Telko.id – NVIDIA memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi ekosistem digital di Indonesia dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Batam dan Padang untuk memperkenalkan teknologi terbaru NVIDIA GeForce RTX 50 Series.
Inisiatif strategis yang berlangsung pada awal Januari 2026 ini bertujuan memberdayakan mahasiswa, peneliti, dan institusi akademik melalui perangkat komputasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) guna menunjang pembelajaran modern dan riset tingkat lanjut.
Rangkaian kegiatan literasi digital ini dimulai di Batam pada 7-9 Januari 2026, bekerja sama dengan Politeknik Negeri Batam dan Universitas Internasional Batam.
Selanjutnya, roadshow berlanjut ke Padang pada 12-14 Januari 2026, menggandeng Politeknik Negeri Padang serta Universitas Putra Indonesia (YPTK).
Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak akan perangkat performa tinggi di lingkungan pendidikan tinggi seiring terintegrasinya AI dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyelenggaraan acara bertajuk “RTX AI PC Day” ini, NVIDIA bermitra dengan jaringan retail lokal, yakni PT Karya Mura Niaga dan Hypro Computer di Batam, serta JBROS Computer di Padang.
Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi sekitar 5.000 mahasiswa dan akademisi untuk mengeksplorasi potensi penuh ekosistem AI, sekaligus memperkenalkan jajaran laptop dan desktop yang ditenagai arsitektur Blackwell terbaru.
Adrian Lesmono, Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia, menegaskan bahwa GPU modern kini telah bertransformasi menjadi tulang punggung pengembangan teknologi global.
Menurutnya, performa seri RTX 50 memungkinkan lembaga pendidikan dan inovator lokal merancang solusi canggih yang sebelumnya sulit dicapai jika hanya mengandalkan CPU tradisional. Hal ini mencakup kemampuan komputasi paralel, simulasi, hingga pemodelan data berskala besar.
Transformasi Pendidikan dan Riset Berbasis AI
Kolaborasi ini tidak hanya sekadar pameran produk, melainkan demonstrasi nyata bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi di sektor akademik. Dalam sesi presentasi, dipaparkan bahwa implementasi AI kini melampaui aplikasi generatif standar.
Teknologi ini membantu personalisasi pembelajaran, memungkinkan materi disesuaikan dengan minat dan kemampuan mahasiswa secara spesifik. Di sisi manajerial kampus, AI dimanfaatkan untuk prediksi kebutuhan kelas, penjadwalan otomatis, hingga monitoring performa akademik.
Bagi para peneliti, kehadiran GPU PC Berbasis AI membuka peluang analisis big data yang lebih mendalam. Di bidang teknik dan sains, simulasi fluida, analisis struktur, dan perhitungan matematis kompleks kini dapat dilakukan secara real-time.
Sebelumnya, proses-proses berat ini hanya bisa dikerjakan di laboratorium komputasi khusus dengan biaya tinggi. Kini, pemrosesan model AI dapat dilakukan langsung dari laptop pribadi mahasiswa tanpa bergantung pada server pusat.
Acara ini turut dimeriahkan oleh demonstrasi produk dari berbagai mitra resmi. Untuk segmen laptop, hadir brand ternama seperti Acer, HP, dan Axioo.
Sementara untuk desktop, jajaran produk dari ASUS, Colorful, GALAX, Gigabyte, Gainward, MSI, dan ZOTAC turut dipamerkan.
Kehadiran berbagai brand ini, termasuk Pasar Laptop Gaming yang semakin kompetitif, memberikan pilihan beragam bagi civitas akademika.
Baca Juga:
Performa Arsitektur Blackwell untuk Kreativitas dan Gaming
NVIDIA GeForce RTX 50 Series dibangun di atas arsitektur terobosan Blackwell yang memadukan kekuatan AI masif dengan fidelitas grafis mutakhir. Perangkat ini dirancang untuk mentransformasi aspek kehidupan pelajar melalui fitur “Supercharge Your Studies”.
Fitur ini mengakselerasi aplikasi berat seperti CAD, BIM, hingga data science berbasis Python. Berdasarkan benchmark internal, proses fine-tuning LLM lokal diklaim 45 kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Bagi mahasiswa yang juga gemar bermain game, seri ini menawarkan peningkatan signifikan. Fitur DLSS 4 dengan multi-frame generation dan NVIDIA Reflex memastikan pengalaman gaming yang mulus dengan latensi rendah.
Pengujian internal menunjukkan performa gaming meningkat hingga 15 kali lebih cepat pada judul game modern. Tak ketinggalan, bagi para kreator konten, NVIDIA Studio dan GPU RTX 50 Series mempercepat proses rendering hingga 10 kali lipat dibanding penggunaan CPU saja.
Selain performa, aspek portabilitas juga menjadi perhatian utama. Berkat teknologi NVIDIA Max-Q dan memori GDDR7, laptop seri terbaru ini menawarkan desain tipis, operasional yang senyap, serta daya tahan baterai yang panjang.
Fitur AI on-device melalui NVIDIA TensorRT-LLM memungkinkan mahasiswa mencari catatan atau membuat sketsa ide secara offline dengan aman.
Salah satu produk yang menarik perhatian adalah varian dari Axioo yang menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga kompetitif.
Kehadiran Laptop Gaming Terbaru buatan lokal ini membuktikan bahwa industri dalam negeri siap bersaing mengadopsi teknologi GPU terkini.
Daftar Harga dan Ketersediaan
Sebagai bagian dari peluncuran dan kegiatan literasi digital ini, NVIDIA bersama mitra retail menghadirkan penawaran eksklusif untuk berbagai produk berbasis GeForce RTX 50 Series.
Konsumen dapat menemukan promo ini melalui halaman resmi NVIDIA Indonesia di Shopee. Berikut adalah daftar harga untuk beberapa model laptop dan desktop yang ditawarkan:
Laptop:
- MSI Cyborg 15 (RTX 5060): Rp 18.500.000
- Lenovo LOQ 15 (RTX 5050): Rp 18.275.000
- Axioo Pongo 765 (RTX 5060): Rp 24.133.000
- HP OMEN 16 (RTX 5060): Rp 25.000.000
- Acer Predator Helios 16 (RTX 5060): Rp 25.999.999
Desktop & Komponen GPU:
- MSI GeForce RTX 5060 8G VENTUS 2X OC: Rp 5.899.000
- Colorful iGame GeForce RTX 5060 8GB Ultra W DUO OC: Rp 6.105.000
- COC GAMER BOX V145.0 (RTX 5050): Rp 11.513.000
- COC GAMER BOX X Debiddo PC V20.0 (RTX 5060): Rp 13.092.000
- PC Gaming Myth Alder (RTX 5060): Rp 16.799.100
Melalui investasi di dunia pendidikan dan penyediaan perangkat keras yang mumpuni, NVIDIA berharap talenta digital Indonesia dapat tumbuh dan memiliki daya saing di tingkat global, memanfaatkan momentum perkembangan AI untuk menciptakan inovasi nyata bagi industri. (Icha)


