spot_img
Latest Phone

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

ARTIKEL TERKAIT

Data Pelanggan Hilang, CEO T-Mobile Naik Pitam

Jakarta – CEO T Mobile, John Legere, mengaku geram dengan pelayanan yang diberikan Experian, sebuah perusahaan layanan informasi yang selama ini menjadi mitranya. Pasalnya, perusahaan tersebut dianggal lalai hingga bisa menyebabkan sekitar 15 juta data  pelanggan di AS dicuri.

Informasi profil tersebut terkait dengan siapa saja yang pernah menggunakan layanan T-Mobile dan termasuk data tentang pemeriksaan kredit pada pengguna dan pembiayaan perangkat.

“Jelas saya sangat marah dengan pencurian data ini,” kata John Legere dalam surat langsungnya kepada pelanggan.

Lebih jauh, seperti dilansir dari Telecoms, (5/10), Legere juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan kajian menyeluruh terkait hubungannya dengan Experian.

“Sekarang kekhawatiran utama saya adalah setiap konsumen yang terpengaruh. Saya ingin meyakinkan pelanggan kami bahwa sistem  T-Mobile atau jaringan adalah bagian dari industri ini dan tidak melibatkan nomor kartu pembayaran atau informasi rekening bank,” ungkapnya.

Data yang dicuri termasuk nama, tanggal lahir, alamat dan nomor Jaminan Sosial. Untungnya tidak ada transaksi pembayaran kartu atau informasi akuisisi perbankan.

Disisi lain, pihak Experian menyebutkan bahwa mereka sejatinya menjaga data yang bersifat rahasia itu. “Kami mohon maaf atas kekhawatiran dan stres yang disebabkan oleh persoalan ini, “kata Craig Boundy, CEO dari Experian Amerika Utara.

“Kami mengambil langkah-langkah untuk memberikan perlindungan dan dukungan kepada mereka yang terkena insiden ini dan akan terus berkoordinasi dengan penegak hukum selama penyelidikan.” tambahnya.

Experian mengatakan butuh tindakan segera setelah menemukan pelanggaran ini, dengan cara mengamankan server, dan memulai penyelidikan. Hal ini juga langsung dilaporkan ke penegak hukum di AS dan penegakan hukum internasional.

Sebagai kompensasi, setiap pelanggan yang mungkin telah dipengaruhi telah ditawarkan dua tahun layanan monitoring kredit dan resolusi identitas gratis di program Experian’s Protect My ID.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU