spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Microsoft Bantah Mau Tinggalkan China

Telko.id, Jakarta – Microsoft angkat suara mengenai kabar bahwa mereka akan meninggalkan China dengan memindahkan produksinya dari sana. Microsoft menegaskan akan tetap menjalankan proses manufaktur di Negeri Tirai Bambu.

Dengan penegasan itu, dikutip Telko.id dari Tom’s Hardware, Selasa (09/07/2019), artinya Microsoft masih akan melakukan produksi perangkat di China meski terjadi perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Sayang, laporan tidak memuat pernyataan lengkap dari pihak Microsoft. Laporan hanya menambahkan bahwa raksasa teknologi ini menyadari betul konsekuensi apabila memindahkan pabrik ke luar China.

{Baca juga: Buntut Perang Dagang, Perusahaan Teknologi Segera Tinggalkan China}

Sebelumnya diberitakan, HP, Dell, Microsoft, dan Amazon sedang pikir-pikir untuk pergi dari China. Mereka dirumorkan sepakat untuk tak lagi memproduksi perangkat keras di China  sebagai buntut perang dagang.

Dilansir The Verge, HP dan Dell berencana memindahkan 30 persen proses produksi laptop di luar China. Pun demikian dengan Microsoft dan Amazon yang bakal memindahkan proses produksi Xbox, dan Amazon Kindles.

{Baca juga: Aplikasi Kompetitor “Haram” Dipakai Seluruh Karyawan Microsoft}

Bahkan, dikutip Telko.id pada Kamis (04/07/2019), ASUS dan Asustek ikut-ikutan ingin memindahkan kegiatan manufaktur di luar China. Mereka menghindari aturan tambahan 25 persen untuk barang-barang impor China.

Selain HP, Dell, Microsoft, dan Amazon, ada beberapa perusahaan teknologi besar lain yang berencana untuk pindah produksi. Sebelum mereka, Apple dikabarkan segera memindahkan 30 persen produksi. (SN/FHP)

Sumber: Tom’s Hardware

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU