spot_img
Latest Phone

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

ARTIKEL TERKAIT

Sisternet Gelar Pendampingan di Bapas Denpasar

Telko.id – Sisternet, ekosistem pemberdayaan perempuan dari XL Axiata, memperkuat komitmennya dengan dua inisiatif utama: program SheInspire di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Denpasar dan pembukaan pendaftaran Kompetisi Modal Pintar (KMP) 2026.

Program KMP 2026 mengusung tema “Go Export” untuk memperluas peluang womenpreneurs Indonesia ke pasar internasional.

Perencana Ahli Muda Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Setiorini, menyampaikan apresiasi terhadap program SheInspire Denpasar.

“KemenPPPA memandang program ini sebagai ruang aman yang penting bagi perempuan klien pemasyarakatan untuk memulai kembali hidupnya secara bermartabat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa upaya pemulihan perlu dilengkapi dengan penguatan kapasitas, kepercayaan diri, serta akses keterampilan dan peluang ekonomi.

Program SheInspire di Bapas Denpasar berlangsung pada 18–19 Desember 2025 dan menyasar sekitar 50 peserta klien pemasyarakatan perempuan. Kegiatan ini dirancang sebagai respons atas tantangan reintegrasi sosial, khususnya terkait kepercayaan diri dan akses ekonomi.

Rangkaian kegiatannya mencakup sesi kesehatan mental, kelas keterampilan handcraft dan baking, serta kelas kewirausahaan yang membekali peserta dengan mindset usaha dan pengelolaan keuangan dasar.

Direktur & Chief Regulatory Officer XL Axiata, Merza Fachys, mengatakan, “Melalui pendekatan yang menggabungkan peningkatan kapasitas, pendampingan, dan ekosistem dukungan, Sisternet menargetkan lahirnya lebih banyak perempuan pelaku usaha yang siap berkembang berkelanjutan.”

Program ini merupakan kolaborasi antara Sisternet, KemenPPPA RI, dan Balai Pemasyarakatan Denpasar. Total penerima manfaat program SheInspire sejak Desember 2024 telah mencapai lebih dari 1.000 perempuan Indonesia, dengan rencana pendampingan lanjutan di tahun 2026.

Sementara itu, inisiatif lain yang sedang digalakkan adalah pembukaan pendaftaran Kompetisi Modal Pintar Sisternet 2026 (KMP 2026). Kompetisi sekaligus program inkubasi bisnis ini dirancang untuk womenpreneurs yang telah menjalankan usaha dan ingin naik kelas, dengan fokus khusus pada kesiapan ekspor. Pendaftaran dibuka hingga 15 Februari 2026 melalui aplikasi Sisternet terbaru.

KMP 2026 menghadirkan sejumlah penguatan, salah satunya pendekatan yang lebih komprehensif melalui sesi advisory intensif bersama mentor dan praktisi bisnis untuk finalis. Tema “Go Export” ditekankan untuk mendorong kesiapan usaha perempuan menuju pasar internasional, dengan kurikulum yang lebih aplikatif mencakup strategi finansial, legalitas, hingga market expansion.

“KMP 2026 juga memberikan perhatian pada aspek keberlanjutan dan dampak sosial, sehingga pertumbuhan bisnis diharapkan berjalan seiring dengan kontribusi positif bagi lingkungan dan komunitas,” tambah Merza Fachys.

Program ini diselenggarakan oleh Sisternet bekerja sama dengan FUZZ sebagai mitra komunikasi dan aktivasi digital.

Total hadiah modal usaha yang diperebutkan dalam KMP 2026 sebesar Rp200.000.000. Hadiah akan dibagikan kepada beberapa pemenang terpilih, dengan jumlah pemenang serta pembagian nominal per pemenang akan diumumkan pada tahap final.

Rangkaian program direncanakan berlangsung mulai seleksi administrasi di Februari, pembinaan finalis di Maret, hingga pitching dan grand final pada April 2026.

Persyaratan utama peserta KMP 2026 meliputi perempuan WNI pemilik e-KTP, usaha telah berjalan minimal 1 tahun serta aktif di akun bisnis Instagram, memiliki NPWP dan NIB/P-IRT sesuai jenis usaha, dan memiliki omzet aktif.

Proses seleksi akan menilai aspek model bisnis dan keberlanjutan, inovasi produk, manajemen finansial, strategi pemasaran, dampak sosial, serta kemampuan pitching oleh juri independen.

Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Denpasar, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menyampaikan apresiasi atas sinergi strategis ini.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana penguatan kapasitas, kepercayaan diri, serta kemandirian klien melalui proses pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Inisiatif Sisternet ini sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk memberdayakan perempuan di berbagai lapisan, termasuk melalui program inkubasi seperti Kompetisi Modal Pintar 2023 yang telah menghasilkan sejumlah pemenang.

Dukungan terhadap UMKM perempuan juga terus digaungkan, seperti yang terlihat pada Program Sispreneur yang digelar untuk memperkuat perempuan pelaku usaha.

Untuk mengikuti KMP 2026, calon peserta perlu mengunduh dan registrasi di aplikasi Sisternet, mengisi form pendaftaran resmi, serta mengunggah konten partisipasi.

Tautan pendaftaran lengkap akan dirilis melalui aplikasi dan media sosial resmi Sisternet. Seluruh materi komunikasi program akan menggunakan penamaan “Kompetisi Modal Pintar Sisternet 2026” dan hashtag #KMP2026.

Keberhasilan program pemberdayaan perempuan sebelumnya, seperti SheHacks 2023 yang melahirkan inovator perempuan, menunjukkan potensi besar yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Dengan dua inisiatif konkret ini, Sisternet terus memperluas dampaknya, tidak hanya membuka akses ekonomi tetapi juga menyediakan fondasi yang kuat bagi perempuan untuk tumbuh mandiri dan berdaya saing global. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU