spot_img

Right Issue, XL Ingin Lunasi Pinjaman Sebesar USD 500 juta

Telko.id – Selain mengumumkan hasil audit kinerja keuangan perusahaan tahun 2015 yang berakhir 31 Desember 2015, hari ini PT XL Axiata Tbk (XL) juga mengumumkan rencananya untuk menerbitkan saham baru (rights issue). Adapun dana yang dihasilkan dari rights issue itu sendiri nantinya akan digunakan untuk membayar kembali pinjaman dari pemegang saham sebesar USD 500 juta.

Penggalangan dana ini memungkinkan semua pemegang saham XL untuk berpartisipasi dalam mendukung pertumbuhan perusahaan ke depannya. Untuk menunjukkan komitmennya yang terus menerus selaku pemegang saham utama dari XL, Axiata Group, yang saat ini memiliki sekitar 66,4% saham XL, haknya secara pro rata atas penerbitan saham baru tersebut.

Sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham dalam penerbitan saham baru (rights issue) ini direncanakan akan dijamin sepenuhnya oleh pembeli siaga.

Melalui keterangan resminya, Senin (1/2), CEO XL Dian Siswarini mangatakan bahwa XL telah elihat kemajuan yang signifikan dan mendapatkan momentum atas agenda transformasi yang telah dijalankan sejak 2015. Perusahaan telah menjalankan berbagai inisiatif pengelolaan neraca keuangan (Balance Sheet Management Initiatives) untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan dan mengurangi resiko serta dampak valuta asing.

“Penerbitan saham baru (rights issue)  merupakan  langkah   penting   untuk   memperkuat   fondasi   kami   dalam  menyongsong agenda transformasi berikutnya. Dana dari rights issue akan kami gunakan untuk membayar kembali pinjamanUS Dollar kepada pemegang saham,” katanya.

Rencananya, XL akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) pada 10 Maret 2016 mendatang guna mendapat persetujuan pemegang saham, serta persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas pernyataan pendaftaran yang sebelumnya harus disampaikan oleh XL.

Proses ini diharapkan selesai pada semester pertama  2016. Harga saham akan ditentukan dan ditetapkan secara bersama oleh  XL Axiata dan para pembeli siaga.  Diskon harga saham diperkirakan tidak lebih dari 20% TERP pada tanggal penetapan harga. Ketentuan atas penerbitan saham baru (rights issue) termasuk harga saham yang terkait dengan penawaran dan jumlah saham yang ditawarkan akan diumumkan pada waktunya.

Credit Suisse dan Mandiri Sekuritas dalam hal ini telah ditunjuk sebagai penasihat keuangan untuk proses penerbitan saham baru ini (rights issue).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img

Latest Phone's

Latest Articles