dengan harga spesial Rp1.499.000 yang berlaku mulai 6 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Setiap pembelian REDMI Headphone Neo juga akan disertai bonus berlangganan Spotify Premium Standar selama 2 bulan bagi pengguna baru Spotify.

Dengan harga yang kompetitif, kedua produk ini menjadi pilihan menarik bagi anak muda yang ingin melengkapi ekosistem perangkat mereka. Seperti yang telah kami ulas sebelumnya, tren pengiriman smartphone global memang menunjukkan dinamika pasar yang menarik, namun Xiaomi terus berinovasi dengan produk-produk pendukung seperti tablet dan headphone ini.

Bagi yang penasaran dengan jajaran tablet Xiaomi lainnya, Anda juga bisa menyimak informasi mengenai Xiaomi Pad 8 Series yang hadir dengan spesifikasi lebih tinggi untuk kebutuhan profesional.

Telkomsel Angkat Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris Baru

Telko.id – Telkomsel resmi mengangkat Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris perusahaan, efektif mulai 1 Juni 2026. Keputusan ini diambil oleh pemegang saham, yaitu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (Telkom Indonesia) dan Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd. (Singtel), dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 29 Mei 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan strategis di tengah dinamika industri telekomunikasi yang terus berubah. Dengan pengangkatan ini, diharapkan perusahaan dapat menjaga profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik bergabungnya Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris Telkomsel. Kehadiran beliau diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan memberikan arahan strategis bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri ke depan,” ujar VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, dalam pernyataan resminya.

Susunan Komisaris Telkomsel saat ini adalah sebagai berikut:

  • Komisaris Utama: Diaz F.M. Hendropriyono
  • Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
  • Komisaris: Ahmad Riza Patria
  • Komisaris: Irfan Wahid
  • Komisaris: Chandra Arie Setiawan
  • Komisaris: Rico Rustombi
  • Komisaris: Yuen Kuan Moon
  • Komisaris: Yip Anna

Adapun untuk posisi direksi dan komisaris lainnya tidak mengalami perubahan. Dengan demikian, susunan pengurus Telkomsel tetap solid dan siap menjalankan strategi perusahaan ke depan.

Langkah Strategis di Tengah Pemulihan Industri

Pengangkatan Muhammad Yusuf Ateh sebagai komisaris baru ini sejalan dengan arah pemulihan sektor telekomunikasi pasca konsolidasi. Kompetisi di industri ini telah bergeser dari pendekatan berbasis volume ke pendekatan berbasis nilai, inovasi, dan pengalaman pelanggan.

Telkomsel akan terus mengakselerasi pertumbuhan dan kepemimpinannya di tengah industri dengan memperkuat core connectivity. Salah satu fokus utama adalah investasi berkelanjutan di jaringan 5G yang menjadi tulang punggung layanan digital masa depan.

Selain itu, perusahaan juga berencana memperluas layanan konvergensi dan solusi digital untuk segmen consumer dan enterprise. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks dan menginginkan layanan yang terintegrasi.

“Kami akan mengoptimalkan kapabilitas berbasis teknologi dan AI untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal dan efisien,” tambah Abdullah Fahmi.

Transformasi Digital dan Ekosistem Sehat

Dengan strategi ini, Telkomsel bertekad menciptakan ekosistem yang sehat dan mendukung transformasi digital nasional. Perusahaan ingin memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan melalui inovasi yang berkelanjutan.

Langkah ini juga relevan dengan RUPST Telkom yang sebelumnya telah menyetujui sejumlah kebijakan strategis untuk memperkuat bisnis broadband. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara induk perusahaan dan anak usaha dalam menghadapi era digital.

Dengan susunan komisaris yang baru, Telkomsel diharapkan semakin gesit dalam merespons perubahan pasar dan kebutuhan pelanggan. Industri telekomunikasi Indonesia pun akan semakin kompetitif dan inovatif.

Ke depan, Telkomsel akan terus berfokus pada pengembangan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Perusahaan juga akan terus berinvestasi pada infrastruktur jaringan untuk memastikan konektivitas yang andal dan cepat.

Telkom Raup Pendapatan Rp37,2 Triliun di Kuartal I 2026

0

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp37,2 triliun pada kuartal pertama 2026.

Capaian itu tumbuh 1,5% secara tahunan (YoY) di tengah tekanan makroekonomi yang masih membayangi.

Perusahaan pelat merah itu juga mencatat EBITDA sebesar Rp18,0 triliun dengan margin 48,3%. Laba bersih tercatat Rp4,3 triliun, sementara laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp5,1 triliun dengan margin 13,8%.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa tahun ini menjadi momentum akselerasi eksekusi strategi TLKM 30.

“Kinerja kuartal pertama tahun 2026 ini menjadi awal yang baik dan motivasi bagi TelkomGroup untuk dapat terus melakukan perbaikan secara bertahap,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Ia menambahkan, tekanan pada laba bersih bersifat transisional dan non-cash. Hal itu dipengaruhi percepatan depresiasi dan normalisasi bisnis selama fase transformasi.

Secara fundamental, kinerja operasional tetap terjaga. Arus kas operasional bahkan tumbuh 3,1% YoY menjadi Rp17,3 triliun berkat efisiensi TOTEX dan disiplin penagihan.

Segmen B2C Tumbuh Berkat Perbaikan Pasar

Pada segmen B2C yang mencakup layanan mobile dan fixed broadband, Telkomsel membukukan pendapatan Rp27,6 triliun atau naik 1,3% YoY. Pertumbuhan itu didorong oleh pendapatan bisnis digital dan peningkatan payload data sebesar 2,3% YoY.

Strategi disiplin harga dan penyederhanaan produk berhasil mendongkrak ARPU menjadi Rp45.100, naik 6,4% YoY. Dian optimistis industri telekomunikasi masih prospektif karena konektivitas sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat.

“Kami optimistis untuk memperkuat ekosistem mobile dan fixed broadband secara berkelanjutan,” katanya.

B2B Infrastructure Catat Pertumbuhan 6,8%

Segmen B2B Infrastructure menjadi motor pertumbuhan lain. Pendapatan segmen ini mencapai Rp2,4 triliun, tumbuh 6,8% YoY. Ekspansi Fiber-to-the-Tower (FTTT) menjadi penopang utama pertumbuhan tersebut.

Mitratel, anak usaha Telkom di bidang menara, membukukan pendapatan Rp2,3 triliun atau naik 1,4% YoY. EBITDA margin Mitratel tetap stabil di 82,7%.

Sepanjang kuartal pertama, Mitratel memperluas jaringan fiber optik sepanjang 1.080 km, sehingga total kepemilikan mencapai 58.279 km.

Bisnis data center juga menunjukkan perkembangan. Pendapatan diperoleh dari fasilitas NeutraDC Group dan NeuCentrIX. Konsolidasi aset data center menjadi langkah strategis untuk membuka peluang perluasan layanan dan monetisasi aset.

Pada unit Wholesale & International Service, pendapatan tercatat Rp2,8 triliun. Layanan interkoneksi tumbuh 18,9% QoQ berkat peningkatan aktivitas international wholesale voice business.

Sementara itu, segmen B2B ICT mencatat pendapatan Rp3,1 triliun. Restrukturisasi yang sedang berlangsung membuat aktivitas bisnis melandai. Namun, langkah itu dinilai perlu untuk mendorong margin yang lebih sehat dan memperkuat posisi kompetitif jangka panjang.

Transformasi Berjalan Sesuai Rencana

Realisasi belanja modal mencapai Rp4,9 triliun atau 13,2% dari pendapatan. Sebanyak 99% dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur di segmen inti. Efisiensi operasional terus dilakukan melalui streamlining dan penataan portofolio bisnis berbasis HoldCo-OpCo.

Content image for article: Telkom Raup Pendapatan Rp37,2 Triliun di Kuartal I 2026

Salah satu progres yang berjalan adalah divestasi AdMedika Group kepada investor strategis. Proses itu ditargetkan rampung pada akhir semester pertama 2026. Divestasi diharapkan membuka peluang pertumbuhan dan inovasi bagi AdMedika Group.

Di sisi unlock value, Telkom tengah mempersiapkan pemisahan bisnis dan aset wholesale fiber connectivity tahap kedua kepada InfraNexia. Proses itu ditargetkan rampung pada kuartal ketiga tahun ini.

Langkah ini sejalan dengan fokus transformasi Telkom dalam mendorong pertumbuhan melalui monetisasi aset dan infrastruktur ke pasar eksternal.

Saat ini kontribusi bisnis fiber masih di kisaran 15%. Perusahaan menargetkan peningkatan menjadi sekitar 25% seiring optimalisasi utilisasi infrastruktur dan operasional yang berjalan penuh.

Telkom juga memperkuat bisnis B2B ICT dan International untuk menangkap potensi kebutuhan industri di tengah adopsi teknologi berbasis AI.

Dian menutup pernyataannya dengan optimisme. “Tahun 2026 menjadi periode yang penuh peluang sekaligus tantangan bagi TelkomGroup. Kami akan terus mempercepat eksekusi strategi transformasi TLKM 30 dengan mengutamakan prinsip disiplin operasi,” pungkasnya. (Icha)

KBank dan Ant International Perkuat Pembayaran Lintas Negara

0

Telko.id – KASIKORNBANK (KBank) dan Ant International resmi menjalin kolaborasi strategis untuk mengembangkan infrastruktur keuangan terintegrasi.

Kerja sama ini bertujuan menghadirkan pengalaman pembayaran yang lebih cepat, andal, dan mudah dikembangkan bagi Ant International beserta para pelanggannya.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini akan menggabungkan kapabilitas layanan keuangan teregulasi milik KBank dengan solusi AI finansial dari Ant International.

Kolaborasi ini memungkinkan transaksi lintas negara dalam mata uang USD secara real-time selama 24/7. Inisiatif ini akan memanfaatkan Blockchain Deposit Accounts dari Kinexys by J.P. Morgan, unit bisnis blockchain terdepan di bawah J.P. Morgan Payments, guna mendukung pergerakan likuiditas USD secara real-time.

