spot_img

Smartfren Janjikan Kompensasi Bagi Pelanggan yang Ingin Migrasi

Telko.id – Smartfren berjanji akan memberikan sebuah kompensasi terkait proses migrasi pelanggan. Beberapa offering juga dipersiapkan bagi pelanggan CDMA yang ingin bermigrasi ke jaringan 4G Smartfren.

Sekadar Informasi, Sampai dengan saat ini jumlah pengguna Smartfren mencapai lebih dari 12 juta pelanggan, namun untuk pengguna 4G mereka hanya sekitar 1,4 juta pelanggan.

Sekadar informasi, proses migrasi ini juga berkaitan dengan frekuensi 1900 Mhz yang harus dikembalikan oleh pemerintah.

Derrick Surya,  VP Brand and Marcomm Smartfren meyebutkan, ” untuk pindah, pengguna hanya tinggal mengirimkan SMS dengan format LTE dan kirim ke 6046, nanti kita akan memberikan penawaran menarik terkait hal tersebut,”

Derrick juga mengungkapkan, bahwa pihak Smartfren akan memberikan offering menarik untuk para pengguna CDMA yang telah mengirimkan sms tadi.

Ia berujar, “Beberapa offering tadi seperti penggantian Handset serta potongan harga hingga Rp.600.000,-” ujar Derrick ketika ditemui pada peluncuran paket terbaru dari Smartfren di Jakarta (25/4).

Offering tadi tentunya bervariasi, dalam artian tidak semua pelanggan mendapatkan penawaran yang sama. Penawaran tadi tergantung dari ARPU serta loyalitas dari si pelanggan tersebut kepada Smartfren.

“Kita tentunya akan mempertahankan pelanggan loyal dan pelanggan yang tingkat ARPU nya tinggi,”

Berbicara mengenai proses migrasi, Bukan hanya pada frekuensi 1900 Mhz saja Smartfren harus pindah, melainkan untuk frekuensi 800 Mhz juga mereka setidaknya melakukan ‘realokasi’ spektrum. Pasalnya, akan ada rencana penggunaan frekuensi bekas TelkomFlexi oleh Telkomsel dan StarOne oleh Indosat. Spektrum itu rencananya akan digandengkan (extended) dengan spektrum yang dimiliki keduanya di 900 MHz.

Telkomsel dan Indosat nantinya menempati Band B, sementara Smartfren di band A. Posisi tak ideal ada di Jabodetabek dan Jawa Barat di mana posisi kepemilikan frekuensi selebar 5,5 MHz dari Smartfren belum berdampingan sehingga harus ada penataan ulang.

Terkait hal ini, Smartfren diberi waktu hingga akhir Desember 2016 mendatang. Namun, masalah selanjutnya adalah ketika mereka melakukan penataan ulang di frekuensi tersebut, maka mereka harus mengganti perangkat Andromax CDMA yang telah ada di pasaran, dikarenakan handset mereka yang di ‘lock’.

Sejatinya pelanggan tidak perlu khawatir dengan keadaan ini, seperti yang dibicarakan diatas, pihak Smartfren akan memberikan beberapa offering kepada pelanggan untuk bermigrasi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img

Latest Phone's

Latest Articles