spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

MettaDC Luncurkan Data Center Kapasitas 35 MW, Ini Rencana Selanjutnya!

Telko.id – MettaDC baru saja meluncurkan data center MettaDC ID01. Terletak di area Jababeka kawasan industri, Jawa Barat. Pusat data tier III ini dibangun di atas lahan seluas 1,8 ha, serta memiliki empat jalur rute dark fiber optic yang mampu memfasilitasi IT hall tiga lantai dengan skala kapasitas 3.000 rak dan sistem keamanan “touchless” hingga lebih dari tujuh lapisan.

Presiden Direktur PT MettaDC Teknologi Indonesia Sukoco Halim menyampaikan, data center MettaDC ID01 menyediakan kapasitas power 35 MW untuk tiga lantai. Karena itu, MettaDC ID01 dirancang high density dengan ketahanan raised floor data hall yang mampu menahan beban berat sebesar 2,5 ton.

“Fasilitas ini akan menjawab tuntutan pertumbuhan pasar dan kebutuhan penyewa yang bersertifikasi independen dengan standar internasional tertinggi,” kata Sukoco Halim dalam acara peluncuran Data Center MettaDC, di Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Sukoco menambahkan, MettaDC merupakan fasilitas efisien yang memberikan manfaat jangka panjang kepada pelanggan melalui pengurangan biaya operasional dan inovasi dalam penyampaian alat keterlibatan klien, yang terintegrasi dengan alat perencanaan dan pemantauan.

Di sisi lain, kenyamanan customer juga diperhatikan. Data Center MettaDC ID01 dilengkapi dengan fasilitas dedicated working space, smart meeting room, electric staging station, entertainment room, dan mobil operasional. 

Data center MettaDC ID01 sudah lulus sertifikasi ISO 27001, 9001, PCI DSS, TVRA & uptime tier III design. Saat ini dalam tahap sertifikasi operasional TCCF dan TCOS.

Sukoco menambahkan, kebutuhan data center di Indonesia mengalami peningkatan dengan banyaknya aplikasi digital. MettaDC hadir untuk memberikan infrastruktur digital yang memadai baik secara nasional maupun global.

“Kami meyakini pentingnya kesadaran atas penguasaan data bangsa Indonesia untuk dikelola rakyat Indonesia dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Ini merupakan hal yang kritikal dalam membangun ketahanan dan kedaulatan data milik bangsa Indonesia. Untuk itu, perlu peran serta semua pilar dalam mewujudkan Peta Jalan Digital Indonesia 2021-2024,” tambah Sukoco.

Rencana Pengembangan MettaDC ID02

MettaDC tidak akan berhenti di ID01 saja, sudah ada rencana untuk membangun ID02 yang akan dibangun dikawasan Gedung Cyber, Jakarta Selatan. Setidaknya pada akhir tahun, fasilitas data center ini sudah mulai siap melayani para pelangganya.

Selain itu, MettaDC juga akan membangun di Batam dan Ibu Kota Nusantara. Target keseluruhannya akan membuka data center dengan kapasitas mencapai 500 MW.

Investasi pun tidak sedikit. Diperkirakan, perusahaan ini akan menghabiskan dana investasi hingga mencapai Rp.3 Triliun.

Sukoco sendiri amat yakin bahwa fasilitas yang akan dibangun nya ini akan bisa diserap oleh pasar. Pasalnya, Indonesia sendiri menurut nya membutuhkan 2700 MW. Itu dengan hitungan setiap orang membutuhkan 1 w.

Ditambah lagi, dengan adanya peraturan tentang ketahan dan kedaulatan data menyebutkan bahwa beberapa industri seperti finansial, multi finace, eCommerce, Cloud Service dan lainnya harus menempatkan data nya di pusat data di dalam negeri. Tentu ini menjadi pasar yang menjanjikan.

Setidaknya, industri yang disebutkan tadi mencapai 20-30% dari toal pasar yang dibutuhkan oleh Indonesia yakni 2700 MW. Artinya sekitar 540 – 810 MW harus menempatkan data nya didalam negeri.

Memang untuk membangun itu urusan yang lebih mudah. Yang penting punya dana dan tempat yang luas untuk membangun pusat data center. Nah, yang sulit adalah mencari tenant untuk mengisi nya.

Walau demikian Sukoco optimis dengan layanan DC to DC yang seamless, akan banyak perusahaan yang tertarik. Terlebih dari sisi biaya juga lebih efisien ketimbang harus buka di luar negeri. MettaDC pun akan menjemput bola agar customer pun mau menempatkan data di MettaDC. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU