spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Lockscreen Huawei P30 Pro dkk Ada Iklannya, Pengguna Protes

Telko.id, Jakarta – Para pengguna smartphone Huawei melancarkan protes, di tengah problem pelik embargo Huawei. Penyebabnya, brand asal China ini menampilkan iklan yang cukup mengganggu di lockscreen smartphone.

Baru-baru ini, cuitan dari para pemilik smartphone Huawei mengeluhkan keberadaan iklan Huawei di lockscreen smartphone mereka.

Iklan itu nongol di seri Huawei P30 Pro, Huawei P20 Pro, Huawei P20, dan Huawei P20 Lite.

{Baca juga: Huawei Patenkan HongMeng OS di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia}

Menurut laporan phoneArena, seperti dikutip Telko.id, Jumat (14/06/2019), hal serupa juga dialami oleh para pengguna Honor 10. Mereka pun merasa tidak senang dengan hal tersebut.

Informasi menyebut bahwa Huawei memasang iklan di smartphone yang tersebar di beberapa wilayah, termasuk Inggris, Irlandia, Belanda, Norwegia, Jerman, dan Afrika Selatan.

Embargo Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei memang berdampak besar. Banyak perusahaan memutuskan kerja sama dengan Huawei, dan membuat minat konsumen terhadap perangkat Huawei pun turun.

{Baca juga: Lagi Diboikot, Huawei Mate X Dibanderol Rp 37 Juta, Ada yang Beli?}

Situs PriceSpy melaporkan bahwa Huawei mengalami penurunan sebesar 26 persen terkait jumlah klik pengunjung di laman resmi. Dan, Xiaomi dan Samsung mendapat durian runtuh gegara hal itu.

Embargo AS bermula kala Presiden Donald Trump menandatangani perintah larangan bagi perusahaan-perusahaan nasional untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan China.

Padahal, sebelum dilakukan embargo oleh AS, minat konsumen terhadap Huawei terbilang cukup besar. Awal 2019, Huawei telah memecahkan rekor pendapatan di segmen bisnis produk konsumen. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU