spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Akuisisi Altair, Sony Berambisi Kembangkan LTE dan IoT

Telko.id – Januari sepertinya menjadi bulan yang sibuk bagi raksasa elektronik Jepang, Sony. Setelah membentuk Sony Interactive Entertainment (SIE) dari semua unit kontribusi untuk Playstation, hardware, software, dan jaringan, perusahaan asal Jepang itu kini membuat langkah besar untuk meningkatkan kemampuan LTE. Sony berambisi menaklukkan pasar IoT dengan mengakuisisi pembuat chip asal Israel, Altair Semiconductor.

Menurut laporan Telecom, Rabu (27/1), Sony akan membayar USD 212 juta untuk kesepakatan yang diharapkan selesai dalam beberapa minggu ini.

Altair mengkhususkan diri dalam modem LTE dan baru-baru ini berkolaborasi dengan Ericsson dan AT&T untuk mengembangkan ‘mode hemat daya’ khusus untuk LTE, yang dirancang khusus dengan Internet of Things. Sebuah fitur penting yang tertanam dalam modul IoT LTE akan memiliki konsumsi daya yang rendah, dengan daya tahan baterai mencapai tahunan atau bahkan puluhan tahun.

“Dengan akuisisi Altair, Sony bertujuan untuk tidak hanya mengembangkan bisnis Altair yang ada, tetapi juga untuk bergerak maju dengan penelitian dan pengembangan teknologi penginderaan baru,” kata Sony dalam sebuah pengumuman baru-baru ini.

Dengan menggabungkan teknologi penginderaan Sony – seperti GNSS (Global Navigation Satellite System) dan sensor gambar – dengan teknologi chip Altair yang memiliki kinerja tinggi, hemat daya dan berharga kompetitif, serta dengan lebih lanjut mengembangkan keduanya, Sony akan berusaha untuk mengembangkan perangkat penginderaan yang terhubung seluler.

Sebelumnya, Sony juga telah membeli anak usaha Toshiba yang bermain di sensor gambar, yang merupakan bagian dari rencana strategis yang sama, yakni menjadi produsen utama chip dan sensor IoT.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU