LTE Advanced NTT DoCoMo Sudah Tersedia di Banyak Kota di Jepang

Telko.id – Kabar gembira bagi pelanggan NTT DoCoMo atau setidaknya bagi anda yang hendak berpergian liburan ke Jepang. Pasalnya, layanan LTE-Advanced kini telah tersedia di 976 kota di seluruh Jepang.

Operator telekomunikasi Jepang NTT DoCoMo saat ini telah menghadirkan layanan ‘LTE Premium’ yang tersedia di 976 kota di seluruh Jepang, menurut sebuah presentasi perusahaan. Layanan yang sejatinya diluncurkan pada Maret 2015 ini, menawarkan kecepatan downlink hingga 225 megabit per detik dengan menggunakan teknologi LTE-Advanced.

Dilaporkan RCRWireles (4/5), raksasa telko juga mengatakan bahwa saat ini mereka menawarkan kecepatan downlink hingga 300 Mbps menggunakan LTE-A di area tertentu saja.

Disamping itu, Operator juga menawarkan layanan LTE 200 Mbps di 44 kota di seluruh negeri, Presiden dan CEO perusahaan Kaoru Kato mengatakan dalam sebuah konferensi dengan para investor. “Kami menambahkan agregasi operator menggunakan pita 3,5 GHz. Ini akan memungkinkan kami untuk menyediakan kecepatan hingga 270 Mbps , “ujar Kato.

Sekadar informasi, NTT DoCoMo menawarkan layanan menggunakan kombinasi spektrum di 700 MHz, 800 MHz, 1,5 GHz, 1,7 GHz dan 2 GHz. Dengan kekayaan spektrum yang mereka punya, sejatinya tidaklah sulit bagi operator Jepang ini untuk memberikan kecepatan internet lebih dari 100 Mbps kepada para pelanggan mereka.

Bahkan, pada akhir Maret ini, operator Jepang mengklaim memiliki 38.670.000 pelanggan LTE, atau terdapat peningkatan sebesar 25,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan telko ini juga memiliki 138.100 BTS LTE di seluruh Jepang, berdassrkan laporan per akhir Maret 2016. Jumlah ini sejatinya naik dari 97.400 BTS di tahun sebelumnya.

Seperti diketahui, Sebanyak 22.800 BTS LTE saat ini mendukung perusahaan layanan Premium 4G, yang saat ini tersedia di wilayah utama kota, kabupaten kantor, pusat pameran, tempat olahraga dan taman hiburan.

Sementara itu, untuk Belanja modal NTT DoCoMo untuk tahun fiskal penuh mencapai ¥ 595 miliar atau setara dengan $ 5,6 miliar. Angka ini sejatinya turun sebesar 10,1% secara year-on-year. Berkaca dari hal tersebut, operator asal Jepang ini mengatakan bahwa mereka mengejar lebih efisien penggunaan belanja modal dan pengurangan biaya lebih lanjut selama tahun fiskal 2016. Kato menambahkan bahwa untuk tahun fiskal saat ini, operator mengharapkan pengeluaran modal hanya mencapai ¥ 585 miliar saja.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Latest Phone's

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0