spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Ajukan Visa AS? Siap-siap Diperiksa Akun Media Sosialnya

Telko.id – Mendapatkan visa AS sepertinya akan semakin sulit saja sekarang. Pasalnya, negeri paman Sam ini kini tidak hanya mengharuskan pelamar memasukkan nama negaranya saat mengajukan visa, tetapi juga ‘memberi ijin” untuk mengintip akun media sosialnya. Hal ini sebagaimana diatur dalam persyaratan 5939582, yang juga memungkinkan pemerintah Amerika Serikat memeriksa postingan di akun media sosial pelamar.

Menurut Wall Street Journal, Department of Homeland Security AS, yang bertugas menjaga keamanan negara, saat ini merancang sebuah rencana untuk membuat tahap itu menjadi bagian dari aplikasi visa “sebelum orang-orang tertentu diizinkan masuk ke negara itu.”

Homeland Security sudah mulai melihat beberapa postingan pelamar terpilih awal tahun ini sebagai bagian dari program percontohan, tapi badan ini menjadi lebih serius setelah pihak berwenang menemukan bahwa mereka kecolongan dan tidak melihat posting media sosial salah satu penembak San Bernardino yang pro-jihad. Wanita itu lolos tiga pemeriksaan latar belakang selama proses aplikasi visa ketika dia pindah dari Pakistan ke AS.

Saat ini, rincian mengenai program baru Homeland Security ini masih sedikit, karena pemerintah tidak mau mengungkapkan bagaimana menemukan dan mengidentifikasi postingan yang dianggap sebagai ancaman.

Namun seperti diungkapkan WSJ, tidak sepenuhnya jelas mengenai seberapa cepat lembaga itu memasukkan pemeriksaan media sosial ke dalam proses aplikasi visa. Jadi belum bisa dipastikan mana (dan kapan) pelamar akan harus melalui proses itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU