spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

2018, Kabel Bawah Laut Penghubung Australia – AS Dijadwalkan Rampung

Telko.id – Hawaiki Cable dan penyedia kabel bawah laut TE SubCom telah meluncurkan survei rute laut untuk kabel yang direncanakan akan menghubungkan Australia dan Selandia Baru dengan Hawaii dan daratan AS.

Pembangunan sistem kabel sepanjang 14,000km ini dijadwalkan selesai pada pertengahan 2018. Sama halnya dengan jalur utama, sistem ini akan memiliki pilihan untuk memperluas ke beberapa pulau di Pasifik Selatan.

Menurut laporan TelecomAsia, Kamis (11/8), Hawaiki Cable akan memberikan kapasitas lebih dari 30Tbps setelah proyek selesai, menjadikannya link kapasitas cross-sectional tertinggi antara AS dan Australia/Selandia Baru.

Saat ini, Hawaiki telah menandatangani kesepakatan dengan sejumlah perusahaan, sebuat saja AWS, Vodafone, REANZ dan American Samoa Telecom sebagai pelanggan jangkar untuk sistem kabel carrier-netral baru ini.

“Setiap tahapan dari proyek terobosan ini penting, tapi setelah merencanakan rute trans-Pasifik kami dengan hati-hati dan melakukan survei ekstensif ke setiap lokasi peletakkan, kami sangat senang untuk meluncurkan survei rute laut, yang akan memberi kami data yang diperlukan untuk secara aman dan benar menyebarkan sistem ini dalam beberapa bulan mendatang,” kata CEO Hawaiki Remi Galasso.

Ia menambahkan, timnya melakukan pekerjaan yang hebat, dimana mereka telah berhasil untuk menyelesaikannya sesuai waktu dan bujet yang dianggarkan.

“Kami yakin bahwa dengan pemasok kami yang terpercaya, TE SubCom, kabel kami akan bisa digelar sesuai rencana pada pertengahan 2018, kurang dari dua tahun dari sekarang,” pungkas Galasso.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU