spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

20.000 Data Agen FBI Terpapar Akibat Ulah Hacker

Telko.id – Seorang hacker telah mempublikasikan data pribadi dari 20.000 agen FBI dan 9000 petugas Departemen Keamanan Dalam Negeri secara online.

Gelombang pertama dari data Departemen Keamanan Dalam Negeri dipublikasikan pada hari Minggu, sedangkan data FBI muncul secara online tadi malam. Kedua data tersebut dipublikasikan ke Cryptobin dengan sandi “lol”. Adapun file tersebut meliputi nama, jabatan, nomor telepon, lokasi negara dan alamat email bagi karyawan pemerintah AS.

Menurut Motherboard, banyak dari alamat email yang tidak umum, sementara jabatan termasuk “gugus tugas wakil direktur” dan “agen khusus.” Sementara itu, Guardian mengklaim bahwa beberapa catatan tampak usang, alias sudah kadaluarsa.

Data-data tersebut diumumkan lewat akun Twitter @DotGovs, disertai dengan hashtags #FreePalestine dan #ProPalestine. Biografi Twitter termasuk kalimat “Persetan pemerintahan Anda.”

Dilansir dari Gizmodo, Rabu (10/2), hacker mengklaim telah menipu seorang karyawan dalam menyediakan token yang dapat digunakan untuk mengakses portal online DOJ, yang pada gilirannya memberikan akses ke tiga komputer dan database staf.

Hingga berita ini diturunkan, tidak jelas siapa yang berada di balik aksi peretasan ini. Tahun lalu, kelompok dengan nama “Crackas With Attitude” (CWA) berhasil mengobrak abrik isi email pribadi Direktur CIA John Brennan sebelum akhirnya mengendalikan 34.000 baris email, nama, posisi dan nomor telepon dari rekan pemerintahan, termasuk militer.

Namun, hacker dibalik aksi peretasan data FBI ini mengklaim pada Motherboard bahwa ia tidak terkait dengan CWA dan bahwa data yang diperoleh berasal dari sumber yang berbeda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU