spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

WikiLeaks Minta 140 Fitnah soal Julian Assange Tak Disiarkan

Telko.id, Jakarta – WikiLeaks menyarankan kepada para jurnalis untuk tidak menyiarkan 140 fitnah soal Julian Assange. Belum jelas apa yang mendorong situs tersebut menyampaikan saran kepada media.

Perlu diketahui, Julian Assange adalah sosok kontroversial yang mendirikan WikiLeaks. Dilansir Telko.id dari Sidney Morning Herald, Senin (07/01/2019), WikiLeaks menunjuk surat kabar Inggris, The Guardian telah menerbitkan apa yang disebut sebagai laporan palsu tentang Julian Assange.

The Guardian tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Tapi, selama ini, pria kelahiran Australia itu mengatur WikiLeaks sebagai saluran untuk mempublikasikan informasi rahasia dari sumber anonim.

{Baca juga: Editornya “Hilang”, WikiLeaks Rekrut Editor Baru}

Julian Assange adalah pahlawan bagi sebagian orang. Sebab, ia mengungkap apa yang dilontarkan para pendukung penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah. Bahkan, ia juga turut memperjuangkan kebebasan berbicara.

Sebaliknya, bagi yang lain, ia adalah pemberontak yang telah merusak keamanan Amerika Serikat. WikiLeaks telah membuat marah Washington dengan membocorkan ratusan ribu kabel diplomatik rahasia para pemimpin.

“Ada klaim tidak akurat tentang WikiLeaks dan Assange, termasuk pemalsuan yang disengaja di outlet media besar dan terkemuka,” kata Wikileaks dalam email yang dikirim ke media dan ditandai bukan untuk publikasi.

Baca Juga : WikiLeaks Bocorkan Spyware yang Targetkan Windows 10

E-mail berisi 5.000 kata tersebut mencakup 140 pernyataan yang menurut WikiLeaks salah, antara lain bahwa Assange pernah menjadi agen intelijen.

WikiLeaks juga mengatakan, salah dan fitnah apabila mengabarkan bahwa Assange  pernah dipekerjakan oleh pemerintah Rusia. Demikian pula tudingan bahwa ia pernah dekat dengan Rusia, Kremlin, atau Putin. (SN/FHP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU