spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Harga DDR5 Meroket, Intel dan AMD Kembali Dukung RAM DDR4

Telko.id – Lonjakan harga RAM DDR5 yang kian tidak terkendali akibat krisis pasokan global membuat Intel dan AMD mengambil langkah tak biasa: kembali memproduksi prosesor baru yang mendukung RAM DDR4, seperti yang dilaporkan oleh detikINET pada Senin, 12 Oktober 2026. Teknologi generasi lama ini dipilih karena harganya jauh lebih ramah kantong, sehingga membantu para perakit PC menekan biaya. Langkah ini menandai putar balik dari arah industri yang sebelumnya bergegas meninggalkan DDR4 demi DDR5 yang menawarkan kecepatan lebih tinggi.

Gigabyte Siapkan Motherboard LGA 1700 Baru

Pabrikan motherboard Gigabyte secara resmi mengonfirmasi sedang menyiapkan lini motherboard baru untuk mendukung calon prosesor Intel berbasis soket LGA 1700. Soket ini debut pada 2021 lewat CPU Alder Lake Generasi ke-12 dan mendukung RAM DDR4 maupun DDR5.

Baca Juga:

Intel sempat menghentikan soket tersebut demi beralih penuh ke DDR5 pada 2024, tetapi chip LGA 1700 baru kini dihidupkan lagi dan diperkirakan meluncur pada awal 2027, sebagaimana dikutip dari The Verge. Bagi konsumen, kompatibilitas silang soket ini dengan DDR4 menjadi keunggulan krusial saat menguji upgrade prosesor tanpa biaya besar.

AMD Sudah Lebih Dulu Lewat AM4

AMD lebih dulu mengambil langkah serupa. Pada Agustus lalu, Gigabyte merilis motherboard baru untuk platform AM4, soket legendaris berbasis DDR4, bersamaan dengan peluncuran ulang prosesor populer Ryzen 7 5800X3D. Strategi ini memungkinkan perakit sistem baru tetap mendapatkan performa CPU modern tanpa harus membeli modul RAM DDR5 yang harganya membumbung.

Selisih Harga Lebih dari Dua Kali Lipat

Krisis pasokan chip memori akibat tingginya permintaan pusat data AI membuat jurang harga RAM DDR4 dan DDR5 semakin lebar. Kit RAM DDR5 32 GB Corsair Vengeance kini dibanderol hingga USD 620 (sekitar Rp9,7 juta), sedangkan kit DDR4 32 GB sejenis dijual sekitar USD 260 (sekitar Rp4,06 juta). Meski DDR5 unggul dalam clock speed dan efisiensi daya, selisih harga lebih dari dua kali lipat membuatnya dinilai kurang sepadan bagi mayoritas pengguna kasual maupun gamer.

Para analis memperkirakan tingginya harga RAM dan kelangkaan komponen akibat demam AI belum akan mereda dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, keputusan Intel dan AMD menghidupkan kembali platform RAM DDR4 menjadi angin segar bagi pengguna yang ingin mempertahankan perangkat lama tanpa menguras dompet.

Daftar AMD, Gigabyte, Intel, RAM DDR4, RAM DDR5

- Advertisement -spot_img

Other Processor's