spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Google Translate Dukung Live Speech Translate via Headphone

Telko.id – Google kembali memperluas kemampuan Translate dengan menghadirkan fitur live speech translation atau terjemahan percakapan langsung yang kini bisa digunakan di hampir semua jenis headphone. Fitur ini sebelumnya hanya tersedia di Pixel Buds, namun lewat pembaruan terbaru, Google membuka aksesnya untuk pengguna Android secara lebih luas.

Mengutip dari Detik Inet, fitur live translation ini mulai digulirkan hari ini dalam versi beta. Pengguna hanya membutuhkan ponsel Android yang kompatibel dan aplikasi Google Translate, tanpa perlu perangkat audio khusus. Pendekatan ini berbeda dengan Apple yang mensyaratkan AirPods untuk menikmati fitur serupa di ekosistem iOS.

Dengan dukungan lebih dari 70 bahasa, fitur terjemahan suara ke suara ini memungkinkan pengguna mendengar hasil terjemahan secara real-time melalui headphone apa pun yang terhubung ke ponsel Android.

Pada tahap awal, fitur ini tersedia di Amerika Serikat, Meksiko, dan India, sebelum nantinya diperluas ke wilayah lain. Google juga memastikan fitur ini akan menyambangi aplikasi Translate di iOS pada tahun depan.

Tak hanya live translation, Google juga meningkatkan kualitas terjemahan teks di Translate. Berkat integrasi Gemini, hasil terjemahan kini diklaim lebih akurat dalam menangani frasa non-literal seperti idiom, slang, atau ungkapan sehari-hari yang kerap sulit diterjemahkan secara harfiah. Contohnya, ungkapan seperti “stealing my thunder” kini bisa dipahami maknanya sesuai dengan konteks, bukan hanya sekedar terjemahan perkata.

Baca juga:

Pembaruan lainnya adalah perluasan fitur Practice, yang menjadi pendekatan Google Translate ke arah pembelajaran bahasa. Fitur ini mirip aplikasi belajar bahasa seperti Duolingo, namun langsung terintegrasi di Translate. Practice kini tersedia di 20 negara tambahan dengan dukungan lebih banyak bahasa.

Practice memanfaatkan AI untuk menyusun sesi belajar yang disesuaikan dengan kemampuan pengguna. Materinya mencakup latihan kosakata, pemahaman mendengar, hingga evaluasi berbasis level kemampuan, sehingga pengalaman belajar terasa lebih personal.

Untuk saat ini, peningkatan terjemahan teks sudah tersedia di AS, dan Meksiko, baik di Android, iOS maupun versi web Google Translate. Sementara itu, fitur Practice masih berstatus beta sehingga belum bisa diakses oleh semua pengguna.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU