Telko.id – Samsung Electronics Indonesia kembali mempertegas posisinya sebagai pemimpin inovasi teknologi visual dengan memperkenalkan rangkaian solusi Samsung B2B Display terbaru di Jakarta, pada 2 Maret 2026.
Melalui unit bisnis B2B Display Solutions, perusahaan menghadirkan jajaran produk digital signage dan panel interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang khusus untuk mentransformasi pengalaman pelanggan di berbagai sektor industri.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap era transformasi digital yang menuntut pelaku bisnis untuk tidak hanya sekadar menampilkan informasi, tetapi juga menciptakan kesan visual yang mendalam.
Dalam acara intimate gatherings yang digelar eksklusif, Samsung memamerkan bagaimana teknologi display mutakhir mereka mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat citra merek di mata konsumen.
Joseph, Director of B2B Display Solutions Samsung Electronics Indonesia, menegaskan bahwa inovasi ini berfokus pada penciptaan “Wow Experience” di setiap titik interaksi.
Menurutnya, Samsung berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang relevan dan bermakna, bukan sekadar menjual perangkat keras. Dengan mendengarkan langsung kebutuhan pengguna akhir, solusi yang ditawarkan dipastikan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi keberlangsungan bisnis mitra mereka.
Inisiatif ini juga menjadi bukti konsistensi perusahaan yang telah lama mendominasi pasar. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas, mirip dengan bagaimana mereka mempertahankan prestasi di kancah internasional sebagai pemimpin Global Signage selama belasan tahun.
Transformasi Visual di Berbagai Sektor Industri
Dalam sesi talkshow bertajuk “Sustained Excellence”, Samsung menghadirkan para pemimpin industri untuk berbagi testimoni mengenai implementasi teknologi visual dalam operasional mereka.
Diskusi ini menyoroti bagaimana perangkat display modern mampu mengubah atmosfer ruang bisnis menjadi lebih profesional dan menarik.

Di sektor perbankan, Bank Danamon menekankan pentingnya kesan pertama. Alexandra Ryan Ahmad Dina menjelaskan bahwa kehadiran display Samsung membantu menciptakan nuansa yang elegan dan informatif di kantor cabang. Komunikasi visual yang jernih membuat nasabah merasa lebih yakin dan terlayani dengan baik, menciptakan rasa percaya yang krusial dalam industri keuangan. Hal ini sejalan dengan upaya industri untuk terus meningkatkan standar layanan melalui teknologi.
Sementara itu, sektor hospitality seperti Swissôtel Living Mega Kuningan memanfaatkan teknologi ini untuk menyempurnakan estetika interior. Novel Andreas mengungkapkan bahwa display Samsung mampu menyatu secara harmonis dengan desain hotel.
Penyampaian informasi layanan dan promosi dilakukan secara halus tanpa mengganggu kenyamanan visual tamu, menciptakan pengalaman menginap yang lebih berkelas dan menenangkan.
Pada industri hiburan, Cinema XXI menyoroti konsistensi visual. Khristianto Herwahyudi menjelaskan bahwa manajemen konten terpusat memungkinkan jaringan bioskop ini menampilkan informasi jadwal dan promosi dengan kualitas superior yang seragam di seluruh lokasi.
Pengalaman menonton bagi pelanggan kini dimulai bahkan sebelum mereka memasuki studio, berkat tampilan visual yang tajam dan menarik di area lobi.
Inovasi Produk Berbasis AI dan Cloud
Untuk menjawab dinamika ruang bisnis modern, Samsung memperkenalkan tiga inovasi unggulan yang menjadi sorotan utama. Produk-produk ini dirancang dengan spesifikasi tinggi untuk memastikan kinerja visual tanpa kompromi.
Pertama adalah Spatial Signage 85” Ultra-Thin. Layar ini didesain khusus untuk ruang premium dengan ketebalan hanya 52mm, memungkinkannya menempel sempurna di dinding layaknya sebuah karya seni.
Keunggulan utamanya terletak pada dukungan Samsung VXT berbasis cloud yang memungkinkan pembaruan konten secara real-time. Fitur ini memastikan informasi yang ditampilkan selalu relevan, menjadikan ruang bisnis terasa lebih modern dan rapi.
Kedua, Samsung menghadirkan Supersized Signage 115” untuk area publik berskala besar. Layar raksasa ini dilengkapi teknologi anti-glare dan kemampuan operasional 24/7, menjamin pesan merek tetap tampil megah dan jelas meski di lingkungan dengan pencahayaan tinggi.
Visibilitas luar biasa ini membantu pengunjung melihat informasi dari jarak jauh, mengurangi kebingungan navigasi, dan mempercepat pengambilan keputusan.
Ketiga, terdapat Interactive Flat Panel WAFX-P Series yang telah terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini ditujukan untuk ruang rapat modern guna memfasilitasi kolaborasi yang lebih cerdas.
Fitur AI memungkinkan interaksi yang lebih intuitif dan responsif, membantu tim bekerja lebih cepat dan efisien. Teknologi ini relevan dengan tren transformasi digital di berbagai bidang, mirip dengan semangat Digitalisasi Pendidikan yang juga mengandalkan perangkat interaktif untuk pembelajaran.
Penting untuk dicatat bahwa keandalan perangkat keras ini juga didukung oleh komponen berkualitas tinggi. Dalam ekosistem teknologi yang lebih luas, performa perangkat sering kali bergantung pada kecepatan pemrosesan data, sebuah aspek yang juga krusial dalam industri komponen seperti Pasar SSD global yang terus berkembang.
Membangun Ekosistem Masa Depan
Komitmen Samsung tidak berhenti pada penjualan produk. Melalui pertemuan strategis bertema “Future Ready: Growing Together” di The Ritz-Carlton Pacific Place, perusahaan memperkuat hubungan dengan lebih dari 100 mitra bisnis. Inisiatif ini bertujuan memastikan dukungan komersial dan teknis yang berkelanjutan bagi para mitra.
Joseph menekankan bahwa tujuan utama perusahaan adalah memastikan setiap investasi teknologi memberikan dampak jangka panjang. Dengan membangun ekosistem kolaboratif yang solid, Samsung berupaya mendorong bisnis di Indonesia menjadi lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dukungan terhadap produk lokal juga menjadi perhatian, seiring dengan peningkatan nilai TKDN Samsung pada lini professional display mereka.
Melalui rangkaian solusi Samsung B2B Display ini, perusahaan berharap dapat membantu pelaku bisnis menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih imersif, efisien, dan berdampak positif bagi pertumbuhan industri di tanah air. (Icha)



