spot_img
Latest Phone

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

Garmin Run Indonesia 2025 dan Limbah.id berhasil Kumpulkan Hampir 3 Ton Sampah

Telko.id — Garmin Indonesia sukses menggelar ajang lari tahunan...

Instagram Safety Camp: Peran Orang Tua Kunci Keamanan Digital Remaja

Telko.id - Meta menyelenggarakan Instagram Safety Camp di Indonesia...

Garmin Venu 4 Resmi Dirilis, Bawa Wellness Adaptif ke Indonesia

Telko.id - Garmin secara resmi meluncurkan Venu 4 di...

ARTIKEL TERKAIT

Robot Kini Juga Bisa Merasakan Sesuatu

Telko.id, Jakarta – Ketika ilmu pengetahuan terus berkembang tanpa henti, teknologi robot juga tumbuh semakin kompleks. Mereka mampu meniru manusia dengan akurasi yang kian meningkat. Salah satu kemampuan yang sedang dikembangkan adalah nantinya robot dapat merasakan sesuatu.

Meski teknologi sudah semakin maju, namun hingga kini masih ada beberapa hal yang membedakan manusia dengan robot dari sisi kreasi mekanik. Tentu saja, robot bisa menyentuh, melihat dan mendengar, tetapi bagaimana dengan rasa?

Sebuah tim peneliti dari UC Davis kini sedang menangani hal itu. Dalam sebuah makalah penelitian yang baru diterbitkan di Science Robotics, para ilmuwan menjelaskan bagaimana mereka membangun sebuah robot yang memiliki kemampuan untuk merasakan sesuatu.

{Baca juga: Strono, Robot AI yang Jago Membuat Pizza}

Hal itu dapat dilakukan berkat beberapa bakteri yang membantu, meski belum sempurna. Robot, dalam hal ini berbentuk sebuah lengan robot yang dilengkapi dengan beberapa jari karet lembut.

Lampiran mekanis juga dilengkapi dengan “modul biosensing” bawaan yang menampung strain spesifik bakteri E. coli yang direkayasa. Selaput memisahkan bakteri dari dunia luar, mencegah bakteri keluar tetapi membiarkan cairan lewat.

Bakteri dirancang untuk bereaksi terhadap bahan kimia tertentu dan ketika mereka mendeteksi bahan kimia itu akan bercahaya. Sebuah sensor yang terpasang di jari mendeteksi cahaya dan menyampaikan informasi itu ke unit kontrol robot, tempat bot memutuskan apakah aman atau tidak untuk melanjutkan.

Dalam percobaan ini, tim menugaskan robot agar memutuskan apakah aman atau tidak menempatkan objek (bola plastik) ke dalam bak berisi cairan.

Pertama, robot “mencicipi” cairan dengan tangannya, kemudian menunggu untuk melihat apakah air terkontaminasi dengan bahan kimia atau tidak. Robot ini akan melanjutkan jika air bersih.

{Baca juga: Robot Ini Berikan Sensasi Bermain Game VR}

Para peneliti menyarankan bahwa sistem serupa bisa menjadi vital di masa depan. Penelitian ini memungkinkan robot menjadi lebih fleksibel dalam memberikan mereka kemampuan untuk lebih merasakan lingkungannya.

Lihat videonya di bawah ini :

Sumber : nypost.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU