spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Samsung Mulai Produksi Massal Exynos 2700, Nasib Galaxy S27 Ultra Belum Final

Telko.id – Samsung dikabarkan telah memulai produksi massal chipset Exynos 2700. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa generasi baru chip buatan Samsung System LSI tersebut tengah bersiap menyambut lini flagship berikutnya, Galaxy S27 series, yang diprediksi meluncur awal tahun depan.

Kabar produksi massal ini pertama kali dilaporkan oleh media Korea, The Elec. Menurut laporan tersebut, Samsung menetapkan target produksi Exynos 2700 “lebih dari 10 persen” lebih tinggi dibandingkan target Exynos 2600. Peningkatan target ini dilakukan untuk mengakomodasi kehadiran anggota baru di keluarga S-series, yakni Galaxy S27 Pro.

Namun, keputusan mengenai chipset apa yang akan digunakan pada Galaxy S27 Ultra masih menjadi tanda tanya besar. Samsung System LSI selaku perancang chip Exynos disebut memiliki kepercayaan diri tinggi terhadap Exynos 2700 dan terus mendorong agar chip tersebut diadopsi pada ponsel S-series kelas atas.

Langkah ini tentu akan membantu pendapatan divisi tersebut, sekaligus menjadi sinyal bahwa chip Exynos sudah cukup mumpuni untuk kelas Ultra.

Meski demikian, keputusan akhir berada di tangan Samsung MX, divisi yang membangun ponsel. Saat ini, Samsung MX tengah mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari performa benchmark dan termal, harga chip Qualcomm, hingga kapasitas produksi Exynos 2700 itu sendiri.

Content image for article: Samsung Mulai Produksi Massal Exynos 2700, Nasib Galaxy S27 Ultra Belum Final

Peta Jalan Chipset Galaxy S27 Series

Berdasarkan informasi yang beredar, Samsung Galaxy S27 Pro, bersama model vanilla dan plus, akan menggunakan Exynos 2700 di pasar Korea dan Eropa. Sementara untuk pasar Amerika Serikat dan China, model-model tersebut akan beralih menggunakan chip Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Strategi ini sejalan dengan pola yang sempat diterapkan pada seri sebelumnya, di mana Samsung membagi pasokan chipset berdasarkan wilayah pemasaran.

Adapun untuk varian tertinggi, Galaxy S27 Ultra, hingga kini belum ada keputusan final. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pengujian internal menunjukkan Exynos 2700 berhasil mengalahkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 pada uji Geekbench multi-core dengan selisih 9,5 persen. Namun, Snapdragon masih unggul pada uji single-core. Perbandingan performa ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi Samsung MX dalam menentukan chipset untuk Ultra.

Teknologi 2nm Generasi Kedua dan Waktu Peluncuran

Exynos 2700 akan diproduksi menggunakan node SF2P milik Samsung, sebuah node Gate-All-Around (GAA) 2nm generasi kedua. Dibandingkan node generasi pertama (SF2) yang digunakan untuk Exynos 2600, SF2P menawarkan peningkatan performa sebesar 12 persen, penurunan konsumsi daya hingga 25 persen, dan pengurangan area chip sebesar 8 persen.

Peningkatan arsitektural juga diprediksi terjadi, dengan Exynos 2700 kemungkinan besar menggunakan inti CPU Arm C2, menggantikan inti C1 yang dipakai pada Exynos 2600.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa proses dari masuknya chipset ke produksi massal hingga produk akhir siap memakan waktu sekitar tiga hingga empat bulan. Jika dihitung, waktu tersebut sangat pas untuk peluncuran Galaxy S27 series yang diperkirakan terjadi pada Februari atau Maret tahun depan.

Ini bukan kali pertama Samsung mengandalkan chip Exynos untuk lini flagship-nya. Sebelumnya, perusahaan telah mengonfirmasi bahwa Galaxy S27 series akan menggunakan Exynos 2700, bukan Snapdragon, untuk pasar tertentu.

Keputusan menggunakan chip Exynos di lini flagship tentu memiliki implikasi besar bagi Samsung. Di satu sisi, langkah ini dapat memperkuat kemandirian perusahaan dalam hal pasokan chipset dan menekan biaya produksi. Di sisi lain, Samsung harus memastikan bahwa Exynos 2700 mampu bersaing dengan chip Qualcomm yang selama ini menjadi tolok ukur performa di kelas flagship.

Persaingan di pasar chipset smartphone pun semakin ketat, terutama dengan adanya teknologi 2nm yang mulai diadopsi berbagai produsen.

Content image for article: Samsung Mulai Produksi Massal Exynos 2700, Nasib Galaxy S27 Ultra Belum Final

Selain itu, kondisi pasar smartphone global dan regional turut mempengaruhi strategi Samsung. Laporan terbaru menunjukkan bahwa pasar smartphone ASEAN mengalami penurunan signifikan pada kuartal II 2026.

Penurunan ini bisa menjadi pertimbangan bagi Samsung dalam menentukan harga dan strategi peluncuran Galaxy S27 series, termasuk pemilihan chipset yang tepat untuk setiap wilayah.

Di sisi lain, industri teknologi global juga tengah menghadapi tantangan berupa krisis memori global yang berdampak pada penundaan rilis beberapa produk GPU dari Nvidia dan AMD.

Meskipun tidak secara langsung mempengaruhi produksi chipset smartphone, kondisi ini menunjukkan adanya tekanan pada rantai pasok komponen teknologi secara keseluruhan.

Bagi konsumen yang menantikan kehadiran Galaxy S27 series, keputusan final mengenai chipset untuk Galaxy S27 Ultra akan menjadi salah satu faktor penentu daya tarik perangkat tersebut.

Jika Exynos 2700 benar-benar diadopsi pada varian Ultra, ini akan menjadi momen penting bagi Samsung untuk membuktikan bahwa chip buatannya mampu bersaing di level tertinggi.

Sebaliknya, jika Samsung MX memilih tetap menggunakan Snapdragon untuk Ultra, maka Exynos 2700 akan tetap menjadi tulang punggung untuk model Pro, vanilla, dan plus di wilayah tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Samsung mengenai keputusan akhir untuk Galaxy S27 Ultra. Namun, dengan dimulainya produksi massal Exynos 2700, persiapan menuju peluncuran Galaxy S27 series dipastikan tengah berjalan.

Publik pun menantikan apakah Samsung akan sepenuhnya mengandalkan chip buatannya sendiri di semua lini flagship, atau tetap membagi peran dengan Qualcomm Snapdragon.

Sambil menunggu, Anda bisa melihat bagaimana Samsung mengembangkan lini produk lainnya melalui review Samsung Galaxy A70 yang menyoroti strategi perusahaan di segmen menengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU