Telko.id – Motorola secara resmi memperkenalkan sejumlah perangkat flagship dan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) terbarunya dalam ajang Lenovo Tech World 2026 di Las Vegas.
Pengumuman utama meliputi peluncuran perangkat lipat pertama mereka, motorola razr fold, smartphone ultra-premium motorola signature, serta platform AI terpadu bernama Motorola Qira.
Acara ini juga menjadi panggung untuk konsep wearable AI Project Maxwell dan edisi khusus FIFA World Cup 2026 untuk motorola razr.
Lenovo dan Motorola menyebut Lenovo Tech World sebagai panggung terbesar mereka di Las Vegas tahun ini untuk mengumumkan deretan inovasi paling memukau.
“Motorola dengan bangga berada di deretan depan dan menjadi pusat dari momen-momen terbesar,” demikian pernyataan resmi yang dirilis, Jumat (8/1/2026).
Peluncuran ini tidak hanya menandai ekspansi lini produk, tetapi juga penegasan komitmen brand dalam menghadirkan teknologi yang adaptif dan terintegrasi.
Motorola razr fold hadir sebagai produk lipat pertama yang memperkuat keluarga razr. Perangkat ini dirancang dengan form factor lipat baru yang menawarkan layout fleksibel dan interface intuitif untuk mendukung produktivitas dan hiburan.
Dalam keadaan tertutup, pengguna dapat memanfaatkan layar eksternal berukuran 6,6 inci yang familiar seperti smartphone candy-bar. Saat dibuka, perangkat berubah menjadi kanvas luas berkat layar imersif 8,1 inci dengan resolusi 2K dan teknologi LTPO.
Untuk mendukung multitasking, razr fold dilengkapi dengan dukungan untuk moto pen ultra stylus. Fitur AI bawaan seperti “Catch me up” dan “Next Move” juga disematkan untuk membantu pengguna tetap terorganisir dan mendapatkan informasi.
Dari sisi kamera, perangkat ini menampilkan sistem triple 50MP yang mencakup kamera depan, ultrawide/macro, dan lensa periscope telephoto 3x. Sensor Sony LYTIA™ ditanamkan untuk menghasilkan gambar yang lebih cerah, sementara kemampuan perekaman Dolby Vision® dan stabilisasi video dihadirkan untuk footage kualitas sinematik.

Baca Juga:
Di segmen ultra-premium, Motorola meluncurkan motorola signature. Produk ini disebut sebagai ponsel paling lengkap dan canggih yang pernah dibuat Motorola, dengan janji pembaruan Android OS dan keamanan hingga tujuh tahun.
Smartphone ultrathin ini menjadi yang pertama di kelasnya dengan empat kamera 50MP. Performanya didukung platform mobile Snapdragon® 8 Gen 5 berproses 3nm dan mesin pemrosesan AI khusus.
Meski berbingkai tipis, motorola signature dibekali baterai silikon-karbon berkapasitas 5200mAh dengan dukungan pengisian daya TurboPower™ 90W dan nirkabel 50W.
Pengalaman multimedia dijamin melalui layar Extreme AMOLED 6,8 inci yang dilengkapi teknologi Dolby Vision®, Dolby Atmos®, dan Sound by Bose™.
Ekosistem AI Terpadu dan Konsep Wearable Masa Depan
Inovasi lain yang diumumkan adalah Motorola Qira, sebuah platform AI terpadu yang menyatukan solusi AI dari Lenovo dan Motorola, seperti moto ai, Lenovo AI Now, Creator Zone, dan Learning Zone, menjadi satu sistem.

Platform ini dirancang untuk berfungsi sebagai kecerdasan tunggal di berbagai perangkat, didukung basis pengetahuan bersama yang membawa konteks pengguna.
“Motorola Qira adalah jenis AI baru yang menempatkan pengguna di pusat dan memberikan kendali penuh atas setiap pengalaman,” jelas pernyataan resmi tersebut. Sistem ini memanfaatkan kemitraan dengan perusahaan seperti Microsoft, Qualcomm, Intel, Perplexity, dan Google untuk menyediakan pengalaman yang dapat diandalkan.
Motorola Qira diharapkan dapat menyinkronkan konteks antar perangkat, mengingat kebutuhan pengguna, dan mengantisipasi perintah.
Lebih futuristik lagi, Motorola melalui divisi 312 Labs-nya memamerkan Project Maxwell: AI Perceptive Companion Proof of Concept.

Ini adalah konsep perangkat wearable AI-native yang dapat selalu terhubung dan memahami konteks. Perangkat ini dirancang untuk terintegrasi dalam ekosistem Motorola Qira.
Konsepnya, asisten cerdas ini dapat terus-menerus mengumpulkan data audio dan visual dari lingkungan pengguna untuk memberikan analisis real-time dan rekomendasi.
Contoh yang diberikan adalah saat menghadiri konferensi, pengguna dapat meminta asisten tersebut mendengarkan presentasi dan kemudian menyusun rangkuman untuk diposting di LinkedIn, semua tanpa perlu mengeluarkan ponsel.
Fitur utama konsep ini meliputi Multimodal Perception Fusion dan Natural Language Interaction and Intention Capture yang memanfaatkan Large Action Model.

Motorola juga mengumumkan motorola razr FIFA World Cup 26™ Edition sebagai bagian dari seri Collections by Motorola. Sebagai Official Smartphone Partner FIFA World Cup 2026™, perangkat edisi khusus ini menghadirkan desain ikonik bertema Piala Dunia.
Engsel titanium dengan perlindungan IP48 menjamin ketahanan, sementara baterai 4500mAh dijanjikan dapat bertahan sepanjang pertandingan. Perangkat ini akan dilengkapi wallpaper eksklusif, nada dering bertema, dan watermark FIFA yang dapat ditambahkan pada foto.
Ekosistem perangkat Motorola juga diperluas dengan kehadiran beberapa produk baru selama CES 2026. Produk-produk tersebut termasuk moto sound flow, moto watch, moto pen ultra, dan moto tag 2 yang masuk dalam jajaran moto things.
Produk-produk pendukung ini menawarkan konektivitas dan adaptasi yang mudah, dengan sentuhan akhir premium dan pilihan warna yang mengikuti tren Pantone.
Peluncuran motorola razr fold dan motorola signature, bersama dengan platform Motorola Qira, menandai babak baru bagi Motorola dalam bersaing di pasar premium dan teknologi AI.
Dengan fokus pada integrasi ekosistem dan pengalaman pengguna yang intuitif, langkah strategis ini ditujukan untuk memperkuat posisi brand di tengah persaingan yang semakin ketat, termasuk dengan para pesaing yang juga mengembangkan perangkat lipat seperti yang dibocorkan untuk iPhone lipat atau smartphone ringan seperti Honor Magic 8 Air. (Icha)