Dr. Karin Boonlertvanich, Executive Vice President of KASIKORNBANK, mengatakan, “Kolaborasi ini mengatasi kendala utama dalam sistem keuangan lintas negara saat ini, di mana pergerakan likuiditas masih terhambat oleh infrastruktur yang terfragmentasi”.

Ia menambahkan bahwa dengan mengintegrasikan blockchain ke dalam sistem keuangan teregulasi, kami menciptakan arus dana yang lebih berkelanjutan, transparan, dan mudah dikembangkan antara jaringan global dan ekonomi lokal.

Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan transaksi secara signifikan sekaligus memungkinkan operasional tanpa henti selama 24/7.

KBank dan Ant International juga akan mengupayakan pengembangan solusi menyeluruh yang mencakup penerimaan pembayaran, proses kliring, hingga penyelesaian transaksi. Seluruh pengembangan ini tetap bergantung pada persetujuan hukum dan regulasi yang berlaku.

Kolaborasi ini akan meningkatkan efisiensi transaksi dan settlement Ant International, sehingga arus kas para pelaku usaha menjadi lebih lancar. Inisiatif ini merupakan lanjutan dari kolaborasi yang telah berjalan antara KBank dan layanan pembayaran global Ant International.

Melalui Alipay+, platform dompet digital dari Ant International, aplikasi mobile banking KPLUS milik KBank kini terhubung dengan ekosistem global yang mencakup 150 juta pelaku usaha dan 1,8 miliar akun konsumen di seluruh dunia.

Integrasi dengan Antom pun turut memperkuat posisi KPLUS sebagai salah satu opsi pembayaran di Google Pay bagi pelaku usaha di Thailand.

Solusi Fintech untuk Pelaku Usaha Kecil

Kelvin Li, General Manager of Platform Tech and Senior Vice President at Ant International, mengatakan, “Di berbagai pasar berkembang, pemimpin industri seperti KBank tengah mendorong kesiapan masyarakat menghadapi ekonomi global yang semakin terhubung melalui adopsi teknologi AI dan blockchain yang aman dan lebih luas. Kami bangga dapat mendukung KBank melalui solusi fintech ini guna memberdayakan merchant di Thailand, khususnya pelaku usaha kecil, dengan solusi pembayaran yang lebih efisien agar dapat berkembang di pasar global.”

MoU ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan sistem keuangan lintas negara yang terintegrasi dan mudah dikembangkan. Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi serta keandalan sistem pembayaran global mendukung perdagangan internasional.

Kolaborasi ini sejalan dengan tren global perluasan sistem pembayaran lintas negara. Di Indonesia, misalnya, Bank Indonesia terus memperluas QRIS ke delapan negara untuk memfasilitasi transaksi antarnegara. Sementara itu, Alipay+ juga telah memperluas jangkauan ke 100+ negara untuk mendukung pariwisata global.

Pengembangan serta kemungkinan penerapan inisiatif ini nantinya akan dilakukan dengan berkonsultasi bersama regulator terkait. Inisiatif baru dapat dijalankan setelah memperoleh seluruh persetujuan yang dibutuhkan.

Komitmen Jangka Panjang

KBank mengusung visi sebagai “Bank of Sustainability” dengan komitmen menghadirkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan melalui inovasi, tata kelola yang kuat, dan pertumbuhan yang bertanggung jawab.

KBank juga terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin perbankan digital melalui berbagai inisiatif strategis yang mendorong inklusi keuangan dan interoperabilitas lintas negara, termasuk pengembangan infrastruktur berbasis blockchain serta ekosistem pembayaran on-chain yang teregulasi bersama para inovator global.

Sementara itu, Ant International merupakan perusahaan penyedia layanan pembayaran digital, digitalisasi, dan teknologi finansial global terkemuka.

Melalui kolaborasi lintas sektor, baik swasta maupun publik, platform techfin terintegrasi milik Ant International mendukung institusi keuangan dan merchant dari berbagai skala untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif melalui beragam solusi pembayaran digital dan layanan keuangan berbasis teknologi terkini.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan sistem keuangan lintas negara yang lebih efisien di masa depan. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain dan AI, KBank dan Ant International berupaya menciptakan ekosistem pembayaran yang lebih transparan, cepat, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah.

Di kawasan Asia Tenggara, inovasi pembayaran lintas negara terus berkembang pesat. Flip mempermudah pembayaran rumah sakit di Malaysia untuk wisata medis, sementara QRIS antar negara resmi masuk Jepang melalui Netzme. Semua ini menunjukkan bahwa integrasi sistem pembayaran lintas negara menjadi prioritas utama bagi berbagai pihak.

Dengan adanya kolaborasi antara KBank dan Ant International, ekosistem pembayaran digital di Thailand dan kawasan Asia Tenggara diprediksi akan semakin terintegrasi.

Hal ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan bisnis mereka ke pasar global dengan lebih mudah dan efisien. (Icha)