spot_img

Smartfren Telecom Terbitkan 910 Juta Saham Baru

Telko.id – Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Smartfren Telecom pada Rabu (29/6/2016), dijelaskan bahwa untuk memenuhi kewajiban Perseroan kepada WIN, maka Perseroan berencana untuk melakukan PMTHMETD sebesar 910.000.000 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham yang merupakan harga nominal saham seri C perseroan dengan total nilai nominal sebesar Rp91 miliar untuk menggantikan 1 miliar saham WIN yang telah diserahkan kepada BTEL.

Adapun, saham baru tersebut merupakan 0,89% dari jumlah saham yang beredar pada saat ini. PMTHMETD ini akan dilakukan sekaligus dalam jangka waktu 90 hari terhitung sejak disetujui oleh RUPS Perseroan yang dilaksanakan Rabu (29/6/2016).

Aksi korporasi ini dilakukan untuk mengganti saham FREN yang dimiliki Wahana Inti Nusantara (WIN) setelah penggabungan usaha dengan Bakrie Telecom (BTEL). Dimana jaringan Bakrie Telecom akan digabungkan dengan jaringan milik Smartfren. Wahana Inti Nusantara merupakan salah satu pemegang saham FREN.
Sebagai informasi, pada Desember 2014 lalu, Wahana menyerahkan 1 miliar saham FREN miliknya kepada BTEL sebagai setoran saat terjadi penggabungan usaha jaringan telekomunikasi antara FREN dan BTEL.

Dengan adanya penerbitan saham baru ini maka jumlah saham yang dikeluarkan oleh Smartfren menjadi lebih banyak. Oleh karena itu, setelah penambahan Modal Ditempatkan dan Disetor Perseroan dalam kerangka pelaksanaan PMTHMETD ini efektif, para pemegang saham Smartfren akan mengalami dilusi (penurunan) sebesar 0,89 persen terhadap persentase kepemilikan saham masing-masing. Walaupun, jumlah saham yang dimiliki oleh masing-masing pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan saham baru tidak mengalami perubahan.

Dalam RUPS Smartfren Telecom ini juga disetujui adanya perubahan susunan Dewan Komisaris

dan Direksi yang akan efektif per 29 Juni 2016. Adapun susunan Dewan Komisaris yang baru adalah Gandi Sulistiyanto Soeherman sebagai Presiden Komisaris, Deddy Saleh, Sarwono Kusumaatmadja dan Reynold Manahan Batubara sebagai Komisaris Independen.

Sedangkan yang duduk dalam deretan direksi adalah Merza Fachys yang menjabat sebagi Presiden Direktur dan yang menjadi direktur adalah Antony Susilo, Marco Paul Iwan Sumampouw dan Christian Daigneault. Selanjutnya, yang menjabat sebagai Direktur Independen adalah Andre Rompis. (Icha)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img

Latest Phone's

Latest Articles