spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

MetaFly, Drone yang Bisa Terbang seperti Kupu-kupu

Telko.id, JakartaStartup yang berbasis di Perancis, Marsille, menciptakan drone yang terinspirasi gaya terbang alami mirip serangga seperti kupu-kupu dan burung. Drone ini mereka beri nama MetaFly.

Berbeda dengan drone konvensional, MetaFly tidak dilengkapi dengan rotor, juga tidak dirancang untuk mengambil gambar, tetapi hanyak untuk terbang.

Proyek ini didanai secara eksklusif di platform crowdfunding Kickstarter. Lebih spesifik lagi, drone berbentu menyerupai serangga ini terbang menyerupai gerakan kepakan sayap kupu-kupu, dan dioperasikan menggunakan remote.

MetaFly dapat bermanuver hingga 100 meter, memiliki berat kurang dari 10g, dengan lebar sayap 29cm dan dapat dengan cepat mencapai kecepatan 20 km / jam.

{Baca juga: Ngeri! Rusia Bikin “Gun Drone” dengan Senapan AK-47}

Desain MetaFly pada dasarnya tahan terhadap tabrakan berkat sayap serat karbon dan kaki elastisnya yang membantunya mendarat dengan tegak.

Menurut penemunya, MetaFly hanya memiliki otonomi delapan menit, tetapi baterainya mampu diisi ulang dalam waktu kurang dari 15 menit.

Model pertama MetaFly tersedia di Kickstarter hingga 2 Mei, dan dilepas dengan harga mulai dari € 69 atau sekitar Rp 1,1 juta pada pengiriman pertama, bulan September tahun ini. Setelah itu, drone ini kemungkinan akan dibanderol € 129 atau sekitar Rp 2 juta.

Proyek ini telah mendapat pendanaan 10 kali lebih dari target pendanaannya, yakni sebesar € 30.000 atau sekitar Rp 482 juta.

{Baca juga: DRAGON, Robot “Drone Naga” yang Jago Manuver}

Proyek MetaFly ini dipimpin oleh Edwin Van Ruymbeke, yang pada 2014 telah berhasil melakukan crowdfunded pada proyek Bionic Bird yang spektakuler. [BA/HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU