Kategori: Berita Acer

  • Acer Indonesia Tanam 2.000 Pohon Usai Kumpulkan 3 Ton E-Waste

    Acer Indonesia Tanam 2.000 Pohon Usai Kumpulkan 3 Ton E-Waste

    Telko.id – Acer Indonesia secara resmi menutup kampanye lingkungan tahunan mereka dengan pencapaian yang melampaui ekspektasi, berhasil mengumpulkan lebih dari 3 ton limbah elektronik dan menanam 2.000 pohon sebagai langkah konkret pemulihan ekosistem.

    Inisiatif ini menegaskan posisi perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

    Gerakan bertajuk ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” ini berlangsung sejak 14 Oktober hingga 31 Desember 2025. Jumlah limbah elektronik yang terkumpul melampaui target awal perusahaan yang dipatok sebesar 2 ton.

    Keberhasilan ini menjadi landasan bagi Acer untuk melanjutkan komitmennya melalui penanaman ribuan bibit pohon guna mengurangi jejak karbon.

    President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menyatakan bahwa keberlanjutan bagi Acer bukan sekadar program korporasi, melainkan sebuah panggilan untuk bertindak nyata.

    Menurutnya, setiap perangkat elektronik bekas yang dikelola dengan baik dan setiap pohon yang ditanam membawa harapan baru bagi kualitas lingkungan hidup di masa depan.

    “Kami percaya bahwa ketika teknologi, tanggung jawab, dan kepedulian dapat berjalan bersama, kita tidak hanya melindungi alam hari ini, tetapi juga mewariskan masa depan bagi generasi mendatang.

    Keberhasilan ini lahir dari kepedulian dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Leny Ng di Bogor, Senin (19/1/2026).

    Content image for article: Acer Indonesia Tanam 2.000 Pohon Usai Kumpulkan 3 Ton E-Waste

    Edukasi Sejak Dini di Sekolah

    Selain fokus pada pengumpulan limbah fisik, Acer Indonesia juga menaruh perhatian besar pada aspek edukasi. Untuk menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan sejak usia sekolah, perusahaan menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Dari Sampah Elektronik, Jadi Aksi Heroik”.

    Program edukasi ini menyasar lima sekolah dan madrasah dengan melibatkan total dua ratus lima puluh siswa. Dalam sesi pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk sampah elektronik jika tidak dikelola dengan benar.

    Mereka juga diajarkan praktik pemilahan e-waste di lingkungan sekitar serta didorong untuk menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.

    Upaya edukasi ini sejalan dengan prinsip gerakan Acer yang ingin membangun kesadaran kolektif. Partisipasi aktif dalam gerakan ini tidak hanya datang dari internal perusahaan, tetapi juga melibatkan sekolah, mitra bisnis, hingga masyarakat umum.

    Kolaborasi Pemulihan Ekosistem

    Sebagai tindak lanjut dari pengumpulan e-waste, Acer Indonesia merealisasikan penanaman 2.000 bibit pohon. Penanaman perdana dilaksanakan pada 19 Januari 2026 di Sentul Edu Eco Tourism Forest, Bogor. Kegiatan ini melibatkan karyawan Acer, perwakilan sekolah, mitra bisnis, serta komunitas peduli lingkungan Seasoldier Indonesia.

    Content image for article: Acer Indonesia Tanam 2.000 Pohon Usai Kumpulkan 3 Ton E-Waste

    Seluruh e-waste yang terkumpul selama periode kampanye dikelola oleh mitra pengelola resmi. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses daur ulang dan pemusnahan berjalan aman serta mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku. Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi ekonomi sirkular yang terintegrasi.

    Tujuan utama dari penanaman pohon ini adalah untuk mendukung pelestarian ekosistem, meningkatkan kapasitas penyerapan karbon dioksida, mencegah degradasi lahan, serta mengurangi risiko bencana lingkungan di masa depan.

    Acer Indonesia memastikan seluruh program dijalankan dengan prinsip good governance dan transparansi.

    Acer berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

    Bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan inisiatif ini, informasi terkini tersedia melalui laman resmi kampanye #SayangBumi. (Icha)

  • Acer Predator ES Storm Pro: Skuter Listrik untuk Mobilitas Perkotaan

    Acer Predator ES Storm Pro: Skuter Listrik untuk Mobilitas Perkotaan

    Telko.id – Acer secara resmi memperkenalkan Predator ES Storm Pro, sebuah skuter listrik terbaru yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan dengan performa yang lebih tinggi.

    Kendaraan ini hadir sebagai solusi cerdas dan serbaguna bagi pengguna yang membutuhkan alat transportasi lincah untuk menavigasi area kota yang padat, sekaligus mampu menangani rute perjalanan yang lebih menantang dibandingkan skuter konvensional pada umumnya.

    Diperkenalkan pertama kali di Las Vegas pada 12 Januari 2025, perangkat ini menambah daftar portofolio Acer yang terus berkembang di luar segmen komputasi tradisional.

    Predator ES Storm Pro tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga ketangguhan berkat penggunaan material rangka aluminium yang kokoh namun tetap praktis karena dapat dilipat.

    Kehadiran skuter ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang mendukung gaya hidup modern yang dinamis.

    Skuter listrik ini dirancang dengan mempertimbangkan berbagai kondisi jalan di perkotaan, termasuk permukaan yang tidak rata atau bergelombang.

    Acer membekalinya dengan sistem kelistrikan canggih dan fitur keamanan terintegrasi, serta konektivitas cerdas melalui aplikasi khusus.

    Langkah ini sejalan dengan tren teknologi terkini, mirip dengan inovasi wearable AI yang juga tengah dikembangkan oleh perusahaan untuk memperkaya ekosistem perangkat cerdas mereka.

    Performa Mesin dan Kemampuan Akselerasi

    Sebagai produk yang menyandang nama “Predator”, skuter listrik ini difokuskan pada aspek performa. Predator ES Storm Pro ditenagai oleh motor hub belakang dengan daya rata-rata 500 W.

    Namun, untuk situasi yang membutuhkan tenaga ekstra, motor ini mampu menghasilkan output tertinggi hingga 1200 W. Kekuatan tersebut didukung oleh sistem kelistrikan 48 V yang memungkinkan skuter melakukan akselerasi cepat dan mempertahankan kecepatan yang konsisten.

    Torsi motor yang mencapai 29Nm memberikan kemampuan menanjak yang andal, dengan klaim kemampuan mendaki kemiringan hingga 25%. Hal ini membuat Predator ES Storm Pro sangat cocok bagi pengguna yang sering menempuh rute lebih panjang atau jalur dengan topografi yang bervariasi.

    Pengguna juga diberikan fleksibilitas melalui pilihan mode berkendara, yakni Pedestrian, ECO, D, dan S. Opsi ini memungkinkan pengendara menyesuaikan responsivitas skuter, apakah ingin memprioritaskan efisiensi baterai atau performa maksimal.

    Content image for article: Acer Predator ES Storm Pro: Skuter Listrik Gahar untuk Mobilitas Perkotaan

    Kecepatan maksimum skuter ini bervariasi tergantung pada regulasi di masing-masing wilayah. Untuk versi Amerika Serikat, kecepatan puncaknya mencapai 32 km/jam.

    Sementara itu, untuk pasar Eropa seperti Jerman dan Italia dibatasi pada 20 km/jam, dan versi Spanyol mencapai 25 km/jam. Spesifikasi ini menempatkannya sebagai pesaing serius di pasar skuter listrik global yang semakin kompetitif.

    Desain Rangka dan Sistem Suspensi

    Kenyamanan dan stabilitas menjadi prioritas utama dalam desain Predator ES Storm Pro. Skuter ini menggunakan ban pneumatic tubeless berukuran 10 inci yang mampu meredam getaran jalan dengan lebih baik dibandingkan ban padat.

    Untuk mendukung kontrol yang lebih optimal di jalan basah atau tidak rata, Acer menyematkan sistem kontrol traksi (TCS) yang mencegah roda selip saat berakselerasi di permukaan licin.

    Sistem suspensi pada skuter ini tergolong lengkap untuk kelasnya. Bagian depan menggunakan Fork Suspension, sementara bagian belakang dilengkapi dengan Double Spring Shock.

    Kombinasi ini memberikan stabilitas yang jauh lebih baik saat melintasi polisi tidur atau jalan berlubang. Rangka utama yang terbuat dari aluminium tidak hanya memberikan kekokohan struktural, tetapi juga menjaga bobot kendaraan tetap di angka 22,5 kg (termasuk baterai).

    Desain rangka aluminium ini juga memungkinkan unit untuk dilipat dengan mudah. Dalam kondisi terlipat, dimensi skuter menyusut menjadi 122 x 58 x 58 cm, sehingga menghemat ruang penyimpanan.

