spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Inilah 5 Perusahaan Pemenang Lelang Satelit Komunikasi BAKTI

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi ( BAKTI ) telah menetapkan 5 pemenang tender untuk mitra Kerja Sama Operasional (KSO) dalam program penyediaan kapasitas satelit komunikasi.

Lima perusahaan yang memenangi lelang tersebut adalah PT Pasifik Satelit Nusantara 2.272 MHz, Konsorsium IForte HTS 1.939,20 MHz, PT Indo Pratama Teleglobal dengan kapasitas satelit 1.338 MHz, PT Aplikanusa Lintasarta 580,50 MHz, dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) untuk frekuensi 1.081,50 MHz.

Menurut Direktur Utama BAKTI Anang Latif, biaya sewa yang dikeluarkan pemerintah per bulannya untuk kerjasama ini mencapai Rp 120 miliar.

“Biaya per bulan untuk semuanya itu Rp 120 miliar. Kita akan sewa sampai satelit kita sudah ada di atas,” jelas Anang pada Rabu (23/1/2019).

PSN menjadi satu-satunya provider yang membuat dan menggunakan satelit miliknya sendiri lewat Satelit Nusantara Satu. Nantinya, satelit ini akan menempati orbit 146° Bujur Timur (BT).

Sementara empat perusahaan lainnya menggunakan satelit sewaan dari luar negeri, yaitu SES, Intelsat, Telesat, dan Apstar.

Rencananya, BAKTI akan menyepakati kerjasama dengan kelima perusahaan tersebut dalam kontrak berdurasi lima tahun, atau sampai satelit multifungsi milik pemerintah beroperasi pada 2023 mendatang. Sedangkan peluncuran satelit dijadwalkan pada 2022.

“Dibutuhkan waktu lima tahun sampai 2023, saat satelit kita sudah beroperasi. Waktu transisi (dari satelit lain ke multifungsi) dibutuhkan waktu satu tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, Kemkominfo berencana menggunakan satelit multifungsi ini untuk pengadaan akses internet di sekolah, Puskesmas, dan pelayanan kantor desa atau kelurahan di seluruh Indonesia. (Icha)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU