spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Survei Membuktikan, 28% Orang ‘Tidak Percaya’ Pada Facebook

Telko.id – Sebelumnya kita mengenal Facebook hanya sebagai media sosial. Kini, dengan segala proyek ambisius perusahaan yang ingin menghubungkan dunia, kita pun mengenal Facebook dengan internetnya. Mereka ingin membuat semua orang melakukan segala sesuatu di halamannya. Facebook pun seolah menjadi orang tua yang benci jika anaknya keluar rumah.

Lantas, apakah dengan semua ketersediaan ini orang menjadi lebih percaya pada Facenbook?

Menurut sebuah jajak pendapat yang dilakukan Huffington Post/YouGov, diketahui bahwa masih ada sedikit pekerjaan rumah yang harus dilakukan Facbook.

28% dari 1.000 responden yang disurvei antara 22 dan 25 April mengatakan bahwa mereka ‘sama sekali tidak’ percaya dengan Facebook dan datanya. 34% mengatakan mereka ‘tidak terlalu’ percaya pada Facebook.

Namun, itu hanya 62% orang.

Lalu apa itu artinya 38% orang ‘sangat’ percaya pada Facebook? Tidak juga tampaknya. 3% merupakan jumlah yang ‘sangat percaya’ pada Facebook. 32% mengatakan ‘agak’ percaya pada Facebook, sementara sisanya 3% mengaku ‘tidak yakin’.

Facebook menolak untuk berkomentar terkait jajak pendapat ini. Namun, polling ini bisa menjadi indikasi bahwa Facebook tidak sepenuhnya didukung pengguna dalam setiap kegiatannya.

Tapi, apakah itu berarti kita patut untuk benar-benar mengeluhkan Facebook?

Koreksi kami jika salah, kitalah yang memutuskan untuk menerima tawaran Facebook dengan ruang bebasnya yang memungkinkan kita bisa menipu “teman-teman” dan membuat mereka percaya bahwa kita bahagia.

Kitalah yang menikmati ruang bebas itu hingga kemudian hampir tidak bisa melepaskan diri darinya. Dan kita jugalah orang-orang yang tidak ingin repot-repot memikirkan bagaimana Facebook mencari uang. Apa ada yang perlu dikoreksi?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU