Kategori: Berita Asus

  • ASUS Zenbook DUO 2026, Layar Ganda 3K OLED Harga Rp55 Juta

    ASUS Zenbook DUO 2026, Layar Ganda 3K OLED Harga Rp55 Juta

    Telko.id – ASUS resmi memperkenalkan laptop terbaru ASUS Zenbook DUO (UX8407AA) di Indonesia, sebuah perangkat dengan dua layar 3K ASUS Lumina Pro OLED yang dirancang untuk produktivitas maksimal.

    Laptop ini dibanderol dengan harga Rp54.999.000 dan menjadi bagian dari jajaran Copilot+ PC yang ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra 9 386H, menawarkan performa AI hingga 180 platform TOPS.

    Generasi terbaru dari lini Zenbook ini hadir dengan peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya. Celah antar layar berhasil dikurangi hingga 70 persen, sementara bezel dibuat lebih tipis antara 22 hingga 37 persen.

    Hasilnya, tampilan visual hampir tanpa batas saat kedua layar digunakan dalam mode 180 derajat lay-flat. Material eksklusif Ceraluminum™ juga diaplikasikan pada seluruh bagian chassis, membuat bodi tiga kali lebih kuat namun 30 persen lebih ringan dari material konvensional.

    Featured image for ASUS Zenbook DUO 2026 Resmi, Layar Ganda 3K OLED Rp55 Juta

    Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, menyatakan bahwa tahun 2026 menjadi momen di mana kecerdasan buatan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sudah menjadi bagian integral dari interaksi pengguna dengan perangkatnya.

    “Melalui jajaran ASUS Zenbook dan ASUS Vivobook terbaru ini, kami menghadirkan teknologi AI lokal yang lebih personal dan aman. Kami percaya inovasi ini akan menjadikan produk kami sebagai laptop rekomendasi bagi siapa saja yang menginginkan efisiensi maksimal tanpa kompromi,” ujarnya saat peluncuran ASUS Zenbook DUO (UX8407AA) di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

    Spesifikasi Layar Ganda dan Performa AI

    Dari sisi visual, ASUS Zenbook DUO (UX8407AA) memanjakan pengguna dengan dua layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED beresolusi 3K, refresh rate 144Hz, dan tingkat kecerahan puncak 1.000 nits. Sistem audio enam speaker dengan dukungan Dolby Atmos® melengkapi pengalaman multimedia yang imersif.

    Content image for article: ASUS Zenbook DUO 2026 Resmi, Layar Ganda 3K OLED Rp55 Juta

    Untuk performa, selain prosesor Intel Core Ultra 9 386H, laptop ini juga dilengkapi dengan sistem baterai ganda berkapasitas total 99Wh yang siap mendukung produktivitas tingkat tinggi sepanjang hari.

    Perangkat ini juga mendukung ekosistem Copilot+ PC dengan NPU yang mampu menghasilkan performa AI hingga 50 TOPS. ASUS turut memperkenalkan Omni Virtual Assistant, solusi asisten pintar berbasis AI lokal yang dapat berjalan secara offline dan responsif langsung di perangkat.

    Ini memungkinkan pengguna merasakan pengalaman asisten virtual tanpa perlu terhubung ke internet, menjaga privasi dan keamanan data.

    Selain Zenbook DUO, ASUS juga memamerkan jajaran produk lain di area demo, termasuk lini gaming ROG dan TUF Gaming, serta komponen seperti motherboard, monitor, NUC, dan router.

    Kehadiran berbagai lini ini menegaskan posisi ASUS sebagai pemimpin pasar yang menyediakan solusi teknologi end-to-end bagi pengguna di Indonesia.

    Bagi yang mencari alternatif, beberapa Fitur Terbaru dari kompetitor juga bisa menjadi pertimbangan.

    Harga dan Layanan Premium

    ASUS Zenbook DUO (UX8407AA) dibanderol dengan harga Rp54.999.000. Pembeli juga mendapatkan ASUS Premium Service yang mencakup pengiriman dua arah, Laptop Spa, dan FastLane Priority Handling.

    Layanan ini memastikan perangkat mendapat perawatan optimal dan prioritas dalam penanganan jika terjadi kendala.

    Dengan kombinasi layar ganda paling canggih di kelasnya, material eksklusif, dan performa AI yang mumpuni, Zenbook DUO generasi terbaru ini menjadi pilihan menarik bagi profesional kreatif dan pengguna yang membutuhkan Spesifikasi Lengkap dari perangkat multitasking. Kehadiran perangkat ini juga menambah persaingan di segmen laptop premium, di mana beberapa merek seperti Acer juga meluncurkan Laptop Hybrid untuk kebutuhan kerja dan gaming.

    Peluncuran ASUS Zenbook DUO (UX8407AA) menandai langkah maju dalam integrasi AI pada perangkat personal.

    Teknologi AI lokal yang ditawarkan tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga memberikan lapisan keamanan tambahan karena data tidak perlu dikirim ke server eksternal. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong adopsi AI di kalangan pengguna laptop di Indonesia. (Icha)

  • ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

    ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

    Telko.id – ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi memboyong inovasi terbarunya ke tanah air, yakni ROG Flow Z13-KJP.

    Tablet gaming hasil kolaborasi eksklusif dengan Kojima Productions ini hadir sangat terbatas, hanya tersedia 50 unit untuk pasar Indonesia dengan banderol harga Rp 60.999.000.

    Langkah ini sekaligus menandai perayaan dua dekade kepemimpinan ROG di industri gaming global.

    Perangkat ini bukan sekadar mesin permainan biasa, melainkan perpaduan antara teknologi komputasi tingkat tinggi dan seni visual kontemporer.

    Mengusung filosofi “For Ludens Who Dare”, desain sasisnya dirancang langsung oleh maestro Yoji Shinkawa yang terinspirasi dari maskot ikonik Kojima Productions, Ludens.

    Kehadirannya di Indonesia ditujukan bagi para kolektor dan penggemar teknologi yang menginginkan performa tanpa kompromi dalam balutan estetika artistik.

    Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bukti keberanian perusahaan untuk terus berinovasi.

    Menurutnya, kolaborasi dengan Kojima Productions tidak hanya menghadirkan laptop gaming terbaik, tetapi juga instrumen bertenaga bagi kreator untuk mewujudkan visi mereka tanpa batasan memori maupun daya komputasi. ASUS memastikan bahwa setiap inci dari perangkat ini mencerminkan detail seni tinggi dengan tema eksklusif yang terintegrasi ke dalam sistemnya.

    Sebagai tablet gaming paling powerful di dunia saat ini, ROG Flow Z13-KJP ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ AI Max+ 395. Dapur pacu ini dikombinasikan dengan grafis AMD Radeon™ 8060S serta NPU 50 TOPS untuk kinerja kecerdasan buatan yang optimal.

    Salah satu keunggulan utamanya adalah kapasitas RAM 128GB dengan teknologi Unified Quad Channel Memory. Fitur ini memungkinkan alokasi VRAM hingga 96GB, angka yang melampaui rata-rata komputer desktop profesional.

    Content image for article: ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

    Baca Juga:

    Spesifikasi Monster untuk AI dan Gaming

    Keunggulan spesifikasi tersebut memungkinkan ROG Flow Z13-KJP menjalankan model bahasa besar (LLM) hingga 70B secara lokal tanpa perlu bergantung pada cloud. Bagi para gamers, kemampuan ini menjamin kelancaran memainkan judul gim AAA dengan pengaturan grafis tertinggi atau “rata kanan”.

    Fleksibilitas bentuk 2-in-1 juga memungkinkannya bertransformasi menjadi konsol portabel, tablet kreatif bagi desainer, hingga workstation ringkas saat terhubung dengan periferal tambahan.

    Layar yang diusung adalah ROG Nebula Display berukuran 13 inci dengan resolusi 2.5K (2560 x 1600). Panel ini memiliki refresh rate 180Hz, waktu respons 3ms, serta akurasi warna 100% DCI-P3 yang telah tervalidasi PANTONE.

    Tingkat kecerahan mencapai 500 nits memastikan visual tetap tajam meski digunakan di berbagai kondisi pencahayaan. Konsistensi ASUS dalam menghadirkan teknologi layar terdepan ini sejalan dengan berbagai inovasi yang pernah ditampilkan pada pameran ASUS sebelumnya di Indonesia.

    Bundling Eksklusif Death Stranding 2

    Daya tarik utama bagi para penggemar Hideo Kojima adalah paket penjualan yang menyertakan gim terbaru, Death Stranding 2: On The Beach. Pembeli akan mendapatkan kode digital gim tersebut yang dapat diklaim melalui aplikasi Armoury Crate saat rilis resmi pada 19 Maret mendatang.

    Selain itu, paket pembelian juga mencakup aksesori eksklusif seperti briefcase khusus, adaptor edisi spesial, set stiker, flight tag KJP, serta sampul paspor edisi ulang tahun ke-20 ROG.

    Content image for article: ASUS ROG Flow Z13-KJP Rilis di Indonesia, Cuma 50 Unit!

    Sesi pemesanan atau pre-order telah dibuka mulai 24 Februari 2026 hingga 4 Maret 2026. Konsumen dapat melakukan pemesanan melalui ASUS Online Store serta jaringan ROG Exclusive Store dan ASUS Exclusive Store tertentu di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, hingga Medan dan Makassar. Pengiriman unit beserta bonus eksklusif dijadwalkan mulai dilakukan pada 7 Maret 2026.

    Untuk memberikan pengalaman langsung kepada publik, ASUS menggelar eksibisi bertajuk “Tech x Art Limited Showcase” di Dia.lo.gue Art Space, Kemang, Jakarta Selatan.

    Pameran ini berlangsung mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2026. Pengunjung dapat melihat langsung detail desain ROG Flow Z13-KJP yang tidak dipajang di toko ritel biasa, sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah menarik seperti ROG Xbox Ally. (Icha)

  • ASUS Gelar APAC Partner Summit 2026, Targetkan 30 Persen Pangsa Pasar

    ASUS Gelar APAC Partner Summit 2026, Targetkan 30 Persen Pangsa Pasar

    Telko.id – ASUS secara resmi telah menyelenggarakan Consumer Business Asia-Pacific (APAC) Partner Summit 2026 di Sydney, Australia, pada 2 Februari 2026.

    Acara yang mengusung tema besar “EVOLVE” ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat sinergi dengan lebih dari 215 mitra premium serta mitra ekosistem utama seperti Intel dan Microsoft.

    Pertemuan ini bertujuan untuk membahas peta jalan pertumbuhan regional serta mengukuhkan kepemimpinan teknologi ASUS di kawasan Asia-Pasifik untuk tahun-tahun mendatang.

    Dalam kesempatan tersebut, ASUS memaparkan visi dan prioritas strategisnya untuk tahun 2026 dengan penekanan pada strategi omnichannel dan kolaborasi erat dengan para mitra.

    Perusahaan menetapkan target ambisius untuk mencapai 30% pangsa pasar di kategori Consumer Notebook di seluruh wilayah Asia-Pasifik. Target ini akan didukung oleh percepatan inovasi, fokus pada portofolio produk unggulan, serta eksekusi strategi go-to-market yang lebih terintegrasi di berbagai negara.

    Peter Chang, General Manager, APAC Consumer Business ASUS, menyatakan bahwa tema “EVOLVE” mencerminkan langkah strategis perusahaan menuju kolaborasi yang lebih dalam.

    Menurutnya, di tengah dinamika pasar yang terus berubah, ASUS bersama para mitra berkomitmen untuk menyelaraskan transformasi digital dengan strategi omnichannel yang kuat.

    Pendekatan ini dirancang agar perusahaan dapat merespons perubahan pasar secara proaktif sekaligus menciptakan ekosistem yang memberikan nilai nyata bagi pelanggan serta mendukung ketahanan bisnis jangka panjang.

    Melalui APAC Summit 2026, ASUS menggarisbawahi empat pilar utama dalam menghadapi lanskap pasar tahun 2026. Pilar pertama adalah Excellence, yang berfokus pada integrasi mulus antara kanal online dan offline.

    Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan serta memperkuat keterlibatan dan loyalitas terhadap merek. ASUS menyadari bahwa di era modern, konsumen menginginkan fleksibilitas dalam berbelanja, sehingga sinkronisasi antar kanal menjadi sangat krusial.

    Penguatan ekosistem ini serupa dengan pentingnya membangun Infrastruktur Digital yang solid untuk mendukung konektivitas regional.

    Transformasi Digital dan Inovasi AI PC

    Pilar kedua yang ditekankan adalah Transformasi Digital. ASUS berkomitmen untuk membekali para mitra dengan berbagai tools dan sumber daya terkini guna mendorong efisiensi dan fleksibilitas di tengah pasar yang terus berkembang.

    Dengan dukungan teknologi terbaru, para mitra diharapkan dapat lebih adaptif dalam menghadapi tantangan operasional.

    Hal ini sejalan dengan tren global di mana banyak perusahaan mulai melakukan Kemitraan Strategis guna mempercepat adopsi teknologi cerdas di berbagai sektor.

    Selanjutnya, ASUS memberikan perhatian khusus pada peran Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan pengalaman pengguna. Meskipun adopsi AI PC masih berada pada tahap awal, ASUS menegaskan bahwa nilai utama AI bukan hanya pada kecanggihan teknologinya, melainkan pada bagaimana inovasi tersebut memberikan pengalaman yang intuitif dan relevan bagi pengguna.

    Fokus pada pendekatan yang berpusat pada pengguna (user-centric) menjadi kunci agar teknologi AI benar-benar memberikan manfaat nyata dalam kegiatan belajar, bekerja, dan beraktivitas sehari-hari.

    Dalam menghadapi potensi tantangan pasar di tahun 2026, seperti kenaikan harga komponen dan keterbatasan pasokan, ASUS telah menyiapkan strategi mitigasi yang matang.

    Perusahaan akan bekerja sama secara intensif dengan mitra untuk menghadirkan solusi yang adaptif di berbagai segmen dan rentang harga.

    Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa konsumen tetap memiliki akses terhadap perangkat teknologi berkualitas meskipun kondisi ekonomi global sedang fluktuatif.

    Keamanan dan integritas data juga tetap menjadi perhatian, sebagaimana upaya industri dalam Jaga Data pribadi pelanggan demi menjaga kepercayaan pasar.

    Strategi Produk dan Dominasi Pasar Indonesia

    ASUS juga memperkenalkan strategi merek dan produk yang lebih terfokus untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Lini produk Lifestyle yang mencakup seri Zenbook, ProArt, dan Vivobook S ditegaskan sebagai pendorong utama pertumbuhan.

    Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan para antusias teknologi dan pemain kompetitif, lini gaming tetap diperkuat melalui produk-produk unggulan seperti ROG Zephyrus, Strix Scar, dan seri TUF. Strategi ini juga mencakup pengembangan peta jalan hybrid AI dan asisten virtual yang lebih cerdas untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen.

    Di Indonesia sendiri, ASUS terus mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar laptop konsumen selama lebih dari satu dekade berturut-turut. Pada tahun 2025, ASUS berhasil menguasai lebih dari 30% pangsa pasar laptop di tanah air.

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan inovasi seperti laptop ultra-ringkas dengan bezel tipis, perangkat layar ganda, hingga laptop berperforma tinggi untuk kreator konten dan gamer.

    Sektor gaming menjadi salah satu kekuatan utama ASUS di Indonesia. Sebagai brand gaming nomor satu dengan ekosistem terbesar selama sepuluh tahun terakhir, ASUS mencatat pencapaian signifikan melalui lini ROG.

    Berdasarkan data internal, jumlah total aktivasi laptop gaming ASUS ROG yang berbasis NVIDIA® GeForce RTX™ 50 series telah mencapai lebih dari 50% di pasar Indonesia. Angka ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari para gamer lokal terhadap inovasi terbaru yang ditawarkan oleh ASUS ROG.

    Sebagai perusahaan multinasional yang memiliki lebih dari 16.000 karyawan di seluruh dunia, termasuk 5.000 profesional di bidang riset dan pengembangan (R&D), ASUS terus membuktikan komitmennya terhadap kualitas.

    Sejak tahun 2001, ASUS telah menerima lebih dari 72.192 penghargaan dari berbagai organisasi teknologi dan media IT ternama di dunia.

    Dengan visi menjadi perusahaan teknologi paling inovatif, ASUS terus berupaya menghadirkan perangkat cerdas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, sekaligus memperkuat ketahanan bisnis melalui kemitraan yang kolaboratif dan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik. (Icha)

  • ASUS Buka Pre-order Laptop AI Zenbook Terbaru, Bonus Corkcicle

    ASUS Buka Pre-order Laptop AI Zenbook Terbaru, Bonus Corkcicle

    Telko.id – ASUS secara resmi membuka masa pre-order untuk lini laptop AI ASUS terbaru, yakni Zenbook S16 OLED dan Zenbook 14 OLED.

    Ini mengukuhkan posisi sebagai “the first AI mover”, perusahaan menghadirkan perangkat dengan Neural Processing Unit (NPU) yang mampu mencapai performa hingga 50 TOPS untuk pengalaman komputasi cerdas yang lebih responsif.

    Peluncuran ini menandai pergeseran paradigma dalam lini Zenbook, di mana kekuatan kecerdasan buatan kini terintegrasi mendalam dengan desain premium.

    Zenbook S16 OLED hadir sebagai laptop tipis bertenaga AI dengan material ceraluminum, sementara Zenbook 14 OLED menawarkan mobilitas tinggi dengan daya tahan baterai yang diklaim mampu bertahan seharian penuh.

    Bagi konsumen yang ingin menjadi pengguna awal teknologi ini, ASUS menawarkan insentif menarik melalui program Exclusive Pre-order Next-Gen AI Zenbook.

    Sebanyak 20 pembeli pertama yang melakukan pemesanan selama periode ini berhak mendapatkan bonus langsung berupa Corkcicle Canteen 16oz berwarna Powder Blue tanpa melalui mekanisme pengundian.

    Material Ceraluminum pada Zenbook S16 OLED

    ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA) dirancang untuk mengubah persepsi mengenai laptop berukuran 16 inci. Perangkat ini memiliki ketebalan hanya 1,1 cm dengan bobot 1,5 kg, sebuah pencapaian teknis yang signifikan untuk form factor layar besar.

    Kunci dari desain tipis namun tangguh ini terletak pada penggunaan material premium Ceraluminum, sebuah inovasi yang memadukan keindahan keramik dengan ketahanan aluminium.

    Sektor visual menjadi nilai jual utama varian ini. ASUS menyematkan layar Zenbook S16 OLED berukuran 16 inci dengan resolusi 3K (2880 x 1800).

    Panel sentuh ini menggunakan teknologi ASUS Lumina Pro OLED yang mampu menghasilkan tingkat kecerahan hingga 1.100 nits, menjadikannya sangat andal untuk penggunaan di berbagai kondisi pencahayaan.

    Akurasi warna yang tinggi dipadukan dengan refresh rate 120Hz memberikan pengalaman visual yang mulus, baik untuk kreasi konten maupun hiburan.

    Content image for article: ASUS Buka Pre-order Laptop AI Zenbook Terbaru, Bonus Corkcicle Menanti

    Di balik desainnya yang estetik, laptop ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ AI 9 465. Chipset ini memiliki konfigurasi 10 core dan 20 threads dengan kecepatan clock hingga 5.0GHz.

    Dukungan RAM sebesar 32GB LPDDR5X on board dan penyimpanan 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 SSD memastikan multitasking berjalan tanpa hambatan. Sistem audio juga mendapat perhatian khusus dengan kehadiran 6 speaker bertenaga yang menciptakan ruang suara imersif.

    Mobilitas Ekstrem Zenbook 14 OLED

    Sementara itu, ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) hadir untuk menjawab kebutuhan pengguna dengan mobilitas tinggi. Laptop ini memiliki bobot ultra ringan, hanya 1,2 kg, namun tetap membawa spesifikasi yang bertenaga.

    Salah satu fitur unggulannya adalah kapasitas baterai 75Wh yang diklaim mampu bertahan lebih dari 20 jam penggunaan, membebaskan pengguna dari ketergantungan pada stop kontak saat bekerja di luar ruangan.

    Meskipun memiliki profil yang ringkas, performa AI tetap menjadi prioritas. Laptop ini dibekali prosesor AMD Ryzen™ AI 7 445 yang memiliki 6 core dan 12 threads, serta didukung oleh AMD XDNA™ NPU hingga 50 TOPS.

    Hal ini membuktikan bahwa ukuran kompak tidak membatasi kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan yang canggih.

    Layar pada Zenbook 14 OLED menggunakan panel ASUS Lumina OLED beresolusi WUXGA (1920 x 1200) dengan refresh rate 60Hz. Dengan tingkat kecerahan 400 nits dan sertifikasi VESA Display HDR True Black 600, layar ini tetap menyajikan kualitas visual yang tajam dan warna hitam yang pekat.

    Mekanisme Pre-order dan Harga

    ASUS menerapkan mekanisme “bundle mechanics” yang pasti untuk program pre-order kali ini. Berbeda dengan sistem undian, bonus Corkcicle Canteen diberikan secara langsung kepada pembeli yang memenuhi syarat.

    Mekanismenya sederhana: konsumen cukup memilih produk di ASUS eShop, melakukan check-out, dan jika masih termasuk dalam kuota 20 pembeli pertama, bonus akan otomatis masuk ke dalam pesanan.

    Berikut adalah detail harga untuk kedua varian laptop AI terbaru ASUS:

    • ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Rp 32.999.000 (Warna Antrim Gray, AMD Ryzen™ AI 9, 32GB RAM, 1TB SSD).
    • ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Rp 19.599.000 (Warna Jade Black, AMD Ryzen™ AI 7, 16GB RAM, 1TB SSD).

    Pembelian melalui ASUS Online Store (eShop) juga menawarkan berbagai keuntungan tambahan. Konsumen dapat menikmati fasilitas cicilan 0% tanpa bunga, jaminan keaslian produk 100% (Original Product Guarantee), serta layanan pengiriman gratis ke seluruh wilayah Indonesia.

    Untuk perlindungan pasca pembelian, ASUS menyertakan 3 Tahun Garansi Internasional dan 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty.

    Dominasi Pasar dan Inovasi Berkelanjutan

    Peluncuran lini Zenbook terbaru ini mempertegas posisi ASUS di pasar teknologi Indonesia. Berdasarkan data perusahaan, pada tahun 2025 ASUS kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar laptop di tanah air dengan penguasaan pasar lebih dari 30%.

    Prestasi ini menandai dominasi ASUS sebagai pemimpin pasar laptop consumer di Indonesia selama lebih dari satu dekade berturut-turut.

    Selain segmen consumer, ASUS juga mencatat pencapaian signifikan di industri gaming. Brand ASUS ROG telah menjadi pilihan utama gamers Indonesia dengan ekosistem terbesar selama sepuluh tahun terakhir.

    Data aktivasi menunjukkan bahwa laptop gaming ASUS ROG berbasis NVIDIA® GeForce RTX™ 50 series mendominasi lebih dari 50% total pasar di Indonesia, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap inovasi terbaru perusahaan.

    Komitmen terhadap kualitas juga terlihat dari rekam jejak penghargaan yang diterima. Sejak tahun 2001, ASUS telah memenangkan lebih dari 72.192 penghargaan dari berbagai organisasi teknologi dan media IT global.

    Inovasi seperti laptop layar ganda, bezel tipis, hingga perangkat khusus kreator menjadi bukti dedikasi perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang relevan bagi pengguna.

