spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Top, Pengunjung Mall Jadi Target Pameran Fotografi Akbar 2019 Ini  

Telko.id – Tidak mau kalah dengan hingar bingar industri smartphone yang sering buat launching di mall, para pemain di industri fotografi pun tidak mau kalah. Bahkan pada ajang ini, hampir semua pemain di industri fotografi akan berkolaborasi. Acara ini disebut dengan DOSS Vaganza, ajang pameran dan workshop terkait fotografi hingga kompetisi foto.

Grand Indonesia menjadi tempat yang akan digunakan DOSS Vaganza ini selama 5 hari yakni dari tanggal 20 Maret hingga 24 Maret 2019.

Sesuai dengan tema Don’t Limit Yourself, Be in Harmony, acara DOSS Vaganza berharap agar penggemar fotografi tidak terkotak-kotakkan dengan brand-brand tertentu. Pada ajang ini, kita juga bisa melihat, mencoba dan merasakan semua brand baik kamera, lensa ataupun aksesoris.

Menurut Tahir Matulatan, Founder DOSS, tidak dapat dipungkiri bahwa fotografi kalah pamor dengan smartphone. Tapi, ternyata masih banyak penggemar fotografi sehingga industri forografi juga masih tumbuh. Bahkan, DOSS Super store sendiri mencatatkan pertumbuhan double digit dari 2017 ke 2018.

“Tahun ini kami juga berharap pertumbuhan double digit juga masih bisa kita peroleh. Kita juga berharap event seperti ini bisa kita lakukan secara terus menerus dan menjadikannya agenda tahunan dengan tujuan memajukan fotografi di Indonesia, tidak hanya semata mata untuk mengejar penjualan,” ujar Tahir menjelaskan.

Memang, secara industri, kamera juga bergeser. Yang diminati bukan lagi kamera compact biasa, tetapi compact premium.

“Kini yang banyak diminati masyarakat Indonesia adalah kamera compact diatas Rp.5 jutaan. Jadi, misalnya kami dari Panasonic, menjual kamera dengan kemampuan miroless, lalu yang memiliki kemampuan untuk memotret slow speed, atau fitur lain yang memang tidak dimiliki oleh smartphone,” ujar Agung Ariefiandi-Digital Imaging Product Marketing Manager PT Panasonic Gobel Indonesia.

Pembelinya siapa? Ya masyarakat yang memang kebutuhannya tidak bisa dipenuhi oleh kamera smartphone sehingga harus mencari kamera. “Jadi kebutuhan akan kamera tetap ada,” ujar Agung menambahkan.

Yang menarik dari ajang ini, selain diadakan di mall yang nota bene, penyelenggara tidak perlu lagi mendatangkan masyarakat, ada fasilitas dari Blibli.com yang bisa membeli online tetapi langsung mendapatkan barang secara offline di pameran ini. Atau kami sebut layanan O2O, “ini merupakan bentuk dukungan kami pada pameran ini untuk para pecinta fotografi,” ujar Wisnu Iskandar-Senior Vice President (SVP) Trade Partnership Blibli.com.

Hal ini juga yang membuat Tamron sangat bersemangat untuk ikut berkolaborasi dalam event ini. Seperti mendapatkan angin segar di dunia fotografi.

“Even ini bagus dan menjanjikan karena diadakan di mall. Biasanya, pameran seperti ini diadakan di gedung khusus untuk tentunya perlu upaya khusus untuk mendatangkan pengunjung. Jika di mall, pengunjung sudah pasti ada yang datang,” ujar Manoj K Vaswani-Managing Director Tamron optimis.

Targetnya, pameran ini bisa mendatangkan lebih dari 20 ribu pengunjung selama 5 hari. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU