Tunda Masuk ke Silicon Valley, Apa Alasan Google Fiber?

Telko.id – Google telah menunda sejumlah proyek untuk memperluas jaringan serat gigabitnya ke kota Silicon Valley. Demikian dilaporkan situs berita setempat, Mercury News.

Alasan penundaan ini sendiri belum diketahui dengan pasti, namun Google Fiber disebut-sebut melihat alternatif nirkabel untuk membangun jaringan serat. Ini terlihat dari pembelian Google atas Webpass – dengan harga yang tidak diketahui – bulan Juli kemarin, Operator saingan Google Fiber ini menawarkan point-to-point nirkabel untuk pelanggan perumahan dan bisnis di Boston, Chicago, Miami, San Diego dan San Francisco seharga US$ 65 per bulan untuk 1Gbps – sama seperti kecepatan Google Fiber.

Mountain View – di mana perusahaan induk Google Alphabet berbasis – serta Palo Alto dan San Jose akan berada di barisan kota-kota yang terkena dampak penundaan ini. Menurut Mercury News, hampir 100 orang yang akan memulai peletakan kabel untuk Google Fiber di San Jose pada bulan Juli pindah pada menit terakhir untuk proyek yang tidak terkait.

Seorang perwakilan Google Fiber mengatakan bahwa perusahaan masih dalam tahap pembicaraan dengan wakil Silicon Valley, dan menambahkan bahwa butuh waktu untuk menyebarkan teknologi terbaru sejalan dengan peta jalan produk perusahaan, sambil terus mencoba memahami pertimbangan lokal dan tantangannya.

Sejauh ini, Google telah meluncurkan layanan serat di enam kota di seluruh AS, dari Salt Lake City di Utah hingga Atlanta, Georgia. Perusahaan telah mengumumkan kota serat berikutnya yang potensial, termasuk San Diego dan Chicago.

Perusahaan mengenakan biaya US$ 70 per bulan untuk sambungan serat dasar, dan sampai US$ 130 per bulan jika disertai saluran TV. Beberapa pengamat telah berkomentar bahwa pengumuman Google terhadap rencananya telah merangsang operator lain untuk meningkatkan rencana serat mereka – meskipun dengan harga yang lebih tinggi.

Pada saat yang sama, Google juga sedang membangun jaringan nirkabel dan serat yang cepat di sejumlah kota di Afrika, termasuk Kampala, Uganda, dan Accra, Ghana. Project Link menawarkan koneksi menyeluruh untuk penyedia layanan internet dan operator jaringan mobile. Demikian dilaporkan GTB, Rabu (10/8).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Latest Phone's

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0