spot_img
Latest Phone

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

ARTIKEL TERKAIT

Sekolah di Jerman Larang Pakai Microsoft Office 365, Kenapa?

Telko.id, Jakarta – Sekolah-sekolah di Jerman tidak lagi diizinkan untuk menggunakan Microsoft Office 365. Sekadar informasi,  Microsoft Office 365 adalah versi cloud dari perangkat lunak Microsoft Office.

Menurut pihak berwenang, seperti dilansir Ubergizmo, pelarangan itu didasari atas sifat cloud dari Microsoft Office 365. Padahal, kabarnya Microsoft Office 365 merupakan satu fitur yang paling dipuji oleh Microsoft.

Perangkat lunak yang bergantung kepada cloud memungkinkan pengguna untuk menyinkronkan data di beberapa perangkat sekaligus. Namun, hal tersebut justru menimbulkan kekhawatiran pemerintah Jerman.

{Baca juga: Microsoft Uji Coba Fitur Mirroring di Windows 10}

Dikutip Telko.id, Selasa (16/7/2019), pemerintah Jerman waswas penggunaan cloud berpotensi mengekspos data pengguna, termasuk informasi seperti diagnostik perangkat lunak untuk meratakan baris subjek.

Demikian halnya dengan kalimat yang diketik dalam Microsoft Word berkat penggunaan terjemahan Microsoft atau alat pemeriksa ejaan. Jerman khawatir informasi pengguna akan dikirim ke server milik Microsoft.

Sebelumnya, perusahaan telah menghasilkan versi Microsoft Office yang memiliki server di Jerman. Namun, server tersebut telah ditutup pada Agustus 2018. Sejak saat itu, Jerman mulai mewaspadai aplikasi Microsoft.

{Baca juga: Microsoft Penuhi Janji Campakkan Kreator Minecraft}

Menurut Komisaris untuk Perlindungan Data dan Kebebasan Informasi, Michael Ronellenfitsch, lembaga publik di Jerman memiliki tanggung jawab khusus mengenai penerimaan dan keterlacakan pemrosesan data pribadi. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU