spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Qualcomm Kerjasama Dengan TSM untuk Dukung Program TKDN

Telko.id – Aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN untuk smartphone 4G memang masih terus diupayakan oleh pemerintah agar berjalan dengan mulus di lapangan. Qualcomm yang memiliki bisnsi di Indonesia pun berupaya untuk turut serta mendukung program pemerintah tersebut. Salah satunya adalah dengan mendorong para merek lokal untuk melakukan kerjasama atau direct licensing dengan Qualcomm agar mampu melakukan kreatifitas dalam berbagai hal dan tentu nya, langkah ini akan memperkaya kandunan lokal dalam negeri nya.

“Tidak lama lagi kami akan bekerjasama dengan Tata Sarana Mandiri, salah satu Original Design Manufacturer lokal sehingga para software developer yang ada bisa melakukan beragam user interface yang localized sesuai dengan kebutuhan sebuah brand,” ujar Shannedy Ong, Country Director Qualcomm Indonesia.

Ong juga menambahkan bahwa jika ada merek global yang ingin masuk ke Indonesia, bisa bekerjasama dengan para ODM itu untuk memperkaya kandungan lokal nya.

Langkah seperti ini sedang terus gencar dilakukan oleh Qualcomm, karena yakin bahwa untuk meningkatkan kandungan lokal tidak bisa dilakukan dengan cepat jika tidak masuk ke dalam atau software.

Pasalnya, untuk masuk ke hardware agar ada supply chain yang mumpuni di Indonesia, pasti membutuhkan economic scale yang cukup sehingga secara hitungan bisnis juga masuk. Walaupun diakui oleh Shannedy, bahwa pasar smartphone di Indonesia yang mencapai 35 juta unit setiap tahunnya dapat menjadi pasar yang cukup menjanjikan jika ada yang mau investasi. Namun, dengan adanya MEA atau Masyarakat Ekonomi Asean, maka peluang juga menjadi lebih besar, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga terbuka ke Asean.

TSM sendiri merupakan ODM yang sudah bermain cukup lama di telekomunikasi karena pada 2010, TSM memasok ponsel untuk Flexi Muslim Smartphone menggunakan chipset dari Qualcomm dual CDMA 800 MHz. Pada 2011, meluncuran hybrid tablet dan smartphone yang bisa menggunakan dua jaringan, CDMA dan 3G.

Kerjasama dengan Qualcomm juga berlanjut pada tahun 2014 lalu dengan meluncuran IVO 5, ponsel 4G LTE TDD pertama yang dirancang dan diproduksi di Indonesia dengan menggunakan chipset Snapdragon dan dukungan teknologi Qualcomm.

Selain itu, TSM juga pada 2015 lalu meluncurkan Polytron Zap 5, ponsel 4G LTE FDD pertama yang diproduksi di Indonesia dengan menggunakan chipset Snapdragon dan dukungan teknologi Qualcomm. Di tahun yang sama juga memperkenalkan ID3OS, sistem operasi (OS) kustom complete, pertama di Indonesia yang berbasis pada teknologi Qualcomm. Dan, tahun 2016 ini, TSM terpilih sebagai mitra pengembangan dan design house resmi untuk merek global dan lokal dengan menggunakan teknologi Qualcomm. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU