spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

SoftBank Cetak Laba Ganda Berkat Lonjakan Valuasi OpenAI

Telko.id – SoftBank Group telah mengumumkan, laba bersih perusahaan kuartal II-2025 dua kali lipat daripada laba periode sebelumnya. Kenaikan ini bersumber dari peningkatan valuasi investasi perusahaan pada OpenAI, pembuat teknologi ChatGPT yang terus mengalami pertumbuhan pesar tahun ini.

Keberhasilan SoftBank ini menegaskan betapa strategisnya keputusan CEO Masayoshi Son, untuk mengalokasikan investasi besar-besaran ke OpenAI. Saham dan aset terkait akal imitasi (AI) OpenAI mencetak lonjakan nilai signifikan, sehingga memberikan dorongan kuat pada kinerja keuangan SoftBank di paruh II tahun ini.

Melansir dari IDN Times, SoftBank Group mengumumkan, laba bersih kuartal II lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Itu berkat lonjakan valuasi OpenAI dari sekitar $300 miliar (sekitar Rp 5 kuadriliun) pada Maret 2025 menjadi $500 miliar (sekitar Rp8,3 kuadriliun) di Oktober 2025.

SoftBank menegaskan, kontribusi OpenAI terhadap keuntungan mereka mencapai 2,16 triliun yen (sekitar Rp 233,8 triliun) dalam periode Juli-September 2025.

Baca juga:

“Saya yakin OpenAI akan menjadi perusahaan paling berharga di dunia,” kata Masayoshi Son, CEO SoftBank, dalam pernyataannya melansir dari CNBC.

Keputusan SoftBank untuk menginvestasikan dana lebih dari $ 30 miliar (sekitar Rp500,8 tiliun) pada OpenAI terbukti berbuah manis di tengah tren teknologi AI tahun ini.

SoftBank juga mengumumkan penjualan seluruh saham mereka di Nvidia, menghasilkan keuntungan sebesar $ 5,8 miliar (sekitar Rp 96,8 triliun) untuk mendukung strategi investasi di bidang AI. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengumpulkan dana investasi tambahan, termasuk penerbitan obligasi dan pinjaman, secara total mencapai $15 miliar (sekitar Rp 250,4 triliun) dalam mendukung pengembangan ekosistem AI global.

Masayoshi Son kembali menegaskan keyakinannya bahwa investasi pada OpenAI akan membawa SoftBank menuju era AI super dan menjadikannya pemain utama industri teknologi. Selain mengandalkan OpenAI, SoftBank telah mengakuisisi beberapa perusahaan strategis di bidang hardware AI, seperti Arm dan Ampere, guna memperkuat portofolio teknologi perusahaan.

OpenAI sendiri, menurut CEO OpenAI, Sam Altman, akan mencapai pendapatan lebih dari $20 miliar (sekitar Rp333,9 triliun) tahun ini dan diperkirakan mampu menghasilkan ratusan miliar dolar pada 2030.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU