spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Telkomsel Beberkan 3 Ritme Ramadan 2027, Jangan Asal Iklan

Telko.id – Telkomsel Enterprise melalui solusi DigiAds merilis whitepaper bertajuk Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan, yang memetakan tiga ritme perilaku konsumen sepanjang 30 hari Ramadan.

Temuan ini dipaparkan dalam forum Ramadan Insight 2027: The Rhythms of Ramadan yang digelar pada 16 Oktober 2026 di Jakarta, mempertemukan agency, advertiser, brand, dan praktisi industri dengan pembicara dari Telkomsel, Meta, Nestlé, dan WPP.

Inti dari laporan tersebut sederhana namun krusial: Ramadan bukan satu momentum yang seragam. Konsumen Indonesia diperkirakan semakin selektif dalam menentukan produk dan brand pilihannya, sehingga persaingan tidak lagi hanya soal seberapa sering sebuah brand terlihat.

Brand dituntut memastikan kehadirannya relevan dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah, mulai dari fase adaptasi di awal Ramadan, momen buka puasa bersama dan silaturahmi, hingga perjalanan mudik menjelang Idulfitri.

VP Corporate Innovation, Sustainability, Marketing, and Digital Advertising Telkomsel, Mia Melinda, menegaskan bahwa kemenangan di Ramadan tidak ditentukan oleh intensitas kampanye semata.

“Brand yang menang di Ramadan bukan yang paling lantang, melainkan yang paling memahami ritme konsumennya. Kebutuhan konsumen pada awal Ramadan sangat berbeda dengan kebutuhan mereka menjelang Idulfitri,” ujarnya.

Menurut Mia, solusi DigiAds dari Telkomsel Enterprise dirancang untuk membantu agency, advertiser, dan brand membaca perubahan tersebut agar kampanye dapat dirancang lebih tepat sasaran dan memberikan hasil bisnis yang lebih baik.

Peluang pertumbuhan selama Ramadan tetap besar, terutama pada kategori fashion, FMCG, perjalanan, dan kebutuhan Idulfitri yang permintaannya konsisten tinggi.

Tiga Ritme Konsumen yang Wajib Dibaca Brand

Berdasarkan telco insight Telkomsel, sepanjang 30 hari Ramadan konsumen bergerak dalam tiga ritme berbeda yang masing-masing menghadirkan peluang bagi setiap industri.

Pemetaan ini menjadi dasar bagi brand untuk menentukan pesan, kanal, serta waktu tayang yang paling sesuai, bukan sekadar menambah jumlah iklan.

10 hari pertama: Momen Beradaptasi dan Mencari Inspirasi.

Konsumen aktif menggunakan perangkat di tengah fase penyesuaian rutinitas sahur, berbuka, dan beribadah. Trafik seluler saat sahur meningkat 77%, trafik layanan video dan streaming tumbuh 38%, sedangkan konsumsi konten religi naik 63% dibandingkan hari biasa.

Pola ini membuka ruang bagi brand untuk hadir dengan konten dan pesan yang relevan, sehingga dapat membangun kedekatan emosional sekaligus menjadi bagian dari rutinitas baru konsumen selama Ramadan.

10 hari kedua: Momen Bersosialisasi dan Berbelanja.

Perhatian konsumen beralih ke kegiatan buka puasa bersama serta persiapan kebutuhan keluarga dan Idulfitri. Penggunaan aplikasi transportasi meningkat 58%, aplikasi kebutuhan sehari-hari dan ritel tumbuh 32%, sementara kunjungan ke pusat perbelanjaan naik 19%.

Menariknya, 88% konsumen yang berbelanja kebutuhan Ramadan masih memilih datang langsung ke toko fisik. Data ini menegaskan pentingnya kampanye yang menghubungkan interaksi digital dengan kunjungan ke gerai fisik, agar pembelian tidak beralih ke brand lain.

10 hari terakhir: Momen Mudik dan Berkumpul.

Kebutuhan konsumen bergeser ke persiapan perjalanan dan kebersamaan dengan keluarga. Akses terhadap aplikasi perjalanan meningkat 32%, sementara 73% pemudik tercatat singgah di rest area untuk beristirahat, beribadah, dan makan.

Bagi brand, fase ini menghadirkan peluang untuk hadir melalui informasi dan penawaran yang relevan di sepanjang perjalanan konsumen.

Rangkaian Solusi Iklan Ramadan 2027

Telkomsel DigiAds menghadirkan rangkaian solusi iklan Ramadan 2027 untuk membantu brand membangun relevansi di setiap momen pelanggan. Solusi tersebut mencakup pesan kontekstual ketika konsumen mencari inspirasi, komunikasi berbasis lokasi yang menghubungkan interaksi digital dengan kunjungan ke toko, integrasi brand dalam tayangan spesial Ramadan di MAXStream, hingga kehadiran di titik perjalanan mudik.

Salah satu penerapannya, solusi Contextual Messaging pada momen yang relevan tercatat mampu meningkatkan rasio klik hingga 2,6 kali lipat. Angka ini menunjukkan bahwa ketepatan waktu dan konteks pesan berperan besar terhadap efektivitas kampanye, dibandingkan pendekatan yang hanya mengandalkan volume tayangan iklan.

Pendekatan berbasis ritme ini sejalan dengan tren kampanye Ramadan yang belakangan banyak mengedepankan kedekatan emosional dan relevansi pesan, seperti yang terlihat pada program Ramadan BCA Digital maupun ragam promo Ramadan fintech yang menekankan manfaat nyata bagi konsumen. Di sisi lain, brand perangkat dan gaya hidup juga memanfaatkan momentum yang sama untuk memperkuat pesan, seperti langkah kampanye Garmin Ramadan.

Dengan memahami ketiga ritme Ramadan, agency, advertiser, dan brand dapat menentukan pesan, kanal, serta waktu tayang yang paling sesuai untuk setiap fase. Hasilnya, kampanye berpotensi lebih tepat sasaran dan efisien, dengan menghadirkan informasi serta penawaran yang lebih relevan bagi konsumen di setiap tahap perjalanan Ramadan mereka.

Mia menutup dengan menegaskan posisi brand dalam perjalanan konsumen. “Dengan insight yang kuat dan eksekusi yang tepat, brand dapat hadir bukan sebagai distraksi, tetapi sebagai bagian yang relevan dari perjalanan konsumen.

Inilah wujud Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, dengan membantu bisnis tumbuh sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Seluruh insight dalam whitepaper ini disusun dari data yang telah diolah secara agregat dan dianonimkan, tanpa mengidentifikasi pelanggan secara personal, sesuai prinsip perlindungan data pribadi yang diterapkan Telkomsel.

Pelaku usaha, pemilik merek, dan agensi dapat mempelajari temuan serta rekomendasi selengkapnya dengan mengunduh DigiAds Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan melalui tsel.id/ramadanwhitepaper2027-news.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU