spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Dibeli Microsoft Rp 350 Triliun, LinkedIn Tak akan Berubah

Telko.id – Perlahan tapi pasti, Microsoft mulai menapakkan kakinya di media sosial. Kesepakatan terbaru, dimana perusahaan telah setuju untuk mengakuisisi LinkedIn sebesar USD 26,2 miliar atau setara Rp 350 triliun, adalah buktinya.

Berdasarkan kesepakatan, yang mencakup kas bersih LinkedIn, perusahaan akan mempertahankan merek, budaya dan kemandiriannya. Dan Jeff Weiner, seperti diungkapkan bos Microsoft Satya Nadella, akan tetap menjadi CEO.

Baik Weiner maupun Reid Hoffman, chairman, co-founder dan pemegang saham pengendali di LinkedIn, mengaku mendukung sepenuhnya transaksi ini, yang diharapkan akan tuntas sebelum tahun 2016 berakhir.

Proses akuisisi LinkedIn ini akan dibayar secara tunai, dimana setiap lembar saham LinkedIn dihargai USD 196 atau sekitar Rp 2,6 juta, lapor The verge. Sementara itu, kabar akuisisi oleh Microsoft ini sendiri langsung berimbas pada saham perusahaan yang terdongkrak naik sebesar 48%.

Microsoft akan membiayai transaksi terutama melalui penerbitan saham baru. Setelah penutupan, Microsoft akan melaporkan keuangan LinkedIn di bawah segmen Productivity and Business Processes.

Saat ini, seperti dilaporkan Telecompaper, Selasa (14/6), akuisisi masih menunggu persetujuan dari pemegang saham LinkedIn, pun demikian dengan regulasi dan ketentuan lainnya.

Setelah proses akuisisi rampung, Microsoft berencana untuk mendorong pertumbuhan LinkedIn lebih jauh lagi, dan memperluas penggunaan layanan berlangganan Microsoft Office 365 dan Dynamics untuk melengkapi setiap orang maupun organisasi di seluruh dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir jaringan profesional LinkedIn terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan pengguna tumbuh 19 persen setahun dan saat ini menjadi 433 juta pengguna.

Tahun lalu, LinkedIn telah meluncurkan versi baru dari aplikasi mobile-nya untuk meningkatkan jumlah pengguna mereka, disamping menambahkan fitur newsfeed untuk anggotanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU