spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Twitter Perbarui Fitur Pelaporan untuk Lindungi Pengguna

Telko.id, JakartaTwitter memperbarui proses untuk melaporkan tweet yang membagikan informasi pribadi. Pembaruan ini memungkinkan pengguna menentukan jenis konten apa yang melanggar privasi dan mana yang tidak.

Update terbaru diumumkan pada Kamis lalu, dalam tweet saluran Twitter Safety mencakup GIF yang menunjukkan proses setiap langkah. Dengan update tersebut, pengguna akan memiliki opsi untuk menentukan apakah tweet mengungkapkan informasi atau tidak.

Informasi tersebut meliputi kontak, rumah, atau alamat fisik, informasi keuangan, dan ID yang dikeluarkan pemerintah atau nomor ID.

Twitter mengatakan dalam sebuah tweet, fitur teranyarnya itu akan membantunya bergerak lebih cepat dalam meninjau tweet yang dilaporkan.

{Baca juga: Gara-gara Trump, Akun Twitter Tim Cook Pun Berganti Nama}

Dilansir CNET, keberadaan fitur tersebut merupakan upaya Twitter untuk mengembalikan kepercayaan pengguna. Sebab, aplikasi ini telah menuai kecaman dalam beberapa tahun terakhir karena tidak melakukan sesuatu yang cukup untuk memerangi pelecahan di platform.

Fitur informasi pribadi yang baru meningkatkan seperangkat tool yang diperkenalkan perusahaan pada 2014 untuk memerangi pesan kasar yang dikirim anggotanya kepada satu sama lain.

Pembaruan Twitter terbaru muncul setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg mengungkapkan framework media sosial yang akan digunakan untuk membangun platform yang lebih berfokus pada privasi.

{Baca juga: Twitter Bakal Punya Fitur untuk Sembunyikan Cuitan}

Framework itu mencakup mengenkripsi pesan orang, memastikan pesan dan postingan mereka tidak disimpan lebih lama dari yang diperlukan, serta membiarkan orang berkomunikasi di salah satu aplikasi yang dimiliki Facebook.

Facebook telah berada di bawah tekanan untuk melindungi data pribadi penggunanya lebih baik setelah muncul skandal yang melibatkannya dengan Cambridge Analytica, di mana konsultan politik dikabarkan memanen data hingga 87 juta pengguna tanpa izin mereka. [BA/IF]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU