spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Sekolah di Jerman Larang Pakai Microsoft Office 365, Kenapa?

Telko.id, Jakarta – Sekolah-sekolah di Jerman tidak lagi diizinkan untuk menggunakan Microsoft Office 365. Sekadar informasi,  Microsoft Office 365 adalah versi cloud dari perangkat lunak Microsoft Office.

Menurut pihak berwenang, seperti dilansir Ubergizmo, pelarangan itu didasari atas sifat cloud dari Microsoft Office 365. Padahal, kabarnya Microsoft Office 365 merupakan satu fitur yang paling dipuji oleh Microsoft.

Perangkat lunak yang bergantung kepada cloud memungkinkan pengguna untuk menyinkronkan data di beberapa perangkat sekaligus. Namun, hal tersebut justru menimbulkan kekhawatiran pemerintah Jerman.

{Baca juga: Microsoft Uji Coba Fitur Mirroring di Windows 10}

Dikutip Telko.id, Selasa (16/7/2019), pemerintah Jerman waswas penggunaan cloud berpotensi mengekspos data pengguna, termasuk informasi seperti diagnostik perangkat lunak untuk meratakan baris subjek.

Demikian halnya dengan kalimat yang diketik dalam Microsoft Word berkat penggunaan terjemahan Microsoft atau alat pemeriksa ejaan. Jerman khawatir informasi pengguna akan dikirim ke server milik Microsoft.

Sebelumnya, perusahaan telah menghasilkan versi Microsoft Office yang memiliki server di Jerman. Namun, server tersebut telah ditutup pada Agustus 2018. Sejak saat itu, Jerman mulai mewaspadai aplikasi Microsoft.

{Baca juga: Microsoft Penuhi Janji Campakkan Kreator Minecraft}

Menurut Komisaris untuk Perlindungan Data dan Kebebasan Informasi, Michael Ronellenfitsch, lembaga publik di Jerman memiliki tanggung jawab khusus mengenai penerimaan dan keterlacakan pemrosesan data pribadi. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU