spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

MediaTek dan Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat ke Ponsel

Telko.id – MediaTek secara resmi mengumumkan langkah strategis terbaru mereka dalam dunia konektivitas global dengan menggandeng Starlink.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung pengiriman pesan pemberitahuan darurat nirkabel melalui teknologi komunikasi satelit yang canggih.

Melalui sinergi ini, akses terhadap informasi krusial saat kondisi genting akan semakin mudah dijangkau oleh pengguna perangkat seluler di seluruh dunia.

Kerja sama antara raksasa semikonduktor dan penyedia layanan internet satelit ini memungkinkan jangkauan yang lebih luas untuk berbagai sistem peringatan dini.

Pengguna mobile nantinya dapat menerima notifikasi penting dari platform seperti Commercial Mobile Alert System (CMAS), Wireless Emergency Alerts (WEA), hingga Earthquake and Tsunami Warning System (ETWS).

Inisiatif ini menjadi solusi vital untuk menjaga keselamatan publik selama bencana alam atau situasi lain yang berpotensi mengancam jiwa, terutama di wilayah yang sulit terjangkau jaringan seluler konvensional.

JC Hsu, Corporate Senior VP dan General Manager of the Wireless Communication Business Unit di MediaTek, menegaskan pentingnya integrasi teknologi ini.

Menurutnya, penggabungan keandalan teknologi satelit MediaTek dengan jaringan milik Starlink adalah kunci untuk memastikan lebih banyak orang memiliki akses ke peringatan darurat.

“Solusi yang kami berikan ini adalah untuk mengatasi kesenjangan cakupan seluler yang sering terjadi selama bencana alam dan keadaan darurat lainnya,” ujar Hsu.

Demonstrasi Teknologi di MWC 2026

Penerapan teknologi ini dipamerkan secara langsung dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026. MediaTek mendemonstrasikan layanan Starlink Mobile yang berjalan pada perangkat yang ditenagai oleh MediaTek M90.

Ini merupakan modem 5G pertama di dunia yang telah dilengkapi dengan teknologi satelit bawaan atau built-in, sebuah lompatan signifikan dalam integrasi perangkat keras telekomunikasi.

Content image for article: MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat Langsung ke Ponsel

Fitur utama yang ditonjolkan adalah kemampuan Direct to Cell yang memanfaatkan spektrum S-Band. Teknologi ini memastikan pengguna dapat menggunakan perangkat seluler mereka untuk menerima informasi kedaruratan secara real-time di mana saja.

Hal ini sejalan dengan tren industri yang mulai melirik Panggilan Satelit sebagai fitur standar masa depan.

Implementasi dan Standarisasi Global

Kolaborasi ini tidak hanya sekadar konsep, melainkan telah diterapkan secara nyata untuk layanan WEA di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 4,4 juta orang telah terhubung ke layanan Starlink Mobile selama situasi darurat berlangsung. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan konektivitas yang andal saat infrastruktur darat mengalami gangguan.

Pemanfaatan teknologi satelit dalam mitigasi bencana menjadi sangat relevan, mengingat seringkali jaringan terputus saat bencana terjadi.

Di Indonesia sendiri, upaya Pemulihan Layanan pascabencana sering menjadi tantangan tersendiri bagi operator seluler. Dengan adanya solusi satelit langsung ke perangkat, ketergantungan pada infrastruktur menara seluler yang rentan rusak dapat diminimalisir.

Langkah MediaTek dan Starlink ini juga menandai babak baru dalam penerapan komersial teknologi NR-NTN (New Radio Non-Terrestrial Network) yang terstandarisasi.

JC Hsu menambahkan bahwa ini adalah langkah penting untuk masa depan komunikasi global, di mana Internet Satelit bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan komponen utama dalam ekosistem keselamatan publik. (Icha)

Daftar headline, Layanan Satelit Darurat, Mediatek Starlink

- Advertisement -spot_img

Other Processor's