spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Internet of Things Jadi Faktor Kunci di Industri Pertanian

Jakarta – Menurut data yang diberikan oleh Beecham Research, penduduk dunia diperkirakan akan mencapai 9,6 miliar orang dan sebagian dari mereka akan tinggal di kota pada tahun 2050. Untuk mendukung populasi sebesar itu, produksi pangan pun harus ditingkatkan menjadi 70%.

Produksi pangan yang besar memerlukan sebuah teknologi pendukung yang canggih yang dapat membantu setiap petani dalam menghasilkan panen yang baik dan banyak.

Dilansir dari rcrwireles, Senin (26/10), teknologi yang disebutkan tadi adalah Internet of Things. Internet of Things akan memecahkan berbagai macam kasus di industri pertanian seperti, pemantauan ternak, pertanian dalam ruangan,  budidaya ikan, kehutanan, dan monitoring penyimpanan.

Di Amerika Serikat, beberapa segmen industri nirkabel telah mengimpelemntasikan IoT yang terkait dengan pertanian. AT&T, melalui unit IoT industrinya telah bermitra dengan produsen mesin pertanian John Deere untuk menginstal modem nirkabel di setiap bagian mesin yang diproduksi. AT&T juga membantu mengurangi pembusukan gandum dan meningkatkan hasil melalui sistem sensor.

Sekedar informasi, Sensor merupakan salah satu dari enam komponen smart farming (pertanian cerdas) yang ada didalam laporan Beecham. Lima komponen lainnya meliputi analisis data, hardware dan software, telematika, posisi teknologi, seperti Sistem komunikasi seluler  dan aplikasi.

Sensor IoT juga memungkinkan petani untuk melacak hasil panen, gizi dalam tanah dan juga curah hujan.

Namun, tantangan utama dari pengimpelemntasian teknologi ini adalah kurangnya infrastruktur nirkabel di daerah pedesaan. Meskipun pertumbuhan internet jaringan meningkat, perusahaan nirkabel masih mengukur konektivitas berdasarkan jumlah orang yang terhubung. Mereka meninggalkan beberapa daerah dengan kepadatan penduduk rendah dengan permintaan yang tinggi untuk konektivitas. [AK/IF]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU