Kategori: Berita Huawei

  • Huawei Kembangkan Chip Baru di Tengah Sanksi AS

    Huawei Kembangkan Chip Baru di Tengah Sanksi AS

    Telko.id – Huawei klaim tetap mampu mengembangkan chip canggih ditengah sanksi dan pembatasan teknologi dari Amerika Serikat.

    Perusahaan asal China tersebut bahkan menyebut tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk menembus keterbatasan industri semikonduktor modern tanpa bergantung pada teknologi milik AS.

    Meskipun sudah masih daftar hitam (entity list) dengan dalih mengancam keamanan nasional, Huawei tentu tidak hanya diam, kini perusahaan itu semakin percaya diri dengan merancang teknologi chip canggih baru.

    Huawei juga mengklaim akan membuat chip setara proses fabrikasi 1,4 nanometer (nm) pada tahun 2031.

    Melansir dari Kompas Tekno, dalam sebuah acara Internasional Symposium of Circuits and Systems (ISCAS) di Shanghai, Huawei menyampaikan dalam presentasinya bahwa sejumlah terobosan yang telah dikembangkan perusahaan selama enak tahun terakhir ini termasuk pendekatan baru dalam desain semikonduktor yang diklaim mampu mengatasi keterbatasan industri chip saat ini.

    Salah satu inovasi yang dipaparkan dalam presentasi tersebut adalah konsep baru bernama “Tau (𝜏) Scaling law”, yang digadang-gadang sebagai penerus dari Moore’s Law atau hukum Moore.

    Hukum Moore sendiri sudah digunakan selama puluhan tahun sebagai acuan utama dalam perkembangan industri semikonduktor.

    Baca Juga:

    Jika pendekatan lama berfokus pada mengecilkan ukuran transistor, Huawei  kini mencoba pendekatan berbasis efisiensi waktu dan alur sinyal di dalam chip agar performa tetap meningkat tanpa harus selalu bergantung pada fabrikasi paling kecil.

    Huawei juga memperkenalkan arsitektur baru bernama LogicFolding, yang dirancang untuk meningkatkan kepadatan transistor sekaligus mempercepat komunikasi data di dalam chip.

    Teknologi ini diklaim dapat menjadi solusi saat industri semikonduktor mulai menghadapi batas fisik dan biaya produksi yang semakin tinggi untuk mengecilkan transistor ke ukuran ekstrem seperti 1,4 nm.

    Teknologi LogicFolding akan diadopsi pada chip Kirin generasi berikutnya yang dijadwalkan meluncur musim gugur China 2026 atau sekitar September-November mendatang. Chip ini diklaim menawarkan peningkatan performa signifikan dibanding generasi sebelumnya.

    Langkah Huawei ini menunjukkan bagaimana persaingan industri chip kini tidak lahi hanya soal performa, tetapi juga soal ketahanan rantai pasok dan kemandirian teknologi.

  • Nvidia Akui Kalah di Pasar AI China, Huawei: Siap Melanjutkan

    Nvidia Akui Kalah di Pasar AI China, Huawei: Siap Melanjutkan

    Telko.id – CEO Nvidia, Jensen Huang mengakui bahwa perusahaan mereka mulai kehilangan dominasi di pasar chip AI China dan ‘menyerahkan’ sebagian besar pasar tersebut kepada Huawei.

    Pernyataan ini muncul di tengah pembatasan ekspor chip AI dari Amerika Serikat yang membuat Nvidia semakin sulit untuk menjual produknya ke China.

    Nvidia melaporkan kuartal luar biasa dengan pendapatan melonjak 85% menjadi US$81,62 miliar dari US$ 44,06 miliar pada tahun sebelumnya.

    “Permintaan di China cukup besar. Huawei sangat, sangat kuat. Mereka mencatatkan tahun yang memecahkan rekor, mereka kemungkinan besar akan menghadapi tahun yang luar biasa ke depannya, dan ekosistem lokal perusahaan chip mereka berkinerja cukup baik, karena kami mengevakuasi diri dari pasar tersebut,” sebutnya.

    “Kami benar-benar telah sebagian besar merelakan pasar tersebut kepada mereka,” tambahnya yang dikutip dari CNBC.

    Baca Juga:

    Selama beberapa tahun terakhir, Nvidia menjadi pemain utama dalam industri AI global lewat penjualan GPU kelas data center yang digunakan untuk melatih model kecerdasan buatan.

    Namun, di China situasinya mulai berubah setelah pemerintah AS memperketat aturan ekspor chip AI berperforma tinggi.

    Akibatnya, perusahaan-perusahaan teknologi di China mulai beralih menggunakan chip buatan lokal, terutama lini Ascend milik Huawei.

    Bahkan perusahaan tersebut dikabarkan sedang melakukan pengenmabngan pendekatan arsitektur chip baru untuk mengejar performa teknologi global meski masih terkenan sanksi dan pembatasan akses alat produksi canggih dari Barat.

    Huang melontarkan nada hati-hati mengenai prospek pembukaan kembali pasar China dalam waktu dekat. Nvidia mengimbau para investor untuk tidak berharap apa pun terkait persetujuan untuk menjual chip canggih ke negara tersebut. “Saya tidak memiliki ekspektasi apa pun,” ujar Huang.

    Meski begitu, ia mengisyaratkan bahwa Nvidia tetap antusias untuk kembali ke China jika kondisinya membaik. “Kami akan dengan sangat senang hati melayani pasar tersebut. Kami memiliki banyak pelanggan di sana, kami punya banyak mitra di sana dan kami telah berada di sana selama 30 tahun,” cetusnya.

    Huang menyebut ekosistem teknologi lokal China berkembang jauh lebih cepat dari perkiraan. Menurutnya, pembatasan dari AS justru mempercepat upaya China untuk membangun kemandirian teknologi, termasuk dalam pengembangan chip AI dan infrastruktur komputasi sendiri.

    Persaingan ini menunjukkan bagaimana konflik geopolitik kini semakin memengaruhi industri teknologi global.

    Kini pasar mulai terpecah antara ekosistem Barat dan China yang berkembang secara terpisah. Kondisi ini bisa mempercepat lahirnya teknologi AI dan chip alternatif di luar dominasi perusahaan Amerika.

  • Huawei Resmi Rilis Watch Fit 5 Series dengan Deteksi Diabetes

    Huawei Resmi Rilis Watch Fit 5 Series dengan Deteksi Diabetes

    Telko.id – Huawei resmi meluncurkan HUAWEI WATCH FIT 5 Series di Indonesia pada 21 Mei 2026.

    Seri terbaru ini membawa peningkatan signifikan pada fitur kesehatan dan olahraga, termasuk Diabetes Risk Study pertama di industri wearable pada varian Pro.

    Kedua varian yakni Basic dan Pro sudah tersedia di pasaran. HUAWEI WATCH FIT 5 Basic dibanderol mulai Rp2.399.000, sedangkan varian Pro dijual Rp3.699.000.

    Selama periode First Sale 21 Mei hingga 20 Juni 2026, pembeli mendapatkan bonus eksklusif senilai Rp699.000 berupa HUAWEI FreeBuds SE 3, keanggotaan HUAWEI Health+, dan HUAWEI WATCH Face VIP selama satu bulan.

    Peluncuran ini melanjutkan kesuksesan seri sebelumnya. Informasi selengkapnya tentang Fitur Terbaru dari produk ini bisa disimak lebih lanjut.

    Inovasi Deteksi Diabetes Pertama di Industri Wearable

    Salah satu keunggulan utama HUAWEI WATCH FIT 5 Pro adalah Diabetes Risk Study. Fitur ini menjadi inovasi pertama di industri wearable di Indonesia yang dirancang untuk deteksi dini risiko diabetes. Teknologi ini menggunakan sensor photoplethysmography (PPG) dengan 6 LED yang memantau tanda vital secara berkelanjutan selama 3–14 hari, termasuk saat tidur.

    Content image for article: Huawei Resmi Rilis Watch Fit 5 Series dengan Deteksi Diabetes

    Hasil asesmen akan menunjukkan tingkat risiko diabetes dalam tiga kategori: rendah, sedang, hingga tinggi. Fitur ini berfungsi sebagai early warning system bagi pengguna.

    Teknologi tersebut dikembangkan bersama lembaga kesehatan internasional di Tiongkok dan Dubai, membantu pengguna mengenali gejala awal kelainan metabolisme.

    Selain itu, varian Pro juga dilengkapi Comprehensive Cardiovascular Insights melalui CE-Certified ECG. Fitur ini memungkinkan pengguna memahami kondisi jantung dan mengenali potensi risiko sejak dini. Sebelumnya, Deteksi Diabetes pada wearable sudah diumumkan akan hadir.

    Content image for article: Huawei Resmi Rilis Watch Fit 5 Series dengan Deteksi Diabetes

    Peningkatan Fitur Kesehatan dan Olahraga

    Dibandingkan HUAWEI WATCH FIT 4, kedua varian baru ini membawa sejumlah peningkatan pada pemantauan heart rate variability (HRV), pulse-wave arrhythmia analysis, pemantauan tidur berbasis sains, serta pelacakan emotional wellbeing 2.0 yang mampu mengidentifikasi hingga 12 level emosi.

    Fitur unik baru bernama Cuteness Relief hadir berupa animasi interaktif yang memandu latihan pernapasan untuk meredakan stres. Kedua varian juga mendukung kesehatan perempuan dengan sensor suhu tubuh untuk melacak siklus menstruasi.

    Content image for article: Huawei Resmi Rilis Watch Fit 5 Series dengan Deteksi Diabetes

    Untuk olahraga, HUAWEI WATCH FIT 5 Series mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk bersepeda, lari, trail run, hingga racket sports. Generasi terbaru ini menghadirkan Mode Mini Workout, fall detection, dan dukungan aplikasi pihak ketiga untuk statistik olahraga raket.

    Pada varian Pro, mode golf mendukung lebih dari 17.000 peta lapangan global, meningkat dari 15.000 peta pada seri sebelumnya. Mode ini dilengkapi peta zoomable, Live Scorecard, hingga Green View.

    Untuk trail run, ada fitur estimasi waktu dan jarak, split elevation, serta navigasi peringatan. Pengalaman outdoor semakin lengkap dengan dukungan freediving hingga kedalaman 40 meter.

    Content image for article: Huawei Resmi Rilis Watch Fit 5 Series dengan Deteksi Diabetes

    Teknologi Sunflower Positioning System yang diperbarui membuat sinyal lebih kuat, bahkan di tengah gedung tinggi. Akurasi jarak pada varian Pro juga lebih baik dibandingkan pendahulunya. Dual-band positioning dengan GPS 6 Satellite memberikan navigasi akurat di berbagai medan.

    Desain Premium dan Daya Tahan Baterai

    Varian Pro hadir dengan layar 1,92 inci LTPO AMOLED, meningkat dari 1,82 inci LTPS pada seri sebelumnya. Rasio layar-ke-bodi mencapai 83 persen, dengan kecerahan 3.000 nits di semua mode. Material 2.5D sapphire glass dan titanium alloy ringan membuat bobot hanya 30,4 gram.

    Sementara varian Basic mengusung layar AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan 2.500 nits, menggunakan aluminium alloy seri 7000 yang ringan dengan bobot hanya 27 gram. Pada edisi Silver, aluminium berasal dari material daur ulang. Kedua model menawarkan berbagai pilihan warna dan strap inovatif.

    HUAWEI WATCH FIT 5 Pro tersedia dalam tiga warna: putih, hitam, dan oranye. Varian Basic hadir dalam lima pilihan: putih, hitam, ungu, silver, dan hijau.

    Baterai generasi terbaru mampu bertahan hingga sepuluh hari dalam penggunaan ringan, tujuh hari untuk penggunaan umum, atau empat hari jika Always-On Display aktif.

    Pada versi Pro, fast wireless charging memungkinkan baterai terisi penuh hanya dalam 60 menit. Untuk aktivitas trail run, daya tahan baterai Pro mencapai 21 jam.

    Fitur pintar lainnya termasuk panggilan Bluetooth, notifikasi pesan, penyimpanan musik hingga 64GB, rekaman memo suara, dan perkiraan cuaca personal termasuk indeks UV. Smartwatch ini kompatibel penuh dengan iOS dan Android berkat HarmonyOS.

    HUAWEI WATCH FIT 5 Series tersedia di HUAWEI Store dan e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, Lazada, Erafone, dan Eraspace.

    Pembelian offline bisa dilakukan di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Blibli Store, Urban Republic, Digiplus, dan partner store resmi Huawei.

    Bagi yang mencari aksesori audio pendamping, Harga Terbaru HUAWEI FreeBuds Pro 5 juga bisa menjadi pertimbangan. (Icha)

  • Huawei WATCH FIT 5 Series, Bawa Deteksi Diabetes Pertama

    Huawei WATCH FIT 5 Series, Bawa Deteksi Diabetes Pertama

    Telko.id – Huawei resmi meluncurkan HUAWEI WATCH FIT 5 Series di Indonesia pada Selasa (12/5/2026). Smartwatch anyar ini hadir dalam dua varian, yakni Basic dan Pro, dengan harga mulai dari Rp2,399 juta.

    Seri terbaru ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, terutama pada fitur kesehatan. Untuk pertama kalinya di industri, Huawei menghadirkan Diabetes Risk Study pada varian Pro, sebuah fitur pemantauan risiko diabetes yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.

    “Dengan semangat ‘Now Is Your Spark’, Huawei menghadirkan HUAWEI WATCH FIT 5 Series sebagai smartwatch stylish dan powerful dengan fitur Ultra-Health & Sports,” demikian pernyataan resmi Huawei dalam siaran persnya.

    Smartwatch ini dirancang untuk masyarakat modern dengan mengusung filosofi “FIT” yaitu Fashion, Innovation, dan Thinness. Kehadirannya diharapkan memperkuat posisi Huawei sebagai pemimpin pasar wearable global setelah mencapai status Top 1 Global Wearable Brand.

    Kedua varian akan mulai tersedia di Indonesia pada 21 Mei 2026. HUAWEI WATCH FIT 5 Basic dibanderol Rp2.399.000, sementara HUAWEI WATCH FIT 5 Pro dijual mulai Rp3.699.000.

    Fitur Kesehatan Revolusioner: Diabetes Risk Study dan ECG

    Fitur unggulan HUAWEI WATCH FIT 5 Pro adalah Diabetes Risk Study. Fitur ini berbasis teknologi photoplethysmography (PPG) untuk memantau perubahan aliran darah pada pembuluh mikro di pergelangan tangan. Pengembangannya dilakukan bersama institusi dan rumah sakit di Tiongkok serta Dubai.

    Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan selama 3-14 hari, siang dan malam. Data denyut nadi dikumpulkan dan dipadukan dengan profil pengguna seperti usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan. Algoritma khusus kemudian menganalisis risiko dan mengkategorikannya menjadi rendah, sedang, atau tinggi.

    Content image for article: Huawei Resmi Rilis WATCH FIT 5 Series di Indonesia, Bawa Deteksi Diabetes Pertama

    Selain itu, HUAWEI WATCH FIT 5 Pro juga dilengkapi fitur Comprehensive Cardiovascular Insights melalui CE-Certified ECG dan Pulse Wave Arrhythmia Analysis. Fitur Multidimensional Emotional Wellbeing 2.0, HRV yang lebih mendalam, dan advanced sleep tracking turut melengkapi paket pemantauan kesehatan preventif ini.

    Sementara itu, varian Basic juga dibekali Pulse Wave Arrhythmia Analysis, Scientific Sleep Evaluation, pemantauan kondisi emosional multi-dimensi, serta panduan mini workout. Sistem ini didukung sensor gerak (accelerometer) untuk meminimalkan gangguan pembacaan akibat aktivitas.

    Desain Premium dengan Layar Lebih Besar

    HUAWEI WATCH FIT 5 Pro mengusung layar AMOLED 1,92 inci dengan rasio screen-to-body 83% dan kecerahan hingga 3.000 nits. Bobotnya hanya 30,4 gram. Material titanium case dan 2.5D sapphire glass memperkuat kesan premium. Teknologi ceramic coating dan micro arc oxidation meningkatkan durabilitas hingga 130%.

    Varian Basic hadir dengan layar AMOLED 1,82 inci, kecerahan 2.500 nits, dan bobot hanya 27 gram. Material 2.5D tempered curved glass dan 7000 series aluminium alloy memberikan keseimbangan antara desain stylish dan durabilitas.

    HUAWEI WATCH FIT 5 Basic tersedia dalam lima pilihan warna: Silver, Purple, White, Black, dan Green. Sementara varian Pro hadir dalam Orange, White, dan Black dengan sentuhan desain oil-filling.

    Content image for article: Huawei Resmi Rilis WATCH FIT 5 Series di Indonesia, Bawa Deteksi Diabetes Pertama

    Kedua varian juga mendukung personalisasi tampilan layar melalui fitur customizable watch face.

    Performa Olahraga dengan Tracking Presisi Tinggi

    HUAWEI WATCH FIT 5 Series dilengkapi teknologi Sunflower Positioning System untuk pelacakan lokasi presisi pada aktivitas seperti running, trail run, dan bersepeda. Dual-band positioning dengan GPS 6 satelit membantu navigasi akurat di area perkotaan maupun outdoor.

    Khusus varian Pro, fitur Ultra-Sport mendukung olahraga outdoor seperti golf dengan akses ke lebih dari 17.000 peta lapangan global, freediving hingga 40 meter, hiking, diving, serta offline maps global. Fitur checkpoint dan ETA to checkpoint juga tersedia untuk trail run.

    Untuk aktivitas lari, smartwatch ini didukung scientific running metrics seperti running power dan Running Ability Index. Data olahraga dapat disinkronkan langsung ke aplikasi Strava.

    Kedua varian mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk racket sports tracking untuk tenis, badminton, dan padel dengan analisis mendalam terhadap jenis pukulan dan intensitas ayunan.

    Baterai Tahan Lama dan Fitur Pintar

    HUAWEI WATCH FIT 5 Series memiliki daya tahan baterai hingga 10 hari untuk penggunaan normal, dan hingga 21 jam untuk penggunaan intens seperti trail run. Kapasitas penyimpanan mencapai 64GB.

    Fitur pendukung lainnya termasuk Bluetooth calling, message notifications, dan kompatibilitas dengan iOS dan Android. Smartwatch ini juga akan segera mendukung pembayaran via LinkAja QR Payment di jaringan merchant modern seperti Indomaret dan Alfamart.

    Selama periode penjualan 21 Mei – 20 Juni 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan hadiah senilai Rp699 ribu berupa HUAWEI FreeBuds SE 3, 1 bulan membership HUAWEI Health+, serta 1 bulan HUAWEI Watch Face VIP.

    HUAWEI WATCH FIT 5 Series akan tersedia di HUAWEI Store, e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, Lazada, erafone, dan eraspace. Secara offline, perangkat ini bisa didapatkan di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Blibli Store, Urban Republic, Digiplus, dan partner store resmi Huawei.

    Peluncuran ini menandai langkah maju Huawei dalam menghadirkan teknologi kesehatan preventif yang dapat diakses oleh lebih banyak pengguna. Fitur Selam 150 Meter pada seri sebelumnya menunjukkan komitmen Huawei pada inovasi wearable. Ke depan, fitur serupa mungkin akan diadopsi oleh merek lain untuk memperluas ekosistem kesehatan digital di Indonesia. (Icha)

  • Huawei Watch Fit 5 Series Rilis 12 Mei 2026, Ada Deteksi Diabetes

    Huawei Watch Fit 5 Series Rilis 12 Mei 2026, Ada Deteksi Diabetes

    Telko.id – Huawei resmi mengumumkan kehadiran HUAWEI WATCH FIT 5 Series di Indonesia pada 12 Mei 2026.

    Seri terbaru smartwatch ini hadir dengan dua varian, yakni HUAWEI WATCH FIT 5 dan HUAWEI WATCH FIT 5 Pro, yang membawa inovasi fitur kesehatan pertama di industri, yaitu Diabetes Risk Study pada varian Pro.

    Perkenalan global dilakukan melalui HUAWEI Innovative Product Launch di Bangkok, Thailand. Seri ini mengusung filosofi “FIT” yang merupakan singkatan dari Fashion, Innovation, dan Thinness, menargetkan pengguna muda yang aktif dan peduli gaya hidup sehat. Kehadiran produk ini sekaligus memperkuat posisi Huawei sebagai Top 1 Global Wearable Brand.

    Fitur Kesehatan Revolusioner: Diabetes Risk Study

    Fitur paling menonjol pada HUAWEI WATCH FIT 5 Pro adalah Diabetes Risk Study, sebuah studi risiko diabetes yang pertama kali ada di industri wearable.

    Fitur ini memanfaatkan teknologi PPG (photoplethysmography) untuk memantau aliran pembuluh darah dan menganalisis risiko diabetes hanya dengan mengenakan perangkat selama periode tertentu.

    Cara kerjanya cukup mudah. Pengguna cukup mengenakan smartwatch siang dan malam selama 3–14 hari. Hasil analisis risiko kemudian dikategorikan ke dalam tiga tingkat: Low Risk, Medium Risk, dan High Risk.

    Hasil ini bisa menjadi alarm awal bagi pengguna untuk mulai menerapkan gaya hidup lebih sehat dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

    Fitur ini menjawab kekhawatiran serius terhadap diabetes yang kerap disebut sebagai silent killer. Berdasarkan data Persatuan Diabetes Indonesia, 1 dari 9 orang dewasa di Indonesia hidup dengan diabetes.

    Dengan hadirnya fitur ini, Huawei berharap dapat membantu deteksi dini dan pencegahan penyakit metabolik tersebut.

    Content image for article: Huawei Watch Fit 5 Series Rilis 12 Mei 2026, Ada Deteksi Diabetes

    ECG dan Pemantauan Jantung Komprehensif

    Selain Diabetes Risk Study, HUAWEI WATCH FIT 5 Pro juga dilengkapi fitur Comprehensive Cardiovascular Insights. Fitur ini mencakup ECG Analysis bersertifikasi CE, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, peringatan A-fib dan detak prematur, serta Derived Metrics Vascular Study untuk memantau kekakuan arteri dan kesehatan jantung secara menyeluruh.

    Untuk mendukung manajemen kesehatan harian, smartwatch ini menghadirkan multidimensional emotional wellbeing 2.0, HRV monitoring, advanced sleep tracking, hingga pemantauan siklus menstruasi termasuk prediksi periode dan ovulasi. Semua fitur ini membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih mendalam.

    Sementara itu, varian HUAWEI WATCH FIT 5 basic tetap menghadirkan fitur kesehatan esensial seperti Pulse Wave Arrhythmia Analysis, Scientific Sleep Evaluation, multidimensional emotional wellbeing, serta fitur mini workout yang praktis digunakan tanpa peralatan khusus.

    Kedua varian juga mendukung mode mini-workout sebagai cara baru untuk tetap aktif di mana saja. Pengguna dapat memilih watch face animasi panda interaktif yang akan memandu latihan kebugaran singkat mulai dari 30 detik hingga beberapa menit.

    Performa Olahraga Profesional

    Bagi pecinta aktivitas outdoor, baik HUAWEI WATCH FIT 5 Pro maupun varian basic sama-sama mendukung precise positioning untuk running, trail run, dan cycling. Kedua varian dibekali lebih dari 100 mode olahraga serta fitur pendukung bersepeda seperti cadence, virtual power, dan FTP untuk memantau performa latihan secara akurat.

    Khusus pada varian Pro, Huawei menghadirkan fitur olahraga yang lebih advanced. Fitur tambahan tersebut mencakup running power, CP segmented navigation, ETA, kemampuan free diving hingga kedalaman 40 meter, serta akses ke lebih dari 17.000 peta lapangan golf global. Fitur-fitur ini mendukung berbagai aktivitas olahraga premium secara lebih komprehensif.

    Sebelumnya, Huawei juga telah merilis HUAWEI WATCH Ultimate 2 dengan fitur selam hingga 150 meter, menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan wearable untuk berbagai kebutuhan olahraga ekstrem.

    Desain Stylish dan Pilihan Warna Segar

    HUAWEI WATCH FIT 5 Series hadir dengan semangat youthful lewat pilihan warna yang beragam. Untuk varian basic, tersedia pilihan warna Black, White, Purple, Green Silver, dan Green Rubber yang dirancang untuk melengkapi gaya aktif sehari-hari.

    Sementara itu, varian Pro hadir dalam pilihan warna Orange, White, dan Black dengan desain inovatif oil-filling yang membantu menjaga warna tetap tajam dan berani. Khusus varian White pada edisi Pro, Huawei menggunakan material micro-arc oxidation yang meningkatkan kekerasan dan ketangguhan perangkat hingga 130%.

    Dari segi daya tahan, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dibekali baterai high-silicon yang mampu bertahan hingga 10 hari untuk penggunaan ringan, dan hingga 7 hari untuk penggunaan normal. Sekali pengisian daya cukup untuk menemani aktivitas selama seminggu penuh.

    Smartwatch ini juga kompatibel dengan perangkat iOS maupun Android, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk tetap terhubung tanpa batasan ekosistem. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perangkat flagship lainnya, Anda dapat membaca artikel tentang Huawei Mate 80 Pro yang baru saja dirilis di Indonesia.

    HUAWEI WATCH FIT 5 Series akan resmi diluncurkan di Indonesia pada 12 Mei 2026. Peluncuran ini menandai hadirnya generasi terbaru smartwatch Huawei yang siap mendukung aktivitas dan gaya hidup masyarakat Tanah Air. (Icha)

  • Huawei Mate 80 Pro Resmi Dijual, Ini Harga dan Spesifikasi nya!

    Huawei Mate 80 Pro Resmi Dijual, Ini Harga dan Spesifikasi nya!

    Telko.id – Huawei resmi membuka penjualan perdana Mate 80 Pro di Indonesia mulai 24 April 2026. Smartphone flagship ini dibanderol dengan harga spesial Rp16.999.000 selama periode first sale, lengkap dengan total benefit hingga Rp7,5 juta dan program penggantian baterai hingga lima tahun.

    Perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan profesional modern yang mengutamakan produktivitas, efisiensi, dan keandalan. Perangkat ini hadir sebagai solusi all-rounder dengan kombinasi kamera canggih, durabilitas ultra-tangguh, serta performa yang mendukung mobilitas tinggi.

    “Produktivitas kini menjadi kunci utama bagi para profesional modern. Untuk itu, perangkat yang mampu menunjang performa, efisiensi, dan keandalan menjadi esensial,” demikian pernyataan resmi Huawei dalam siaran persnya, Kamis (24/4/2026).

    Kamera Flagship dengan Teknologi True-to-Colour 2.0

    Salah satu keunggulan utama perangkat ini terletak pada sistem kameranya. Perangkat ini mengusung teknologi True-to-Colour Camera 2.0 yang mampu menghasilkan reproduksi warna akurat dan konsisten. Setiap foto dan video tampil lebih hidup dan autentik, mendekati kondisi aslinya.

    Huawei Mate 80 Pro dibekali 50MP Ultra Lighting Camera dengan bukaan variabel F1.4–F4.0 dan Optical Image Stabilization (OIS). Kombinasi ini memastikan hasil foto tetap terang, tajam, dan stabil, bahkan dalam kondisi minim cahaya.

    Untuk kebutuhan fotografi jarak jauh dan makro, perangkat ini dilengkapi 48MP Macro Telephoto Camera. Sementara itu, kamera ultra-wide 40MP memberikan perspektif lebih luas tanpa mengorbankan kualitas gambar.

    Durabilitas Tangguh untuk Mobilitas Sehari-hari

    Perangkat ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Perangkat ini mengusung Super Durable Architecture dengan 2nd Gen Kunlun Glass yang 20 kali lebih kuat dibandingkan kaca standar. Struktur smartphone juga diperkuat dengan Vegan Fibre yang meningkatkan ketahanan terhadap benturan.

    Smartphone ini memiliki sertifikasi IP68 dan IP69, membuatnya tahan terhadap air, debu, dan semprotan benda cair bertekanan tinggi. Hal ini memberikan rasa aman bagi pengguna yang sering bekerja di lapangan atau beraktivitas outdoor.

    Meski tangguh, desainnya tetap elegan berkat Iconic Dual Space Ring Design, layar 6,75 inci dengan narrow bezel, serta flat-edged design. Huawei Mate 80 Pro tersedia dalam tiga pilihan warna: Gold, Green, dan Black.

    Fitur AI Inovatif dan Performa Andal

    Huawei Mate 80 Pro hadir dengan serangkaian fitur AI inovatif. AI Composition membantu menciptakan komposisi gambar yang lebih seimbang, sementara AI Best Expression memastikan ekspresi terbaik pengguna terabadikan dengan sempurna. Fitur AI Remove juga memudahkan pengguna menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto.

    Pengguna juga bisa menikmati AI Gesture yang memungkinkan kontrol smartphone tanpa menyentuh layar, serta AI Messaging untuk komunikasi yang lebih cerdas. Seluruh fitur AI ini dapat diakses melalui AI Smart Control dengan double tap tombol kunci.

    Dari segi daya tahan, Huawei Mate 80 Pro dibekali baterai 5.750mAh dengan dukungan 100W Wired SuperCharge dan 80W Wireless SuperCharge. Kapasitas ini memastikan perangkat siap menemani aktivitas pengguna sepanjang hari.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Huawei lainnya, Anda dapat membaca artikel tentang Mate 80 Pro Max atau WiFi Mesh X3 Pro.

    Kehadiran Huawei Mate 80 Pro di Indonesia menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan smartphone flagship dengan teknologi terdepan. Dengan harga spesial Rp16.999.000 dan benefit hingga Rp7,5 juta, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi profesional yang membutuhkan perangkat andal untuk menunjang produktivitas sehari-hari. (Icha)

  • Huawei FreeBuds Pro 5 Resmi di Indonesia, Ini Keunggulan nya!

    Huawei FreeBuds Pro 5 Resmi di Indonesia, Ini Keunggulan nya!

    Telko.id – Huawei resmi meluncurkan TWS flagship terbaru, HUAWEI FreeBuds Pro 5, di Indonesia pada 24 April 2026.

    Perangkat ini dibanderol dengan harga Rp2.999.000 dan menawarkan kombinasi teknologi peredam bising aktif (ANC) yang andal, kualitas panggilan jernih, serta desain premium untuk menemani mobilitas pengguna modern.

    HUAWEI FreeBuds Pro 5 hadir untuk menjawab kebutuhan audio yang beragam dalam satu perangkat, mulai dari commuting di pagi hari, bekerja di lingkungan ramai, hingga menikmati hiburan di waktu senggang.

    Dengan dukungan sistem dual-driver dan audio lossless resolusi tinggi, TWS ini menjanjikan pengalaman mendengar yang lebih detail dan imersif.

    HUAWEI FreeBuds Pro 5 dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan kualitas audio premium, panggilan jernih, serta kenyamanan penggunaan sehari-hari.

    Perangkat ini juga mendukung konektivitas lintas perangkat dan spatial audio dengan head tracking, menjadikannya pilihan tepat bagi pengguna yang menginginkan performa dan estetika. Tersedia dalam varian warna Sand dan Grey dengan finishing premium berkat Star Oval Design.

    Peredam Bising Cerdas untuk Setiap Aktivitas

    Salah satu keunggulan utama HUAWEI FreeBuds Pro 5 adalah teknologi Dual Engine AI Noise Cancellation. Sistem ini memadukan low-frequency dynamic driver dan high-frequency planar diaphragm untuk meredam gangguan suara di berbagai spektrum frekuensi secara menyeluruh.

    Content image for article: Huawei FreeBuds Pro 5 Resmi di Indonesia, Harga Rp2,9 Juta

    Kinerja ANC semakin diperkuat oleh MIMO AI Sensing Model yang mampu memproses noise hingga ratusan ribu kali per detik. Berkat kemampuan ini, sistem dapat beradaptasi secara otomatis terhadap perubahan lingkungan, baik saat berada di stasiun ramai maupun di dalam kendaraan.

    Fitur Awareness Mode yang ditingkatkan juga membantu pengguna tetap terhubung dengan lingkungan sekitar tanpa perlu melepas earbuds.

    Kualitas Audio dan Panggilan Optimal

    HUAWEI FreeBuds Pro 5 menghadirkan karakter suara yang jernih dan kaya detail melalui kombinasi Dual DSP dan DAC dengan sistem dual-driver. Perangkat ini mampu memisahkan frekuensi tinggi dan rendah secara presisi, dengan bass yang dalam dan bertenaga serta treble yang bersih hingga 48 kHz.

    Dukungan audio lossless beresolusi tinggi 2,3 Mbps menghadirkan reproduksi suara lebih natural. Pengguna juga dapat menyesuaikan preferensi audio melalui HUAWEI SOUND Effects dengan mode Balanced, Voice, Classical, dan Bass.

    Content image for article: Huawei FreeBuds Pro 5 Resmi di Indonesia, Harga Rp2,9 Juta

    Untuk kualitas panggilan, TWS ini dibekali kombinasi triple microphone dan bone conduction microphone yang menangkap suara secara akurat.

    Teknologi AI Noise Cancellation mampu meredam kebisingan hingga 100 dB atau menghadapi hembusan angin hingga 10 meter per detik, memastikan komunikasi tetap optimal dalam kondisi menantang.

    Fitur dual device connection memungkinkan HUAWEI FreeBuds Pro 5 terhubung ke dua perangkat sekaligus dengan perpindahan audio yang mulus.

    Pengalaman audio semakin premium berkat spatial audio dan head tracking yang membuat suara bergerak mengikuti arah kepala secara real-time.

    Kenyamanan dan Durabilitas Sehari-hari

    Desain Ergonomic Secure Fit menjaga earbuds tetap stabil dan pas di telinga, bahkan saat digunakan dalam durasi panjang. Sertifikasi IP57 memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air, menjadikan perangkat ini andal untuk mobilitas tinggi dalam berbagai kondisi.

    Bagi pengguna yang mencari TWS dengan fitur serupa namun harga lebih terjangkau, Huawei FreeBuds SE bisa menjadi alternatif. (Icha)

  • Huawei Siap Rilis WiFi Mesh X3 Pro Berdesain Golden Mountain Glow

    Huawei Siap Rilis WiFi Mesh X3 Pro Berdesain Golden Mountain Glow

    Telko.id – Huawei kembali memperkuat lini produk jaringan rumah tangganya dengan menghadirkan HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro ke Indonesia.

    Router anyar ini menggabungkan desain premium terinspirasi fenomena Golden Mountain Glow dengan teknologi Wi-Fi 7, menawarkan kecepatan hingga 3,6 Gbps dan koneksi stabil di seluruh area rumah.

    Perangkat ini diumumkan secara resmi pada 27 April 2026 dan akan mulai dipasarkan di Indonesia mulai 30 April 2026. HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro dibanderol dengan harga mulai dari Rp3.999.000. Produk ini tersedia di berbagai kanal penjualan online seperti HUAWEI Official Store, Shopee, Lazada, Tokopedia, TikTok, dan Blibli.

    Untuk pembelian offline, router ini bisa didapatkan di jaringan HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Blibli, dan mitra ritel resmi lainnya di seluruh Indonesia.

    HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro hadir sebagai router revolusioner yang memadukan desain artistik ‘Golden Mountain Glow’ dengan kecepatan tinggi hingga 3.6 Gbps, memudahkan pengguna mendapatkan koneksi internet yang lebih stabil, responsif, dan memiliki cakupan Wi-Fi yang merata di seluruh area rumah.

    Desain Golden Mountain Glow menjadi daya tarik utama perangkat ini. Terinspirasi dari pancaran kilau keemasan cahaya matahari yang menyinari pegunungan, siluet router ini menyerupai gunung dengan tekstur halus yang memancarkan kesan salju berkilau.

    Lebih dari 500 lekukan presisi di bagian bodi router menampilkan kesan elegan natural dan menenangkan, sehingga cocok dipadukan dengan interior minimalis, industrial, atau modern luxury.

    Fitur estetika lainnya adalah ambient lighting yang dapat disesuaikan, mulai dari cahaya putih untuk mendukung fokus saat bekerja hingga cahaya hangat untuk menciptakan suasana santai di malam hari.

    Huawei juga menyematkan antena transparan pertama di industri yang menyatu sempurna dengan bodi, menjaga tampilan tetap clean dan premium tanpa mengorbankan performa sinyal.

    Koneksi Stabil Tanpa Dead Zone

    Dari segi performa jaringan, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro didukung teknologi Mesh+ dan Multi-Link Operation (MLO). Kombinasi ini memberikan koneksi nirkabel stabil dengan latency rendah di seluruh area rumah. Pengguna dapat leluasa berpindah ruangan sambil melakukan video call, streaming, atau browsing tanpa khawatir buffering.

    Router ini juga dilengkapi ethernet port 2.5Gbps yang menyediakan opsi kabel berkecepatan tinggi. Port ini ideal untuk gaming console, smart TV, dan transfer data besar. Semua keunggulan ini memastikan pengalaman digital yang lancar di setiap perangkat yang digunakan di rumah.

    Teknologi Wi-Fi 7 Super Cepat

    Kecepatan hingga 3,6 Gbps yang ditawarkan HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro memastikan berbagai aktivitas digital berjalan lancar secara bersamaan. Streaming 4K/8K tanpa buffering, gaming tanpa lag, hingga penggunaan multi-device dalam satu jaringan, semua dapat dilakukan secara simultan dengan performa penuh.

    Menariknya, router ini mampu meningkatkan efisiensi transmisi data hingga 20 persen. Hal ini memungkinkan proses download dan upload berjalan lebih cepat dari sebelumnya.

    Baik untuk mengunduh file besar, mengunggah konten kreatif, maupun bekerja secara online, perangkat ini memastikan tidak ada aktivitas digital yang terhambat.

    Untuk menjaga performa tinggi dalam waktu lama, Huawei menyematkan sistem pendingin Shark Fin dengan dual airflow. Sistem ini menjaga suhu perangkat tetap stabil meskipun digunakan untuk aktivitas intensif seperti gaming berjam-jam atau streaming sepanjang hari.

    Kontrol Cerdas dan Keamanan Menyeluruh

    Seluruh keunggulan HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro dapat dikelola dengan mudah melalui aplikasi HUAWEI AI Life yang intuitif. Dengan tampilan visual real-time, pengguna dapat memantau kondisi jaringan secara langsung, mengidentifikasi area dengan sinyal lemah, hingga mengoptimalkan posisi perangkat tanpa memerlukan bantuan teknisi.

    Proses instalasi pun dapat dilakukan dengan sederhana dan cepat hanya dalam beberapa langkah.

    Bagi keluarga, fitur Parental Control membantu orang tua mengatur akses internet anak sesuai kebutuhan. Selain itu, sistem keamanan terintegrasi memastikan jaringan internet terlindungi dari berbagai ancaman digital sekaligus menjaga keamanan, termasuk saat melakukan transaksi digital dan pekerjaan jarak jauh.

    Dengan perpaduan antara keindahan desain, teknologi Wi-Fi 7 terbaru, koneksi stabil, dan kontrol pintar, HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro menawarkan pengalaman konektivitas yang relevan dengan gaya hidup digital masa kini.

    Peluncuran resmi di Indonesia pada 30 April 2026 akan menjadi momen yang dinantikan bagi pengguna yang menginginkan internet rumah tanpa batas. (Icha)

  • Huawei Rilis AI Glasses Pesaing Meta

    Huawei Rilis AI Glasses Pesaing Meta

    Telko.id – Huawei resmi meluncurkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menantang dominasi Meta Ray-Ban di pasar wearable global.

    Perangkat bernama Huawei AI Glasses ini menggabungkan desain ringan, kamera canggih, dan fitur AI yang makin matang.

    Langkah ini mempertegas ambisi Huawei dalam memperluas ekosistem perangkat berbasis AI di tengah persaingan teknologi global.

    Kehadiran produk ini juga menunjukkan bahwa pasar smart glasses semakin kompetitif dan menjadi salah satu fokus utama pengembangan perangkat wearable ke depan.

    Direktur Huawei Consumer Business Group, Richard Yu, dalam acara peluncuran di China menyatakan bahwa AI Glasses adalah wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan teknologi yang tak hanya canggih, tetapi juga nyaman digunakan sehari-hari.

    “Kami ingin menghadirkan kacamata pintar yang tidak terasa seperti perangkat teknologi, melainkan bagian dari gaya hidup pengguna,” ujar Richard Yu dalam keterangan resmi.

    Desain Ringan dan Ergonomis

    Huawei AI Glasses hadir dengan bobot hanya sekitar 35,5 gram tanpa lensa dan sekitar 47 gram dengan lensa. Angka ini lebih ringan dibandingkan kompetitor seperti Meta Ray-Ban yang berada di kisaran 50 gram.

    Desain ringan tersebut diklaim meningkatkan kenyamanan penggunaan harian, sekaligus mempertahankan estetika layaknya kacamata konvensional.

    Dari segi material, Huawei menggunakan bahan polimer ringan yang kokoh serta engsel fleksibel yang memudahkan pengguna saat melipat dan membuka kacamata. Perangkat ini tersedia dalam beberapa varian warna yang dapat disesuaikan dengan gaya pengguna.

    Dalam konteks infrastruktur AI yang terus berkembang, perangkat wearable seperti ini menjadi ujung tombak interaksi pengguna dengan teknologi kecerdasan buatan secara langsung.

    Kamera dan Fitur AI Jadi Andalan

    Salah satu keunggulan utama Huawei AI Glasses terletak pada sektor kamera. Perangkat ini dibekali kamera 12 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 1440p serta didukung teknologi HDR dan stabilisasi.

    Selain itu, Huawei menyematkan algoritma AI untuk meningkatkan kualitas gambar, termasuk kemampuan multi-frame processing yang membantu hasil foto lebih tajam dan detail.

    Fitur AI juga memungkinkan interaksi berbasis suara, pengenalan objek, hingga dukungan layanan pembayaran digital. Pengguna dapat memerintahkan kacamata untuk mengambil foto, merekam video, atau mencari informasi melalui asisten suara bawaan.

    Huawei juga mengintegrasikan kemampuan AI untuk menerjemahkan bahasa secara real-time, fitur yang sangat berguna bagi pengguna yang sering bepergian ke luar negeri atau berkomunikasi dengan mitra bisnis dari berbagai negara.

    Integrasi dengan ekosistem Huawei juga memungkinkan pengguna untuk menyinkronkan data dengan smartphone, tablet, dan perangkat lain dalam satu ekosistem yang terpadu.

    Baterai Lebih Tahan Lama

    Dari sisi daya tahan, Huawei AI Glasses mampu digunakan hingga sekitar 9 jam untuk pemutaran musik. Hal ini menjadi salah satu nilai jual dibanding perangkat sejenis di kelasnya.

    Kapasitas baterai yang efisien ini penting mengingat perangkat wearable dituntut selalu aktif dalam berbagai aktivitas pengguna.

    Pengisian daya dilakukan melalui charging case khusus yang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Case ini mampu mengisi penuh baterai kacamata dalam waktu sekitar 50 menit, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali menggunakan perangkat.

    Manajemen daya yang cerdas juga diterapkan, di mana kacamata akan secara otomatis masuk ke mode hemat daya saat tidak digunakan dalam waktu tertentu. Fitur ini membantu memperpanjang masa pakai baterai secara keseluruhan.

    Efisiensi infrastruktur telekomunikasi yang mendukung konektivitas perangkat wearable juga menjadi faktor penting dalam memastikan pengalaman pengguna yang optimal.

    Siap Tantang Dominasi Meta

    Sebagai pembanding, kacamata pintar Ray-Ban Meta juga mengusung kamera 12 MP, speaker open-ear, serta integrasi AI untuk berbagai fungsi seperti foto, video, dan asisten suara.

    Namun Huawei mencoba menawarkan diferensiasi melalui desain lebih ringan, efisiensi baterai, serta integrasi AI yang lebih dalam pada ekosistemnya.

    Meta Ray-Ban yang dirilis sebelumnya telah mencatatkan penjualan yang cukup baik di pasar global. Namun Huawei yakin bahwa dengan pendekatan desain yang lebih ergonomis dan fitur AI yang lebih kaya, AI Glasses mampu merebut pangsa pasar yang signifikan, terutama di kawasan Asia.

    Persaingan di segmen smart glasses juga melibatkan pemain lain seperti Google dan Apple yang dikabarkan sedang mengembangkan produk serupa.

    Hal ini menunjukkan bahwa pasar perangkat wearable berbasis AI akan semakin ramai dalam beberapa tahun ke depan.

    Dalam konteks mitigasi infrastruktur yang andal, kehadiran perangkat seperti AI Glasses membutuhkan dukungan jaringan yang stabil dan cepat untuk mengoptimalkan semua fitur yang ditawarkan.

    Harga dan Ketersediaan

    Huawei AI Glasses dipasarkan di China dengan harga mulai sekitar Rp6 jutaan. Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan wearable cerdas untuk aktivitas harian, mulai dari komunikasi hingga dokumentasi. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di pasar global, termasuk Indonesia.

    Richard Yu menambahkan bahwa Huawei akan terus mengembangkan fitur-fitur baru melalui pembaruan perangkat lunak secara berkala.

    Hal ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan pengalaman terbaru tanpa harus mengganti perangkat keras.

    Peluncuran AI Glasses juga menjadi bagian dari strategi Huawei untuk memperkuat ekosistem perangkat pintar mereka, yang mencakup smartphone, tablet, laptop, dan kini kacamata pintar.

    Dengan pendekatan ini, Huawei berharap dapat menciptakan pengalaman yang mulus bagi pengguna di seluruh perangkat.

    Kehadiran Huawei AI Glasses menunjukkan bahwa pasar smart glasses semakin kompetitif. Dengan kombinasi desain ringan, kamera canggih, dan fitur AI, Huawei berupaya menantang dominasi Meta sekaligus mempercepat adopsi perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan di masa depan.

    Konsolidasi di industri ini juga mencerminkan tren yang mirip dengan merger operator yang terjadi di sektor telekomunikasi, di mana efisiensi dan skala menjadi kunci dalam persaingan. (Icha)

  • Huawei Mate 80 Pro, Unggul di Kelas Flagship dengan Kamera, Performa, dan Durabilitas Andalan

    Huawei Mate 80 Pro, Unggul di Kelas Flagship dengan Kamera, Performa, dan Durabilitas Andalan

    Telko.id – Huawei resmi meluncurkan Huawei Mate 80 Pro di Indonesia dengan harga Rp16.999.000. Smartphone flagship ini hadir sebagai penantang baru di kelas premium dengan mengandalkan kamera profesional, performa berbasis AI, serta durabilitas tinggi dalam satu perangkat.

    Peluncuran ini menandai kembalinya lini Mate sebagai salah satu jajaran flagship paling kuat di pasar smartphone tanah air. Sejak debut globalnya, seri Mate 80 mendapatkan respons positif dari konsumen dan memperkuat posisinya sebagai perangkat yang relevan untuk kebutuhan pengguna modern yang dinamis.

    Huawei mengklaim bahwa Mate 80 Pro unggul dalam berbagai aspek, mulai dari sistem kamera, ketahanan perangkat, hingga performa harian. Perangkat ini juga dibekali baterai besar dengan teknologi pengisian super cepat.

    Kamera Flagship Ungguli iPhone 17 Pro

    Salah satu keunggulan utama Huawei Mate 80 Pro terletak pada sistem kameranya. Perangkatbini dibekali True-to-Colour Camera 2.0 yang mampu menghasilkan warna lebih akurat dengan detail tajam, bahkan dalam kondisi pencahayaan menantang.

    Dibandingkan iPhone 17 Pro, hasil foto dari Mate 80 Pro terlihat lebih hidup, kontras lebih kuat, dan detail objek lebih terjaga. Kamera utama 50MP Ultra Lighting HDR Camera dengan sensor RYYB berukuran 1/1.28 inci serta variable aperture F1.4–F4.0 memungkinkan penangkapan cahaya optimal.  Hasilnya, foto tetap terang, tajam, dan kaya detail, termasuk saat malam hari.

    Perangkat ini juga dilengkapi 48MP Macro Telephoto Camera dengan 4x optical zoom. Pengguna bisa menangkap objek jarak jauh sekaligus detail macro hingga 5 cm. Sementara itu, 40MP Ultra-Wide Camera memastikan hasil foto konsisten untuk landscape maupun group shot.

    Seluruh pengalaman fotografi diperkuat fitur AI Photography seperti AI Composition untuk framing otomatis, AI Best Expression untuk hasil foto grup terbaik, dan AI Remove untuk menghapus objek yang mengganggu.

    Baca Juga:

    • Huawei Mate 80 Pro Resmi Rilis di Indonesia
    • Huawei Mate 80 Pro Max Layar Dual-Layer OLED

    Desain Premium dan Durabilitas Ekstra

    Tidak hanya unggul di kamera, Mate 80 Pro dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Melalui Super Durable Architecture, perangkat ini dilindungi Kunlun Glass 2nd Generation yang diklaim memiliki ketahanan jatuh 20 kali lebih kuat dibanding kaca standar.

    Bagian belakang menggunakan material Vegan Fibre yang memberikan tekstur unik sekaligus meningkatkan daya tahan. Huawei Mate 80 Pro juga memiliki sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan terhadap air dan debu. Perangkat ini bahkan dirancang tetap dapat digunakan dalam suhu ekstrem, mulai dari -20°C hingga 80°C.

    Baterai besar 5750mAh menjadi andalan untuk aktivitas seharian. Perangkat mendukung teknologi 100W Wired SuperCharge dan 80W Wireless SuperCharge untuk pengisian daya cepat saat dibutuhkan.

    Performa Andal dengan AI Smart Control

    Sebagai perangkat flagship, Mate 80 Pro menghadirkan performa responsif untuk produktivitas dan hiburan. Fitur AI Smart Control memungkinkan pengguna mengaksesbplatform AI populer seperti ChatGPT, Gemini, DeepSeek, dan Dola AI hanya dengan double tap pada lock button.

    Fitur AI lain seperti Two-way AI Noise Reduction menjaga kualitas suara tetap jernih saat panggilan. Semua fitur berjalan dalam ekosistem aplikasi melalui HUAWEI AppGallery, sehingga pengguna tetap bisa mengakses aplikasi seperti YouTube, Gmail, Google Maps, dan Google Meet.

    Aplikasi trading dan layanan berbasis Google juga tetap bisa diakses untuk menunjang aktivitas profesional. Keamanan dijaga melalui sistem 360° Protection yang mencakup verifikasi developer, pemindaian malware, dan perlindungan privasi berlapis.

    Huawei Mate 80 Pro sudah tersedia di Indonesia dengan harga Rp16.999.000. Selama periode promosi, konsumen mendapatkan benefit tambahan dengan total nilai hingga Rp7,5 juta serta penggantian baterai satu kali selama lima tahun. Perangkat ini bisa dibeli melalui berbagai platform e-commerce resmi maupun gerai ritel Huawei.

    Dengan kombinasi kamera flagship, performa tinggi, dan durabilitas jangka panjang, Mate 80 Pro menjadi pilihan menarik di kelas smartphone premium. Pengguna yang menginginkan teknologi canggih sekaligus perangkat tangguh untuk aktivitas sehari-hari bisa mempertimbangkan perangkat ini.