    Fitur ini sangat krusial bagi kaum urban yang mungkin perlu membawa skuter ke dalam transportasi umum atau menyimpannya di apartemen yang ringkas. Selain itu, skuter ini memiliki peringkat ketahanan air IPX5, memberikan perlindungan terhadap semprotan air dari berbagai arah.

    Baterai Jarak Jauh dan Pengereman Regeneratif

    Untuk mendukung mobilitas jarak jauh, Predator ES Storm Pro dibekali baterai berkapasitas 48V 12.8 Ah atau setara dengan 614Wh.

    Dengan kapasitas tersebut, skuter ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 60 km hingga 65 km dalam sekali pengisian daya penuh. Jarak tempuh ini sangat memadai untuk perjalanan pulang-pergi harian di dalam kota tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan.

    Efisiensi energi semakin ditingkatkan dengan adanya sistem pengereman regeneratif atau Kinetic Energy Recovery System (KERS). Teknologi ini bekerja bersamaan dengan sistem pengereman eABS di roda belakang.

    Saat pengendara melakukan pengereman, energi kinetik yang dihasilkan akan diubah kembali menjadi energi listrik untuk mengisi ulang baterai, mirip dengan teknologi yang digunakan pada kendaraan listrik modern lainnya.

    Sistem pengereman itu sendiri terdiri dari rem cakram (disc brake) di bagian depan dan eABS di bagian belakang yang dioperasikan melalui satu tuas. Konfigurasi ini memberikan daya pengereman yang andal dan responsif, sangat penting untuk bermanuver di area lalu lintas yang padat dan ramai.

    Fitur Keselamatan dan Identitas Predator

    Keselamatan pengendara menjadi perhatian utama Acer. Selain sistem pengereman yang mumpuni, Predator ES Storm Pro dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang komprehensif. Lampu utama (headlight), lampu belakang (tail light), lampu rem, dan lampu sein (turning signal) kiri dan kanan sudah tersedia sebagai standar.

    Selaras dengan identitas brand Predator yang lekat dengan dunia gaming, skuter ini juga menyertakan elemen pencahayaan RGB dan lampu ambient.

    Fitur ini tidak hanya berfungsi sebagai estetika untuk meningkatkan gaya hidup pengendara, tetapi juga meningkatkan visibilitas kendaraan bagi pengguna jalan lain, terutama saat kondisi minim cahaya atau malam hari.

    Sebagai tambahan fitur keamanan fisik, terdapat dudukan terintegrasi untuk tag pintar. Pengendara dapat memasang aksesori pelacak pihak ketiga pada dudukan ini, sehingga memudahkan pelacakan lokasi skuter apabila terjadi kehilangan atau pencurian.

    Konektivitas Aplikasi Acer eMobility

    Predator ES Storm Pro bukan sekadar alat transportasi mekanis, melainkan perangkat yang terhubung. Skuter ini dapat disinkronkan dengan aplikasi Acer eMobility melalui koneksi Bluetooth. Aplikasi ini berfungsi sebagai dasbor digital yang menampilkan berbagai informasi penting terkait statistik perjalanan dan status kendaraan.

    Melalui layar ponsel pintar yang kompatibel, pengguna dapat melihat perkiraan jarak tempuh yang tersisa, status baterai secara rinci, dan riwayat perjalanan.

    Selain itu, aplikasi ini memungkinkan personalisasi pengaturan, seperti menyesuaikan efek pencahayaan RGB sesuai preferensi pengendara. Fitur keamanan tambahan berupa penguncian elektronik (Motor Lock) juga dapat diaktifkan langsung melalui aplikasi, memberikan lapisan perlindungan ekstra saat skuter diparkir.

    Pada unit skuternya sendiri, terdapat layar LED berwarna yang menyajikan informasi esensial secara ringkas. Pengendara dapat memantau kecepatan, sisa daya, mode berkendara yang aktif, indikator perawatan, status koneksi Bluetooth, serta indikator arah kiri dan kanan tanpa perlu terus-menerus melihat ke ponsel.

    Harga dan Ketersediaan

    Saat ini, Skuter Listrik Predator ES Storm Pro baru diperkenalkan di Las Vegas, Amerika Serikat. Mengenai harga dan ketersediaan di pasar global lainnya, Acer menyatakan bahwa hal tersebut akan bervariasi di masing-masing kawasan.

    Konsumen di Indonesia disarankan untuk memantau informasi resmi melalui situs web Acer Indonesia untuk mendapatkan pembaruan terkini mengenai kapan produk ini akan tersedia di tanah air.

    Peluncuran Predator ES Storm Pro ini menunjukkan keseriusan Acer dalam menggarap pasar micro-mobility. Dengan kombinasi spesifikasi tinggi, fitur keamanan lengkap, dan integrasi perangkat lunak yang cerdas, skuter ini siap menjadi pilihan menarik bagi kaum urban yang menginginkan transportasi personal yang efisien dan bergaya. (Icha)

  • Acer Aspire AI Hadirkan Intel Core Ultra Series 3 dan OLED

    Acer Aspire AI Hadirkan Intel Core Ultra Series 3 dan OLED

    Telko.id – Acer secara resmi mengumumkan kehadiran model terbaru dari lini laptop mainstream andalannya, yakni Acer Aspire 14 AI dan Acer Aspire 16 AI.

    Diperkenalkan di Las Vegas, kedua perangkat ini menjadi sorotan karena telah ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 terbaru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman Copilot+ PC yang optimal serta solusi kecerdasan buatan (AI) on-device yang canggih.

    Peluncuran ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi terdepan ke segmen pasar yang lebih luas. Acer Aspire 14 AI (model A14-I71M/T) dan Acer Aspire 16 AI (model A16-I71M/T) menawarkan kombinasi desain premium yang tipis serta performa mulus dengan harga yang tetap terjangkau bagi konsumen.

    Laptop ini dirancang sebagai perangkat serbaguna yang menyeimbangkan gaya dan fleksibilitas untuk kebutuhan produktivitas harian, belajar, hingga hiburan.

    Salah satu nilai jual utama dari seri Aspire AI Terbaru ini adalah fleksibilitas konfigurasi layar yang ditawarkan. Pengguna dapat menikmati visual tajam melalui opsi layar OLED yang memanjakan mata, serta dukungan refresh rate tinggi untuk pengalaman navigasi yang lebih halus.

    Dapur Pacu Intel Core Ultra Series 3

    Kedua model Acer Aspire AI ini dipersenjatai dengan spesifikasi yang mumpuni untuk kelasnya. Acer membenamkan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 386H.

    Chipset ini dirancang dengan arsitektur hybrid yang menggabungkan core performa dan efisiensi terbaru, serta dipadukan dengan Intel Graphics generasi anyar.

    Kombinasi ini tidak hanya meningkatkan kinerja CPU dan grafis, tetapi juga mendukung akselerasi tugas-tugas berbasis AI yang semakin esensial dalam komputasi modern.

    Untuk mendukung multitasking yang lancar, seluruh lini Aspire AI dibekali dengan memori LPDDR5X onboard hingga 32 GB. Sektor penyimpanan juga tidak kalah lega, dengan dukungan SSD PCIe Gen 4 hingga 2 TB untuk model 16 inci dan 1 TB untuk model 14 inci.

    Spesifikasi ini memastikan sistem berjalan responsif, baik saat membuka aplikasi berat maupun mengelola file berukuran besar dalam alur kerja hybrid.

    Content image for article: Acer Aspire AI Resmi Hadir dengan Intel Core Ultra Series 3 dan OLED

    Visual Memukau dan Desain Ergonomis

    Pada sektor tampilan, Acer Aspire 14 AI dan 16 AI mengusung layar beresolusi WUXGA (1920×1200) dengan rasio aspek 16:10 yang memberikan ruang pandang vertikal lebih luas.

    Layar ini mendukung refresh rate hingga 120 Hz dan cakupan warna 45% NTSC. Acer menyediakan varian layar sentuh dan non-sentuh, serta opsi panel OLED bagi pengguna yang menginginkan kontras warna lebih dalam dan akurat.

    Desain fisik perangkat ini difokuskan pada kenyamanan pengguna. Bodi laptop dibuat tipis dan ringan dengan dimensi ketebalan mulai dari 11,5 mm.

    Bobotnya pun cukup ringkas, yakni 1,25 kg untuk varian 14 inci dan 1,52 kg untuk varian 16 inci, menjadikannya ideal bagi pelajar atau profesional dengan mobilitas tinggi. Engsel layar dapat dibuka hingga 180 derajat (rata), memudahkan kolaborasi atau berbagi konten di atas meja.

    Fitur AI Cerdas dan Konektivitas Lengkap

    Sebagai perangkat yang menyandang label Copilot+ PC Acer, laptop ini dilengkapi rangkaian fitur cerdas. Acer Intelligent Space hadir sebagai pusat kontrol AI personal untuk manajemen tugas.

    Fitur AcerSense memungkinkan pemantauan dan optimasi sistem secara real-time. Untuk kebutuhan konferensi video, teknologi Acer PurifiedView™ dan Acer PurifiedVoice™ bekerja simultan untuk menjernihkan kualitas video serta meredam kebisingan latar belakang menggunakan tiga mikrofon array.

    Selain itu, terdapat fitur Acer My Key yang memberikan akses cepat ke fungsi Copilot+ PC, seperti Live Captions dengan terjemahan langsung. Hal ini sangat membantu pengguna dalam berkomunikasi lintas bahasa atau mengakses informasi dengan lebih efisien.

    Dari sisi konektivitas, Acer Aspire AI menyediakan port yang sangat lengkap untuk mendukung produktivitas tanpa dongle tambahan. Pengguna mendapatkan dua port USB Type-C yang mendukung Thunderbolt™ 4, dua port USB Type-A, HDMI 2.1, serta audio jack.

    Koneksi nirkabel juga telah didukung oleh Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3 untuk transfer data yang cepat dan stabil. Berbeda dengan seri Laptop 2 in 1 lainnya, seri ini lebih fokus pada format clamshell tradisional namun dengan engsel fleksibel.

    Meskipun telah diperkenalkan secara global di Amerika Serikat, ketersediaan dan harga spesifik untuk pasar Indonesia akan bervariasi. Konsumen di Tanah Air dapat memantau informasi terbaru melalui laman resmi Acer Indonesia untuk detail kedatangan produk ini. (Icha)

  • Acer Segarkan Lini Copilot+ PC Berbekal AMD Ryzen AI 400 Series

    Acer Segarkan Lini Copilot+ PC Berbekal AMD Ryzen AI 400 Series

    Telko.id – Acer secara resmi mengumumkan pembaruan besar-besaran pada jajaran laptopnya dalam ajang pameran teknologi di Las Vegas, 8 Januari 2025.

    Pabrikan teknologi global ini memperkenalkan penggunaan prosesor AMD Ryzen™ AI 400 series terbaru untuk seluruh lini Laptop Acer Copilot+ PC mereka.

    Pembaruan ini mencakup berbagai segmen perangkat, mulai dari laptop tipis Acer Swift, seri mainstream Acer Aspire, hingga laptop gaming performa tinggi Acer Nitro.

    Seluruh perangkat terbaru ini hadir dengan sistem operasi Windows 11 dan dirancang untuk memaksimalkan pengalaman Copilot+ PC.

    Penggunaan arsitektur canggih “Zen 5” pada prosesor AMD Ryzen™ AI 400 series menjadi kunci utama dalam peningkatan performa kali ini.

    Teknologi tersebut diklaim mampu mendongkrak produktivitas serta kemampuan kreatif pengguna secara menyeluruh berkat integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam.

    Langkah strategis ini menegaskan komitmen Acer dalam menghadirkan perangkat keras yang relevan dengan kebutuhan komputasi modern.

    Kehadiran prosesor anyar ini tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga efisiensi daya yang lebih baik untuk mendukung mobilitas pengguna sehari-hari, baik untuk profesional, pelajar, maupun gamer.

    Acer Swift Go 16 AI: Tipis dengan Visual OLED Memukau

    Salah satu sorotan utama dalam peluncuran ini adalah Acer Swift Go 16 AI (model SFG16-A71/T). Laptop ini dirancang bagi pengguna yang membutuhkan perangkat laptop super ringkas namun tetap bertenaga.

    Dapur pacunya mengandalkan prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 465 yang dipadukan dengan grafis AMD Radeon™ 880M. Kombinasi ini memastikan kinerja mulus untuk berbagai tugas produktivitas harian.

    Content image for article: Acer Segarkan Lini Copilot+ PC dengan AMD Ryzen AI 400 Series

    Secara fisik, perangkat ini tampil elegan dengan sasis aluminium berukir laser dan desain engsel fleksibel yang dapat dibuka hingga 180 derajat.

    Sektor visual dimanjakan oleh layar beresolusi hingga WUXGA+ dengan panel OLED yang menawarkan akurasi warna tinggi (DCI-P3 100%) dan tingkat kecerahan hingga 400 nits.

    Untuk mendukung multitasking, Acer menyematkan memori RAM hingga 32 GB LPDDR5x dan penyimpanan SSD PCIe Gen 4 hingga 1 TB.

    Fitur penunjang produktivitas juga menjadi perhatian utama. Acer Swift Go 16 AI dilengkapi kamera IR 5MP dengan teknologi High Dynamic Range dan Human Presence Detection untuk privasi dan kualitas panggilan video yang lebih baik.

    Konektivitas nirkabel sudah mendukung standar terbaru Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4, menjamin transfer data super cepat.

    Acer Aspire 14 AI dan 16 AI: Andalan Kelas Mainstream

    Bagi segmen pengguna yang lebih luas, Acer menghadirkan pembaruan pada seri Acer Swift AI versi mainstream, yakni Acer Aspire 14 AI dan Aspire 16 AI.

    Kedua model ini juga ditenagai oleh pilihan prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 465. Keunggulan utama seri Aspire kali ini terletak pada efisiensi daya, di mana baterai 65 Wh yang tertanam diklaim mampu bertahan hingga beberapa hari dengan frekuensi pengisian daya yang minim.

    Content image for article: Acer Segarkan Lini Copilot+ PC dengan AMD Ryzen AI 400 Series

    Kedua laptop ini mengusung layar WUXGA dengan rasio aspek 16:10 dan refresh rate hingga 120 Hz, memberikan pengalaman visual yang halus. Pengguna dapat memilih opsi layar sentuh atau panel OLED sesuai kebutuhan.

    Fleksibilitas penggunaan didukung oleh engsel 180 derajat dan touchpad berukuran lebar yang memudahkan navigasi. Konektivitas fisik tergolong lengkap dengan hadirnya port USB Type-C, HDMI 2.1, dan slot MicroSD, menjadikan seri ini ideal bagi pelajar dan profesional muda.

    Acer Nitro V 16 AI: Performa Gaming dengan RTX 50 Series

    Acer tidak melupakan segmen gaming dengan memperkenalkan Acer Nitro V 16 AI (ANV16-A71). Laptop ini membawa lompatan spesifikasi signifikan.

    Selain menggunakan prosesor AMD Ryzen™ AI 9 465, Nitro V 16 AI dibekali kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 5070 Laptop GPU.

    Kartu grafis ini dibangun dengan arsitektur Blackwell terbaru, yang menawarkan performa AI tingkat tinggi dan dukungan teknologi NVIDIA DLSS 4 untuk frame rate yang lebih tinggi.

    Content image for article: Acer Segarkan Lini Copilot+ PC dengan AMD Ryzen AI 400 Series

    Visual game ditampilkan melalui layar 16 inci beresolusi WUXGA dengan refresh rate 180 Hz dan cakupan warna 100% sRGB. Untuk menjaga suhu tetap optimal saat sesi permainan intens,

    Acer menerapkan sistem pendingin ganda dengan dua kipas dan ventilasi dual-intake serta dual-exhaust. Pengalaman audio juga ditingkatkan dengan teknologi DTS:X Ultra, memberikan suara yang imersif bagi para gamer.

    Seluruh rangkaian laptop terbaru ini juga dilengkapi dengan Acer Intelligence Space, sebuah pusat kontrol berbasis AI yang membantu pengguna mengelola tugas dan mengakses alat bantu cerdas dengan mudah.

    Mengenai ketersediaan di pasar Indonesia, spesifikasi dan harga akan bervariasi. Konsumen di tanah air dapat memantau informasi terkini melalui situs resmi Acer Indonesia. (Icha)

  • Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

    Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

    Telko.id – Acer secara resmi memperkenalkan jajaran perangkat jaringan terbaru mereka di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 8 Januari 2025. Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi konektivitas canggih melalui peluncuran empat produk anyar yang mengusung teknologi Router Wi-Fi 7 dan 5G.

    Lini produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen pengguna, mulai dari gamer profesional, penghuni rumah pintar, hingga pekerja hybrid yang membutuhkan mobilitas tinggi.

    Keempat perangkat yang diperkenalkan meliputi Predator Connect X7S 5G CPE, Acer Connect Ovia T360 Wi-Fi 7 Dual-Band Mesh Router, Acer Connect Ovia T520 Wi-Fi 7 Tri-Band Mesh Router, dan Acer Connect M4D 5G Mobile Wi-Fi.

    Kehadiran jajaran produk ini menjawab tantangan area tanpa sinyal atau dead zone serta kebutuhan akan bandwidth besar untuk aktivitas digital modern.

    Fokus utama dari peluncuran ini adalah integrasi teknologi nirkabel terbaru yang menjanjikan kecepatan, stabilitas, dan keamanan data.

    Acer memastikan bahwa setiap perangkat telah dilengkapi dengan spesifikasi mumpuni untuk menangani trafik data yang padat, baik untuk keperluan hiburan seperti streaming 8K maupun produktivitas bisnis yang menuntut koneksi tanpa putus.

    Predator Connect X7S 5G CPE untuk Performa Gaming Maksimal

    Bagi para gamer dan pengguna yang memprioritaskan performa tinggi, Acer menghadirkan Predator Connect X7S 5G CPE. Perangkat ini menggabungkan keunggulan konektivitas 5G dengan kecepatan unduh mencapai 4,67 Gbps.

    Kemampuan ini sangat krusial bagi pengguna yang tinggal di lokasi dengan akses fiber optik terbatas namun tetap menginginkan pengalaman bermain game online yang responsif dan streaming tanpa buffering.

    Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

    Predator Connect X7S mendukung teknologi Wi-Fi 7 tri-band yang mencakup frekuensi 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz. Dukungan tri-band ini memungkinkan perangkat menghadirkan latensi rendah serta throughput tinggi di seluruh area rumah.

    Kecepatan Wi-Fi 7 pada perangkat ini diklaim mampu mencapai angka fantastis hingga 5.764 Mbps, memastikan transfer data berjalan sangat cepat antar perangkat yang terhubung.

    Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah Pengoperasian Multi-Link Tingkat Lanjut. Fitur ini bekerja dengan memanfaatkan beberapa pita frekuensi secara bersamaan untuk menstabilkan koneksi, terutama saat banyak perangkat aktif dalam satu jaringan.

    Selain itu, terdapat Sistem Jaringan Hybrid yang kompatibel dengan Intel Killer Prioritization Engine. Teknologi ini berfungsi mengoptimalkan bandwidth untuk aplikasi sensitif latensi seperti game online dan layanan cloud.

    Dari sisi perangkat keras, Predator Connect X7S ditenagai oleh prosesor IPQ5322+FM550 quad-core A53, didukung memori 1GB LPDDR4 dan penyimpanan 512 MB NAND.

    Fleksibilitas konektivitas juga menjadi nilai tambah, di mana perangkat ini mendukung Nano-SIM untuk koneksi 5G atau 4G LTE sebagai jalur utama. Pengguna juga dapat beralih ke Ethernet WAN 2,5 Gbps sebagai cadangan untuk menjaga kontinuitas koneksi saat bermain game atau mengontrol perangkat rumah pintar.

    Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

    Solusi Mesh Wi-Fi 7 Acer Connect Ovia untuk Cakupan Luas

    Untuk kebutuhan rumahan dan kantor kecil, Acer memperkenalkan seri Acer Connect Ovia yang terdiri dari model T360 dan T520. Kedua router mesh ini dirancang dengan estetika minimalis berwarna putih yang mudah menyatu dengan interior modern, serta fokus pada eliminasi area tanpa sinyal di dalam ruangan.

    Acer Connect Ovia T360 merupakan router dual-band Wi-Fi 7 yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz. Perangkat ini mampu memberikan cakupan hingga 90 meter persegi per node, menjadikannya solusi ideal untuk apartemen atau rumah berukuran sedang.

    Ditenagai oleh prosesor Quad-Core ARM 2.0 GHz, T360 menawarkan kecepatan hingga 2.882 Mbps pada pita 5 GHz dan 688 Mbps pada pita 2,4 GHz.

    Sementara itu, bagi pengguna dengan ruang tinggal yang lebih besar, Acer Connect Ovia T520 menawarkan konfigurasi tri-band dengan tambahan pita 6 GHz. Router ini memberikan cakupan lebih luas hingga 110 meter persegi per node.

    Keunggulan pita 6 GHz memungkinkan kecepatan Wi-Fi 7 hingga 5.764 Mbps, sangat cocok untuk lingkungan dengan banyak perangkat pintar, PC Desktop, dan konsol game yang terhubung secara bersamaan.

    Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

    Kedua model Ovia ini mendukung fitur canggih Wi-Fi 7 seperti Pengoperasian Multi-Link Tingkat Lanjut untuk menurunkan latensi. Dalam pengaturan multi-mesh, pengguna dapat menambahkan node tambahan sesuai kebutuhan luas bangunan.

    Fitur peralihan node otomatis memastikan pengalaman roaming yang mulus saat pengguna berpindah dari satu ruangan ke ruangan lainnya tanpa putus koneksi.

    Mobilitas Tinggi dengan Acer Connect M4D 5G Mobile Wi-Fi

    Menjawab kebutuhan pekerja hybrid dan pelancong, Acer Connect M4D 5G Mobile Wi-Fi hadir sebagai hotspot portabel yang ringkas namun bertenaga.

    Perangkat ini memiliki bobot kurang dari 205 gram untuk unit Mi-Fi-nya, sehingga mudah dibawa ke mana saja. Acer Connect M4D memungkinkan pengguna membagikan koneksi seluler 5G ke hingga 16 perangkat sekaligus melalui Wi-Fi 6 dual-band.

    Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama, dengan kemampuan bertahan hingga 15 jam untuk penggunaan normal. Hal ini memungkinkan pengguna tetap produktif seharian penuh tanpa ketergantungan pada sumber listrik tetap.

    Fleksibilitas juga ditawarkan melalui dukungan berbagai format SIM, termasuk Nano-SIM, eSIM, dan Virtual SIM (vSIM), memudahkan akses 5G di berbagai wilayah dan operator seluler.

    Acer Connect M4D dilengkapi dengan docking station bawaan yang memiliki port LAN RJ45. Fitur ini memungkinkan perangkat berfungsi sebagai router rumahan ringkas, mendukung fungsi 5G NR ke LAN dan WAN yang dapat dipilih melalui layar antarmuka. Dukungan USB tethering juga tersedia untuk berbagai sistem operasi seperti Windows, macOS, ChromeOS, dan Linux.

    Content image for article: Acer Rilis Router Wi-Fi 7 dan 5G CPE Predator untuk Gamer

    Perangkat ini didukung oleh memori 3GB LPDDR4 dan penyimpanan 8GB eMMC, serta perangkat lunak on-device yang intuitif. Pengguna dapat menyimpan beberapa profil eSIM dan berpindah penyedia layanan dengan mudah saat bepergian, memastikan konektivitas tetap terjaga di berbagai lokasi tanpa repot mengganti kartu fisik.

    Keamanan Terintegrasi dan Kemudahan Pengelolaan

    Acer menempatkan keamanan siber sebagai prioritas dalam seluruh lini produk terbarunya. Baik seri Predator maupun Acer Connect Ovia telah dilengkapi dengan standar keamanan WPA3, dukungan VPN, dan firewall yang kuat.

    Fitur-fitur ini dirancang untuk melindungi jaringan rumah dan data pengguna dari ancaman daring yang semakin kompleks.

    Pengelolaan perangkat dibuat sederhana melalui aplikasi Acer Connect. Pengguna dapat melakukan pengaturan awal, menambahkan node mesh, memantau perangkat yang terhubung, hingga mengatur kontrol orang tua langsung dari smartphone.

    Fitur pembaruan perangkat lunak otomatis over-the-air (OTA) juga disematkan pada Acer Connect M4D untuk memastikan perangkat selalu mendapatkan perlindungan dan fitur terbaru dengan upaya minimal.

    Meskipun spesifikasi teknis dan fitur unggulan telah diungkap, harga dan ketersediaan produk-produk ini akan bervariasi tergantung pada masing-masing kawasan.

    Acer menyarankan konsumen di Indonesia untuk memantau informasi resmi guna mengetahui kapan teknologi Chipset Canggih dan fitur jaringan terbaru ini tersedia di pasar lokal. (Icha)

  • Acer Monitor Gaming Predator XB273U F6, Refresh Rate 1000 Hz

    Acer Monitor Gaming Predator XB273U F6, Refresh Rate 1000 Hz

    Telko.id – Acer kembali menggebrak panggung teknologi dunia di Las Vegas dengan memperkenalkan jajaran perangkat visual teranyar yang mendorong batas performa perangkat keras.

    Sorotan utama dalam peluncuran kali ini tertuju pada monitor gaming Acer Predator XB273U F6, sebuah perangkat revolusioner yang menawarkan refresh rate fenomenal hingga 1000 Hz, menjadikannya salah satu layar tercepat yang pernah diperkenalkan untuk pasar esports kompetitif.

    Selain model unggulan tersebut, perusahaan teknologi raksasa ini juga mengungkap varian lain yang tidak kalah impresif, termasuk monitor dengan panel QD-OLED, layar resolusi 5K, hingga monitor profesional 6K untuk para kreator konten.

    Langkah ini menegaskan posisi Acer dalam kompetisi pasar monitor global yang semakin ketat, di mana kecepatan dan akurasi visual menjadi tolok ukur utama.

    Peluncuran ini mencakup empat model monitor dan satu proyektor laser ramah lingkungan. Charles Wang, Senior Manager Product Management Digital Displays di Acer, menyatakan bahwa Predator XB273U F6 merepresentasikan batas baru dalam teknologi visual gaming.

    Menurutnya, dengan refresh rate 500 Hz yang dapat dipacu hingga 1000 Hz melalui mode dinamis, perangkat ini mendefinisikan ulang ekspektasi para gamer profesional yang membutuhkan presisi sepersekian detik.

    Dominasi Kecepatan dengan Predator XB273U F6

    Monitor gaming Predator XB273U F6 hadir sebagai jawaban bagi atlet esports yang menuntut performa tanpa kompromi. Mengusung panel IPS seluas 27 inci, monitor ini secara native menawarkan resolusi QHD (2560 x 1440) dengan kecepatan 500 Hz.

    Namun, inovasi sesungguhnya terletak pada fitur Dynamic Frequency and Resolution (DFR). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memacu refresh rate hingga angka fantastis 1000 Hz pada resolusi 1280 x 720.

    Kecepatan ekstrem ini dipadukan dengan teknologi AMD FreeSync Premium untuk mengeliminasi tearing dan stuttering. Acer memastikan bahwa setiap bingkai gambar ditampilkan dengan kejernihan maksimal, bebas dari efek motion blur atau ghosting yang sering mengganggu dalam aksi permainan cepat.

    Akurasi warna juga menjadi perhatian utama, di mana panel ini telah dikalibrasi untuk mencakup 95% gamut warna DCI-P3 dan 99% sRGB.

    Content image for article: Acer Luncurkan Monitor Gaming Predator XB273U F6 dengan Refresh Rate 1000 Hz

    Dari segi spesifikasi teknis, Predator XB273U F6 memiliki rasio kontras 2.000:1 dengan tingkat kecerahan mencapai 350 nits. Sudut pandang luas 178 derajat menjamin konsistensi warna meski dilihat dari sisi samping.

    Untuk mendukung konektivitas modern, monitor ini dibekali dengan dua port HDMI 2.1, satu DisplayPort 1.4, serta audio-out. Aspek ergonomis juga diperhatikan melalui penyertaan dudukan yang fleksibel, memungkinkan pengaturan ketinggian, kemiringan, hingga putaran layar sesuai kenyamanan pengguna.

    Visual Memukau QD-OLED pada Predator X34 F3

    Bagi penggemar visual imersif, Acer menghadirkan Predator X34 F3. Ini adalah monitor lengkung berukuran 34 inci yang memanfaatkan keunggulan teknologi panel QD-OLED.

    Perangkat ini menawarkan resolusi UWQHD (3440 x 1440) yang memberikan ruang pandang lebih luas, sangat ideal untuk game bergenre RPG atau simulasi balap.

    Keunggulan utama panel QD-OLED terletak pada kemampuan menghasilkan warna hitam yang pekat dan kontras yang sangat tinggi. Predator X34 F3 memiliki rasio kontras fantastis mencapai 1.000.000.000:1 (ACM) dan cakupan warna 99% DCI-P3.

    Selain kualitas gambar yang superior, monitor ini juga sangat responsif dengan response time super cepat 0,03 ms (GTG), yang hampir sepenuhnya menghilangkan jejak visual pada objek bergerak cepat.

    Dukungan refresh rate 360 Hz melalui DisplayPort 1.4 dan HDMI 2.1 memastikan animasi berjalan sangat mulus. Monitor ini juga telah tersertifikasi AMD FreeSync Premium Pro, menjamin sinkronisasi sempurna antara kartu grafis dan layar, bahkan saat memproses konten HDR dengan kecerahan puncak hingga 500 nits.

    Fleksibilitas Resolusi Tinggi Nitro XV270X P

    Acer juga memperkenalkan Nitro XV270X P, sebuah monitor unik yang menawarkan fleksibilitas antara resolusi tinggi dan kecepatan refresh.

    Menggunakan panel IPS 27 inci, monitor ini mampu menampilkan gambar dalam resolusi 5K (5120 x 2880) pada 165 Hz, memberikan ketajaman detail yang luar biasa untuk game AAA maupun produktivitas. Ini sejalan dengan tren monitor gaming masa kini yang mulai merambah resolusi ultra-tinggi.

    Namun, bagi pengguna yang memprioritaskan kelancaran gerakan di atas resolusi, fitur DFR pada Nitro XV270X P memungkinkan layar beroperasi pada resolusi 2560 x 1440 dengan refresh rate 330 Hz.

    Fleksibilitas ini menjadikan Nitro XV270X P pilihan menarik bagi pengguna hibrida yang bekerja di siang hari dan bermain game kompetitif di malam hari.

    Spesifikasi pendukung lainnya meliputi waktu respons minimum 0,5 ms, dukungan HDR400, dan tingkat kecerahan maksimum 400 nits. Konektivitas yang disediakan juga sangat lengkap dengan HDMI 2.1 dan DisplayPort 1.4, memastikan kompatibilitas dengan konsol generasi terbaru maupun PC high-end.

    Acer ProDesigner PE320QX: Standar Baru Profesional

    Tidak hanya menyasar segmen gaming, Acer turut memperbarui lini profesionalnya lewat ProDesigner PE320QX. Monitor berukuran 31,5 inci ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan editor video, desainer grafis, dan profesional kreatif lainnya.

    Fitur utamanya adalah resolusi 6K (6016 x 3384) yang memberikan kerapatan piksel luar biasa untuk detail pekerjaan yang presisi.

    Akurasi warna menjadi nilai jual utama seri ProDesigner. Monitor ini mendukung gamut warna 99% Adobe RGB dan 98% DCI-P3, memastikan reproduksi warna yang konsisten dari layar ke hasil cetak atau format digital lainnya.

    Panel IPS yang digunakan juga dilengkapi teknologi bebas pantulan, sehingga nyaman digunakan dalam berbagai kondisi pencahayaan studio.

    Untuk menunjang produktivitas, Acer menyematkan konektivitas canggih termasuk port USB Type-C yang mendukung protokol USB4. Fitur ini memungkinkan pengiriman daya (power delivery) hingga 100 watt, cukup untuk mengisi daya laptop kerja sembari mentransmisikan data video resolusi tinggi.

    Fitur cerdas AI ProxiSense turut hadir untuk mendeteksi kehadiran pengguna, secara otomatis mematikan layar saat tidak digunakan demi efisiensi energi.

    Hiburan Rumah dengan Proyektor Vero HL1820

    Melengkapi jajaran produk visualnya, Acer meluncurkan proyektor laser Vero HL1820. Perangkat ini dirancang dengan filosofi ramah lingkungan, menggunakan material plastik Post-Consumer Recycled (PCR) hingga 50% pada sasisnya.

    Sebagai proyektor laser RGB, Vero HL1820 mampu menghasilkan kecerahan hingga 5.500 lumen, membuatnya andal digunakan meski di ruangan dengan cahaya ambien.

    Content image for article: Acer Luncurkan Monitor Gaming Predator XB273U F6 dengan Refresh Rate 1000 Hz

    Proyektor ini mendukung resolusi 4K UHD dengan kemampuan HDR, memberikan pengalaman sinematik yang tajam di rumah. Bagi para gamer, Vero HL1820 menawarkan mode 1080p dengan refresh rate 240 Hz dan latensi ultra-rendah 4,2 ms, angka yang sangat impresif untuk sebuah proyektor.

    Fleksibilitas pemasangan didukung oleh fitur 1,6x optical zoom, koreksi keystone 4 sisi, dan kemampuan proyeksi 360 derajat.

    Seluruh jajaran produk terbaru ini, mulai dari perangkat gaming hingga proyektor, telah diperkenalkan secara resmi di Amerika Serikat. Meskipun spesifikasi dan ketersediaan dapat bervariasi di setiap wilayah, kehadiran inovasi ini menandakan keseriusan Acer dalam memimpin pasar teknologi visual di tahun 2025. (Icha)

  • Acer Luncurkan Jajaran Desktop Veriton Baru untuk Kebutuhan AI Bisnis

    Acer Luncurkan Jajaran Desktop Veriton Baru untuk Kebutuhan AI Bisnis

    Telko.id – Acer mengumumkan jajaran baru komputer desktop Veriton yang komprehensif untuk kebutuhan bisnis, termasuk all-in-one (AIO), large tower, dan AI mini workstation.

    Peluncuran ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas di tengah tuntutan bisnis yang semakin berkembang, dengan fokus kuat pada komputasi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

    Jajaran baru ini mencakup lima model utama: Acer Veriton RA100 AI Mini Workstation, seri Acer Veriton Vero 4000 dan 6000 All-in-One, Acer Veriton 2000 Large Tower, serta Acer Veriton 2000 All-In-One.

    Masing-masing ditujukan untuk segmen pengguna yang berbeda, mulai dari prosumer dan kreator konten hingga usaha kecil dan menengah (UKM) serta lingkungan kerja korporat modern.

    Acer Veriton RA100: Mini Workstation AI untuk Prosumer dan Kreator

    Acer Veriton RA100 AI Mini Workstation (VRA100) menonjol sebagai PC Copilot+ yang ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ AI Max+ 395. Workstation mini ini ditujukan untuk prosumer, kreator, dan gamer yang membutuhkan kinerja AI canggih dan pengalaman AI unik di Windows 11.

    Dengan AMD Radeon™ 8060S Graphics, 50 NPU TOPS, dan 60 TFLOPS, perangkat ini diklaim mampu menangani beban kerja berat seperti menjalankan model AI lokal, AI generatif, desain 3D, dan pembuatan konten hingga 120 miliar parameter.

    Kapasitas penyimpanannya mendukung kemampuan baca ultra-cepat, dengan memori empat channel hingga 128 GB LPDDR5X dan penyimpanan SSD M.2 2280 hingga 4 TB.

    Konfigurasi ini dirancang untuk memastikan multitasking yang lancar dan kinerja andal di berbagai aplikasi berat, menjadikannya ideal untuk desainer produk, insinyur, pengembang AI, dan animator.

    Untuk konektivitas, Acer Veriton RA100 dilengkapi port Ethernet RJ45, Wi-Fi 7, dan Bluetooth® 5.4, serta slot Kensington lock untuk keamanan fisik.

    Peluncuran workstation AI ini mengikuti tren komputasi performa tinggi yang juga dihadirkan oleh pesaing. Sebelumnya, Acer Luncurkan Veriton GN100 AI, Mini Workstation dengan Superchip NVIDIA GB10, menunjukkan fokus Acer dalam merangkul teknologi dari berbagai vendor chip untuk segmen workstation.

    Content image for article: Acer Luncurkan Jajaran Desktop Veriton Baru untuk Kebutuhan AI Bisnis

    Seri Vero AIO: Kinerja dan Keberlanjutan untuk Kantor Modern

    Untuk lingkungan kerja korporat, Acer menghadirkan seri Veriton Vero 4000 (VVZ4734G/VVZ4734GT) dan Veriton Vero 6000 (VVZ6734G/VVZ6734GT) All-in-One desktop. Keduanya menggabungkan kinerja AI yang kuat dengan keamanan tangguh dan pengelolaan efisien dalam desain ramping.

    Perangkat ini dibangun menggunakan prosesor Intel Core Ultra 9 Series 2, dengan memori DDR5 hingga 64 GB dan penyimpanan SSD PCIe Gen 4 hingga 2 TB.

    Model Vero 6000 tambahan dilengkapi dengan Intel vPro untuk keamanan yang ditingkatkan dan kemampuan pengelolaan jarak jauh bagi departemen TI.

    Kedua model dilengkapi layar sentuh Full HD 23,8 inci dengan refresh rate 144 Hz, kamera web inframerah 5,0 MP dengan penutup privasi, serta perangkat lunak Acer PurifiedVoice untuk audio jernih selama rapat hybrid.

    Yang menjadi sorotan adalah komitmen keberlanjutan; desktop AIO ini menggunakan bahan daur ulang pasca-konsumen dan dikirim dalam kemasan 100% daur ulang, dengan sertifikasi EPEAT Gold, TCO, dan Energy Star 9.0.

    Veriton 2000 Large Tower: Kekuatan untuk Pembuat Konten dan UKM

    Acer Veriton 2000 Large Tower (VK2730G) ditujukan untuk pembuatan konten bertenaga dan produktivitas sehari-hari bagi UKM. Tower ini ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 Series 2 dan GPU NVIDIA® GeForce RTX™ 5080 yang didukung arsitektur NVIDIA Blackwell. GPU ini menawarkan 1.801 AI TOPS untuk tugas AI yang lancar, pemodelan, pembuatan konten, rendering, dan pengeditan.

    Perangkat ini menawarkan hingga 64 GB memori DDR5 dual-channel dan penyimpanan SSD M.2 2280 PCIe Gen 4 hingga 2TB. Manajemen perangkat disederhanakan berkat aplikasi Acer Sense yang memungkinkan pengelolaan, pemantauan, dan pemeliharaan sistem dengan mudah.

    Konektivitas didukung oleh Wi-Fi 7 dan Bluetooth® 5.4. Kekuatan GPU NVIDIA dalam desktop ini sejalan dengan strategi perluasan kolaborasi AI yang dilakukan vendor chip tersebut, seperti yang terlihat dalam Nvidia Perkuat Kolaborasi AI Strategis Dengan Raksasa Korea.

    Veriton 2000 All-In-One: Solusi Terintegrasi untuk UKM

    Melengkapi jajaran, Acer Veriton 2000 All-In-One (VZ2515G) dirancang khusus untuk usaha kecil dan menengah, tim lapangan, dan penggunaan kantoran yang mengandalkan komputasi cepat dan terintegrasi.

    Desktop AIO ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra 7 Series 2 dengan grafis Intel, memori hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan SSD 1TB.

    Perangkat ini dilengkapi layar Full HD 23,8 inci dan dirancang untuk dunia kerja hybrid dengan Windows 11 Pro. Fitur keamanan mencakup Trusted Platform Module (TPM) 2.0 dan slot Kensington lock.

    Konektivitasnya didukung Wi-Fi 6 dan Bluetooth® 5.2. Pendekatan all-in-one yang mengutamakan efisiensi ruang dan kemudahan penggunaan ini juga menjadi ciri khas solusi desktop pre-built lainnya di pasar, seperti yang ditawarkan ASUS ROG GM700: Kekuatan Komponen Terbaik ASUS dalam Pre-Built Desktop untuk segmen yang berbeda.

    Peluncuran ini menandakan komitmen Acer dalam menyediakan pilihan komputasi bisnis yang lebih luas, dengan AI sebagai daya penggerak utama untuk peningkatan produktivitas di berbagai sektor. (Icha)

  • Acer Swift AI: Copilot+ PC Terbaru, Ubah Cara Kerja dan Kreativitas

    Acer Swift AI: Copilot+ PC Terbaru, Ubah Cara Kerja dan Kreativitas

    Telko.id – Acer secara resmi meluncurkan jajaran terbaru laptop Swift AI di Las Vegas. Lebih dari sekadar pembaruan generasi, seri yang mencakup Swift 16 AI, Swift Edge AI (14 & 16 inci), dan Swift Go AI (14 & 16 inci) ini merupakan deklarasi Acer di arena Copilot+ PC berbasis Windows 11.

    Mereka hadir bukan hanya dengan prosesor Intel Core Ultra Seri 3 yang powerful, tetapi dengan ekosistem fitur AI eksklusif yang dirancang untuk menyelami kebutuhan para kreator, profesional mobile, dan pengguna yang mengutamakan efisiensi.

    Mari kita selami lebih dalam apa yang membuat generasi Swift AI ini layak disebut sebagai rekan kerja dan kreatif masa depan Anda.

    Acer Swift 16 AI: Kanvas Digital bagi Sang Kreator

    Bagi para kreator digital—desainer grafis, editor video, animator—laptop adalah perpanjangan tangan dan imajinasi.

    Acer Swift 16 AI (SF16-71T) hadir dengan klaim sebagai flagship yang memahami hal itu. Ditenagai prosesor Intel Core Ultra X9 388H dan grafis Intel Arc B390, kombinasi ini memberikan tenaga lebih dari cukup untuk mengolah file besar dan rendering yang berat. Namun, keunggulannya justru terletak pada interaksi yang dipersonalisasi.

    Content image for article: Acer Swift AI: Copilot+ PC Terbaru yang Ubah Cara Kerja dan Kreativitas

    Fitur paling revolusioner adalah haptic touchpad terbesar di dunia dengan rasio 16:10. Bayangkan sebuah touchpad seluas 175,5 x 109,7 mm yang dilapisi Corning Gorilla Glass, tidak hanya responsif, tetapi juga mendukung input stylus hingga MPP 2.5.

    Ini mengubah touchpad dari sekadar penggerak kursor menjadi kanvas sekunder. Kreator bisa langsung membuat sketsa, mengedit detail halus, atau memanipulasi model 3D dengan stylus di atasnya, sebuah pengalaman yang sebelumnya hanya dimungkinkan dengan tablet eksternal.

    Sentuhan akhir diberikan oleh layar sentuh OLED 3K 16 inci dengan refresh rate 120 Hz dan akurasi warna 100% DCI-P3, memastikan apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan.

    Swift Edge AI: Sang Jawara Portabilitas Tangguh

    Bagi profesional yang hidupnya di atas pesawat, kereta, dan berbagai co-working space, bobot dan ketahanan adalah segalanya.

    Acer Swift Edge AI menjawabnya dengan kombinasi yang sulit ditolak: berat di bawah 1 kg (khusus model 14 inci) dengan sertifikasi ketahanan militer MIL-STD 810H. Membangun bodi setipis 13,95 mm dan seberat 0,99 kg namun tetap tangguh adalah prestasi rekayasa yang signifikan.

    Jangan remehkan performanya. Dengan prosesor Intel Core Ultra 9 386H, memori LPDDR5x hingga 32 GB, dan penyimpanan SSD PCIe 4.0, seri Edge AI siap menangani multitasking berat.

    Layar OLED hingga resolusi 3K dengan refresh rate 120 Hz menjadikannya pasangan ideal untuk presentasi atau menikmati konten setelah jam kerja.

    Fitur unggulannya adalah Acer Multi-Control Touchpad yang memungkinkan kontrol media dan presentasi dengan gesture intuitif, serta kamera FHD IR dengan Human Presence Detection yang mengunci laptop saat Anda menjauh untuk keamanan ekstra.

    Content image for article: Acer Swift AI: Copilot+ PC Terbaru yang Ubah Cara Kerja dan Kreativitas

    Swift Go AI: Keseimbangan Sempurna Performa dan Nilai

    Tidak semua orang membutuhkan touchpad sebesar kanvas atau bodi super ringan nan tangguh. Banyak dari kita mencari laptop serba bisa yang mampu segalanya dengan baik: bekerja, belajar, hiburan, dan tentu saja, terjangkau.

    Di sinilah Acer Swift Go 14 AI dan 16 AI bersinar. Mereka menawarkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 388H dan grafis Intel Arc B390 dalam bodi aluminium ramping yang bisa dibuka 180 derajat.

    Pilihan layar OLED baik 2K maupun 3K memastikan visual yang memukau, sementara kamera IR 5MP dengan HDR meningkatkan kualitas panggilan video secara signifikan.

    Seperti seri lainnya, Swift Go AI dilengkapi Acer Multi-Control Touchpad dan suite fitur AI Acer. Mereka adalah contoh bagaimana teknologi premium dan AI bisa dihadirkan dalam paket yang lebih terjangkau, menjadikan pengalaman Copilot+ PC bisa dinikmati lebih luas.

    Ekosistem AI Acer: Lebih dari Sekadar Copilot di Windows

    Sebagai Copilot+ PC, semua model Swift AI terbaru ini menghadirkan fitur unggulan Windows 11 seperti Copilot Voice untuk perintah suara hands-free dan Copilot Vision yang memahami konteks layar.

    Namun, Acer melangkah lebih jauh dengan rangkaian fitur AI eksklusifnya sendiri yang terintegrasi langsung.

    Acer PurifiedVoice menggunakan AI untuk meredam kebisingan latar belakang dan menyempurnakan suara Anda dalam panggilan video. Acer PurifiedView secara otomatis membingkai wajah Anda di tengah frame dan mengaburkan latar belakang yang berantakan.

    Acer User Sensing bisa mendeteksi ketika Anda menjauh dari laptop dan mengunci layar, atau bahkan menjedanya ketika Anda tidak melihat ke layar untuk menghemat baterai.

    Kemudian ada Acer My Key, sebuah tombol fisik yang bisa Anda program untuk membuka aplikasi, situs web, atau fitur favorit dengan sekali tekan. Fitur-fitur ini, yang bisa diakses dan dikelola melalui Acer Intelligence Space, menunjukkan pendekatan Acer yang holistik: AI bukan hanya untuk sistem operasi, tetapi untuk setiap aspek interaksi pengguna.

    Spesifikasi Lengkap dan Pertimbangan Membeli

    Dari segi konektivitas, seluruh jajaran Swift AI generasi terbaru ini sudah dilengkapi dengan Wi-Fi 7 dan Bluetooth versi terbaru untuk kecepatan dan stabilitas koneksi nirkabel.

    Port yang ditawarkan pun lengkap, termasuk Thunderbolt 4, USB Type-A, HDMI 2.1, dan slot MicroSD pada beberapa model, memastikan kompatibilitas dengan berbagai perangkat eksternal.

    Daya tahan baterai yang dijanjikan juga mengesankan, dengan Swift 16 AI diklaim mampu bertahan hingga 24 jam untuk pemutaran video.

    Lalu, mana yang cocok untuk Anda? Jika Anda kreator profesional yang membutuhkan kanvas digital dan performa puncak, Swift 16 AI adalah pilihan utama.

    Jika mobilitas dan ketahanan adalah prioritas mutlak, seri Swift Edge AI dengan bobot super ringan adalah jawabannya.

    Sementara untuk kebutuhan sehari-hari yang mengutamakan nilai dan performa solid, Swift Go AI menawarkan paket paling seimbang.

    Peluncuran Acer Swift AI generasi terbaru ini bukan sekadar tentang menambah angka di brosur spesifikasi. Ini adalah visi tentang bagaimana laptop seharusnya bekerja di era AI: proaktif, intuitif, dan personal.

    Dengan menggabungkan perangkat keras mutakhir dari Intel, desain yang dipikirkan matang, dan ekosistem fitur AI yang mendalam, Acer tidak hanya menjual laptop.

    Mereka menawarkan partner kolaboratif yang bisa belajar dan beradaptasi dengan Anda. Di pasar yang semakin ramai, kemampuan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pengguna secara kontekstual inilah yang mungkin akan menjadi pembeda sesungguhnya.

    Swift AI telah memasang standar baru, dan kini giliran pengguna yang merasakan langsung bagaimana AI bisa mengubah bukan hanya apa yang bisa dilakukan laptop, tetapi juga bagaimana kita berinteraksi dengannya.(Icha)

  • Acer Luncurkan Predator Helios Neo 16S AI dan Nitro V AI, Ditenagai Intel Core Ultra 3

    Acer Luncurkan Predator Helios Neo 16S AI dan Nitro V AI, Ditenagai Intel Core Ultra 3

    Telko.id – Acer secara resmi memperkenalkan jajaran laptop gaming terbarunya yang ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Seri 3 dan GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series Laptop.

    Peluncuran yang diumumkan di Las Vegas pada 6 Januari 2026 ini menghadirkan tiga model utama: Predator Helios Neo 16S AI, Acer Nitro V 16 AI, dan Acer Nitro V 16S AI.

    Semua laptop baru ini telah mendukung pengalaman Copilot+ PC pada Windows 11 dan dilengkapi dengan Acer Intelligence Space untuk peningkatan kreativitas, produktivitas, dan gaming berbasis AI.

    Selain laptop, Acer juga mengumumkan kehadiran headset gaming Predator Galea 570 dan mouse gaming Predator Cestus 530 untuk melengkapi ekosistem bermain game premium.

    Pengenalan lini produk ini menandai komitmen Acer dalam menghadirkan perangkat keras yang mengintegrasikan kekuatan komputasi AI generasi terbaru untuk para gamer dan kreator.

    Varian flagship dari seri ini, Predator Helios Neo 16S AI (PHN16S-I51), dibekali dengan prosesor Intel Core Ultra 9 386H dan GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 5070.

    Predator Helios Neo 16S AI (PHN16S-I51)

    Laptop gaming premium ini dikemas dalam sasis logam ramping dengan ketebalan 18,9 mm. Performa grafis dihadirkan oleh arsitektur NVIDIA Blackwell pada GPU RTX 50 Series, yang dilengkapi dengan dukungan NVIDIA DLSS 4 untuk peningkatan frame rate dan kualitas gambar.

    Layar menjadi salah satu andalan utama Predator Helios Neo 16S AI. Laptop ini menghadirkan panel OLED WQXGA berukuran 16 inci dengan refresh rate 165 Hz dan waktu respons 1 ms.

    Layar ini menawarkan cakupan warna 100% PCI-P3 dan dukungan true HDR untuk kontras yang memukau. Sistem pendinginannya menggunakan kipas 3D AeroBlade Generasi ke-5 dan termal logam cair untuk menjaga performa tetap optimal.

    Konfigurasi memori dan penyimpanan pada laptop ini mencapai 64 GB DDR5 6400MT/s dan SSD PCIe hingga 2 TB. Dari sisi konektivitas, tersedia Intel Killer DoubleShot Pro Wi-Fi 6E, Thunderbolt 4, serta beragam port berkecepatan tinggi.

    Fitur lainnya termasuk webcam IR FHD, speaker dengan DTS:X Ultra, keyboard RGB 4 zona, serta dukungan penuh untuk Copilot+ PC dan Acer Intelligence Space.

    Seri Nitro V AI untuk Gamer dengan Mobilitas Tinggi

    Untuk segmen yang lebih terjangkau, Acer menghadirkan Acer Nitro V 16 AI (ANV16-I51) dan varian yang lebih ramping, Nitro V 16S AI (ANV16S-I51).

    Keduanya ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 7 355 dan opsi GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU. Perbedaan utama terletak pada desain dan portabilitas.

    Acer Nitro V 16 AI (ANV16-I51)

    Acer Nitro V 16 AI menawarkan konfigurasi memori hingga 32 GB DDR5 dan penyimpanan SSD hingga 2 TB. Laptop ini dilengkapi layar WUXGA 16 inci dengan refresh rate 180 Hz dan cakupan warna 100% sRGB, serta fitur MUX Switch. Desainnya dilengkapi sistem pendingin dual fan dengan dual-intake dan dual-exhaust.

    Sementara itu, Acer Nitro V 16S AI dirancang khusus untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Dengan ketebalan kurang dari 17,9 mm, laptop ini merupakan salah satu opsi laptop gaming tipis dalam portofolio Acer.

    Meski ramping, performanya tetap tangguh dengan dukungan prosesor dan GPU yang sama dengan varian Nitro V 16 AI. Fitur seperti keyboard RGB 4 zona, Intel Killer Wi-Fi 6E, dan webcam IR FHD dengan camera shutter turut melengkapi perangkat ini.

    Seperti halnya seri Predator, semua laptop Nitro terbaru ini juga merupakan Copilot+ PC yang didukung Windows 11.

    Fitur Neural Processing Unit (NPU) di dalamnya mampu melakukan lebih dari 45 AI TOPS, yang memungkinkan kemampuan seperti Live Captions untuk terjemahan real-time dan Image Creator untuk menghasilkan konten kreatif.

    Perangkat Peripheral Gaming Terbaru

    Melengkapi peluncuran laptop, Acer juga memperkenalkan headset gaming Predator Galea 570 dan mouse gaming Predator Cestus 530.

    Headset Galea 570 dilengkapi dengan driver 50 mm untuk kualitas audio yang dalam dan jernih. Teknologi Environmental Noise Cancellation (ENC) pada mikrofonnya membantu menekan kebisingan sekitar.

    Headset ini menawarkan tiga mode konektivitas: 2,4 GHz via dongle, Bluetooth 5.4, dan kabel, dengan daya tahan baterai hingga 30 jam.

    Headset Galea 570

    Mouse gaming Predator Cestus 530 hadir dengan sensor PixArt PAW3395 yang menawarkan presisi hingga 26.000 DPI, tracking 650 IPS, dan polling rate 8.000 Hz.

    Mouse gaming Predator Cestus 530

    Mouse ergonomis ini juga mendukung konektivitas triple mode (kabel, Bluetooth, dan nirkabel 2,4 GHz) serta memiliki daya tahan klik hingga 80 juta kali. Baik headset maupun mouse dapat dikustomisasi melalui aplikasi Predator QuarterMaster.

    Peluncuran produk-produk ini semakin memperkuat posisi Acer di pasar gaming, mengikuti kesuksesan Acer Predator Triton 14 AI sebagai laptop gaming tipis bertenaga AI sebelumnya.

    Lini produk baru ini menawarkan pilihan yang lebih beragam, dari performa maksimal hingga desain ramping yang mobile.

    Sebagai brand yang telah lama berkiprah, Acer terus berinovasi menghadirkan perangkat yang menyatukan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan, sebagaimana tercermin dalam Acer Predator Helios 18P AI yang dirancang untuk kerja dan gaming.

    Dengan integrasi AI yang mendalam pada perangkat keras terbaru, Acer memposisikan lini Predator dan Nitro terbaru ini bukan hanya sebagai mesin gaming, tetapi juga perangkat serbaguna untuk produktivitas dan kreativitas.

    Inovasi ini sejalan dengan tren laptop gaming yang semakin mengedepankan keseimbangan antara performa tinggi dan portabilitas, seperti yang juga ditawarkan oleh Acer Nitro V 15 RTX 5050 pada generasi sebelumnya. (Icha)

  • Acer Perkuat Ekosistem Esports Indonesia Sepanjang 2025

    Acer Perkuat Ekosistem Esports Indonesia Sepanjang 2025

    Telko.id – Sepanjang tahun 2025, Acer melalui Predator Gaming Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai salah satu penggerak utama ekosistem esports nasional.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui hadirnya teknologi gaming mutakhir, penyelenggaraan kompetisi berskala internasional, serta dukungan berkelanjutan terhadap komunitas pengembang gim lokal.

    Leny Ng, President Director Acer Indonesia, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Predator Gaming Indonesia.

    “Melalui dukungan teknologi, pengembangan komunitas, penyelenggaraan dan partisipasi dalam berbagai kompetisi, serta pembinaan talenta dan kreator gim lokal, Predator Gaming berkomitmen membangun fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan esports Indonesia,” ujar Leny Ng.

    Sebagai bagian dari upaya tersebut, Predator Gaming Indonesia telah menggelar Road to APAC Predator League 2026 yang diselenggarakan di 13 kota di seluruh Indonesia.

    Dari rangkaian kompetisi nasional ini, empat tim terbaik berhasil lolos sebagai wakil resmi Indonesia ke Grand Final APAC Predator League 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, dengan total hadiah mencapai Rp6,6 miliar.

    Tim RRQ dan BOOM Esports dari kategori Valorant, serta Rekonix dan Veroja dari kategori DOTA 2, akan membawa nama Indonesia untuk bersaing di tingkat Asia Pasifik.

    Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat partisipasi tertinggi di kawasan, dengan total 2.951 peserta terdaftar pada Indonesian Series APAC Predator League 2026. Jumlah pendaftar tim Valorant bahkan meningkat hingga 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Komitmen Acer dalam mendukung industri esports juga diperkuat melalui kemitraan strategis Predator Gaming sebagai Mitra Resmi Valorant Champions Tour (VCT) Pacific.

    Ajang internasional ini mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Pasifik dan menjadi platform penting untuk menghadirkan teknologi gaming Predator yang berperforma tinggi.

    Dukungan untuk Pengembang Gim Lokal

    Di sisi pengembangan industri kreatif, Predator Gaming Indonesia menghadirkan Indonesia Game Showcase sebagai wadah apresiasi bagi pengembang gim lokal.

    Enam judul gim karya anak bangsa, Luxman Moonlit Market, Snakehaus, The Blue Cut Hook, Grim Trials, Pamali Roblox, dan Broomstick Exorcist, ditampilkan dalam rangkaian Road to APAC Predator League 2026.

    Kehadiran gim-gim tersebut mencerminkan perpaduan kreativitas, nilai budaya, serta inovasi gameplay yang menunjukkan potensi industri gim Indonesia.

    Acer juga terus berperan aktif dalam memperkuat komunitas pengembang gim melalui dukungan terhadap Global Game Jam 2025, yang diselenggarakan di berbagai kota dengan Bandung sebagai salah satu pusat kegiatan utama.

    Dalam ajang kolaboratif yang menantang kreator untuk mengembangkan gim dalam waktu 48 jam ini, Predator Gaming menyediakan dukungan berupa perangkat teknologi, fasilitas turnamen mini, serta apresiasi bagi para peserta.

    Partisipasi ini menegaskan komitmen Acer dalam mendorong pertumbuhan komunitas developer dan memperluas ekosistem kreatif nasional.

    Inovasi Produk Laptop Gaming AI dan Ultra-Tipis

    Sepanjang 2025, Predator Gaming Indonesia menghadirkan berbagai inovasi produk melalui peluncuran jajaran laptop gaming terbaru dengan desain yang semakin tipis, performa tinggi, dan didukung dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

    Salah satu terobosan terbesar hadir melalui lini Predator Triton, yang menjadi laptop gaming pertama di industri dengan menggunakan Graphene Thermal Interface Material.

    Material ini memberikan efisiensi pembuangan panas hingga 14,5% lebih tinggi dibandingkan pasta termal konvensional. Rangkaian laptop Predator terbaru dirancang untuk memenuhi kebutuhan gamer kompetitif, kreator konten, streamer, hingga profesional dengan kebutuhan komputasi berat seperti rendering.

    Leny Ng menambahkan, ke depan, Acer akan terus menghadirkan wadah dan dukungan yang relevan agar talenta Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat global.

    Dengan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari kompetisi, dukungan komunitas, hingga inovasi produk, Predator Gaming berupaya membangun ekosistem esports yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan di Indonesia.

    Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat terus mengakselerasi perkembangan industri esports dan kreatif digital tanah air. (icha)