    Bagi konsumen yang berminat memiliki unit Next-Gen AI Zenbook ini, pemesanan dapat dilakukan segera melalui tautan resmi ASUS eShop untuk mengamankan unit dan bonus eksklusif yang tersedia dalam jumlah terbatas. (Icha)

  • Asus Resmi Keluar dari Pasar Smartphone, Bagaimana Nasib Pengguna nya?

    Asus Resmi Keluar dari Pasar Smartphone, Bagaimana Nasib Pengguna nya?

    Telko.id – Kabar mengejutkan mengguncang industri teknologi global pekan ini. Berdasarkan laporan terkini, telah dikonfirmasi bahwa Asus keluar pasar smartphone secara permanen.

    Langkah strategis ini menandakan akhir dari perjalanan panjang perusahaan asal Taiwan tersebut dalam memproduksi perangkat seluler, sekaligus menutup babak sejarah bagi lini produk ikonik mereka seperti Zenfone dan ROG Phone yang selama ini memiliki basis penggemar setia.

    Keputusan besar ini diambil sebagai bagian dari restrukturisasi internal perusahaan yang signifikan. Laporan menyebutkan bahwa divisi mobile Asus akan dibubarkan dan operasionalnya dihentikan.

    Karyawan yang sebelumnya bekerja di unit bisnis smartphone tidak akan mengalami pemutusan hubungan kerja massal, melainkan akan dialihkan ke divisi lain yang lebih menguntungkan, seperti tim pengembangan PC dan laptop, serta divisi AIoT (Artificial Intelligence of Things).

    Langkah ini dinilai sebagai upaya efisiensi untuk memfokuskan sumber daya pada sektor yang menjadi kekuatan utama perusahaan.

    Penghentian produksi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai kelanjutan dukungan bagi perangkat yang sudah beredar di pasaran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian teknis mengenai sampai kapan layanan purna jual dan pembaruan perangkat lunak akan tetap tersedia bagi pengguna setia Asus.

    Kabar ini menjadi pukulan berat bagi komunitas teknologi, terutama mengingat inovasi yang baru saja dihadirkan lewat Zenfone 11 Ultra beberapa waktu lalu.

    Industri smartphone memang dikenal memiliki tingkat persaingan yang sangat brutal. Pemain-pemain besar terus mendominasi pangsa pasar, menyisakan ruang yang sangat sempit bagi pemain niche.

    Kondisi ini sejalan dengan analisis pasar yang kerap menyebutkan betapa sulitnya mempertahankan profitabilitas di sektor ini. Situasi yang dialami Asus ini seolah memvalidasi prediksi IDC mengenai tantangan berat yang dihadapi merek-merek non-dominan dalam mempertahankan eksistensinya di tengah gempuran raksasa teknologi global.

    Restrukturisasi dan Penggabungan Divisi

    Informasi yang beredar menegaskan bahwa penutupan divisi smartphone ini bukanlah akhir dari inovasi Asus secara keseluruhan, melainkan sebuah pengalihan fokus.

    Karyawan dari divisi Zenfone dan ROG Phone kabarnya akan diintegrasikan ke dalam tim pengembangan produk lain.

    Strategi penggabungan talenta ini diharapkan dapat memperkuat lini produk laptop gaming dan bisnis komersial Asus yang selama ini memang menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan.

    Langkah ini dinilai logis oleh para pengamat industri. Mengembangkan smartphone membutuhkan biaya riset dan pemasaran yang masif.

    Dengan mengalihkan sumber daya manusia yang berpengalaman dalam teknologi mobile ke divisi lain, Asus dapat mempercepat integrasi fitur-fitur mobilitas ke dalam ekosistem PC mereka.

    Namun, bagi konsumen yang menantikan kehadiran ponsel gaming generasi berikutnya, ini adalah berita buruk. Absennya ROG Phone di masa depan akan meninggalkan celah besar di segmen mobile gaming, yang mungkin akan segera diisi oleh kompetitor lain dengan menawarkan HP Lipat Gaming atau perangkat khusus lainnya.

    Sejarah mencatat bahwa Asus selalu berusaha menghadirkan sesuatu yang berbeda. Mulai dari desain kamera lipat pada seri Zenfone lawas hingga layar sekunder pada seri ROG, mereka tidak pernah takut bereksperimen.

    Kehadiran mereka di berbagai pameran teknologi, seperti saat Event Asus di Jakarta Fair, selalu menarik perhatian pengunjung dengan jajaran produk yang inovatif.

    Hilangnya brand ini dari rak-rak toko smartphone akan mengurangi variasi pilihan bagi konsumen yang mencari alternatif di luar ekosistem mainstream.

    Dampak Bagi Ekosistem Android

    Kepergian Asus dari pasar smartphone menambah daftar panjang produsen yang menyerah pada kerasnya persaingan industri seluler.

    Sebelumnya, nama-nama besar seperti LG dan HTC juga telah lebih dulu mengambil langkah serupa atau mengurangi skala operasional mereka secara drastis.

    Hal ini menunjukkan bahwa memiliki produk yang bagus saja tidak cukup untuk bertahan. Diperlukan ekosistem yang kuat, strategi harga yang tepat, dan loyalitas merek yang tinggi untuk bisa selamat.

    Bagi ekosistem Android, hilangnya seri Zenfone berarti hilangnya salah satu dari sedikit opsi smartphone berukuran ringkas (compact) dengan spesifikasi flagship.

    Selama beberapa tahun terakhir, Zenfone dipuji sebagai raja ponsel mungil Android. Tanpa Asus, konsumen yang menginginkan ponsel kecil bertenaga tinggi mungkin harus beralih ke model dasar dari Samsung atau menunggu inovasi dari brand lain.

    Selain itu, persaingan di sektor software juga akan berubah. Asus dikenal dengan antarmuka ZenUI yang bersih dan mendekati stock Android. Para pengguna yang menyukai pengalaman software yang ringan kini memiliki opsi yang semakin terbatas.

    Sementara itu, kompetitor terus berinovasi dengan antarmuka mereka sendiri, seperti Samsung yang terus menyempurnakan One UI, meskipun terkadang mengalami kendala jadwal rilis seperti pada kasus Update Samsung terbaru.

    Keputusan Asus keluar pasar smartphone ini menjadi pengingat bahwa industri teknologi bergerak sangat dinamis. Produk yang hari ini populer bisa saja hilang esok hari akibat perubahan strategi korporasi.

    Bagi pemilik perangkat Asus saat ini, disarankan untuk memantau pengumuman resmi terkait kebijakan garansi dan ketersediaan suku cadang di masa mendatang.

    Meskipun divisi mobile ditutup, tanggung jawab layanan purna jual biasanya tetap berjalan selama periode tertentu sesuai regulasi yang berlaku di masing-masing negara. (Icha)

  • ASUS Tingkatkan Standar Layanan: Garansi 3 Tahun dan Uji Militer

    ASUS Tingkatkan Standar Layanan: Garansi 3 Tahun dan Uji Militer

    Telko.id – ASUS Indonesia secara resmi mengumumkan peningkatan standar layanan purna jual bertajuk “Number 1 Quality of Service” yang mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

    Langkah strategis ini mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman pengguna terbaik melalui tiga pilar utama, yakni durabilitas produk dengan uji standar militer ekstrem, perlindungan garansi komprehensif, serta jangkauan layanan servis terluas di seluruh pelosok negeri untuk semua model laptop dengan OPI 2024.

    Pembaruan layanan ini menjadi tonggak penting bagi ASUS yang telah memegang predikat pemimpin pasar laptop di Indonesia sejak tahun 2013.

    Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, menegaskan bahwa bagi ASUS, pengalaman pelanggan setelah membeli produk sama krusialnya dengan kualitas perangkat itu sendiri. Melalui peningkatan ini, perusahaan ingin memastikan pengguna merasa lebih aman dan percaya diri dalam memilih perangkat untuk menunjang produktivitas harian.

    Sebagai pemimpin pasar yang konsisten mengejar Target Penjualan tinggi di Indonesia, ASUS tidak hanya berfokus pada volume unit, tetapi juga ketahanan jangka panjang.

    Seluruh lini laptop ASUS kini telah mengantongi sertifikasi uji standar militer AS, MIL-STD 810H. Sertifikasi ini melibatkan hingga 26 prosedur pengujian ekstrem untuk menjamin perangkat tetap beroperasi normal meski berada di lingkungan yang menantang.

    Salah satu prosedur krusial yang diterapkan adalah Tes Guncangan (Shock Test). Dalam pengujian ini, laptop didesain untuk menoleransi benturan mendadak hingga 40G, yang setara dengan dampak kecelakaan atau benturan keras.

    Unit juga melewati uji jatuh sebanyak 18 kali dari ketinggian 80 cm guna memastikan integritas komponen internal tetap terjaga dan aman dari kerusakan fisik yang fatal.

    Selain guncangan, ASUS juga menerapkan Tes Getaran (Vibration Test) dengan mensimulasikan getaran konstan pada frekuensi 5-500Hz dan intensitas hingga 1.08G selama 60 menit.

    Prosedur ini sangat penting untuk memastikan integritas struktural jangka panjang, mencegah baut menjadi kendur, atau konektor internal terlepas akibat guncangan terus-menerus saat perangkat dibawa dalam perjalanan transportasi.

    Content image for article: ASUS Tingkatkan Standar Layanan: Garansi 3 Tahun dan Uji Militer

    Ketahanan terhadap suhu ekstrem juga menjadi fokus utama dalam Keunggulan Produk terbaru ASUS. Melalui Tes Suhu Tinggi, perangkat diuji dalam penyimpanan panas hingga 71°C untuk memastikan material sasis tidak melengkung dan komponen kritis seperti baterai tetap aman meski tertinggal di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari.

    Sebaliknya, pada Tes Suhu Rendah, unit diuji pada suhu -25°C hingga -33°C selama tujuh hari. Khusus model dengan layar ASUS Lumina OLED, pengujian ini membuktikan layar tetap responsif tanpa efek ‘ghosting’ yang biasa terjadi pada LCD konvensional di suhu dingin.

    Tidak ketinggalan, Tes Ketinggian (Altitude Test) dilakukan dengan mensimulasikan tekanan udara rendah hingga 572 hPa, setara dengan ketinggian 15.000 kaki.

    Validasi ini menjamin sistem pendingin tetap bekerja efisien dan komponen elektronik beroperasi normal tanpa kegagalan akibat perubahan tekanan udara drastis, memberikan ketenangan bagi pengguna yang sering bepergian menggunakan pesawat terbang.

    Upgrade Garansi dan Perlindungan Menyeluruh

    Memasuki tahun 2026, ASUS merombak skema perlindungannya menjadi jauh lebih komprehensif. Setiap pembelian laptop kini dilengkapi dengan jaminan garansi internasional serta Accidental Damage Protection (ADP), atau yang dikenal sebagai ASUS VIP Perfect Warranty.

    ADP merupakan asuransi perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian pengguna, seperti tumpahan air atau layar pecah, dengan biaya perbaikan gratis.

    Peningkatan signifikan terlihat pada lini premium seperti Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, dan ProArt. Pengguna kini mendapatkan 3 Tahun Garansi Internasional dan 3 Tahun ADP, meningkat dari sebelumnya yang hanya 1 tahun ADP.

    Sementara itu, untuk kategori Laptop Gaming seperti ROG, TUF Gaming, dan ASUS Gaming, serta seri Vivobook Classic/Go, pengguna berhak atas 2 Tahun Garansi Internasional dan 2 Tahun ADP.

    Content image for article: ASUS Tingkatkan Standar Layanan: Garansi 3 Tahun dan Uji Militer

    Bagi pengguna desktop, ASUS menghadirkan solusi praktis melalui layanan On-Site Service. Pemilik ROG Desktop akan mendapatkan 3 Tahun On-Site Service lokal ditambah 1 Tahun ADP, sedangkan pengguna TUF Desktop dan All-in-One (AiO) mendapatkan 2 Tahun On-Site Service lokal serta 1 Tahun ADP.

    Teknisi ASUS akan datang langsung ke lokasi pengguna untuk melakukan perbaikan, sehingga pelanggan tidak perlu repot membawa perangkat berat ke pusat servis.

    Selain perangkat komputasi utama, aksesoris ASUS (kecuali backpack) kini juga dilindungi oleh garansi 1 tahun dengan skema penggantian 100% untuk kendala fungsional, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Hal ini melengkapi ekosistem perlindungan yang ditawarkan ASUS kepada konsumen setianya.

    Layanan Premium dan Jaringan Terluas

    Guna memberikan nilai tambah bagi pengguna seri high-end seperti ROG, Zenbook, dan ProArt, ASUS memperkenalkan Layanan Premium Eksklusif & Priority Handling.

    Fasilitas ini mencakup dukungan pengiriman dua arah yang ditanggung sepenuhnya oleh ASUS untuk area yang memenuhi syarat, serta layanan “Laptop Spa” yang menawarkan perawatan pembersihan profesional di ASUS Service Center agar perangkat tetap dalam kondisi prima.

    Pengguna kategori premium juga mendapatkan akses FastLane Priority Handling, yang memberikan prioritas antrian untuk diagnosis dan perbaikan yang lebih cepat.

    Layanan ini dirancang untuk meminimalisir waktu tunggu (downtime) bagi para profesional dan kreator konten yang sangat bergantung pada kinerja laptop mereka.

    Kenyamanan ini didukung oleh infrastruktur layanan purna jual yang masif. Saat ini, ASUS memiliki 141 titik pusat layanan (service center) yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

    Jaringan luas ini memastikan pengguna di luar kota besar tetap memiliki akses mudah ke layanan resmi. Ditambah lagi, cakupan International Warranty kini telah menjangkau 113 negara, memungkinkan klaim garansi dilakukan saat pengguna bepergian ke luar negeri, selama terdapat cabang resmi ASUS di negara tujuan.

    Dengan integrasi standar militer yang ketat, perlindungan garansi yang diperpanjang, serta jaringan servis yang mendunia, ASUS menetapkan standar baru dalam industri laptop di Indonesia.

    Inisiatif ini tidak hanya memperkuat posisi ASUS sebagai pemimpin pasar, tetapi juga memberikan jaminan ketenangan total bagi jutaan penggunanya. (icha)

  • ASUS Perkenalkan Inovasi AI di CES 2026, Fokus Tiga Skenario Utama

    ASUS Perkenalkan Inovasi AI di CES 2026, Fokus Tiga Skenario Utama

    Telko.id – ASUS secara resmi memperkenalkan rangkaian inovasi kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru dalam peluncuran virtual bertajuk “Always Incredible” menjelang ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026.

    Dalam pengumuman tersebut, ASUS menyoroti berbagai teknologi cerdas yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, membuka potensi kreativitas, dan menyempurnakan aktivitas sehari-hari pengguna.

    Berlandaskan visi “Ubiquitous AI. Incredible Possibilities,” perusahaan menunjukkan bagaimana AI diterapkan secara menyeluruh di berbagai lini, mulai dari public dan private cloud, connected edge, hingga personal client.

    Strategi AI ASUS mencakup tujuh skenario utama, namun pada CES 2026, fokus diberikan pada tiga area yang dinilai paling relevan bagi pengguna umum: Workspace AI, Creator AI, dan Everyday AI.

    “Nilai sejati AI terletak pada kemampuannya untuk menyederhanakan pekerjaan, menginspirasi kreativitas, dan meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari,” ujar Samson Hu, Co-CEO ASUS, dalam pernyataan resminya.

    “Di CES 2026, kami menunjukkan bagaimana arsitektur strategis yang komprehensif milik ASUS memimpin revolusi AI dengan menghadirkan pengalaman AI end-to-end yang benar-benar Always Incredible.”

    ASUS juga memberikan gambaran mengenai ekosistem produk AI yang terus berkembang, mencakup PC desktop berperforma tinggi, laptop portabel berdesain ramping, hingga perangkat AI ringkas untuk mobilitas tinggi.

    Seluruh inovasi ini dibangun di atas arsitektur strategis AI yang terintegrasi, memperluas keunggulan kompetitif ASUS di berbagai solusi.

    Creator AI: Perpaduan Kreativitas dan Kekuatan AI

    Melalui skenario Creator AI, ASUS memadukan perangkat keras berperforma tinggi dengan aplikasi AI eksklusif seperti StoryCube, MuseTree, dan Creator Hub.

    Rangkaian produk ProArt dirancang untuk kebutuhan editing berat hingga pembuatan konten secara mobile, mengombinasikan kecepatan, kecerdasan, dan fleksibilitas.

    Content image for article: ASUS Perkenalkan Inovasi AI Menyeluruh di CES 2026, Fokus pada Tiga Skenario Utama

    ASUS memperkenalkan Zenbook DUO terbaru yang menghadirkan definisi baru untuk alur kerja dua layar. Laptop ini dibekali dua layar 14 inci ASUS Lumina Pro OLED dengan engsel inovatif yang mengurangi jarak antar layar hingga 70%.

    Ditenagai prosesor hingga Intel® Core™ Ultra X9 Series 3 dengan NPU hingga 50 TOPS, Zenbook DUO menawarkan performa grafis setara discrete GPU dalam format portabel.

    Kolaborasi dengan GoPro melahirkan ProArt GoPro Edition (HN7306), perangkat portabel all-in-one untuk kreator mobile. Laptop convertible 13 inci ini ditenagai prosesor AMD Ryzen™ AI Max+ 395 serta memori unified hingga 128GB.

    Keunggulan utamanya adalah GoPro Hotkey khusus untuk akses instan ke GoPro Cloud dan GoPro Player, serta aplikasi StoryCube untuk pengelolaan file media yang terstruktur.

    Untuk kreator yang mengutamakan mobilitas ekstrem, ASUS meluncurkan ProArt PZ14 (HT7407), tablet kreator paling bertenaga yang pernah dihadirkan. Perangkat ini menggunakan prosesor Snapdragon® X2 Elite 18-core dengan kapabilitas AI processing hingga 80 TOPS dan menawarkan Copilot+ PC Experiences.

    Dengan bobot hanya 0,79 kg dan ketebalan 9 mm, tablet ini telah lolos uji ketahanan MIL-STD-810H. Inovasi dalam lini kreator ini semakin mengukuhkan posisi ASUS sebagai pemain kunci, seperti yang juga terlihat pada peluncuran ASUS ProArt P16 sebelumnya.

    Everyday AI: Kehidupan Sehari-hari yang Lebih Cerdas

    Skenario Everyday AI diwujudkan melalui perangkat berbasis AI yang intuitif dan responsif, dirancang untuk terintegrasi dengan aktivitas harian. ASUS Zenbook A14 (UX3407) menjadi salah satu perwujudannya, dengan bobot di bawah 1 kg dan material Ceraluminum.

    Laptop ini ditenagai prosesor Snapdragon® X2 Elite 18-core dengan NPU 80 TOPS, mendukung multitasking berbasis AI serta Copilot+ PC Experiences, dengan daya tahan baterai hingga 35 jam.

    Untuk pengguna yang membutuhkan layar lebih besar tanpa mengorbankan portabilitas, hadir ASUS Zenbook A16.

    Dengan bobot 1,2 kg dan layar 16 inci OLED 3K, laptop ini menggunakan prosesor Snapdragon® X2 Elite Extreme 18-core dengan NPU 80 TOPS, diklaim sebagai laptop Snapdragon tercepat dan paling bertenaga saat ini. Material Ceraluminum dan teknologi Smudge-Free diterapkan untuk ketahanan dan kebersihan tampilan.

    ASUS juga memperkenalkan all-in-one Copilot+ PC pertama di dunia, ASUS V400 AiO (VM441QA), yang ditenagai Snapdragon® X. Perangkat dengan layar 24 inci ini menawarkan performa senyap untuk multitasking dan fitur Copilot AI dengan akselerasi on-device hingga 45 TOPS.

    Untuk pasar desktop rumahan, lini ASUS V Series Home Desktop terbaru menghadirkan desain yang menyatu dengan estetika interior modern, didukung prosesor Intel® atau AMD Ryzen™ terbaru, termasuk Ryzen™ AI 7 dengan NPU lebih dari 50 TOPS.

    Kehadiran berbagai laptop AI dengan NPU berperforma tinggi ini sejalan dengan tren pasar yang sedang berkembang. ASUS sendiri disebutkan telah menguasai 60% pasar Copilot+ PC di Indonesia dengan laptop AI 45+ TOPS, menunjukkan adopsi teknologi ini yang semakin meluas.

    Pertumbuhan ekosistem AI on-device ini juga didukung oleh perkembangan infrastruktur pendukung, seperti proyeksi pasar chipset global 5G yang akan mencapai $21,99 miliar pada tahun 2026.

    Peluncuran inovasi AI menyeluruh oleh ASUS di CES 2026 ini menandai babak baru di mana kecerdasan buatan tidak lagi menjadi fitur tambahan, melainkan fondasi utama dalam mendesain pengalaman pengguna.

    Dengan fokus pada peningkatan produktivitas, kreativitas, dan kenyamanan hidup sehari-hari, ASUS berupaya menjadikan teknologi AI lebih mudah diakses dan bermanfaat secara konkret bagi pengguna di berbagai segmen. (Icha)

  • ASUS ROG Xbox Ally Hadir, Standar Baru Handheld Gaming PC

    ASUS ROG Xbox Ally Hadir, Standar Baru Handheld Gaming PC

    Telko.id – ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi meluncurkan seri handheld gaming terbaru, ROG Xbox Ally, di Indonesia pada 23 Oktober 2025.

    Dikembangkan bersama tim Xbox, dua model terbaru ini menghadirkan desain ergonomis yang lebih baik dan pengalaman perangkat lunak Xbox Full Screen yang terintegrasi penuh, menetapkan standar baru untuk perangkat gaming portabel.

    Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, menegaskan bahwa kemitraan dengan Microsoft memungkinkan terciptanya perangkat baru yang memadukan kekuatan ROG dan ekosistem Xbox.

    “Kami ingin membawa handheld gaming PC ASUS ke level berikutnya, dan kami tahu kami tidak bisa melakukannya sendirian,” ujarnya.

    Kemitraan revolusioner ini menjawab kebutuhan gamers Indonesia akan perangkat portabel yang powerful dan nyaman.

    ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X hadir dengan pengalaman Xbox Full Screen yang menyatukan dunia gaming Xbox dan Windows PC dalam satu antarmuka yang dioptimalkan khusus untuk handheld.

    Begitu perangkat dinyalakan, pengguna langsung memasuki tampilan penuh Xbox yang sepenuhnya disesuaikan dengan layar handheld, memungkinkan navigasi mudah menggunakan joystick dan tombol.

    Kedua model ini menggunakan prosesor AMD Ryzen terbaru dengan efisiensi daya yang ditingkatkan.

    ROG Xbox Ally menggunakan prosesor AMD Ryzen Z2 A yang menawarkan performa setara konsol, sementara ROG Xbox Ally X ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme dengan NPU untuk mendukung fitur AI generasi berikutnya.

    Content image for article: ASUS ROG Xbox Ally Resmi Jadi Standar Baru Handheld Gaming PC di Indonesia

    Kenyamanan Bermain Sepanjang Hari

    Seri ROG Xbox Ally menampilkan desain sasis baru yang dirancang berdasarkan masukan dari pengguna generasi sebelumnya.

    Desain palm rest baru serta tekstur grip terinspirasi dari kontroler Xbox, memberikan genggaman yang lebih ergonomis dan stabil dalam berbagai posisi bermain.

    Content image for article: ASUS ROG Xbox Ally Resmi Jadi Standar Baru Handheld Gaming PC di Indonesia

    ROG Xbox Ally X dilengkapi dengan impulse triggers yang memberikan haptic feedback imersif dalam game yang mendukung fitur tersebut.

    Kombinasi desain baru, bobot seimbang, dan peningkatan sistem pendinginan internal menjadikan seri ini sebagai handheld gaming PC paling nyaman yang pernah dibuat ROG.

    Dengan bobot 670 gram untuk ROG Xbox Ally dan 715 gram untuk ROG Xbox Ally X, perangkat ini tetap nyaman digunakan dalam sesi gaming panjang. Desain ergonomis ini menjadi pembeda utama dibandingkan handheld gaming PC lainnya di pasaran.

    Pengalaman Software Terintegrasi Penuh

    Antarmuka terbaru ROG Xbox Ally dioptimalkan khusus untuk handheld gaming di Windows 11. Sistem ini mempertahankan fleksibilitas Windows 11 sambil menawarkan pengalaman Xbox yang mulus.

    Pengguna dapat mengakses Game Bar dengan satu tekan tombol Xbox untuk akses cepat ke pengaturan dan widget.

    “Antarmuka ini dioptimalkan untuk joystick dan tombol navigasi, memungkinkan pemain berpindah antar menu dengan mudah,” jelas Lenny.

    Integrasi software ini menjadi nilai tambah signifikan dibandingkan generasi sebelumnya yang mengandalkan Armoury Crate SE.

    Meski berfokus pada pengalaman Xbox, sistem tetap memberikan kebebasan penuh untuk mengakses game, mod, atau aplikasi dari berbagai platform. Pendekatan ini sejalan dengan tren perangkat gaming hybrid yang sedang berkembang di pasar teknologi.

    Spesifikasi dan Performa Unggulan

    ROG Xbox Ally menawarkan konfigurasi memori 16GB LPDDR5-6400 dengan alokasi VRAM default 4GB dan storage 512GB PCIe 4.0 NVMe M.2 SSD. Sementara ROG Xbox Ally X memiliki memori 24GB LPDDR5X-8000 dengan alokasi VRAM default 8GB dan storage 1TB PCIe 4.0 NVMe M.2 SSD.

    Kedua model menggunakan layar 7-inch FHD IPS-level dengan refresh rate 120Hz, brightness hingga 500 nits, dan dukungan AMD FreeSync Premium. Baterai 60Wh pada ROG Xbox Ally dan 80Wh pada ROG Xbox Ally X memastikan masa pakai yang lebih lama.

    Lenny menekankan pentingnya daya tahan baterai untuk perangkat handheld. “Seri Ryzen AI Z2 meningkatkan efisiensi dibandingkan generasi sebelumnya, sekaligus mempertahankan performa luar biasa dalam game modern,” tambahnya. Komitmen ASUS dalam menghadirkan produk berkualitas ini mendukung target penjualan perusahaan di Indonesia.

    ROG Xbox Ally tersedia dengan harga Rp 9.999.000, sementara ROG Xbox Ally X dibanderol Rp 14.999.000. Kedua model sudah dapat dibeli di ASUS store dan ROG store terdekat dengan garansi 2 tahun internasional.

    Untuk memberikan pengalaman langsung, ASUS Indonesia menggelar ROG CHAMP10N exhibition eksklusif di Central Park Mall, Jakarta Barat, mulai 20 hingga 26 Oktober 2025.

    Pengunjung dapat mencoba berbagai game AAA dan indie populer, serta mengikuti program trade-in khusus pada akhir pekan. (Icha)

  • ASUS Target Jual 1 Juta Laptop di Indonesia pada 2025

    ASUS Target Jual 1 Juta Laptop di Indonesia pada 2025

    Telko.id – ASUS Indonesia menargetkan penjualan 1 juta unit laptop untuk segmen consumer dan gaming sepanjang tahun 2025.

    Hingga kuartal tiga tahun 2025, realisasi penjualan telah mencapai sekitar 70% dari target tersebut, menurut Muhammad Firman, Head of Public Relations ASUS Indonesia.

    Firman mengungkapkan optimisme perusahaan dalam mencapai target penjualan tersebut, didukung oleh kelengkapan lini produk yang telah diluncurkan ke pasar Indonesia.

    “Kita optimis dengan lini produk yang barusan kita resmikan, kita bisa achieve target 1 juta unit laptop untuk consumer dan gaming di Indonesia,” ujarnya dalam wawancara dengan Telko.id.

    Seluruh lini produk ASUS untuk tahun 2025 telah tersedia di pasar Indonesia, mencakup berbagai seri mulai dari ZenBook, VivoBook, hingga laptop gaming ROG. Kelengkapan produk ini menjadi faktor kunci dalam strategi penjualan perusahaan menuju akhir tahun.

    Kelengkapan Lini Produk 2025

    ASUS telah melengkapi seluruh portofolio produknya untuk pasar Indonesia tahun 2025. Untuk segmen ZenBook, tersedia ZenBook, ZenBook S, dan ZenBook A yang sudah lengkap. Seri Pro R Series juga telah dirilis pada kuartal sebelumnya, memperkuat posisi ASUS di segmen premium.

    Di segmen VivoBook, perusahaan telah menghadirkan VivoBook S dalam ukuran 14 dan 15 inci, serta VivoBook 14 dan 15 dengan berbagai varian spesifikasi.

    “Ini spesifikasinya macam-macam ya, jadi di dalamnya itu ada 2 varian, 3 varian, bahkan ada yang sampai 5 tipe,” jelas Firman.

    Untuk segmen gaming, ASUS menyediakan pilihan lengkap termasuk ROG Strix, ROG Scar, ROG Zephyrus, G16, G14, dan seri Tough Gaming. Model ASUS Gaming K16 dan V16 juga telah tersedia, sementara ROG Xbox Ally akan dihadirkan pada siang hari ini.

    Strategi Pasar dan Rencana 2026

    Untuk tahun 2026, ASUS Indonesia masih melakukan evaluasi terhadap kondisi pasar dan permintaan konsumen. Firman mengindikasikan bahwa target penjualan kemungkinan tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2025.

    “Kalau misalnya ada kebutuhan yang signifikan di pasar, kita bisa forecast, ya mungkin akan sedikit di angka 1 juta atau 1 juta seratus,” ujarnya.

    Keputusan final mengenai target 2026 akan ditentukan berdasarkan simulasi dan kalkulasi yang dilakukan pada akhir tahun 2025.

    Pendekatan ini mencerminkan strategi ASUS yang berhati-hati namun responsif terhadap dinamika pasar.

    Keberhasilan ASUS dalam menguasai pasar laptop AI di Indonesia, seperti tercermin dalam pencapaian 60% pasar Copilot+ PC dan 80% pasar laptop AI, menjadi fondasi penting untuk pencapaian target penjualan ini.

    Kehadiran Produk Global di Indonesia

    Mengenai produk-produk global ASUS, Firman memastikan bahwa Indonesia tidak akan mengalami delay signifikan.

    “Saat di global announcement itu diumumkan, biasanya kita cuma butuh sekitar 2-3 bulan udah nyampe mendarat di Indonesia. Jadi sudah lebih sempat sekarang,” jelasnya.

    Proses ini berlaku untuk semua produk termasuk laptop dengan chipset terbaru, memastikan konsumen Indonesia dapat mengakses teknologi terkini dalam waktu yang relatif singkat setelah peluncuran global.

    Strategi Smartphone dan Aksesoris

    Berbeda dengan strategi laptop, ASUS mengambil pendekatan berbeda untuk produk smartphone di Indonesia.

    “Indonesia bukan focus country, jadi kita disini setiap kali ada device versi terbaru, smartphone terbaru, kita juga announce disini, dipasarkan disini, tetapi kita nggak lagi kayak dulu kita ngejar market share,” papar Firman.

    Strategi smartphone ASUS di Indonesia lebih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pengguna setia yang ingin upgrade, bukan mengejar perpindahan pengguna dari brand lain.

    Pendekatan serupa juga diterapkan untuk produk aksesoris, dimana ASUS lebih memprioritaskan kebutuhan pengguna laptop mereka sendiri.

    “Kita hadirkan aksesoris kita ini untuk memenuhi kebutuhan pembeli laptop kita, jadi kita nggak ngejar kompetitor, tapi kita lebih memenuhi kebutuhan end user yang membeli laptop kita,” tambah Firman.

    Strategi ini didasarkan pada data penjualan tahunan laptop ASUS di Indonesia yang mencapai 700-800 ribu unit, dimana pembeli laptop tersebut juga membutuhkan aksesori pendukung.

    Kehadiran ASUS dalam berbagai event besar seperti Jakarta Fair Kemayoran 2022 juga turut memperkuat positioning brand di pasar Indonesia.

    Dengan kelengkapan lini produk dan strategi penjualan yang terfokus, ASUS Indonesia optimis dapat mencapai target penjualan 1 juta unit laptop pada tahun 2025, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di industri laptop Indonesia. (Icha)

  • ASUS ROG Xbox Ally Resmi Hadir di Indonesia, Pengiriman Mulai 16 Oktober

    ASUS ROG Xbox Ally Resmi Hadir di Indonesia, Pengiriman Mulai 16 Oktober

    Telko.id – ASUS secara resmi menghadirkan ROG Xbox Ally Series di Indonesia, handheld gaming PC terbaik generasi terbaru yang menjanjikan lompatan besar dalam performa, efisiensi, dan kecerdasan buatan.

    Perangkat yang telah lama dinantikan ini mulai dikirim ke alamat pengguna yang melakukan pre-order mulai hari ini, 16 Oktober 2025.

    Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, menyatakan kegembiraannya atas peluncuran produk ini. “Dengan gembira kami menyiapkan peluncuran produk yang sangat dinantikan oleh para pengguna handheld gaming PC di Indonesia dalam waktu dekat. Dan hari ini, unit-unit ROG Xbox Ally mulai kami kirimkan ke alamat pengguna yang sudah melakukan pre-order,” ujarnya.

    Untuk batch pertama, lebih dari 1.700 unit ROG Xbox Ally X dan ROG Xbox Ally telah mendarat di Indonesia, dengan sebagian besar sudah dibeli melalui pre-order.

    Lenny menambahkan bahwa angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan ROG Ally X yang dihadirkan pada tahun 2024 lalu.

    Pengalaman Handheld Gaming yang Lebih Intuitif

    ROG Xbox Ally Series tidak hanya unggul dalam spesifikasi hardware, tetapi juga menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif.

    Kolaborasi ASUS dengan tim Xbox menghasilkan UI (User Interface) yang sangat familiar bagi gamer, memadukan kemudahan konsol Xbox dengan fleksibilitas penuh Windows 11.

    Content image for article: ASUS ROG Xbox Ally Resmi Hadir di Indonesia, Pengiriman Mulai 16 Oktober

    Saat perangkat dinyalakan, pengguna langsung disambut oleh Xbox Fullscreen Experience – tampilan antarmuka bergaya konsol yang menampilkan semua game dan layanan dalam satu tempat yang rapi.

    Melalui antarmuka ini, gamer dapat langsung mengakses Game Pass, Xbox App, maupun library game dari berbagai platform seperti Steam, Epic Games Store, hingga Battle.net tanpa harus keluar dari mode fullscreen.

    ASUS juga menyempurnakan Armoury Crate Special Edition, pusat kontrol yang dirancang khusus untuk handheld gaming. Di sini, pengguna dapat mengatur profil daya, sensitivitas joystick, hingga personalisasi tombol grip secara instan.

    Semua pengaturan disimpan otomatis di cloud, memungkinkan gamer berpindah mode dari casual ke performance hanya dengan satu ketukan.

    Lompatan Performa dan Efisiensi Signifikan

    ROG Xbox Ally (2025) menghadirkan peningkatan substantial dibandingkan generasi sebelumnya. ASUS membekali ROG Xbox Ally X dengan prosesor AMD Ryzen™ AI Z2 Extreme, chip terbaru berbasis arsitektur Zen 5 dengan 8-core, 16-thread, serta GPU RDNA™ 3.5 yang menawarkan peningkatan kinerja grafis hingga 20% dibanding generasi Z1 Extreme.

    Integrasi NPU (Neural Processing Unit) dengan kemampuan hingga 50 TOPS (Trillion Operations Per Second) memungkinkan pemrosesan AI secara real-time untuk peningkatan visual, penghematan daya, maupun pengaturan performa dinamis saat bermain.

    Efisiensi daya juga meningkat drastis berkat arsitektur hybrid Zen 5 + RDNA 3.5 yang mampu menyesuaikan beban kerja CPU, GPU, dan NPU secara otomatis.

    Didukung baterai 80WHr, ROG Xbox Ally X menawarkan masa pakai baterai lebih panjang bahkan ketika menjalankan game AAA atau melakukan multitasking berat.

    Meski memiliki spesifikasi tinggi, bobot perangkat ini hanya 715 gram dengan grip nyaman yang terinspirasi dari Xbox Wireless Controller.

    Sedangkan ROG Xbox Ally (2025) hadir dengan bobot lebih ringan 670 gram dengan spesifikasi solid termasuk baterai 60WHr, prosesor AMD Ryzen™ Z2 A, RAM 16GB LPDDR5 6400MHz serta 512GB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280) untuk kemudahan upgrade.

    Dari sisi pendinginan, ASUS memperkenalkan sistem Zero Gravity Thermal Design terbaru yang memungkinkan aliran udara optimal dalam posisi apa pun.

    Teknologi Dual Fan dengan ultra-thin heatpipe memastikan suhu tetap stabil sementara kipas yang lebih senyap menjaga kenyamanan saat bermain.

    Inovasi pendinginan ini sejalan dengan komitmen ASUS dalam menghadirkan perangkat gaming dengan performa optimal untuk berbagai segmen pengguna.

    Exhibition Seminggu Penuh di Central Park Mall

    Bagi gamer yang ingin merasakan langsung sensasi bermain di ROG Xbox Ally terbaru, ASUS Indonesia menggelar ROG CHAMP10N exhibition eksklusif di Central Park Mall, Jakarta Barat, mulai 20 hingga 26 Oktober 2025.

    Acara yang sekaligus merayakan 10 tahun ASUS menjadi brand gaming nomor 1 di Indonesia ini memungkinkan pengunjung mencoba langsung berbagai game AAA dan indie populer di perangkat ROG Xbox Ally Series.

    Pengunjung dapat merasakan performa tinggi prosesor AMD Ryzen™ AI Z2 Series serta menguji kehalusan gameplay pada layar FHD 120Hz dengan teknologi AMD FreeSync™ Premium.

    Exhibition ini tidak hanya menampilkan sesi uji coba, tetapi juga berbagai zona interaktif yang menyoroti kemampuan AI, sistem pendinginan canggih, serta fitur konektivitas. Tim ROG Indonesia akan hadir memberikan panduan, menjawab pertanyaan teknis, dan berbagi tips memaksimalkan performa perangkat.

    Pengunjung juga berkesempatan memperoleh diskon hingga Rp6.000.000 serta kesempatan mendapatkan ROG Xbox Ally X melalui berbagai aktivitas seperti menjadi Top Spender, Pemenang Lucky Draw bagi peserta Stamp Hunt Activity, dan pembeli beruntung selama exhibition.

    Khusus bagi pemilik handheld gaming PC generasi sebelumnya, tersedia program Trade In yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu 25-26 Oktober 2025 pukul 10:30 dengan jumlah sangat terbatas. Setiap pembelian selama exhibition juga mendapatkan merchandise eksklusif ROG.

    Komitmen ASUS dalam menghadirkan pengalaman gaming premium juga tercermin dari berbagai kegiatan komunitas dan kolaborasi eksklusif yang rutin diselenggarakan untuk memperkaya ekosistem gaming di Indonesia.

    Dengan menghadirkan pengalaman langsung bagi publik, ASUS menegaskan komitmennya untuk membuat ekosistem gaming premium yang mudah diakses oleh semua gamer Indonesia.

    Kehadiran ROG Xbox Ally Series ini semakin melengkapi portofolio perangkat gaming ASUS ROG yang telah menjadi pilihan utama gamers Indonesia selama satu dekade terakhir. (Icha)