spot_img
Latest Phone

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

ARTIKEL TERKAIT

Telstra Investasikan Rp500 Miliar Untuk Perbaikan Jaringan

Telko.id – Operator Australia, Telstra akan menginvestasikan dana sebesar AUS$50 juta atau setara Rp500 miliar (dengan asumsi Rp10.000 per dolar Asustralia) untuk jaringan dalam upaya memecahkan masalah pemadaman yang telah melanda tahun ini.

Setelah mengalami pemadaman signifikan di seluruh jaringan tetap dan nirkabelnya pada tiga kesempatan terpisah dalam beberapa bulan terakhir, operator meminta Cisco, Ericsson dan Juniper untuk melakukan review menyeluruh dan komprehensif terhadap infrastrukturnya bulan lalu.

Menurut COO Kate McKenzie, operator akan fokus pada penambahan kapasitas pada bisnis mobile, menilai kembali proses untuk elemen jaringan restart, meningkatkan ketahanan dan meningkatkan kemampuan pemantauan. Demikian dilaporkan Telecom, Rabu (4/5).

Untuk itu, McKenzie menyebutkan bahwa Telstra telah menyiapkan dana sebesar AUS$50 juga untuk infrastruktur jaringan di seluruh daerah-daerah tertentu.

“Ini adalah sebuah jaringan yang sangat besar dan canggih dan kami tidak pernah bisa memberikan jaminan bahwa gangguan tidak akan terjadi dari waktu ke waktu,” katanya.

Untuk itu, selain akan terus menerus fokus pada tingkat kehandalan tertinggi, perusahaan juga akan fokus untuk menjadi pemimpin dunia saat ini yang pulih saat sesuatu yang tak terduga terjadi.

“Dalam jaringan kelas dunia yang sangat canggih seperti yang kami miliki akan selalu ada gangguan, itulah sebabnya kami menggunakan alat-alat canggih untuk membantu kami lebih mendeteksi masalah dan memungkinkan pemantauan lebih baik. Kami akan melakukan investasi lebih jauh di area ini untuk mengambil keuntungan dari beberapa teknologi paling canggih yang ada,” pungkasnya.

Telstra berharap, saat terjadi pemutusan akan ada lebih banyak pelanggan yang dapat mendaftar ulang pada waktu yang sama tanpa memat jarinikan jaringan – seperti isu utama selama pemadaman jaringan seluler beberapa waktu lalu – sehingga lebih sedikit gangguan layanan akan terjadi dan durasi gangguan diharapkan akan lebih singkat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU